Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    PENGARUH FULFILLMENT PADA PENGGUNA INDIBIZ TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN NIAT MENGGUNAKAN KEMBALI LAYANAN STUDI PADA PELANGGAN WILAYAH TELKOM REGIONAL V SURABAYA SELATAN

    Get PDF
    Beberapa kebutuhan yang berbeda antara B2B dan B2C baik dari segi hubungan dengan customer, kebutuhan ataupun interaksi yang harus menjadi diperhatikan oleh beberapa sistem pada inovasi sebuah layanan. Namun disini akan membahas tentang (B2B) dan beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan hubungan bisnis-ke-bisnis (B2B) yaitu membantu manajemen mengembangkan strategi untuk meningkatkan layanan operasi perusahaan dengan pelanggan salah satunya yaitu dengan menjaga kestabilan jaringan disini PT. Telkom Indonesia telah memiliki wajah baru untuk dunia bisnis dengan hadirnya Indibiz yang merupakan jaringan koneksi internet bisnis yang stabil dengan menggunakan rasio kecepatan 1:1 serta tanpa batas FUP yang berguna untuk mendorong perkembangan bisnis menjadi lebih baik selain itu pengguan akan merasakan pelayanan yang intens 24/7 dan terhindar dari kegagalan jaringan dan juga Indibiz menjadi solusi digital yang hadir untuk membantu memaksimalkan bisnis pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fulfillment pada pengguna indibiz terhadap kepuasan pelanggan dan niat penggunaan kembali layanan. Metode penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampling non-probability sampling. Penyebaran kuisoner dibuat secara hybrid (online dan offline) dengan mendatangi para pemilik usaha yang menjadi wilayah cakupan Witel SBS dan telah mewawancarai 104 responden dalam waktu dua bulan. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara variabel jaminan layanan, daya tanggap layanan, fulfillment terhadap kepuasan pelanggan dan niat penggunaan kembali layanan. Pada grand mean sebesar 4,59 jawaban responden paling besar berada pada variabel niat penggunaan kembali layanan

    PERBEDAAN STATUS GIZI DAN PENGELUARAN PANGAN PADA IBU HAMIL ANEMIA BERDASARKAN WILAYAH PERDESAAN DAN PERKOTAAN

    Get PDF
    Anemia defisiensi zat besi dapat berdampak besar pada kesehatan ibu dan janin. Faktor penyebab anemia dapat berkaitan salah satunya dengan status gizi dan pengeluaran pangan. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh tempat tinggal ibu hamil baik di perdesaan maupun perkotaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan status gizi dan pengeluaran pangan pada ibu hamil anemia di wilayah perdesaan dan perkotaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode komparatif menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan yaitu ibu hamil anemia di wilayah perdesaan sebanyak 39 responden dan perkotaan sebanyak 31 responden. Pengumpulan data terkait status gizi dilakukan dengan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dengan pita LILA, sedangkan data pengeluaran pangan didapat dengan wawancara melalui kuisioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik mann whitney dengan p-value 0,05. Analisis univariat variabel status gizi didapatkan ibu hamil anemia di wilayah perdesaan dengan status KEK sebesar 28,2% dan di wilayah perkotaan sebesar 41,9%. Sedangkan, untuk variabel pengeluaran pangan didapatkan rata rata di wilayah perdesaan sebesar 52,69% dan di wilayah perkotaan 45,45%. Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat perbedaan pada variabel status gizi di wilayah perdesaan dan perkotaan (p-value 0,146). Namun, terdapat perbedaan pada variabel pengeluaran pangan di perdesaan dan perkotaan (p-value 0,022)

    HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PEMBERIAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KALIJUDAN SURABAYA

    Get PDF
    Kejadian diare menjadi salah satu penyebab kematian dan gizi buruk pada balita. Faktor kejadian diare disebabkan pemberian pola makan yang tidak sehat dan pengetahuan ibu yang kurang sehingga menjadi masalah tiap tahunnya mengalami peningkatan kejadian diare. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan pemberian pola makan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu yang mempunyai balita satu sampai lima tahun di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya dengan besar sampel 90 ibu balita. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan formulir FFQ pemberian pola makan. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah ibu balita yang memiliki pengetahuan kurang tentang diare sekitar 39 responden (43,3%) dan sebagian besar pemberian pola makan yang sering sebanyak 46 responden (51,1%). Terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada balita (p-value 0,000<0,05). Sedangkan, pemberian pola makan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya (p-value 0,033<05). Simpulan pada penelitian ini yaitu pengetahuan ibu dan pemberian pola makan memiliki hubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah Puskesmas Kalijudan Surabaya. Saran dari penelitian yaitu diharapkan ibu balita membiasakan pola makan yang sehat, bergizi dan teratur dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah diare pada balita

    HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU, FAKTOR LINGKUNGAN DAN FAKTOR PEKERJAAN DENGAN KELUHAN COMPUTER VISION SYNDROME (Studi Kasus di PT. PLN (Persero) UP3 Surabaya Selatan)

    Get PDF
    Perilaku penggunaan komputer dalam jangka waktu lama secara terus menerus dapat menyebabkan penyakit akibat kerja yaitu Computer Vision Syndrome (CVS). Secara global terdapat 60 juta orang mengalami CVS dan 1 juta kasus baru dilaporkan setiap tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor individu, faktor lingkungan dan faktor pekerjaan dengan keluhan CVS di PT. PLN (Persero) UP3 Surabaya Selatan. Metode penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian yaitu seluruh pekerja yang berjumlah 100 dengan menggunakan teknik total populasi. Variabel penelitian yaitu faktor individu, faktor lingkungan, faktor pekerjaan dan CVS. Pengumpulan data primer dengan survei dalam bentuk google form. Data dianalisis dengan bivariat menggunakan cross tabulation Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 pekerja terdapat 82 pekerja (82%) mengalami keluhan CVS. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara massa kerja (r= 0,641), penggunaan kacamata (r=0,601), lama penggunaan komputer (r=0,617) dan jarak mata dengan monitor (r=0,634) dengan keluhan CVS. Pengetahuan (r= 0,508), istirahat (r=0,582), riwayat kesehatan mata (0,522), warna cat ruangan (r=0,555) dan tingkat kecerahan layar (r=560) terdapat hubungan yang cukup dengan keluhan CVS. Usia (r=0,293) dan tingkat pendidikan (r=0,210) terdapat hubungan yang lemah. Terdapat hubungan yang sangat lemah pada jenis kelamin (r=0,061) dan jenis lampu (r=0,148). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara faktor individu, faktor lingkungan dan faktor pekerjaan dengan keluhan CVS di PT. PLN (Persero) UP3 Surabaya Selatan. Diharapkan perusahaan dapat memberikan edukasi dan komunikasi risiko pada pekerja mengenai CVS, melakukan cek kesehatan mata, mengganti cat ruangan yang tidak sesuai dan menerapkan rule of 20-20-20

    ANALISIS PERILAKU SANTRI DALAM MEMBACA LABEL INFORMASI NILAI GIZI PADA MAKANAN KEMASAN (STUDI DI PONDOK PESANTREN AL JAWI SURABAYA)

    Get PDF
    Kesadaran masyarakat Indonesia dalam memperhatikan komposisi dan label informasi pada pangan masih tergolong sangat rendah. Hal ini juga terjadi pada santri Pondok Pesantren Al Jawi Surabaya yang 66,8% santri tidak selalu memperhatikan dan 62,5% santri tidak selalu membaca label informasi nilai gizi yang tertera pada produk kemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku santri dalam membaca label informasi nilai gizi dengan menggunakan pendekatan teori KAP (Knowledge, Attitude, and Practice). Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini mengambil seluruh santri yang berjumlah 41 santri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan google form. Analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85,4% santri memiliki pengetahuan yang baik terkait label informasi nilai gizi, 97,6% memiliki sikap yang baik terkait label informasi nilai gizi, tetapi 85,4% santri memiliki perilaku yang kurang dalam membaca label informasi nilai gizi. Santri yang memiliki pengetahuan baik, memiliki sikap yang baik pula. Namun, hal tersebut bertolak belakang dengan perilaku santri. Santri yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik ternyata tidak memiliki perilaku yang baik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat kecenderungan santri Pondok Pesantren Al-Jawi Surabaya yang memiliki pengetahuan baik juga memiliki sikap yang baik terkait label informasi nilai gizi. Namun tidak terdapat kecenderungan antara pengetahuan dan sikap santri yang baik dengan perilaku santri dalam membaca label informasi nilai gizi. Diharapkan santri lebih peduli terhadap produk pangan kemasan yang dikonsumsinya dengan memperhatikan dan membaca label informasi nilai gizi pada makanan kemasan

    EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA MONOPOLI KERAGAMAN PANGAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA KELAS 5 DAN 6 DI SDN MARGOREJO V SURABAYA

    Get PDF
    Pengetahuan dan sikap pada anak sekolah dasar dapat diperbaiki dengan memberikan edukasi menggunakan media pembelajaran dengan membahas materi mengenai karbohidrat, protein, lemak dan serat untuk mengetahui kemampuan dalam memahami materi terutama tentang pendidikan gizi. Media pembelajaran permainan monopoli. Permainan monopoli merupakan media pembelajaran yang dimainkan diatas papan yang memiliki petak-petak dengan dua dadu dan pion sebagai alat untuk bermain. Dan media pembeljaran power point program computer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan sebelum dan sesudah edukasi gizi dengan media “Monopoli Keragaman Pangan” terhadap pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah siswa kelas 5 dan 6 di SDN Margorejo V Surabaya. Jenis penelitian yang digunkan adalah quasy eksperimental with control group design. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas 5 dan 6 SDN Margorejo V Surabaya sebanyak 103 responden. Kelompok kontrol berjumlah 47 responden dan untuk kelompok intervensi 47 responden. Pengumpulan data pengetahuan dan sikap siswa menggunakan kuesioner pertanyaan sikap dan pengetahuan tentang gizi seimbang. Pelaksanaan intervensi sebanyak tiga kali dalam 2 minggu dengan menggunakan media yaitu media monopoli dan power point. Analisis data menggunakan uji statistic Wilcoxon Signed Rank. Hasil analisis menunjukan adanya perbedaan pengetahun dan sikap sebelum dan sesudah edukasi pemberian materi keragaaman pangan dengan media monopoli dengan (p-value = 0,000), serta adanya perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi pemberian materi kergaman pangan dengan media power point dengan (p-value 0,000)

    ANALISIS PEMBERIAN YOGURT SUSU KAMBING, KURMA (Phonix Dactylifera) FORTIFIKASI ZINC TERHADAP KADAR GLUKOSA PADA TIKUS JANTAN WISTAR (Rattus Norvegicus)

    Get PDF
    Diabetes disebabkan karena adanya resistensi insulin, resistensi insulin memiliki hubungan yang erat dengan peningkatan kadar kolesterol. Susu kambing, ekstrak kurma, maupun zinc memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa dengan menurunkan peroksidasi lipid. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kadar glukosa pada hewan coba yang diberikan yogurt susu kambing dengan ekstrak kurma dan fortifikasi zinc. . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan desain post-test only control group design, yang diimplementasikan pada 40 ekor tikus putih Wistar jantan selama 14 hari dengan pembagian 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif dengan pakan standar, kelompok kontrol positif dengan diet tinggi lemak, kelompok perlakuan 1 dengan diet tinggi lemak dan yogurt 4 ml, dan kelompok perlakuan 2 dengan diet tinggi lemak dan yogurt 5 ml. Kadar trigliserida diukur menggunakan metode enzimatis kolorimetri GPO-PAP (Glycerol Peroxidase Phosphate Acid). Analisis data menggunakan uji One Way Anova. Hasil analisis menunjukkan rata-rata kadar glukosa pada kelompok perlakuan 1 (111,33 mg/dl) dan kelompok perlakuan 2 (94 mg/dl) lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol positif (158,17 mg/dl). Berdasarkan uji statistik, terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Yogurt susu kambing dengan ekstrak kurma dan fortifikasi zinc memberi efek yang bermakna dalam penurunan kadar glukosa

    GAMBARAN PENYELENGGARAAN PENYEHATAN MAKANAN DI INSTALASI GIZI RSUD GRATI KABUPATEN PASURUAN

    Get PDF
    Penyelenggaraan makanan di lingkungan rumah sakit perlu memperhatikan dan mengendalikan faktor risiko keamanan pangan. Dalam upaya penyelenggaraan makanan masih ditemukan bahwa terdapat kurangnya tindak lanjut terkait penyelenggaraan penyehatan makanan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyelenggaraan penyehatan makanan meliputi 4 komponen penelitian berdasarkan Permenkes Nomor 7 Tahun 2019. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi tentang tempat pengolahan pangan, peralatan masak, penjamah pangan, dan kualitas pangan. Jumlah informan sebanyak 8 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data dan metode. Hasil penelitian tempat pengolahan pangan di Instalasi Gizi dan pihak ketiga diketahui terdapat 3 indikator yang seluruhnya telah sesuai, peralatan masak diketahui 2 indikator di Instalasi Gizi dan 4 indikator di pihak ketiga yang seluruhnya telah sesuai, penjamah pangan diketahui 9 indikator di Instalasi Gizi dan 5 indikator di pihak ketiga yang seluruhnya telah sesuai, kualitas pangan diketahui 27 indikator di Instalasi Gizi dan 15 indikator di pihak ketiga yang seluruhnya telah sesuai berdasarkan Permenkes Nomor 7 Tahun 2019. Simpulan pada penelitian ini yaitu penyelenggaraan penyehatan makanan di Instalasi Gizi masih ditemukan indikator yang tidak sesuai dengan Permenkes Nomor 7 Tahun 2019. Upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan perbaikan terkait penyelenggaraan penyehatan makanan yang mengacu pada Permenkes Nomor 7 Tahun 2019

    HUBUNGAN KONSUMSI SERAT DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA USIA DEWASA DI WILAYAH RT 02 RW 04 KELURAHAN PAKAL SURABAYA

    Get PDF
    Beberapa tahun terakhir obesitas menjadi masalah kesehatan utama di dunia. Faktor penyebab terkait obesitas ialah pola konsumsi yaitu asupan serat yang kurang dan aktivitas fisik yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi serat dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas dewasa di wilayah RT 2 RW 4 Kelurahan Pakal Surabaya. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan metode cross sectional. Sampel sebesar 86 responden usia dewasa (19-55 tahun). Pengambilan data konsumsi serat menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ). Aktivitas fisik diambil dengan menggunakan instrumen Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Obesitas diukur menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Data tersebut diuji statistik menggunakan uji Chi Square dengan p value 0,05. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki konsumsi serat dalam kategori kurang sebesar 79%, aktivitas fisik mayoritas kategori sedang 58,1% dan mayaroritas responden berstatus gizi obesitas 44.1%. Analisis dari hasil uji bivariat menggunakan uji statistik chi square menunjukan terdapat hubungan antara konsumsi serat dengan obesitas dengan nilai 0,000 < 0,05. Hasil uji bivariat menunjukan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan obesitas dengan nilai 0,00 < 0,05

    DAMPAK PENERAPAN GREEN ACCOUNTING DAN FIRM SIZE PADA KINERJA KEUANGAN DENGAN MODERASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE (STUDI EMITEN SEKTOR PERTAMBANGAN PERIODE TAHUN 2018-2022)

    Get PDF
    Permasalahan lingkungan di Indonesia sering kali muncul akibat aktivitas perusahaan, terutama dalam hal pembuangan limbah produksi yang tidak sesuai dengan aturan kelestarian lingkungan. Limbah produksi yang berlebihan menjadi salah satu penyebab utama masalah ini, karena banyak perusahaan yang mengabaikan pengelolaan limbahnya. Sehingga dapat menyebabkan tanah longsor, banjir, dan kekeringan. Salah satu penyumbang masalah ini adalah perusahaan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan Green Accounting dan Firm Size pada Kinerja Keuangan dengan moderasi Good Corporate Governance. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan populasi perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018 – 2022 dan memperoleh sampel sebanyak 60. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan web site Bursa Efek Indonesia (BEI) atau web site resmi perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Green Accounting berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, Firm Size berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, Good Corporate Governance mampu memperkuat hubungan antara Green Accounting terhadap kinerja keuangan, dan Good Corporate Governance memperlemah hubungan Firm Size terhadap kinerja keuangan

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇