Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DIABETES MILITUS DI POLI PENYAKIT DALAM RSI SURABAYA A. YANI
Dukungan keluarga adalah sebuah sikap dan tindakan penerimaan yang
diberikan keluarga kepada anggota keluarga lainnya. Kepatuhan adalah sejauh
mana perilaku pasien sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh profesional
kesehatan. Kepatuhan minum obat merupakan salah satu faktor penting dalam
penyembuhan pasien diabetes mellitus danmenjaga kadar glukosa darah dalam
rentang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan
keluarga dengan kepatuhan minum obat diabetes militus di poli dalam RSI
Surabaya A. Yani.
Desain penelitian ini adalah Analitic correlation dengan pendekatan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien DM di Poli Dalam RSI
Surabaya A. Yani, dengan besar sampel 136 responden. Teknik pengambilan data
menggunakan simple random sampling dengan variabel dukungan keluarga dan
kepatuhan minum obat. Instrumen yang digunakan adalah Kuisioner Dukungan
Keluarga dan Kuisioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8),
analisis data menggunakan uji statistik rank-spearmen dengan nilai p < α= 0,05.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebesar 70,6% dukungan
keluarga kategori baik dan 76,5% patuh minum obat. Berdasarkan hasil analisis
uji rank spearmen didapatkan p = 0.011; r = 0,352 maka H1 diterima yang berarti
ada hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat DM di poli
penyakit dalam RSI Surabaya A. Yani.
Dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan minum obat diabetes
militus. Sehingga diharapakan keluarga selalu memberikan dukungan agar pasien
patuh dalam minum obat diabetes militus.
EFEKTIFITAS REBUSAN AIR JAHE TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS GADINGREJO KOTA PASURUAN
Emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I bisa terjadi setiap saat.
Masyarakat menganggap bahwa emesis gravidarum sebagai hal yang biasa,
namun emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik bisa menjadi
hyperemesis gravidarum. Salah satu upaya dalam mengurangi terjadinya emesis
gravidarum dengan menggunakan rebusan air jahe. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui efektifitas rebusan air jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu
hamil trimester I di Puskesmas Gadingrejo Kota Pasuruan.
Jenis penelitian pre ekperimental one group pretest posttes desain. Jumlah
populasi 34 responden dengan besar sampel 32. Teknik pengambilan sampel non
probability sampling dengan purposive sampling dan instrumen yang digunakan
Index Nausea Vomting And Retching (INVR).
Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan pemberian rebusan air
jahe dari 32 responden sebagian besar (53.1%) emesis gravidarum kategori
sedang. Setelah pemberian rebusan jahe sebagian besar (65.6%) mengalami
emesis gravidarum ringan. Uji statistic Wilcoxon rank test didapatkan nilai ρ =
0,001 (0,001<0,05) yang artinya rebusan jahe efektif terhadap emesis gravidarum
pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Gadingrejo Kota Pasuruan.
Pemberian rebusan air jahe dapat menurunkan emesis gravidarum pada ibu
hamil trimester I di Puskesmas Gadingrejo Kota Pasurua
HUBUNGAN ANTARA PRAKTEK PEMBERIAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA
Asupan makanan yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan status gizi balita
kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan antara
praktek pemberian makan dengan satus gizi balita di wilayah Keputran Pasar
Kecil RW 11 Surabaya.
Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan
cross-sectional. Populasi penelitian ini menggunakan random sampling. Besar
sample penelitian ini 75 responden. Penelitian dilaksanakan di wilayah Keputran
Pasar Kecil RW 11 Surabaya. Pengambilan data menggunakan kuisioner. Analisi
data menggunakan analisis Univariat (Chi Square) nominal dan ordinal dengan
tingkat korelasi p<0,05 dan Bivariat (Regresi Ordinal).
Hasil penelitian pada 75 responden menunjukkan ada hubungan antara
praktek pemberian makan dengan satus gizi balita menurut IMT BB/TB dengan p-
value < 0,05. Hasil analisi bivariat menunjukkan faktor–faktor praktek pemberian
makan merupakan variable yang paling beresiko terhadap status gizi balita di
wilayah Keputran Pasar Kecil RW 11 Surabaya.
Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara praktek pemberian
makan dengan status gizi balita. Faktor yang paling dominan pada perilaku ibu
dalam paktek pemberian makan adalah makanan untuk menenangkan. Diharapkan
bidan/kader memberikan edukasi kepada ibu mengenai praktek pemberian makan
dan selalu melakukan pemantauan terhadap status gizi balita di wilayah Keputran
Pasar Kecil Surabaya
PENGARUH PENGGUNAAN PEANUT BALL TERHADAP TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I DI PUSKESMAS BANYUANYAR SAMPANG MADURA
Kontraksi persalinan menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut
dan menjalar kearah paha. Kontraksi menyebabkan adanya pembukaan mulut rahim
(serviks). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh Penggunaan
Peanut ball terhadap tingkat nyeri persalinan Kala I di Puskesmas Banyuanyar,
Sampang, Madura.
Penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan menggunakan
pendekatan one group pre test - post test design. Populasi ibu bersalin Kala I,
pengamilan sampel secara non-probability sampling dengan jenis consecutive
sampling. Besar sampel penelitian ini 30 responden. Penelitian ini dilaksanakan di
Puskesmas Banyuanyar, Sampang, Madura. Pengambilan data menggunakan
Numerical Rating Scale (NRS) yang dimasukkan kedalam lembar observasi.
Analisis data menggunakan Uji-T dengan α 0,05.
Hasil penelitian pada 30 responden menunjukkan bahwa sebelum dilakukan
penggunaan Peanut ball Terhadap Tingkat nyeri Persalinan Kala I sebagian besar
responden mengalami nyeri berat, setelah dilakukan penggunaan Peanut ball
Terhadap Tingkat nyeri Persalinan Kala I memiliki penurunan tingkat skala nyeri.
Hasil Uji T nilai pretest dan postest dengan nilai signifikan p= 0,000 <0,05 maka
H1 diterima, artinya adanya pengaruh Penggunaan Peanut ball Terhadap Tingkat
nyeri Persalinan Kala I di Puskesmas Banyuanyar, Sampang, Madura.
Simpulan penelitian ini ada pengaruh Penggunaan Peanut ball terhadap
tingkat nyeri persalinan Kala I di Puskesmas Banyuanyar, Sampang, Madura.
Diharapkan hasil penelitian ini bermanfaat untuk peningkatan pelayanan kesehatan
secara menyeluruh dengan cara adanya komunikasi yang lebih efektif antara pasien
dengan petugas serta memberikan bimbingan penggunaan peanut ball terhadap
penanganan nyeri persalinan kala I
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP DISMENOREA PADA MAHASISWI S1 KEBIDANAN UNUSA
Kontraksi Dismenorea menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut
dan menjalar kearah paha. Kontraksi dismenorea dapat menyebabkan aktivitas
terganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh Penggunaan
Senam Yoga Terhadap Dismenorea Pada Mahasiswi S1 Kebidanan UNUSA.
Jenis penelitian ini menggunakan pre-experimental, dengan menggunakan
pendekatan one group pre test – post test design. Populasi penelitian ini mengunakan
non-probability sampling dengan jenis total sampling. Besar sampel penelitian ini 30
responden Mahasiswi S1 Kebidanan UNUSA semester 6 yang mengalami Dismenorea.
Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Pengambilan
data menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) yang dimasukkan kedalam lembar
kuisioner.
Analisis data menggunakan univariat, bivariat (Uji Wilcoxon). Hasil penelitian
pada 30 responden menunjukkan bahwa setelah dilakukan Senam Yoga Teknik Cobra
Pose, responden memiliki penurunan tingkat skala nyeri sebanyak 50%. Hasil uji
Wilcoxon, nilai pretest dan postest dengan nilai signifikan p= 0,000 <0,05 maka H1
diterima, artinya adanya Pengaruh Senam Yoga Terhadap Dismenorea Pada Mahasiswi
S1 Kebidanan UNUSA.
Kesimpulan penelitian ini adalah adanya Pengaruh Senam Yoga Terhadap
Dismenorea Pada Mahasiswi S1 Kebidanan UNUSA. Diharapkan hasil penelitian ini
bermanfaat untuk peningkatan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dengan cara
adanya komunikasi yang lebih efektif antara individu yang mengalami dismenorea
dengan petugas serta memberikan bimbingan penggunaan Senam Yoga Terhadap
Dismenorea
GAMBARAN STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DI POSYANDU PERMATA BUNDA KEC. TENGGILIS MEJOYO KOTA SURABAYA
Kekurangan gizi dapat memberikan konsekuensi buruk yang tak terelakkan.
Balita merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kurang gizi. Salah satu
faktor yang mempengaruhi status gizi balita adalah jenis kelamin balita,
pendidikan dan pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbedaan jenis kelamin balita, pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap status
gizi balitanya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan
pendekatan cross-sectional. Sample dalam penelitian ini adalah balita usia 12-60
bulan yang berada di Posyandu Permata Bunda Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota
Surabaya. Balita tersebut telah dilakukan screening status gizi berdasarkan indeks
BB/U dan TB/U. Jumlah sample penelitian menggunakan total sampling sebesar
50 balita.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi sebagian besar (74%) baik,
sebagian besar (62%) balita berjenis kelamin perempuan, sebagian besar besar
(62%) ibu berpendidikan menengah, dan sebagian besar (64%) ibu
berpengetahuan baik. Ibu berpendidikan menengah hampir setengahnya (46%)
memiliki anak dengan gizi baik. Ibu berpengetahuan baik hampir setengahnya
(46%) memiliki balita dengan gizi baik. Balita berjenis kelamin perempuan hampir
setengahnya (48%) memiliki gizi baik. Kesimpulan bahwa semakin tinggi
pendidikan dan pengetahuan ibu, maka status gizi balita semakin baik. Jenis
kelamin balita perempuan memiliki status gizi yang lebih baik dari laki-laki
Morphological and Syntactical Errors of Junior High School Students with Different Sex in Speech Production
There are differing opinions in the field of cognitive sciences when it comes to the role of sex in language acquisition. Men and women exhibit differences in their speaking and writing ability as a result of their distinct social roles throughout evolution. These disparities are equally, if not more, evident in students, both during normal and abnormal growth. In addition to the well-documented advantage that girls have in early language development, it is noteworthy that the majority of developmental problems that predominantly impact communication, speech, and language skills are more prevalent in boys. This article seeks to elucidate the disparities between sex regarding ordinary communication and language development, as well as the disparities in the occurrence of neurodevelopmental disorders connected to communication. Additionally, particular attention is given to data derived from the field of neuroscience, which may offer valuable insights into the neurological mechanisms that contribute to the comprehension of this event. We contend that the structural arrangement of the female brain confers women with an innate edge in developing communication and language systems compared to men. Divergent perspectives are present on the differentiation between sex within the field of cognitive sciences. The talks are founded upon clinical, social, and political perspectives. The evolutionary and biological perspectives have often emphasized arguments related to 'nature', whereas feminist and constructivist viewpoints have often emphasized arguments related to 'nurture' when discussing cognitive sex differences. This narrative review provides a comprehensive analysis of the origins and historical evolution of these arguments, as well as a summary of the findings in the field of sexually polymorphic cognition. By adopting multidisciplinary techniques, we aim to highlight the importance of interconnecting disciplines and gaining a more comprehensive knowledge of the precise factors that contribute to sex differences and gender diversity in cognitive capacities
HUBUNGAN KADAR ISOSITRAT DEHIDROGENASE DENGAN KADAR MALONDIALDEHIDA DAN TRIGLISERIDA PADA TIKUS KELELAHAN DIINDUKSI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera)
Siklus Krebs terdapat enzim yang berperan aktif salah satunya yaitu Isositrat
dehidrogenase (IDH) bertanggung jawab untuk transportasi elektron dari substrat
ke penerima elektron. Selain itu, IDH terlibat dalam berbagai proses seluler,
termasuk lipogenesis, yang merupakan bagian dari metabolisme lipid. Studi ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar Isositrat dehidrogenase
dengan kadar malondialdehida (MDA) dan kadar trigliserida (TG) pada tikus
kelelahan yang diinduksi ekstrak etanol daun kelor (Moringa oliefera). Sampel
dalam penelitian ini adalah 20 tikus putih yang dibagi menjadi 5 kelompok
perawatan, yaitu tikus Kontrol Negatif (K-) dengan kondisi normal, Kontrol
Positif (K+) tikus dengan kondisi lelah, Kelompok Standar (STD) tikus dengan
induksi obat kreatinin, Perlakuan 1 (T1) tikus diberi 250 mg/kgBB dosis ekstrak
daun Moringa oliefera, Perlakuan 2 (T2) tikus diberi 500 mg / kgBB dosis ekstrak
daun Moringa Oliefera. Hasil analisis statistik dari uji kruskal-wallis pada kadar
IDH nilai p-value (0,254 >0,05), kadar MDA nilai p-value (0,047 <0,05), dan
kadar TG nilai p-value (0,507 >0,05), untuk mengetahui hubungan dilakukan uji
korelasi spearmen dengan nilai p-value (0,499 >0,05) pada kadar IDH dan MDA,
dan nilai p-value (0.147 >0.05) pada kadar IDH dan TG. Hasil uji spss didapatkan
tidak terdapat perbedaan pemberian ekstrak etanol daun kelor pada kadar IDH dan
TG. Namun terdapat perbedaan pemberian ekstrak etanol daun kelor pada kadat
MDA. Pada uji kolerasi disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kadar IDH
dengan kadar MDA dan kadar TG
ANALISIS KARBOHIDRAT, SERAT, DAN UJI DAYA TERIMA FRUIT LEATHER BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN PENAMBAHAN KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.)
Fruit leather merupakan salah satu jenis makanan awetan buah yang
berbentuk lembaran tipis dan dapat mempertahankan cita rasa khas pada bahan
baku yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan
kandungan karbohidrat, serat, dan uji daya terima fruit leather buah naga merah
dengan penambahan kulit pisang kepok. Jenis penelitian yang digunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan kelompok eksperimen. Variabel bebas
pada penelitian ini yaitu fruit leather buah naga merah dengan penambahan kulit
pisang kepok 10 gram, 15 gram, dan 20 gram. Variabel terikat pada penelitian ini
yaitu analisis karbohidrat, serat dan uji daya terima fruit leather.
Analisis data statistik kadar karbohidrat dan serat menggunakan One Way
Anova dan dilanjutkan dengan uji Post Hoct Duncan apabila terdapat perbedaan
yang signifikan. Analisis data statistik pada uji daya terima menggunakan uji
Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney apabila terdapat
perbedaan yang signifikan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang
signifikan pada kadar serat diperoleh p-value < 0,05 yakni 0,012. Sedangkan
pada kadar karbohidrat tidak terdapat perbedaan yang signifikan diperoleh p-value
> 0,05 yakni 0,574. Terdapat perbedaan rasa dan tekstur pada uji hedonik dan
terdapat perbedaan rasa pada uji mutu hedonik. Berdasarkan hasil tersebut
terbukti jika proporsi penambahan kulit pisang kepok pada fruit leather buah naga
merah dapat memberikan hasil yang berbeda pada kadar serat dan daya terima
DAMPAK WORKING CAPITAL TO TOTAL ASSET, CURRENT RATIO, DEBT TO ASSET RATIO DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP PERTUMBUHAN LABA (Studi Kasus Sektor Kesehatan Tahun 2017-2021)
Penelitian ini dilatarbelakangi keberhasilan suatu perusahaan dapat dilihat dari laba perusahaan. Kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola aset secara efektif dan efisien untuk menghasilkan laba yang lebih besar dari periode sebelumnya. Negara Indonesia memiliki peluang yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan sektor salah satunya sektor kesehatan khususnya di Kawasan Asia Tenggara. Pada daftar Bursa Efek Indonesia terdapat 15 perusahaan yang tidak menunjukkan kerugian dalam laporan data keuangannya hal ini menjadi fokus utama perusahaan memanajemen keuannya terutama dalam meningkatkan pertumbuhan laba perusahaan tersebut. Dalam penelitian ini terdapat faktor yang mempengaruhi pertumbuhan laba yaitu Working Capital to Total Asset, Current Ratio, Debt to Asset Ratio, Return on Equity terhadap pertumbuhan laba.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pada sektor kesehatan yang terdaftar di BEI. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan perolehan sampel 15 perusahaan sektor kesehatan yang tidak mengalami kerugian selama periode 2017-2021 dengan total sampel 75 data laporan keuangan yang merupakan data tahunan. Metode analisis data berupa analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan bantuan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Working Capital to Total Asset, Current Ratio dan Return on Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba sedangkan Debt to Asset Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba