Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU BEBAS LAKTOSA DENGAN FREKUENSI DIARE PADA PASIEN ANAK DI RUANG MADINAH RS ISLAM A. YANI SURABAYA
Penyakit diare atau gastroenteritis hingga saat ini masih menjadi masalah utama
di indonesia berbagai upaya penanganan baik secara medis maupun upaya perubahan
tingkah laku dengan melakukan pendidikan kesehatan terus dilakukan. namun upaya
tersebut belum memberikan hasil yang menggembirakan setiap tahun penyakit ini
menduduki peringkat atas khususnya di daerah miskin tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan pemberian susu bebas laktosa dengan frekuensi diare pada
pasien anak di ruang madinah rumah sakit islam a yani surabaya.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif
korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua orang tua
pasien anak yang di rawat di ruang madinah Rumah Sakit Islam A Yani Surabaya,
sebanyak 50 pasien anak diagnosa dengan diare dengan 44 sampel yang diambil
metode Simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan
kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah susu bebas laktosa dan frekuensi diare.
Analisa dalam penelitian ini menggunakan Chi-Square.
Hasil penelitian Sebagian besar (75,0%) memberikan susu bebas laktosa 480-
600 ml/hari Di Ruang Madinah Rumah Sakit Islam A Yani Surabaya, Sebagian besar
(63,6%) mengalami diare dua kali/hari hari Di Ruang Madinah Rumah Sakit Islam A
Yani Surabaya. Ada Hubungan Pemberian Susu Bebas Laktosa Dengan Frekuensi
Diare Pada Pasien Anak Di Ruang Madinah Rumah Sakit Islam A Yani Surabaya
Kesimpulan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam
mencegah terjadinya diare berkepanjangan di masyarakat . Saran Diharapkan agar
responden lebih meningkatkan informasi yang diterima tentang cara mencegah
terjadinya diare
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI KEMITRAAN DUKUN BAYI DENGAN BIDAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGKAPURA - BAWEAN
Peran dukun bayi dalam mendampingi ibu hamil dalam proses persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkapura didapat masih banyak (52,6%) hal ini dikarenakan peran dukun dianggap penting oleh masyarakat, dimana dahulu sebelum ada bidan dukun bayi yang membantu proses lahiran. Melihat pentingnya peran dukun maka pemerintah membentuk program kemitraan bidan dengan dukun sebagai upaya mencegah persalinan di tolong oleh tenaga non kesehatan.
Metode penelitian kuantitatif dengan teknik total sampling sebanyak 39 dukun bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sangkapura, variabel independent meliputi pengetahuan, biaya pendampingan persalinan, kepercayaan diri, dan sikap. Variabel dependentnya adalah kemitraan dukun bayi dengan bidan, instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dianalisis dengan tabel frekuensi dan uji bivariat untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan signifikansi α = 0,05
Hasil penelitian pada variabel independen yaitu pengetahuan responden (53,8%) baik, biaya pendampingan persalinan (89,7%) cukup, kepercayaan diri (84,6%) dan hampir keseluruhan sikap (92,3%) baik.
Faktor yang berpengaruh terhadap kemitraan dengan bidan adalah pengetahuan ρ= 0,030 dan biaya pendampingan persalinan ρ=0,043 semuanya α = 0,05 yang menunjukkan kedua variabel tidak memiliki hubungan dengan kemitraan bersama bidan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan cakupan persalinan oleh nakes di faskes (PF) dan memberikan informasi pentingnya persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan sehingga mengurangi atau menghindari komplikasi
PENGARUH TABLET Fe DENGAN LEMON DAN MADU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI ANEMIA DI KELURAHAN KETEGAN KABUPATEN SIDOARJO
Anemia merupakan keadaan dimana kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari nilai batas normal. Nilai normal kadar hemoglobin untuk remaja putri adalah < 12 gram/dl. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Ketegan dikarenakan banyak remaja yang mengalami anemia.
Metode dalam penelitian ini yaitu pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Populasinya remaja putri usia 12 – 18 tahun yang mengalami anemia sebanyak 23 orang. Besar sampel sebanyak 23 responden diambil teknik total sampling. Variabel independen konsumsi tablet tambah darah dengan lemon dan madu dan variabel dependen kadar hemoglobin remaja putri yang mengalami anemia. Instrumen penelitian menggunakan alat periksa kadar Hb, SOP dan lembar observasi konsumsi tablet Fe dengan lemon dan madu. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai kemaknaan α=0,05.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dari 23 responden sebelum pemberian tablet Fe dengan lemon dan madu terdapat sebagian besar mengalami anemia pada tingkat sedang yaitu 14 responden (60,8%), setelah pemberian tablet Fe dengan lemon dan madu terdapat responden yang tidak mengalami anemia yaitu 19 responden (82,61%). Hasil uji statistik Wilcoxon p=0,000 < α=0,05 menunjukkan ada pengaruh konsumsi tablet Fe dengan lemon dan madu terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia.
Simpulan penelitian ini konsumsi tablet Fe dengan lemon dan madu sangat bermanfaat dalam peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Saran dari peneliti terhadap pemberian tablet Fe pada remaja putri lebih diperluas lagi guna mengurangi kejadian anemia pada remaja putri
PERBEDAAN PERILAKU IBU DALAM PEMENUHAN GIZI PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DAN STATUS GIZI BALITA DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TONGGUH AROSBAYA
Ibu sering menghadapi kendala dalam memenuhi kebutuhan gizi balita selama 1000 HPK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku ibu dalam pemenuhan gizi pada 1000 HPK dan status gizi balita di perkotaan dan pedesaan Wilayah Kerja Puskesmas Tongguh Arosbaya.
Jenis penelitian menggunakan pendekatan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu dan balita (usia 24-59 bulan) di perkotaan 39 dan di pedesaan 33. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Probability Sampling (Purposive sampling) dengan jumlah sampel 35 ibu dan balita di perkotaan serta 30 ibu dan balita di pedesaan. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Variabel yang diamati yakni perilaku ibu pada 1000 HPK dan status gizi balita. Analisis data menggunakan uji statistik Mann Whitney dengan tingkat signifikansi (ρ˂0,05).
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (57,1%) ibu di perkotaan memiliki perilaku baik, hampir setengahnya (40%) ibu di pedesaan memiliki perilaku kurang. Balita di perkotaan sebagian besar (68,9%) mengalami status gizi baik, sedangkan di pedesaan hampir setengahnya (43,3%) mengalami status gizi baik. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam perilaku ibu (ρ=0,001) dan status gizi balita (ρ=0,000) di perkotaan dan pedesaan.
Disarankan agar petugas kesehatan memberikan informasi yang
komprehensif tentang penyediaan gizi selama 1000 HPK, mulai dari masa kehamilan hingga pemenuhan nutrisi selama 2 tahun
ANALISIS POLA HIDUP TERHADAP KEJADIAN ABORTUS DI KECAMATAN PURI KABUPATEN MOJOKERTO
Abortus menjadi salah satu masalah kesehatan pada ibu hamil yang dapat menyebabkan kematian pada ibu. Pada saat hamil ibu memerlukan nutrisi, istirahat dan melakukan aktivitas untuk mencegah terjadinya abortus. Namun, ditemukan masih banyak wanita mengalami abortus meskipun telah memenuhi kebutuhan nutrisi, istirahat dan melakukan aktivitas ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola hidup terhadap kejadian abortus.
Penelitian ini menggunakan metode analitik Observasional dengan desain cross sectional. Populasi adalah ibu yang pernah hamil tahun 2023 di Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto sebesar 372 orang. Besar sampel 79 orang, diambil menggunakan teknik quota sampling. Variabel Independen adalah pola hidup. Variabel Dependen adalah kejadian abortus. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan Uji Regresi Logistik Biner α = 0,05
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (60,8%) ibu hamil memiliki pola hidup sehat dan hampir setengahnya (38%) ibu hamil mengalami abortus. Hasil uji regresi logistic biner ρvalue = 0,000 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pola hidup terhadap kejadian abortus.
Pola hidup ibu saat hamil berpengaruh terhadap kejadian abortus, karena pola hidup yang sehat saat hamil dapat menciptakan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta mengurangi risiko terjadinya abortus
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK TUNAS JAYA SURABAYA
Perkembangan anak prasekolah di era terkini semakin menurun, menurunnya daya konsentrasi anak serta perkembangan emosional pada anak, Perkembangan emosional anak dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor lingkungan keluarga yang dipengaruhi oleh pola asuh dan kebiasaan orang tua, pola asuh orang tua yang sering memberikan gadget kepada anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan anak prasekolah di TK Tunas Jaya Surabaya.
Desain penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, Dari populasi 59 besar sample sejumlah 53 responden diambil dengan simple random sampling. Variabel penelitian Penggunaan Gadget dan Perkembangan Emosional. Instrumen berupa lembar kuesioner penggunaan gadget dan kuesioner (ASQ:SE-2). Proses pengolahan data dengan proses editing, scoring, coding, tabulating, processing dan cleaning. Analisa data menggunakan Uji Korelasi Spearman Sho dengan bantuan SPSS dengan nilai α=0,05
Hasil penelitian menunjukkan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah sebagian besar (96%) tinggi. Sedangkan perkembangan emosional pada anak usia prasekolah sebagian besar (45.3%) refer. nilai p=0.000 yang menunjukkan terdapat hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada anak prasekolah.
Kesimpulan menunjukkan semakin tinggi durasi dan frekuensi penggunaan gadget pada anak maka semakin berdampak negatif pada perkembangan emosional anak usia prasekolah. Disarankan sebaiknya anak prasekolah menggunakan gadget tidak lebih dari 3x perhari dan tidak menggunakan gadget setiap hari supaya tidak berdampak negatif pada anak
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK SOOTHING RELAXATION TERHADAP DISMENORE PADA MAHASISWI S1 KEBIDANAN UNUSA
Dismenore menyebabkan mahasiswi tidak dapat beraktivitas normal seperti
tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar karena rasa sakit, dan motivasi
belajarnya menurun. Angka kejadian dismenore memiliki variasi yang signifikan,
sebanyak 60% mahasiswi di S1 Kebidanan semester 6 UNUSA mengalami
dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi
musik soothing relaxation terhadap dismenore.
Jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimen One-Group
Pre-Post Test design dengan teknik total sampling, populasi berjumlah 30
responden yang mengalami dismenore. Variabel independen adalah terapi musik
soothing relaxation dan variabel dependen adalah dismenore. Didengarkan selama
45 menit dan dilakukan satu kali dalam sehari. Tingkat nyeri diukur dengan
Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data yang digunakan adalah Uji Wilcoxon
Sign Rank Test.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan terapi musik
sebagian besar mengalami tingkat nyeri berat (56,7%), setelah dilakukan terapi
musik sebagian besar mengalami tingkat nyeri ringan (56,7%), terdapat penurunan
tingkat skala nyeri dengan nilai p=0,000 <0,05 maka H0 ditolak, yang berarti
adanya pengaruh pemberian terapi musik soothing relaxation terhadap dismenore.
Kesimpulan penelitian ini adalah adanya Pengaruh Pemberian Terapi Musik
Soothing Relaxation terhadap Dismenore pada Mahasiswi S1 Kebidanan UNUSA.
Menerapkan terapi musik dapat menurunkan tingkat nyeri dismenore. Diharapkan
penelitian ini dapat bermanfaat bagi responden, institusi, peneliti selanjutnya, dan
tenaga kesehatan
EFEKTIVITAS TERAPI CITRUS ESSENTIAL OIL TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA TRIMESTER 1 DI PMB ISMARI HASTUTI GRESIK
Emesis gravidarum merupakan keluhan paling sering yang dialami oleh ibu
hamil trimester 1, apabila tidak segera ditangani dapat lebih parah menjadi hipermesis
gravidarum. Kasus emesis gravidarum di Indonesia menyentuh angka >80% dalam 3
tahun terakhir. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi
citrus essential oil efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada trimester 1.
Penelitian ini dilaksankan di PMB Ismari Hastuti Gresik pada bulan Februari
2024 dengan sampel sebanyak 25 responden. Desain penelitian yang digunakan
adalah one group pretest – postest design untuk mengidentifikasi frekuensi emesis
gravidarum sebelum dan sesudah pemberian terapi citrus essential oil menggunakan
lembar PUQE.
Hasil penelitian saat pretest diketahui sebanyak 44% responden mengalami
ememesis gravidarum ringan dan 56% lainnya mengalami emesis gravidarum sedang.
Hasil ini berubah setelah diberikan terapi citrus essential oil dengan 52% responden
tidak mengalami emesis gravidarum dan 48% lainnya mengalami emesis gravidarum
ringan.
Simpulan pada penetlitian ini adalah pemberian terapi citrus essential oil
berpengaruh dalam mengurangi frekuensi emesis gravidarum pada trimester 1 dengan
p-value 0,001 <0,5. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai refrensi
dalam meningkatkan program pelayanan asuhan kebidanan khususnya bagi ibu hamil
trimester 1 dengan keluhan emesis gravidarum
HUBUNGAN TINGKAT STRES KERJA DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA PEKERJA CV PRIMA MITRA SURABAYA
Gangguan siklus menstruasi masih banyak ditemukan pada wanita. Hal
tersebut menjadi masalah dan mempengaruhi kualitas hidup wanita. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres kerja dengan siklus
menstruasi pada pekerja CV Prima Mitra Surabaya.
Desain penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan
cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pekerja wanita CV Prima Mitra
Surabaya yang berusia reproduktif sebanyak 42 responden. Besar sampel yang
digunakan adalah 38 responden. Pengambilan sampel menggunakan simple random
sampling. Variabel independen tingkat stres kerja sedangkan variabel dependen
siklus menstruasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tingkat stres kerja
dan observasi siklis menstruasi. Analisa menggunakan chi square test dengan
tingkat kemaknaan = 0,05.
Hasil menunjukkan dari 38 responden sebagian besar (68,4%) memiliki
tingkat stres kerja berat, dan sebagian besar (52,6%) memiliki siklus menstruasi
panjang. Berdasarkan uji chi square test didapatkan nilai ρ = 0,001 yang berarti ada
hubungan antara tingkat stres kerja dengan siklus menstruasi pada pekerja CV
Prima Mitra Surabaya.
Diharapkan manajemen perusahan dapat mengevaluasi dan mengatur ulang
beban kerja para pekerja, sehingga stres kerja dapat terkontrol. Selain itu perlunya
para pekerja mengkoping stres secara efektif untuk mencegah timbulnya masalah
kesehatan salah satunya gangguan siklus menstruasi
PENGARUH PSIKOEDUKASI LAKTASI BERBASIS WEB TERHADAP MOTIVASI IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI DI PUSKESMAS TENGGILIS SURABAYA
Motivasi pemberiaan ASI diartikan sebagai suatu sikap penciptaan situasi
yaang merangsang kegairahan ibu untuk memberikan ASI pada bayinya. Cakupan
ASI di Puskesmas Tenggilis yaitu 56,14% . Tujuan penelitian untuk mengetahui
pengaruh psikoedukasi laktasi berbasis web terhadap motivasi ibu nifas dalam
pemberian ASI di Puskesmas Tenggilis Surabaya.
Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperiment dan
dirancang One Group Pretest-Postest. Populasi sebanyak 90 ibu nifas. Besar sampel
73 responden. Pengambilan sampel dengan Accidental Sampling. Variabel
independen Psikoedukasi Laktasi. Variabel dependen Motivasi ibu nifas dalam
pemberian ASI. Instrumen kuesioner BMIMS dan web psikoedukasi laktasi dan
lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon sign rank test dengan
derajat kemaknaan α = 0.05.
Hasil penelitian menunjukan hampir seuruhnya (84,9%) psikoedukasi laktasi
tuntas, dan hampir seluruhnya tingkat motivasi tinggi. Anlisis data menggunakan uji
wilcoxon dengan menggunakan derajat kemaknaan α = 0,05. Didapatkan hasil dari uji
statistik yang telah dilakukan menggunakan Wilcoxon sign runk test didapatkan p =
0,001, dimana 0,001 merupakan <0,05 maka dari itu H1 diterima. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa ada pengaruh psikoedukasi laktasi berbasis web terhadap
motivasi ibu nifas dalam pemberian ASI di Puskesmas Tenggilis Surabaya.
Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah psioedukasi laktasi berbasis web dapat
meningkatkan motivasi pada ibu nifas dalam pemberian ASI. Sehingga diharapkan
psioedukasi laktasi berbasis web ini dapat dijadikan media dalam menyapaikan
edukasi