Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PEKERJA TERKAIT ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DENGAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN APAR DI PT. MASAJI TATANAN KONTAINER INDONESIA (MTKI)

    Get PDF
    Bencana adalah kejadian yang mengancam kehidupan masyarakat baik yang disebabkan karena faktor alam maupun non-alam. Kebakaran dapat merugikan jiwa raga manusia dan menurunkan citra perusahaan. Oleh karenanya maka para pekerja harus dibekali upaya penanganan kondisi darurat di tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pekerja terkait APAR dengan keterampilan penggunaan APAR. Penelitian ini menggunakan motede survey analitic dengan pendekatan crosssectional dengan jumlah sampel 45 orang yang ditarik menggunakan teknik simple random sampling. Data terkait tingkat pengetahuan diperoleh dari hasil pengisian kuesioner dan tingkat keterampilan penggunaan APAR diperoleh dari hasil pengamatan saat dilakuan praktik simulasi kebakaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan pekerja terkait APAR berada pada kategori baik (57.8%) dengan tingkat kerampilan 82.2% berada pada kategori baik. Hasil uji statistik menggunakan spearman rank menunjukkan tidak terdapat hubungan tingkat pengetahuan APAR terhadap tingkat keterampilan penggunaan APAR, dikarenakan pekerja yang berada pada kategori pengetahuan APARnya tidak baik tetapi mampu menggunakan APAR dengan baik. Peneliti menyarankan program pendidikan berkelanjutan yang fokus pada keterampilan praktis dan aspek teoritis penggunaan APAR, termasuk materi tentang jenis-jenis APAR, cara pemeliharaan, dan tipe-tipe kebakaran. Pekerja diharapkan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan perusahaan dan memanfaatkan media informasi seperti brosur, video, atau presentasi tentang penggunaan APAR

    ANALISIS KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS PADA BAGIAN PRODUKSI DI PT. GUNAWAN DIANJAYA STEEL

    Get PDF
    Menurut Kementerian Perindustrian dalam sektor industri manufaktur menyerap tenaga kerja sebanyak 18,25 juta, sejak tiga tahun terakhir mengalami kenaikan dari tahun 2015 hingga tahun 2018 terjadi kenaikan 17,4 persen. sektor manufaktur termasuk sektor penghasil kecelakaan kedua, sektor pertama adalah sektor konstruksi dengan penghasil kecelakaan kerja terbesar. Hal ini terbukti berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sektor konstruksi selalu berada di angka 32 % kecelakaan kerja kemudian industri manufaktur 31 %, transportasi 15 %, kehutanan 13 % dan pertambangan 9 %, maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Fault Tree Analysis di PT. Gunawan Dianjaya Steel Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melalui data laporan kecelakaan kerja perusahaan kemudian dilakukan wawancara dan dokumentasi, wawancara dilakukan kepada 7 informan yang terdiri dari informan kunci, informan utama dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut data kecelakaan kerja di PT. Gunawan Dianjaya Steel menunjukkan peningkatan setiap tahunnya, dari 13 kasus di tahun 2021, kemudian meningkat menjadi 24 kejadian di tahun 2022 dan turun menjadi 22 kasus di tahun 2023. Kecelakaan frekuensi tertinggi yaitu terjepit dengan jumlah total 18 kecelakaan, dari hasil pengkontruksian fault tree didapatkan empat faktor penyebab kecelakaan jenis terjepit yaitu faktor perilaku, mesin, lingkungan dan metode, perolehan hasil dari basic event/akar permasalahan untuk jenis kecelakaan kerja terjepit adalah 13 basic event Oleh karena itu perusahaan maupun pekerja wajib mengutamakan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja agar tidak terjadi kecelakaan yang dapat menimbulkan suatu kerugian bagi pekerja maupun perusahaan

    ANALISIS BAHAYA DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) PADA DIVISI PRODUKSI DI PT. GUNAWAN DIANJAYA STEEL. Tbk

    Get PDF
    Pada tahun 2021 terjadi sebanyak 13 kasus yang paling banyak adalah terjatuh dari ketinggian, kemudian meningkat menjadi 24 kasus pada tahun 2022, Kemudian di tahun 2023 terjadi sebanyak 22 kasus kecelakaan kerja sering terjadi di dapertemen produksi dan maintenance dikarenakan potensi bahaya di dua dapartemen tersebut tergolong berisiko tinggi dan dampaknya besar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis risiko bahaya dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada proses produksi di PT. Gunawan Dianjaya Steel. Tbk Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau deskriptif yang mendalam serta melalui triagulasi data guna memperoleh data yang berkualitas dari penelitian yang dilakukan. Informan dalam penelitian ini, adalah petugas K3 dan operator antara lain 1 informan kunci, 3 informan utama, dan 10 informan pendukung. Teknik dalam pengambilan data yaitu dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Para informan diminta untuk menjawab pertanyaan terkait dengan panduan wawancara untuk mengetahui sumber hazard, deviation, cause, consequence, level of risk, dan rekomendasi perbaikan. Diketahui terdapat 33 sumber hazard dari proses produksi. Kemudian untuk cause dan consecuences ialah 70 risiko kecelakaan kerja. Dengan nilai prosentase yaitu risiko moderate berjumlah 30% dari total tingkat, tingkat risiko high sebanyak 63% kemudian yang terakhir yaitu extreme risk atau 3% dari total tingkat risiko. Penyimpangan yang sering terjadi yaitu bekerja pada posisi yang tidak sesuai, sikap pekerja, kondisi lingkungan kerja, dan kondisi mesin kerja. Disarankan kepada para pekerja untuk selalu menggunakan APD, pentingnya kesadaran akan peraturan yang berlaku dan pelatihan tanggap darurat

    HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI DAN PENGALAMAN MASA LALU DENGAN KEJADIAN BULLYING VERBAL DI SMK NEGERI 1 SURABAYA

    Get PDF
    Permasalahan yang sering terjadi di kalangan remaja adalah bullying, yang dapat menimbulkan berbagai dampak baik secara fisik maupun psikis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi dan pengalaman masa lalu dengan kejadian bullying verbal di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Surabaya. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 11 di Sekolah Menengah Kejurusan Negeri 1 Surabaya sebesar 327 siswa. Sampel sebesar 180 responden diambil dengan teknik Proportional stratified random sampling. Variabel independen status sosial ekonomi dan pengalaman masa lalu. Variabel dependen kejadian bullying verbal. pengumpulan data menggunakan kuesioner, Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (52,8%) memiliki status sosial ekonomi tinggi, sebagian besar (52,8%) mempunyai pengalaman masa lalu baik dan hampir seluruhnya (84%) bukan korban dan (80%) bukan pelaku bullying verbal. Hasil uji korelasi rank spearman dan Chi Square dengan tingkat makna a = 0,05 didapatkan p =0,003 dan p = 0,001 < a = 0,05 (status sosial ekonomi dan kejadian bullying verbal) dan didapatkan p =0,000 dan p = 0,002 < a = 0,05 (pengalaman masa lalu dan kejadian bullying verbal) maka ada hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan pengalaman masa lalu dengan kejadian bullying verbal. Dapat disimpulkan bahwa status sosial ekonomi dan pengalaman masa lalu mempengaruhi kejadian bullying verbal. Guru dapat memberikan program pencegahan bullying kepada siswa dan juga memberikan edukasi pola asuh untuk orang tua siswa agar mengurangi terjadinya bullying verbal

    HUBUNGAN TINGKAT HARGA DIRI DENGAN KEJADIAN BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD KYAI IBRAHIM SURABAYA

    Get PDF
    Harga diri merupakan persepsi siswa terhadap nilai dan kemampuan diri sendiri yang sangat berpengaruh pada kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis. Salah satu faktor yang mempengaruhi harga diri yaitu kejadian bullying yang dialami oleh korban bullying. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat harga diri dengan kejadian bullying pada siswa sekolah dasar. Desain penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari siswa kelas VI di Sekolah Dasar Kyai Ibrahim Surabaya sebesar 110 siswa, dengan total sampel 86 responden yang menggunakan teknik probality sampling yaitu proportional stratified random sampling. Variabel independen adalah harga diri dan variabel dependen yaitu bullying. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengahnya sebanyak 39 responden (45,3%) harga diri dengan kategori tinggi dan hampir setengahnya sebanyak 38 responden (44,2%) mengalami kejadian bullying dengan kategori rendah. Hasil Analisa data ρ = 0,002 < α (0,05), yang menunjukkan bahwa H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara variabel harga diri dengan kejadian bullying. Tingkat harga diri berhubungan dengan kejadian bullying. Perawat dapat berperan dalam mengidentifikasi masalah yang berisiko mengalami kesehatan mental, mengedukasi, memberikan bantuan pada korban kejadian bullying

    HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN SKALA NYERI DISMENOREA PADA SISWI KELAS X DI SMA ASSA’ADAH BUNGAH GRESIK

    Get PDF
    Nyeri Dismenorea yang dialami oleh siswi di SMA Assa’adah disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik dan IMT yang kurang maupun berlebih. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan indeks massa tubuh dengan skala nyeri dismenorea pada siswi kelas X di SMA Assa’adah Bungah Gresik. Jenis penelitian studi deskriptif korelatif menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain crossectional. Populasi adalah siswi kelas X di SMA Assa’adah Bungah Gresik, dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang dengan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis dengan menggunakan uji Spearman Rank dengan signifikansi <0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik sedang sebanyak 75%, responden hampir setengahnya memiliki IMT normal sebanyak 42,2%, dan responden hampir setengahnya mengalami nyeri dismenorea sedang sebanyak 40,6%. Hasil menunjukkan terdapat hubungan aktivitas fisik dengan skala nyeri dismenorea pada siswi kelas X di SMA Assa’adah Bungah Gresik (p = 0,002). Terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan skala nyeri dismenorea pada siswi kelas X di SMA Assa’adah Bungah Gresik (p = 0,000). Kesimpulannya, pada penelitian ini aktivitas fisik dan indeks massa tubuh berhubungan dengan skala nyeri dismenorea, aktivitas fisik yang rendah akan mempengaruhi indeks massa tubuh menjadi overweight dan dapat menyebabkan skala nyeri dismenorea berat. Diperlukan perubahan pola hidup yang sehat dan melakukan aktivitas fisik minimal seminggu sekali dengan durasi waktu minimal 30 menit

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS BANYU URIP SURABAYA

    Get PDF
    Pengobatan Tuberkulosis yang membutuhkan jangka waktu panjang menyebabkan penderita menjadi malas minum obat. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kepatuhan minum obat penderita tuberculosis dengan diberikan dukungan keluarga yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada penderita TB Paru di Puskesmas Banyu Urip Surabaya. Metode Penelitian ini bersifat analitik Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi seluruh penderita TB Paru di Puskesmas Banyu Urip Surabaya sebanyak 39 responden menggunakan Teknik Total Sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah Dukungan Keluarga dan variabel dependen adalah Kepatuhan Minum Obat. Instrumen Penelitian yang digunakan adalah Lembar Kuisioner dari Dukungan Keluarga dan Kuisioner Kepatuhan Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS). Analisa data menggunakan Uji Rank Spearman dengan α = 0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 39 responden terdapat 31 responden (79,5%) Kepatuhan minum obat kategori tinggi dan 28 responden (71,8%) dukungan keluarga baik. Berdasarkan hasil Uji Rank Spearmean dengan nilai tingkat kemaknaan α = 0,05 dan nilai koefisien 0,833 yang artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat, dengan kekuatan hubungan sangat kuat. Dukungan keluarga sangat penting dalam pengobatan penderita TBC. Dukungan ini akan memberikan efek positif terhadap pengobatan dan mengurangi masalah resistensi Obat Anti Tuberculosis

    HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN PENDERITA HIPERTENSI DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD SYARIFAH AMBAMI RATO EBU BANGKALAN

    Get PDF
    Prevalensi hipertensi di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Penyebab terjadinya hipertensi karena gaya hidup seperti tidak mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi, tidak rutin berolahraga, dan tidak mengontrol berat badan. Maka diperlukan adanya pencegahan dari penyakit hipertensi salah satunya self-efficacy terhadap kemampuan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan manajemen perawatan diri pada pasien penderita hipertensi di poli penyakit dalam RSUD Syamrabu Bangkalan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien penderita hipertensi di poli penyakit dalam RSUD Syamrabu Bangkalan. Besar sampel sebesar 64 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel independen adalah self-efficacy dan variabel dependen adalah manajemen perawatan diri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Pengambilan data menggunakan data primer. Analisa data yang digunakan adalah uji Rank Spearman dengan tingkat signifikan α=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruhnya 53 (82,8%) responden memiliki tingkat self-efficacy tinggi dan memiliki tingkat manajemen perawatan diri baik. Hasil uji Rank Spearman menunjukkan ada hubungan yang sangat kuat antara self-efficacy dengan manajemen perawatan diri pada pasien penderita hipertensi di poli penyakit dalam RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah apabila self-efficacy tinggi maka manajemen perawatan dirinya juga tinggi. Diharapkan penderita hipertensi dapat mengikuti arahan dari tenaga kesehatan, menjaga pola makan, dan rutin melakukan olahraga agar tekanan darah dapat terkontrol dan tidak sampai memperburuk kondisinya

    HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS SAWAHAN KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Pelayanan Puskesmas masih banyak dijumpai kelemahan sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan masyarakat. Hal ini ditandai dengan masih adanya berbagai keluhan masyarakat tentang pelayanan publik yang disampaikan melalui media massa, sehingga dapat menimbulkan citra yang kurang baik terhadap aparatur pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Sawahan Kota Surabaya. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah semua pasien atau orang tua yang mendampingi anak yang berkunjung di Puskesmas Sawahan kota Surabaya. Jumlah populasi sejumlah 2305 dan sampel menggunakan rumus slovin tingkat kesalahan 5% sejumlah 342 responden. variabel indenpenden yaitu kualitas pelayanan kesehatan memiliki hubungan dengan variabel dependen yaitu tingkat kepuasan pasien. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner tentang kualitas pelayanan kesehatan dan tingkat kepuasan pasien dan analisa data menggunakan uji chi square. Identifikasi kualitas pelayanan kesehatan diperoleh sebagian besar (62,28%) menilai kualitas pelayanan kesehatan sangat baik, identifikasi tingkat kepuasan pasien diperoleh sebagian besar (55,26%) menilai tingkat kepuasan pasien sangat puas, dan analisis chi square untuk hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Sawahan Kota Surabaya yaitu P-value 0,009. Pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan kepada masyarakat harus berkualitas baik atau sekurang-kurangnya sesuai yang diharapkan masyarakat, maka hal tersebut dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat yang berobat di Puskesmas Sawahan dan dapat berobat kembali ke Puskesmas

    PENGARUH SENAM DIABETES TERHADAP PEMAKNAAN HIDUP DAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS WONOKROMO KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Latihan fisik pada penderita DM berperan penting mengendalikan kadar gula darah, akibatnya jika tidak melakukan aktivitas fisik secara rutin akan berdampak pada peningkatan kadar gula darah. dimana saat melakukan latihan fisik terjadi peningkatan pemakaian glukosa sehingga menyebabkan penurunan glukosa darah. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Senam Diabetes terhadap pemaknaan hidup dan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di puskesmas wonokromo. Desain Penelitian menggunakan Quasi-Experimental dengan pendekatan Non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini pasien diabetes mellitus tipe 2. Sampel Penelitian ini sebagian pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Wonokromo sebanyak 80 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Variabel Independen penelitian adalah senam diabetes. Variabel Dependen penelitian adalah pemaknaan hidup dan kadar gula darah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner MLQ dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank test dengan signifikansi 0,05. Hasil uji statistik wilcoxon sign rank test pada kelompok perlakuan didapatkan sebagian besar usia >60 tahun (75%). Pengaruh senam diabetes terhadap pemaknaan hidup didapatkan p=0,000 yang berarti terdapat pengaruh senam diabetes terhadap pemaknaan hidup. Sedangkan uji statistik Wilcoxon sign rank test pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah juga sebagian besar berusia >60 tahun (75%). Pada kelompok perlakuan didapatkan hasil p=0,000 yang berarti terdapat pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ditemukan bahwa senam diabetes memiliki pengaruh terhadap pemaknaan hidup dan kadar gula darah. Senam diabetes merupakan salah satu aktifitas fisik yang sangat efektif jika dilakukan secara rutin. olahraga yang mengikuti serangkaian gerak berurutan akan menguatkan dan mengembangkan otot dan semua bagian tubuh

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇