Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
PENGARUH PSIKOEDUKASI BERBASIS TELENURSING TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI URETEROSCOPY DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA JEMURSARI
Respon paling umum pada pasien pre operasi salah satunya adalah respon
psikologi (kecemasan). Psikoedukasi pre operasi berbasis telenursing merupakan
salah satu terapi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah kecemasan pre
oprasi Ureteroscopy. Tujuan penelitian untuk mengetahui adakah pengaruh
psikoedukasi berbasis telenursing terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien
pre operasi Ureteroscopy di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Surabaya
Jemursari.
Desain penelitian dengan menggunakan Quasy experiment dengan desain
penelitian pre post test with control group design. Populasi penelitian yaitu semua
pasien pre operasi Ureteroscopy sebesar 64 Pasien. Besar sampel yang digunakan
56 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling. Variabel independen psikoedukasi berbasis telenursing dan variabel
dependen tingkat kecemasan. Instrumen penelitian menggunakan lembar
kuesioner APAIS, media Video dan leflet. Analisa data menggunakan uji Mann
Whitney.
Hasil penelitian didapatkan hasil uji Wilcoxon kelompok kontrol
didapatkan 0.571, hasil uji kelompok intervensi didapatkan 0.001, sedangkan uji
mann whitney pada data kelompok kontrol dan kelompok intervensi adalah p =
0.001 atau p ≤ 0.05 artinya ada penurunan tingkat kecemasan sebelum dan
sesudah diberikan terapi psikoedukasi berbasis telenursing pada pasien pre operasi
Ureteroscopy di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Surabaya Jemursari.
Psikoedukasi berbasis telenursing berdampak positif terhadap tingkat
kecemasan pasien pre operasi Ureteroscopy di Instalasi Bedah Sentral Rumah
Sakit Islam Surabaya Jemursari. Psikoedukasi dapat menjadi terapi alternative
untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi dan dapat menjadi acuan
bagi pelayanan khususnya mengatasi masalah kecemasan
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA SURABAYA
Santriwati mengalami menstruasi tidak teratur, nyeri maupun
pendarahan tidak normal karena banyaknya aktivitas di sekolah maupun di Pondok
Pesantren sehingga kurangnya istirahat oleh karena itu peneliti berharap santriwati
dapat mengidentifikasi aktivitas fisik dan meminimalisir terjadi gangguan siklus
menstruasi dengan tujuan mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan siklus
menstruasi pada santriwati Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya.
Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan kohort. Populasi dan
sampel santriwati dengan jumlah 60 dan didapatkan besar sampel sebanyak 53.
Teknik pengambilan sampel Simple random sampling. Variabel independen
aktivitas fisik dan variabel dependen siklus menstruasi. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner Internasional Physical Activity Questionnaire (IPAQ).
Analisis data Uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan α<0,05.
Hasil penelitian didapatkan hampir seluruhnya (77,4%) sebanyak 41
responden melakukan aktivitas fisik berat, sebagian besar (67,9%) sebanyak 36
responden mengalami menstruasi tidak normal. Hasil analisa data ρ=0,001 (α<0,05)
menunjukkan bahwa H0 ditolak, yaitu ada hubungan aktivitas fisik dengan siklus
menstruasi pada santriwati Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya.
Aktivitas fisik berhubungan dengan siklus menstruasi. Peran perawat dalam
hal ini adalah sebagai edukator dan berkolaborasi dengan pengurus Pondok
Pesantren untuk memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi wanita terkait
menstruasi kepada santriwati Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya
HUBUNGAN PELAYANAN SISTEM RUJUKAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) KECAMATAN PACIRAN, KABUPATEN LAMONGAN
Salah satu indikator mutu pelayanan adalah kepuasan pasien, dan salah satu
faktor yang mempengaruhi kepusan pasien adalah pelayanan sistem rujukan.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pelayanan
sistem rujukan dengan tingkat kepuasan pasien di FKTP kecamatan Paciran,
Kabupaten Lamongan.
Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan
pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 98 responden dipilih melalui simple
random sampling. Penelitian ini dilakukan di salah satu fasilitas kesehatan tingkat
pertama (FKTP) Paciran pada 27 Oktober – 27 November 2024. Pengumupulan
data dilakukan melalui kuesioner, pada pelayanan sistem rujukan diukur
menggunakan model RATER, sedangkan tingkat kepuasan pasien menggunakan
kuesioner kepuasan. Analisis data menggunakan uji rank spearmen dengan tingkat
signifikan 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 98 responden sebanyak 68
responden (69,4%) menilai pelayanan rujukan baik dan sebanyak 69 responden
(70,4%) merasa puas. Hasil uji statistic Rank-Spearman didapat ρ = 0.001 yang
artinya ada hubungan pelayanan sistem rujukan dengan tingkat kepuasan pasien di
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kecamatan Paciran, kabupaten
Lamongan. Dari uji tersebut juga diperoleh angka koefisien korelasi bernilai positif
yaitu 0,776 yang artinya antara variabel X dengan variabel Y memiliki hubungan
yang sangat kuat dan bersifat searah (jenis hubungan searah).
Pelayanan sistem rujukan di Puskesmas Paciran sudah dilakukan dengan baik
dan mendapatkan penilaian yang memuaskan bagi responden. Dengan begitu,
Puskesmas Paciran perlu memonitoring pelayanan dan lebih tanggap terhadap
masalah kesehatan pasien guna memastikan tingkat kepuasan pasien tetap terjaga
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI PADA IBU HAMIL DI TPMB WACHIDAH A.Md.Keb SUKODONO SIDOARJO
Ibu hamil merupakan salah satu populasi berisiko tertular dan menularkan penyakit HIV/AIDS, Hepatitis B, dan Sifilis yang mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan kematian bayi, anak, balita. Perlu upaya memutus rantai penularan dengan pemeriksaan triple eliminasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil di TPMB Wachidah A.Md.Keb Sukodono Sidoarjo.
Metode penelitian survey analitik cross sectional dengan populasi 120 ibu hamil. Menggunakan accidental sampling, ditemukan besar sampel 100 ibu hamil. Variabel independen adalah pengetahuan, pendidikan, sikap dan variabel dependen adalah pemeriksaan triple eliminasi, instrumen penelitian berupa kuisioner. Uji statistik menggunakan uji chi square dengan tingkat signifikan ɑ = 0,05.
Hasil penelitian dari 100 responden didapatkan, hampir seluruhnya (91%) responden berpengetahuan baik, pendidikan sebagian besar (60%) menengah dan sikap menunjukkan sebagian besar (68%) kurang, untuk pemeriksaan triple eliminasi sebagian besar (52%) melakukan pemeriksaan di TM I. Dari hasil uji chi square diperoleh nilai signifikansi pengetahuan 0.041, sikap 0,011 dimana 0,05 yang berarti tidak ada hubungan.
Kesimpulan penelitian ini dengan pengetahuan ibu hamil baik dan pendidikan ibu hamil di tingkat menengah maka kepatuhan melakukan pemeriksaan triple eliminasi dilakukan di TM I sesuai anjuran, sedangkan sikap ibu hamil kurang maka kepatuhan triple eliminasi dilakukan di TM II. Diharapkan penelitian ini dapat membantu pencapaian target triple eliminasi dan memberikan informasi, pentingnya program ini bagi kesehatan
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA ANUGRAH SURABAYA
Ruptur perineum merupakan robeknya daerah otot-otot pada perineum yang dapat terjadi ketika persalinan normal, dan dampaknya rasa tidak nyaman disertai nyeri yang cukup lama setelah melahirkan. Berdasarkan studi pendahuluan bulan Februari-April 2023 dari 29 ibu bersalin, sebagian besar (68%) mengalami ruptur perineum. Senam hamil merupakan salah satu upaya pencegahan ruptur perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan senam hamil dengan kejadian ruptur perineum di Klinik Pratama Anugrah Surabaya.
Metode penelitian ini menggunakan Analitik Observasional dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Populasinya seluruh ibu bersalin di Klinik Pratama Anugrah Surabaya berjumlah 30 orang. Sampel sebesar 30 ibu bersalin dengan cara non-probabilty sampling dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel independent senam hamil dan variabel dependent ruptur perineum. Instrument menggunakan rekam medis dengan analisa data Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil penelitian ini menunjukkan sama-sama setengahnya (50%) rutin melakukan senam hamil, tidak rutin melakukan senam hamil dan sebagian besar (63,3%) mengalami ruptur perineum. Dari hasil uji statistik fisher exact test diperoleh hasil ρ value 0,000 yang menyatakan (H0) ditolak artinya ada hubungan senam hamil dengan kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di Klinik Pratama Anugrah Surabaya.
Simpulan penelitian ini semakin rutin melakukan senam hamil maka akan semakin kecil terjadinya ruptur perineum. Oleh karena itu bidan diharapkan mampu memberikan asuhan ANC terpadu dalam pelayanannya, seperti senam hamil
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PRATAMA ANUGRAH SURABAYA
Nyeri punggung merupakan gangguan yang umum terjadi pada kehamilan, ibu hamil mungkin pernah memiliki riwayat sakit punggung sebelumnya. Untuk mengatasi nyeri punggung dapat dilakukan senam yoga yang bermanfaat membentuk postur tubuh yang tegap, memurnikan saraf pusat yang terdapat di tulang punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Klinik Pratama Anugrah Surabaya.
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III di Klinik Pratama Anugrah yang berjumlah 33 ibu hamil. Sampel berjumlah 30 ibu hamil di ambil secara purposive sampling. Variable independent adalah senam yoga dan variable dependent adalah nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating dengan analisa data spearman Rank.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan senam yoga pada ibu hamil trimester III sebanyak 20 responden (66,6%) dengan skala nyeri 1-3 (Nyeri ringan). kemudian setelah dilakukan senam yoga pada ibu hamil trimester III sebanyak 21responden (70%) dengan skala nyeri 0 (tidak nyeri). Hasil uji statiStik Spearman rank di peroleh nilai signifikan p = 0,001 < 0,05 maka H1 diterima, artinya ada pengaruh senam yoga terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Klinik Pratama Anugrah Surabaya Tahun 2024.
Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh senam yoga terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III Di Klinik Pratama Anugrah Surabaya
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN RIWAYAT KELUARGA TERHADAP KEJADIAN DISMENOREA PADA MAHASISWI S1 KEBIDANAN SEMESTER 2 UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
Dismenorea merupakan nyeri perut yang timbul saat mentrsuasi, terdapat 2 faktor penyebab yaitu, faktor langsung dan tidak langsung. Di Jawa Timur jumlah remaja putri yang mengalami dismenorea sebesar 64,25% terdiri dari 54,89%dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dan riwayat keluarga terhadap kejadian dismenorea pada mahasiswi S1 Kebidanan semester 2 UNUSA.
Jenis penelitian analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi mahasiswi S1 Kebidanan semester 2 sebesar 35 orang besar sampel 35 responden dengan teknik total sampling. Variabel status gizi, riwayat keluarga, kejadian dismenorea. Instrumen yang digunakan kuesioner, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan nilai kemaknaan α=0,05.
Hasil menunjukkan hampir setengah (37,1%) responden dengan status gizi normal, sebagian besar (51,4%) responden dengan riwayat keluarga dismenorea. Dari uji statistik menunjukkan pada status gizi p=0,107>p=0,05 maka H0 diterima tidak ada hubungan status gizi terhadap dismenorea, dan pada riwayat keluarga p=0,045<p=0,05 maka H1 diterima ada hubungan riwayat keluarga terhadap dismenorea.
Simpulan bahwa status gizi tidak memiliki hubungan terhadap kejadian dismenorea dan riwayat keluarga memiliki hubungan terhadap kejadian dismenorea. Diharapkan pihak instansi akademik dapat mengedukasi mahasiswi mengenai penanganan dismenorea
HUBUNGAN JENIS PEKERJAAN IBU DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU DESA JEMUNDO KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO
Penimbangan Balita di Desa Jemundo berada pada tingkat rendah, dengan
tingkat capaian 13%. Tidak tercapainya target penimbangan balita karena adanya
faktor Pekerjaan ibu sehingga terjadi ketidaksesuaian antara jadwal posyandu dan
jadwal kerja ibu yang mengakitbatkan kesulitan dalam partisipasi balita dalam
kegiatan posyandu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jenis
pekerjaan ibu dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita di posyandu Desa
Jemundo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.
Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional. Populasi ibu balita
yang melakukan penimbangan di Posyandu Desa Jemundo Kecamatan Taman
Kabupaten Sidoarjo sebesar 311. Besar sampel 76 orang, diambil menggunakan
teknik simple random sampling. Variabel Independen adalah jenis pekerjaan.
Variabel Dependen adalah partisipasi ibu. Instrumen pengumpulan data
menggunakan kuisioner dan analisis menggunakan Uji Chi Square α = 0,01
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (59,2%) responden memiliki
pekerjaan sebagai buruh/karyawan/pegawai dan responden yang bekerja sebagai
buruh/karyawan/pegawai seluruhnya (97,8%) berpartisipasi tidak sesuai dalam
penimbangan balita. Uji Chi Square didapatkan hasil (р = 0,000) yang berarti ada
hubungan antara jenis pekerjaan ibu dengan partisipasi ibu dalam penimbangan
balita di posyandu Desa Jemundo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.
Jenis pekerjaan ibu memiliki hubungan dengan partisipasi ibu dalam
penimbangan balita di posyandu, karena jam kerja ibu yang bertepatan pada saat
pelaksanaan posyandu. Diharapkan Bidan Desa dapat memberikan konseling
mengenai pentingnya melakukan penimbangan secara rutin
PENGARUH HYPNOBIRTHING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KEPUTIH SURABAYA
Persalinan merupakan peristiwa yang sangat menegangkan bagi sebagian
besar ibu bersalin dan dapat mempengaruhi jalannya persalinan. Studi pendahuluan
yang diperoleh didapatkan 21 ibu yang bersalin terdapat 10 ibu atau sekitar 48%
mengalami kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh hypnobirthing
terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin di Puskesmas Keputih Surabaya.
Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan design quasi
eksperiment yang menggunakan one group pre-test dan one group post-test.
Populasi seluruh ibu bersalin 35 orang, besar sampel 32 orang. Pengambilan sampel
non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Variabel independen
hypnobirthing dan variabel dependen tingkat kecemasan ibu bersalin. Instrumen
SOP hypnobirthing, kusioner skala HARS. Analisa data uji Wilcoxon Sign Rank
Test dengan nilai probabilitas α=0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden sebelum intervensi
hypnobirthing, hampir seluruhnya (87.50%) mengalami kecemasan berat dan
setelah intervensi hypnobirthing sebagian besar (87.50%) tidak cemas. Hasil uji
analisis dengan Wilcoxon didapatkan nilai p = 0.00, yang mana 0.00 adalah < 0.05,
maka H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hypnobirthing
terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin di Puskesmas Keputih Surabaya.
Simpulan penelitian ini ada pengaruh hypnobirthing terhadap tingkat
kecemasan pada ibu bersalin. Oleh karena itu diharapkan seorang bidan dapat
menerapkan hypnobirthing untuk menurunkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin