Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    HUBUNGAN PEMENUHAN NUTRISI PADA IBU NIFAS DENGAN PEMULIHAN LUKA SECTIO CAESAREA DI RS PRIMA HUSADA WARU

    Get PDF
    Tindakan sectio caesarea menimbulkan suatu luka akibat sayatan pada abdomen yang memerlukan proses penyembuhan. Nutrisi dapat membantu dalam kemampuan sel dan jaringan dalam melakukan regenerasi. Pada kenyataannya kebanyakan dari pasien masih belum memenuhi nutrisi sehingga pemulihan luka SC akan menjadi lama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pemenuhan nutrisi pada ibu nifas post SC dengan pemulihan luka sectio caesarea di RS prima husada waru. Desain penelitian menggunakan penelitian analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan kohort. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Non-Probability sampling dengan teknik Quota Sampling dengan besar sampel sebanyak 37 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemenuhan nutrisi sedangkan variabel dependen adalah pemulihan luka SC. Hasil dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (73%) memiliki pemenuhan nutrisi yang baik sedangkan sebagian besar responden (73%) memiliki pemulihan luka yang baik pula. Hasil dianalisis menggunakan Chi-Square dengan hasil p=0,000 (0,000<0,05). Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pemenuhan nutrisi pada ibu nifas dengan pemulihan luka sectio caesarea di RS prima husada waru. Diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan pelayanan kesehatan dengan memenuhi kebutuhan nutrisi pada pasien post SC sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan asuhan kebidanan yang optimal

    PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP FREKUENSI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI TPMB BIDAN IKA MARDIYANTI SIDOARJO

    Get PDF
    Kehamilan terkadang disertai dengan rasa ketidaknyamanan yang biasa dialami ibu hamil salah satunya mual dan muntah. 95% ibu hamil yang mengalami mual muntah sedang sampai berat di trimester pertama, 13% bisa berkembang menjadi hiperemesis gravidarum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Tpmb Bidan Ika Mardiyanti Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan adalah pre-experimental, dengan menggunakan pendekatan one group pre test – post test design. Populasi penelitian ini menggunakan non- probability sampling dengan jenis purposive sampling. Besar sampel penelitian ini 50 responden. Penelitian ini dilaksanakan di Tpmb Bidan Ika Mardiyanti Sidoarjo, Pengambilan data menggunakan probability sampling dengan sampel purposive sampling. yang dimasukkan ke dalam lembar observasi. Analisis data menggunakan univariat, bivariat (Uji Wilcoxon). Hasil penelitian pada 50 responden menunjukkan bahwa setelah diberikan aromaterapi lemon Terhadap Frekuensi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1, memiliki penurunan frekuensi nyeri pada ibu hamil. Hasil uji t nilai pretest dan postest dengan nilai signifikan p= 0,000 maka H1 diterima, yang artinya Adanya Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Tpmb Bidan Ika Mardiyanti Sidoarjo. Kesimpulan penelitian ini adalah Adanya Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Tpmb Bidan Ika Mardiyanti Sidoarjo. Diharapkan hasil penelitian ini bermanfaat untuk peningkatan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dengan cara adanya komunikasi yang lebih efektif antara pasien dengan petugas serta memberikan bimbingan tentang Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1

    HUBUNGAN PARITAS DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI TPMB INTAN FITRIA NINGRUM AMD. KEB KABUPATEN GRESIK

    Get PDF
    Lama persalinan kala II adalah lamanya proses persalinan dimulai pembukaan lengkap sampai bayi lahir. Apabila mengalami perpanjangan kala II, dapat meningkatkan Angka Kematian lbu (AKI). Berdasarkan data sekunder di TPMB Intan Fitria Ningrum, A.Md. Keb Kabupaten Gresik selama setahun, dari 56 ibu bersalin terdapat 18 ibu (32,2%) mengalami persalinan kala II tidak normal, sebagian besar terjadi pada ibu nulipara sebanyak 13 ibu (59 %). Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan paritas dengan lama persalinan kala II di TPMB Intan Fitria Ningrum, A.Md. Keb Kabupaten Gresik. Penelitian ini penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya ibu bersalin di TPMB Intan Fitria Ningrum sebanyak 56 ibu, dan sampel diambil secara total sampling. Variabel independentnya paritas, variabel dependentnya lama persalinan kala II. Dan menggunakan data skunder kemudian dilakukan tabulasi data dengan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α < 0,05). Hasil menunjukkan dari 22 ibu bersalin dengan nulipara sebagian besar (59%) mengalami lama kalaII tidak normal, dari 34 ibu bersalin dengan multipara hampir seluruhnya (85,3%) mengalami kala II normal. Pada proses perhitungan Chi-Square dengan program SPSS didapatkan ρ (0,001) dimana < α ( 0,05) sehingga Ho ditolak, berarti ada hubungan paritas dengan lama persalinan kala II. Simpulan penelitian adalah pada ibu bersalin yang sudah pernah melahirkan maka kemungkinan besar akan mengalami kala II normal. Karena itu bidan perlu memberikan HE tentang pentingnya menjaga pola aktivisas, nutrisi dan memotivasi ibu ikut senam hamil agar otot dasar panggul lebih elastis untuk persiapan persalinan

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SUAMI DALAM PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI VASEKTOMI DI DESA WAWAMA MOROTAI, MALUKU UTARA

    Get PDF
    Rendahnya penggunaan kontrasepsi di kalangan pria disebabkan salah satunya oleh persepsi dan hambatan kultural bahwa KB dan kesehatan reproduksi adalah urusan bagi perempuan saja. Cakupan metode kontrasepsi pria di Pulau Morotai lebih sedikit dibandingkan dengan metode kontrasepsi wanita. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi Faktor Yang Mempengaruhi Minat Suami dalam Penggunaan Metode Kontrasepsi Vasektomi di Desa Wawama Morotai, Maluku Utara. Desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pria usia subur dengan rentang usia 40-65 tahun di Desa Wawama Morotai, Maluku Utara sebanyak 150 pria usia subur dengan sampel sebanyak 109 responden dengan menggunakan Simple Random sampling serta pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Oktober 2024. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, dan dukungan istri sedangkan variabel dependen adalah minat suami dalam penggunaan alat kontrasepsi vasektomi. Hasil dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 52,3% responden memiliki pengetahuan baik, sebagian besar 73,4% responden berpendidikan terakhir menengah dan hampir seluruhnya 85,3% istri tidak mendukung suami dalam penggunaan metode kontrasepsi vasektomi. Hasil analisis data menggunakan uji Chie-Square diperoleh hasil p-value 0,000, terdapat hubungan pengetahuan, tingkat pendidikan, dan dukungan istri terhadap minat penggunaan motode kontrasepsi vasektomi. Pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan promosi pelayanan KB vasektomi, melalui pemberian penyuluhan ataupun KIE dengan menggunakan media massa atau media pendidikan, secara terus menerus dan berkesinambungan sehingga PUS memperoleh informasi yang jelas dan benar, yang meningkatkan pengetahuan suami/pria tentang vasektomi sehingga dapat meningkatkan peran serta pria/suami dalam vasektomi

    Comprehensive Analysis of Derivational and Inflectional Morphemes for English Language Acquisition

    Get PDF
    Morphology plays a crucial role in students' language acquisition. This study delves into the distinctions between inflectional and derivational morphemes, aiming to enhance comprehension of these concepts. By investigating word creation processes and observed alterations, the study illustrates the profound impact of prefixes and suffixes on words, shedding light on their significance in language learning. Students frequently require clarification when distinguishing between inflectional and derivational morphemes during learning. To enhance comprehension of this subject, this present study initially investigated the definitions and subcategories of these two terms outlined in various literary sources. Next, it provided a concise overview of the critical distinctions between inflectional and derivational morphemes. These analyses aim to determine the word created by derivational morphemes, the word formed by inflectional morphemes, the process by which the specified word is formed, and the types of observed alterations. The author implements the descriptive qualitative approach. It will discover that each morpheme possesses its function and influences the base word's meaning, word class, or grammatical function. This study illustrates the impact of prefixes and suffixes on words

    PENGARUH DISCHARGE PLANNING AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU SELF CARE MANAGEMENT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUANG BEDAH RSI DARUS SYIFA SURABAYA

    Get PDF
    Pasien diabetes mellitus di RSI Darus Syifa’ Surabaya yang rawat inap telah mendapatkan discharge planning. Informasi kurang adekuat dan pasien tidak mengikuti anjuran, mengakibatkan mengalami ketidakstabilan gula darah. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh discharge planning audiovisual terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku self care management pasien diabetes mellitus. Desain Penelitian Quasy Experimental (Pre-Post test Control Group Design). Populasi berjumlah 79 pasien diabetes mellitus di Ruang Bedah. Sampel 66 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Variabel independent adalah discharge planning audiovisual. Variabel dependen adalah tingkat pengetahuan dan perilaku self care management. Alat pengumpulan data adalah kuesioner DKQ&SDSCA. Analisa data dengan Uji Mann-Whitney U Test. Hasil analisa data diperoleh tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kelompok intervensi p value = 0,000 artinya ada peningkatan, kelompok kontrol p value = 0,360 artinya tidak ada peningkatan, perbandingan antara kedua kelompok p value = 0,000 maka H0 ditolak yaitu ada pengaruh discharge planning audiovisual terhadap tingkat pengetahuan. Perilaku self care management sebelum dan sesudah kelompok intervensi p value = 0,000 artinya ada peningkatan, kelompok kontrol p value = 0,166 artinya tidak ada peningkatan, perbandingan antara kedua kelompok p value = 0,001 maka H0 ditolak yaitu ada pengaruh discharge planning audiovisual terhadap perilaku self care management. Simpulannya terdapat pengaruh discharge planning audiovisual terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku self care management pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini diharapkan dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan

    PENGARUH TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP TINGKAT NYERI KEPALA PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

    Get PDF
    Lansia cenderung memiliki tekanan darah yang tinggi sehingga beresiko besar terkena hipertensi. Gejala hipertensi yang sering dikeluhkan dan sering tidak dirasa adalah nyeri pada bagian kepala. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat terhadap tingkat nyeri kepala pada lansia penderita hipertensi. Desain penelitian ini menggunakan Pre eksperimen one grup pra-post test design. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia yang berjumlah 50 orang, besar sample sebesar 44 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah terapi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat, variabel dependen tingkat nyeri. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi pre dan post test. Data dianalisa menggunakan Uji Willcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat sebagian besar responden (61.4%) mengalami nyeri sedang. Setelah dilakukan intervensi, responden memiliki nyeri sedang turun menjadi setengah dari responden (48%). Hasil dari uji willcoxon didapatkan ρ = 0,000 < α = 0,005 menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi relaksasi nafas dalam dan kompres hangat terhadap tingkat nyeri kepala pada lansia penderita hipertensi. Pemberian kompres hangat dan relaksasi nafas dalam terbukti efektif menurunkan tingkat nyeri kepala pada lansia penderita hipertensi. Diharapkan kader posyandu lansia dapat aktif memberikan edukasi terkait terapi untuk mengurangi nyeri

    HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS

    Get PDF
    Gaya hidup pasien diabetes melitus yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius. Komplikasi yang mungkin terjadi pada pasien diabetes yang tidak mengontrol gaya hidupnya akan menyebabkan masalah peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan gaya hidup dengan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan model pendekatan Cross Sectional. Populasi 188 pasien diabetes melitus, besar sampel 127 responden. Teknik pengambilan sampel : purposive sampling. Variabel independen yaitu gaya hidup dan variabel dependen yaitu kadar glukosa darah. Alat pengumpulan data: kuesioner dan glukometer digital. Analisa data: Uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa 127 responden didapatkan hasil setengahnya yaitu 62 responden dengan gaya hidup baik. Kadar glukosa darah hampir seluruhnya yaitu 84 responden dengan kadar gukosa darah normal. Ada hubungan gaya hidup dengan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus: ρ value = 0,000. Terdapat hubungan gaya hidup dengan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta menjadi acuan penelitian lanjutan mengenai hubungan gaya hidup yang berhubungan dengan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF CARE PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PUTAT JAYA

    Get PDF
    Self care pada penderita TB Paru mencakup kepatuhan terhadap pengobatan, menjaga pola hidup sehat, serta mengikuti anjuran medis. Kepatuhan terhadap pengobatan adalah kunci utama dalam penyembuhan TBC, namun hal ini sering kali menjadi tantangan karena berbagai faktor. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi perawatan diri adalah tingkat pengetahuan penderita tentang penyakit dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan self care pada penderita Tuberkulosis Paru. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan model pendekatan cross sectional. Populasi 61 penderita TB Paru dengan besar sampel sebanyak 53 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Variabel independen yaitu pengetahuan dan dukungan keluarga, variabel dependen yaitu self care. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 53 responden, didapatkan setengahnya (50%) responden dengan pengetahuan kurang juga memiliki kemampuan self care kurang, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan self care. Didapatkan hampir seluruhnya (94,1%) responden dengan dukungan keluarga kurang juga memiliki kemampuan self care kurang, ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan self care. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan self care pada penderita TB Paru dengan koefisien korelasi sebesar 0,378 bernilai positif dengan tingkat korelasi cukup. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan self care pada penderita TB Paru dengan koefisien korelasi sebesar 0,780bernilai positif dengan tingkat korelasi kuat. Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan serta menjadi acuan penelitian selanjutnya

    PENGARUH EDUKASI AUDIOVISUAL PERIOPERATIF TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT HUSADA UTAMA SURABAYA

    Get PDF
    Tindakan operasi seringkali menimbulkan kecemasan bagi pasien. Kecemasan yang tidak diatasi akan berdampak pada ketidakstabilan fisik yang mengakibatkan gangguan hemodinamik sehingga dapat mengganggu pelaksanaan tindakan operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi audiovisual perioperatif terhadap tingkat kecemasan pada pasien preoperasi di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. Desain penelitian menggunakan penelitian pra experimental dengan jenis one group pretest postest. Besar sampel 47 responden dengan teknik accidental sampling. Variabel independent yaitu edukasi audiovisual perioperatif dan variabel dependent yaitu tingkat kecemasan pada pasien preoperasi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Data dianalisis dengan uji wilcoxon sign rank dengan tingkat signifikan α = 0,05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi didapatkan hampir setengahnya (44,7%) responden mengalami tingkat kecemasan sedang sebanyak 21 responden dan sesudah diberikan intervensi didapatkan sebagian besar (57,4%) responden mengalami tingkat kecemasan ringan sebanyak 27 responden . Hasil analisis uji wilcoxon sign rank didapatkan ρ=0,000 dimana ρ<0,05 yang artinya ada pengaruh edukasi audiovisual perioperatif terhadap tingkat kecemasan pada pasien preoperasi di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. Simpulan penelitian ini adalah edukasi audiovisual perioperatif dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi. Oleh karena itu, diharapkan dapat digunakan sebagai ilmu untuk meningkatkan pengetahua tentang edukasi audiovisual

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇