Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    ANALISIS PEMBERIAN YOGURT SUSU KAMBING DENGAN EKSTRAK KURMA (Phoenix dactylifera) DAN FORTIFIKASI ZINK TERHADAP KADAR LDL (Low Density Lipoprotein) PADA TIKUS PUTIH WISTAR JANTAN (Rattus novergicus)

    Get PDF
    Peningkatan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama terjadinya penyakit jantung koroner. Upaya untuk mencegah terjadinya peningkatan pada kadar LDL adalah dibutuhkannya pengembangan produk pangan fungsional yang dapat membantu menurunkan kadar LDL dan memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan yaitu yogurt susu kambing dengan penambahan kurma dan zink. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kadar LDL pada tikus putih wistar jantan (Rattus novergicus) yang diberi yogurt susu kambing dengan ekstrak kurma (Phoenix dactylifera) dan fortifikasi zink. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan desain post test only control group design dengan subjek yang digunakan adalah tikus wistar jantan yang berusia 12 minggu dengan berat badan 150-250 gr dengan kriteria yang telah ditentukan. Subjek dibagi menjadi 4 kelompok yang terdiri 10 subjek per kelompok. Dosis dibagi menjadi 2 yaitu (1) dosis 4 ml dan (2) dosis 5 ml. Kadar LDL diukur menggunakan metode Indirek (formula Friedewald). Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil dari uji lanjutan Post Hoc LSD (p-value- <0,05) didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kadar LDL pada tiap kelompok perbadingan, akan tetapi pada kelompok negatif (K-) dengan kelompok perlakuan (J2) dengan nilai signifikansi 0,159 (>0,05), maka dapat di artikan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar LDL yang signifikan pada dua kelompok tersebut, sehingga disimpulkan bahwa yogurt susu kambing dengan ekstrak kurma dan fortifikasi zink dapat mencegah peningkatan kadar LDL pada tikus putih wistar jantan yang diberi diet tinggi lemak

    HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN ASUPAN NATRIUM DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS SIWALANKERTO KOTA SURABAYA

    Get PDF
    Lansia merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Seiring meningkatnya usia, terjadi perubahan dalam struktur dan fungsi pada sel, jaringan serta sistem organ. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi yaitu kurangnya pengetahuan serta konsumsi makanan bernatrium tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan asupan natrium dengan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja UPT. Puskesmas Siwalankerto Kota Surabaya. Jenis peneitian ini adalah cross-sectional. Sampel yang digunakan sebesar 45 lansia di wilayah kerja UPT. Puskesmas Siwalankerto Kota Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data terkait menggunakan kuisioner, form SQ-FFQ dan spigmo manometer. Analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi Rank Spearman. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas lansia di wilayah kerja UPT. Puskesmas Siwalankerto Kota Surabaya memiliki pengetahuan gizi yang baik yaitu sebanyak 23 responden (51,1%), memiliki asupan natrium yang cukup yaitu sebanyak 27 responden (60,0%) dan mengalami pre hipertensi yaitu sebanyak 31 responden (68,9%). Berdasarkan uji hubungan antara pengetahun gizi dengan tekanan darah didapatkan p-value 0,016 (< 0,05) dan asupan natrium dengan tekanan darah didapatkan p-value 0,000 (< 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dan asupan natrium dengan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja UPT. Puskesmas Siwalankerto Kota Surabaya

    PENILAIAN ATRIBUT SURVEILANS KESEHATAN HAJI BERDASARKAN PERSEPSI PETUGAS SURVEILANS DI BALAI BESAR KEKARANTINAAN KESEHATAN SURABAYA

    Get PDF
    Setiap tahun, jumlah jamaah haji meningkat, membawa risiko kesehatan lebih tinggi serta meningkatnya kasus jamaah yang gagal berangkat atau meninggal. Surveilans kesehatan haji penting untuk memastikan jamaah tiba sehat dan bebas dari penyakit menular. Fokus utama adalah identifikasi, pelacakan, dan pengendalian penyebaran penyakit. Penelitian ini bertujuan menilai sistem surveilans kesehatan haji di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya pada tahun 2024 berdasarkan persepsi petugas. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas PKSE di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, yaitu 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dengan instrumen berupa lembar kuesioner yang disebarkan secara tertutup. Penelitian ini telah dinyatakan laik etik yang tercantum dalam no. 198/EC/KEPK-S1/06/2024 Hasil penilaian ini didapatkan persentase atribut kesederhanaan mencapai 95,0%, fleksibilitas 95,0%, akseptabilitas 100,0%, ketepatan waktu 80,0%, kualitas data 80,0%, dan stabilitas data mencapai 100,0%, ini menunjukkan bahwa sistem surveilans kesehatan haji di BBKK Surabaya tahun 2024 sudah memenuhi 6 atribut surveilans. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa atribut surveilans kesehatan haji di BBKK Surabaya pada tahun 2024 secara keseluruhan dinilai baik. Namun, untuk meningkatkan efektivitasnya Sehingga saran bagi instansi yaitu pembaruan sistem secara berkala harus dilakukan untuk mengikuti perkembangan metode dan teknologi, serta penerapan sistem pengumpulan dan pelaporan data real-time dengan prosedur operasional yang jelas perlu dipastikan untuk pelaporan yang tepat waktu

    PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI MELALUI MEDIA FOOD MODEL ISI PIRINGKU TERHADAP SIKAP IBU BALITA STUNTING USIA 24-59 BULAN DI DESA JRENGIK KABUPATEN SAMPANG-MADURA

    Get PDF
    Stunting pada balita memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan usianya. Stunting membuat anak mengalami penurunan kemampuan kognitif dan prestasi belajar juga terganggunya perkembangan otak. Peran orang tua terutama sikap ibu sangat penting dalam pemenuhan gizi anak untuk menghadapi pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi melalui media food model ”isi piringku” terhadap Sikap Ibu Balita stunting usia 24-59 bulan di Desa Jrengik Kabupaten Sampang-Madura. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Eksperimental, dengan rancang bangun one group pre-post-test design. Populasi penelitian adalah ibu balita yang memiliki balita stunting di Desa Jrengik Kabupaten Sampang-Madura. Jumlah sampel sebanyak 35 ibu balita. Variabel terikat penelitian ini yaitu sikap ibu balita stunting dan variabel bebas penelitian ini yaitu edukasi dengan media food model. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 35 ibu balita yang memiliki sikap baik sebelum diberikan edukasi sebesar 5,7%. Sedangkan sesudah diberikan edukasi prevalensi ibu yang memiliki sikap baik meningkat menjadi 45,7%. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media food model “isi piringku” dengan nilai (p value = 0,001). Sehinnga terdapat pengaruh pemberian edukasi melalui media food model “isi piringku” terhadap sikap ibu balita stunting usia 24-59 bulan

    ANALISIS VALUE FOR MONEY DAN PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN TERHADAP KEPUTUSAN ANGGARAN DAN REALISASI DALAM UPAYA MENCAPAI TARGET LABA (STUDI KASUS PADA: BUMD PT BOJONEGORO BANGUN SARANA TAHUN 2022-2023)

    Get PDF
    Penyusunan instrumen perencanaan dan pengendalian berupa anggaran diperlukan perusahaan dalam mengarahkan perusahaan ke arah pencapaian target laba dan deviden, begitupula dengan BUMD PT BBS dimana keputusan anggaran tertuang di dalam Renbis 5 Tahun yang kemudian dijabarkan secara rinci dalam RKA di setiap tahun. Latar belakang dari penelitian ini salah satunya karena keputusan anggaran Tahun 2023 kurang berefleksi terhadap realisasi kinerja dan keuangan tahun sebelumnya, target laba dan dividen yang tinggi pada Tahun 2023 tidak sebanding dengan kondisi pendapatan di Tahun 2023 yang lebih sedikit dibandingkan Tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas; efisiensi; dan keekonomisan keputusan anggaran dan realisasi Tahun 2023 BUMD PT BBS dalam upaya mencapai laba perusahaan daerah, sehingga dapat menjadi acuan dalam pembuatan keputusan anggaran tahun selanjutnya serta mengetahui implementasi akuntansi pertanggungjawaban BUMD PT BBS kaitannya sebagai pendorong perusahaan guna mencapai laba perusahaan daerah. Pengukuran tingkat efektivitas, efisiensi, dan keekonomisan terhadap keputusan anggaran dan realisasi dalam penelitian ini dianalisis menggunakan value for money. Analisis lebih lanjut menggunakan akuntansi pertanggungjawaban dilakukan karena BUMD PT BBS tidak mencapai target pada Tahun 2023 sehingga didapatkan alasan yang menjadi penyebab tidak tercapainya target tersebut. Anggaran akan dilakukan analisis mulai dari penyusunan dan perencanaannya, hingga pengendaliannya yang tentunya dalam analisisnya dibandingkan dengan realisasi. Hasil penelitian menggunakan alat analisis di atas, yakni: Keputusan anggaran dan realisasi BUMD PT BBS pada Tahun 2023 dalam upaya mencapai laba perusahaan daerah tidak efektif dan kurang efisien, namun sangat ekonomis. Implementasi akuntansi pertanggungjawaban pada BUMD PT BBS sudah berjalan sesuai ketentuan teori akuntansi pertanggungjawaban, namun belum memadai karena beberapa syarat akuntansi pertanggungjawaban yang belum diterapkan secara maksimal dan masih ada karakteristik akuntansi pertangungjawaban yang belum terpenuhi

    PENGARUH EKSTRAK DAUN CEMPEDAK (Artocarpus champeden) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus L.) OBESITAS YANG DIINDUKSI DIET TINGGI LEMAK

    Get PDF
    Latar Belakang: Kolesterol total menjadi salah satu kondisi abnormalitas lipoprotein darah yang menyebabkan terbentuknya hiperlipidemia dan aterosklerosis. Ekstrak daun cempedak (Artocarpus champeden) mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, saponin, steroid, dan tannin, dipercaya mempunyai efek antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-hiperlipidemia. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun cempedak (Artocarpus champeden) terhadap kadar kolesterol total pretest dan posttest pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) obesitas yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan pretestposttest control group design, dilakukan selama 30 hari menggunakan hewan coba tikus putih jantan galur wistar berjumlah 25 ekor dengan berat badan 100-110 gram dan berumur 2 bulan. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu K- diberikan pakan standar, K+ yang diberi induksi diet tinggi lemak, P1, P2, dan P3 diberi induksi diet tinggi lemak dan ekstrak daun cempedak dengan dosis 120 mg/kgBB, 360 mg/kgBB, dan 480 mg/kgBB. Kadar kolesterol total tikus diperiksa 2 kali, yaitu pemeriksaan pretest (darah diambil melalui ekor) dan pemeriksaan posttest (darah diambil melalui jantung) menggunakan alat spektrofotometri. Data yang didapatkan di uji normalitas Shapiro-Wilk kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T Test. Hasil: Hasil uji normalitas mendapatkan hasil pvalue>0,05 pada setiap kelompok. Hasil uji Paired Sample T Test pada kadar kolesterol total tikus, yaitu P1 (p=0,006), P2 (p=0,000), dan P3 (p= 0,000). Kesimpulan: Pemberian ekstrak daun cempedak (Artocarpus champeden) pada dosis minimal (120, 360, dan 480 mg/kgBB) berpengaruh pada penurunan kadar kolesterol total pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) obesitas yang diinduksi diet tinggi lemak

    PENGARUH LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, LIKUIDITAS DAN SALES GROWTH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN SUB-SEKTOR KOSMETIK DAN KEPERLUAN RUMAH TANGGA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2023)

    Get PDF
    Kinerja keuangan perusahaan digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam menjalankan usaha untuk memperoleh laba. Penilaian keberhasilan kinerja keuangan tidak hanya dilihat dari peningkatan penjualan atau pendapatan saja, namun terdapat faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam menilai kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh leverage, ukuran perusahaan, likuiditas, dan sales growth terhadap kinerja keuangan. Populasi yang digunakan adalah perusahaan sub-sektor kosmetik & keperluan rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2023. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil sebanyak 7 perusahaan dan periode pengamatan dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023. Metode nalisis data berupa uji asumsi klasik, analisis linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Likuiditas dan sales growth tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan

    PENGARUH INDUKSI EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI TULANG TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) BEROLAHRAGA DAN TIDAK BEROLAHRAGA

    Get PDF
    Latar Belakang: Tumbuhan kelor (Moringa oleifera L.) memiliki kandungan memiliki kaya sumber energi baik seperti pada daun kelor memiliki banyak senyawa berharga seperti protein, vitamin, mineral, zat besi, asam karbonat, dan antioksidan (karotenoid, flavonoid, dan fenol). Kandungan flavonoid dan mineral terutama kalsium yang memiliki kemampuan berkontribusi pada proses pembentukan tulang. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh induksi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap gambaran histologi pada tulang tikus putih (Rattus novergicus) yang berolahraga dan tidak berolahraga. Metode: penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan post test only control group design, sampel yang digunakan tikus jantan (Rattus novergicus) strain Wistar sebanyak 25 ekor. Tikus terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (CN), kontrol positif (CP), kontrol (C): standar kreatinin dosis 0,06 dan 0,01 gr/kg, MO(1): induksi ekstrak Moringa oleifera L. dosis 250 mg/kg, MO(2): induksi ekstrak Moringa oleifera L. Dosis 500 mg/kg. Kemudian pemberian aktivitas fisik (olahraga) selama 10-30 menit pada semua kelompok kecuali kontrol negatif (CN). Pada hari ke-28 seluruh hewan coba di eutanasia dan pengambilan jaringan tulang tibia untuk dilakukan pembuatan histologi dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE). Dilanjutkan pemeriksaan histologi dengan pembesaran 100x dan 400x untuk melihat persentase densitas tulang tikus berdasarkan jumlah sel osteosit. Hasil: nilai rerata densitas tulang pada kelompok kontrol negatif sebesar 96%, kontrol positif sebesar 96%, standar kreatinin sebesar 96%, kelompok MO250 sebesar 80%, dan MO500 sebesar 82%. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukan nilai p-value=0,674 yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: tidak terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap gambaran histologi (meningkatkan sel osteosit) pada tikus putih (Rattus novergicus) yang berolahraga

    HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI DENGAN KEJADIAN PEDICULOSIS CAPITIS PADA SANTRIWATI (Studi Kasus di Pondok Pesantren Baitul ‘Atiq Sumenep)

    Get PDF
    Kejadian pediculosis capitis masih banyak terjadi di lingkungan yang padat penghuni seperti pondok pesantren, panti asuhan dan asrama. Kejadian pediculosis capitis di Pondok Pesantren Baitul ‘Atiq Sumenep masih tinggi, dari 48 santriwati terdapat 38 santriwati positif mengalami pediculosis capitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara personal hygiene dan sanitasi dengan kejadian pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Baitul ‘Atiq Sumenep. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan total populasi sebanyak 48 santriwati. Variabel penelitian meliputi personal hygiene, sanitasi dan pediculosis capitis, diukur dengan angket yang telah kelaikan etik dengan nomor 069/EC/KEPK-S1/04/2024. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji univariat menunjukkan sebagian besar (56,3%) santri memiliki perilaku personal hygiene yang buruk, sebagian besar (52,1%) santri memiliki kebiasaan buruk dalam menjaga sanitasi di lingkungan Pondok Pesantren Baitul ‘Atiq dan sebagian besar (79,2%) santriwati positif pediculosis capitis. Hasil uji bivariat personal hygiene dengan kejadian pediculosis capitis memperoleh nilai koefisien kontingensi 0,431 dan sanitasi dengan kejadian pediculosis capitis memperoleh nilai koefisien kontingensi 0,313. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan yang sedang antara personal hygiene dengan kejadian pediculosis capitis dan terdapat hubungan yang lemah antara sanitasi dengan kejadian pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Baitul ‘Atiq Sumenep. Saran dari penelitian ini adalah santriwati lebih menjaga personal hygiene seperti kebersihan rambut, kulit dan pakaian. Selain itu juga menjaga sanitasi seperti kebersihan kamar, alas tidur, sprei agar terhindar dari terjadinya pediculosis capitis

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇