Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP TEKNIK MENYUSUI PADA IBU NIFAS DI RUANG NIFAS RSI SURABAYA JEMURSARI

    Get PDF
    Pemberian ASI kepada bayi merupakan kewajiban ibu menyusui, jika ibu menginginkan manfaat ASI yang optimal harus mengetahui teknik menyusui yang benar. Penelitian dilaksanakan di Ruang Nifas RSI Surabaya Jemursari, bulan Juli 2024. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian edukasi dengan media audiovisual terhadap teknik menyusui pada ibu nifas di Ruang Nifas RSI Surabaya Jemursari. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasy eksperimental design pendekatan non–equivalent control–group before–after design. Populasi 80 orang, sampel 66 responden, pengambilan sampel probability sampling teknik simple random sampling. Variabel independent pemberian edukasi dengan media audiovisual, variabel dependen teknik menyusui. Instrumen video teknik menyusui yang dibuat peneliti dan lembar observasi. Analisa data Uji Wilcoxon Signed Test dan Mann Whitney Test (α=0,05). Hasil menunjukkan dari 33 respoden kelompok kontrol teknik menyusui pada pretest hampir seluruhnya kurang baik (90,9%), posttest hampir seluruhnya kurang baik (78,8%). Dari 33 responden kelompok intervensi teknik menyusui pada pretest sebagian besar kurang baik (63,6%), posttest hampir seluruhnya baik (84,8%). Hasil Uji Wilcoxon kelompok kontrol didapatkan nilai ρ = 0,046, sedangkan kelompok intervensi nilai ρ = 0,001. Hasil Uji Mann Withney posttest kelompok kontrol dan kelompok intervensi adalah ρ = 0,001 atau α < 0,05 artinya ada pengaruh pemberian edukasi dengan media audiovisual terhadap teknik menyusui. Pemberian edukasi media audiovisual meningkatkan ketrampilan ibu dalam teknik menyusui di Ruang Nifas RSI Surabaya Jemursari. Perawat sebagai edukator dapat menarik minat dan keinginan responden untuk lebih memahami pentingnya teknik menyusi dengan benar

    HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI INTERNA RSI DARUS SYIFA BENOWO

    Get PDF
    Diabetes melitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolic menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif, akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah atau hiperglikemia. Penderita Diabetes Melitus harus memperhatikan pola makan yang meliputi jadwal, jumlah, dan jenis makanan yang dikonsumsi.Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus di Poli Interna RSI Darus Syifa’ Benowo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan rancangan bangunan penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling terhadap 30 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar koesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (95.0%) responden memiliki pola makan tidak baik dengan gula darah tinggi. Hasil uji statistik dengan menggunakan menggunakan rank spearmen didapatkan bahwa nilai signifikansi p sebesar 0.00, karena p < 0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima.. Pola makan yang baik sesuai dengan program diet pasien diabetes melitus dapat mengontrol kadar gula darah. Diharapkan pasien diabetes melitus dapat menjalankan pola makan dengan baik

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KELUARGA PASIEN ICU DI RUANG ICU RSI DARUS SYIFA SURABAYA

    Get PDF
    Pengobatan dan perawatan selama di ICU menimbulkan dampak psikologi tidak hanya pada pasien namun berdampak pada keluarga. Beban perawatan yang ditanggung keluarga pada anggota keluarga yang mempunyai penyakit kritis dapat berdampak pada kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktorfaktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien yang mendapatkan perawatan di ruang ICU. Desain penelitian adalah deskriptif korelasional pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian semua keluarga pasien di ruang ICU RSI Darus Syifa Surabaya sebanyak 32 pasien.Besar sampel diambil dengan tehnik consecutive sampling. Instrument penelitian ini berupa checklist dan kuesioner HARS. Data dianalisa dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden didapatkan setengahnya (50,0%) memiliki tingkat kecemasan ringan. Hasil uji analisis Rank Spearman menggunakan SPSS dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 didapatkan ada hubungan antara faktor jenis kelamin dengan nilai ρ = 0,003, faktor tingkat pendidikan dengan nilai ρ =0,018, faktor pengalaman dengan nilai ρ =0,004, faktor informasi dengan nilai ρ =0,019 dan tidak ada hubungan antara faktor usia dengan nilai ρ = 0,623, faktor pekerjaan dengan nilai ρ = 0,268 dengan tingkat kecemasan Pada KeluargaPasien di Ruang ICU RSI Darus Syifa Surabaya. Simpulan dari penelitian adalah ada hubungan antara faktor jenis kelamin, tingkat Pendidikan, pengalaman, informasi dan tidak ada hubungan antara faktor usia, faktor pekerjaan dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien di Ruang ICU RSI Darus Syifa Surabaya. Dengan demikian diharapkan keluarga pasien untuk mengelola stres dan kecemasan mereka dengan lebih efektif selama pasien dirawat di IC

    FAKTOR YANG MEMENGARUHI BEBAN KERJA PADA OPERATOR CONTAINER CRANE (CC) DI TERMINAL PETIKEMAS NILAM SURABAYA

    Get PDF
    Penyebab terjadinya kecelakaan pada aktivitas pekerjaan operator CC yaitu jarak anak tangga yang terlalu dekat dan kondisi anak tangga yang tergenang udara, kurang waspada dalam bekerja, putusnya sling dan tidak pernah melakukan riksa uji pada lift, penerapan prosedur kerja dan pemakaian alat pelindung diri yang masih kurang 3. Menganalisis pengaruh faktor internal meliputi umur, status gizi, motivasi, kepuasan dan persepsi secara parsial terhadap beban kerja Operator Container Crane (CC) di Terminal Petikemas Nilam Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian analitik kuantitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Cross Sectional yaitu penelitian yang dilakukan dalam kurun waktu yaitu saat penelitian di lapangan. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh positif antara lansia awal terhadap beban kerja sangat tinggi dengan nilai B sebesar 1,522. Tidak ada pengaruh antara status gizi kurus terhadap beban kerja sangat tinggi dengan nilai B sebesar 0,000. Tidak ada pengaruh antara status gizi normal terhadap beban kerja sangat tinggi dengan nilai B sebesar 0,000. Terdapat pengaruh negatif antara status gizi sebelum obesitas terhadap beban kerja sangat tinggi dengan nilai B sebesar -0,693. Terdapat pengaruh negatif antara motivasi tinggi dan motivasi sedang terhadap beban kerja dengan nilai B sebesar -21,608 dan -21896. Pada kepuasan 1 diketahui bahwa terdapat pengaruh positif antara tidak puas dengan beban kerja sangat tinggi dengan nilai B 0,336. Terdapat pengaruh positif persepsi rendah terhadap beban kerja sangat tinggi dengan nilai B sebesar 2,303. Tidak ada pengaruh persepsi sedang terhadap beban kerja sangat tinggi dengan nilai B sebesar 0,000. Menjalin komunikasi terbuka antara atasan dan karyawan untuk memastikan bahwa beban kerja dipahami dan dikelola dengan baik. Diskusi tentang beban kerja dan harapan dapat membantu mengurangi persepsi negatif

    PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN KUSTA DENGAN KECACATAN DI PUSKESMAS TALANGO KABUPATEN SUMENEP

    Get PDF
    Penyakit Kusta merupakan salah satu penyakit menular yang ada di Indonesia. Dalam wilayah Jawa Timur penyakit kusta menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Kusta merupakan penyakit yang dapat memberikan banyak efek negatif bagi penderitanya, baik secara mental dan secara fisik seperti kecacatan yang terlihat pada tubuh orang yang menderita penyakit kusta. Keluarga yang merawat penderita kusta merasakan beban baik secara psikologis mengenai pandangan negative dari masyarakat dan beban fisik karena pengobatan klien kusta memakan waktu hingga berbulan-bulan sehingga keluarga seringkali mengalami stress dan tidak bisa memberikan perawatan bagi klien secara optimal. Metode pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak sepuluh partisipan dan memiliki pengalaman keluarga dalam merawat pasien kusta dengan kecacatan dengan menggunakan pusposive sampling. Pengumpulan data menggunakan in-depth interviews dengan pedoman wawancara dan cacatan lapangan, hasil dari pengumpulan data dianalisis menggunakan theme analysis. Hasil penelitian ini menghasilkan lima tema utama yang dapat mempengaruhi yaitu 1) tingkat kognitif keluarga, 2) respon psikologis, 3) penatalaksanaan medis, 4) proses berduka, 5) support system. Pada tema yang telah di temukan berkaitan dengan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari dalam merawat pasien kusta dengan kecacatan. Pentingnya pengetahuan keluarga tentang kusta dan perawatan penyandang disabilitas kusta di masyarakat. Kurangnya pemahaman dan pengetahuan di kalangan keluarga membuat sulitnya memberikan perawatan yang tepat, sehingga menyebabkan kecacatan fisik

    PENGARUH TELENURSING (E-LEAFLET) TENTANG REHIDRASI ORAL DAN ZINC TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KEPUTIH SURABAYA

    Get PDF
    Pengetahuan ibu terkait penanganan diare pada balita penting untuk mencegah dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan melalui telenursing (e-leaflet) tentang rehidrasi oral dan zinc terhadap pengetahuan ibu yang mempunyai balita. Desain penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test. Sampel penelitian terdiri dari 30 ibu balita yang dipilih secara probability sampling dari populasi ibu balita di wilayah Puskesmas Keputih Surabaya. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan. Selanjutnya data dianalisis menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 53% responden memiliki pengetahuan yang cukup dan 3% memiliki pengetahuan yang kurang. Setelah intervensi, 90% responden menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan 27 responden memiliki pengetahuan yang baik. Analisis Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan nilai probabilitas ρ = 0,000 (ρ < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari pendidikan kesehatan melalui telenursing (e-leaflet) terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang rehidrasi oral dan zinc. Simpulan penelitian ini adalah bahwa telenursing (e-leaflet) efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang rehidrasi oral dan zinc. E-leaflet dapat disebarkan dengan mudah melalui internet dan murah sehingga bisa menjangkau lebih banyak ibu yang mempunyai balita

    HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

    Get PDF
    Kehadiran media sosial mengubah cara berinteraksi seseorang secara offline serta penyalahgunaannya seperti pelecehan dan cybercrimes yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mental seperti gangguan kecemasan hingga depresi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir prodi D3 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 58 mahasiswa tingkat akhir Prodi D3 Keperawatan Unusa, jumlah sampel sebanyak 51 mahasiswa dengan cara pengambilan sampel menggunakan metode Probability sampling dengan teknik Simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Social Network Time Usage (SONTUS) dan kuesioner Beck Depression Inventory (BDIII) melalui google form. Analisa data menggunakan uji korelasi rank spearman (α =0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tingkat akhir prodi D3 Keperawatan UNUSA sebagian besar memiliki tingkat intensitas penggunaan media sosial di tingkat sedang, sebanyak 26 mahasiswa (51%). selain itu, sebagian besar mahasiswa juga memiliki depresi di tingkat sedang sebanyak 28 mahasiswa (55%). Hasil uji rank spearman didapatkan nilai ρ = 0,331 > α (0,05), artinya tidak ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir program studi D3 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat depresi, sehingga diharapkan dapat mengontrol diri dalam menggunakan media sosial dan bijak dalam memilih konten supaya bisa mendapatkan manfaat dari penggunaan media sosial

    HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN SELF ACCEPTANCE PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD SIDOARJO

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dukungan sosial di pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya dengan sistem asrama yang mengharuskan santri untuk terpisah dari keluarga dan mengikuti semua kegiatan pondok pesantren secara mandiri, sehingga santri merasa tidak mendapatkan dukungan sosial dengan baik dan kesulitan dalam melaksanakan kegiatan ibadah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan dukungan sosial dengan spiritual well being pada santri putri pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Sampel santri putri PDF Ulya pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya sebanyak 110 santri yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Variabel independent dukungan sosial dan variabel dependen spiritual well being. Instrumen kuesioner menggunakan multidimensional scale of perceived sosial support (MSPSS) dan spiritual well being scale (SWBS) Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji spearmen dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan 49,1% responden memiliki dukungan sosial tinggi dan 48,2% responden memiliki tingkat spiritual well being sedang. Hasil uji spearmen didaptkan koefisiensi 0,442 dan nilai p = 0,000 < 0,05, maknanya ada hubungan dukungan sosial dengan spiritual well being pada santri yang cukup signifikan. Dukungan sosial memiliki hubungan yang positif dengan spiritual well being artinya semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin tinggi tingkat spiritual well being santri, begitupun sebaliknya. Sehingga diperlukan upaya ustadz/ustadzah untuk lebih dekat dengan santri agar dapat meningkatkan dukungan sosial santri sehingga menambah motivasi dalam beribadah

    RESILIENSI KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA STROKE: STUDI FENOMENOLOGI

    Get PDF
    Penyakit stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan yang prevalensinya selalu meningkat setiap tahun. Anggota keluarga berperan sebagai caregiver non-formal dalam membantu pemenuhan perawatan selama dua puluh empat jam. Hal tersebut dapat mengakibatkan beban pada anggota keluarga baik berupa beban fisik, psikis maupun finansial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman mendalam tarkait resiliensi keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita stroke. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap terminasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik dengan software NVivo 11. Hasil analisis wawancara mendalam menghasilkan beberapa kategori dan subtema. Beberapa subtema yang relevan dikelompokkan menjadi satu tema yang sama, sehingga dalam penelitian ini ditemukan 6 (enam) tema utama yaitu: Perspektif keluarga, dampak merawat, hambatan merawat, dukungan yang didapat, strategi koping, dan harapan keluarga. Studi ini berfokus pada pemahaman mendalam terkait resiliensi keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita stroke, dimana hasil penelitian ini menemukan enam tema utama yaitu perspektif keluarga, dampak merawat, hambatan merawat, dukungan yang didapat, strategi koping, dan harapan keluarga. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dan kolaboratif antara keluarga dan pasien stroke, untuk mencapai hasil yang optimal dalam resiliensi pada keluarga

    PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU KLIEN TENTANG PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS MODUNG BANGKALAN

    Get PDF
    Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan membutuhkan penanganan khusus. Program edukasi kesehatan yang ada di Puskesmas Modung masih belum optimal, minimnya frekuensi edukasi menjadi kendala dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku pencegahan diabetes mellitus di Puskesmas Modung Bangkalan. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experiment dengan pendekatan two group design pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan pengobatan di Puskesmas Modung Bangkalan sebesar 120 orang. Sampel terdiri dari 94 responden dengan menggunakan tehnik random sampling. Instrumen menggunakan kuisioner Diabetes Knowledge Questionaire (DKQ) sebanyak 15 pertanyaan dan kuisioner perilaku sebanyak 21 pertanyaan dengan menggunakan analisis Mann-Whitney U Test. Edukasi kesehatan diberikan melalui penyuluhan tentang pencegahan diabetes mellitus. Hasil uji statistik tingkat pengetahuan yaitu p value = 0,012 (p < 0,05) menunjukkan bahwa adanya pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan responden tentang pencegahan diabetes mellitus. Sedangkan hasil uji statistik perilaku yaitu p value = 0,218 (p > 0,05) menunjukkan tidak ada pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap perilaku responden tentang pencegahan diabetes mellitus. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes mellitus, namun belum cukup untuk mengubah perilaku pencegahan diabetes. Diperlukan intervensi yang lebih optimal dan berkelanjutan untuk memfasilitasi perubahan perilaku jangka panjang pada responden dan keluarga

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇