Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT IGD DENGAN RESPON TIME TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT

    Get PDF
    Respon time triase yang belum maksimal di IGD dapat meningkatkan angka kecacatan dan kematian, namun pelaksanaan triase di saat kunjungan pasien ramai dapat menyebabkan respon time triase menjadi lebih lama. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang memadai bagi perawat triase untuk melaksanakan respon time triase sesuai standar.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan pengetahuan perawat IGD dengan respon time triase di IGD. Desain penelitian adalah analitik obsevasi dengan pendekatan cross sectional, Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat di IGD RS PHC Surabaya dengan teknik total sampling yaitu 20 responden. Variabel indepennya yaitu perawat IGD dan variabel dependennya adalah respon time triase. instrument penelitian menggunakan alat ukur kuesioner dan lembar observasi disertai stopwatch. Analisa data menggunakan uji rank spearman . Hasil analisis penelitian ini menunujukkan bahwa Sebagian besar pengetahuan perawat IGD adalah baik ( 557o) dan sebagian besar respon time triase responden dengan sesuai standart yaitu kurang dari 5 menit (85% ). Hasil uji menunjukkan tingkat kemaknaan u: 0,05 diperoleh Tingkat signifikan p (0,000) < u (0,05) maka ada Hubungan pengetahuan perawat Instalasi Gawat Darurat dengan respon time triase di IGD. Kesimpulannya, Pengetahuan perawat IGD RS PHC Sebagian besar baik dan Respon time triase perawat Sebagian besar sudah sesuai dengan standar yaitu 5 menit. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat IGD dan respon time triase di IGD RS PHS Surabaya

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT TUBERCULOSIS (TBC) DI WILAYAH RW 05 DESA PABEAN KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO

    Get PDF
    Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global utama walaupun pengobatannya sudah tersedia. Prevalensi kasus TBC di Indonesia yang dilaporkan dan diobati belum mencapai target Treatment Coverage (TC) yang diharapkan. Hambatan dalam penemuan kasus TBC adalah masih tingginya stigmatisasi terhadap penderita TBC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan stigma masyarakat tentang penyakit Tuberculosis (TBC) di Wilayah RW 05 Desa Pabean Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah masyarakat RW 05 Desa Pabean Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 1564 orang. Sampel sebesar 319 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan variabel dependen nya adalah stigma masyarakat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil uji korelasi rank spearman dengan tingkat makna ɑ = 0,05 didapatkan ρ < ɑ maka ada hubungan pengetahuan dengan stigma masyarakat (ρ= 0,000). Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin rendah pula stigma yang diberikan kepada seseorang. Jadi, pengetahuan memiliki peran penting untuk meminimalisir stigma negatif yang ada. Desa pabean dapat mendirikan kader khusus untuk layanan TBC sehingga dapat memberikan informasi lebih kepada masyarakat terkait TBC

    ANALISIS POLA ASUH, LAMA PENGGUNAAN SCREENTIME DAN GANGGUAN TIDUR PADA ANAK YANG MENGALAMI INTERNET DISORDER DI SEKOLAH DASAR (SD) SURABAYA

    Get PDF
    Era digital segala hal dapat diakses dengan mudah dengan bantuan internet. Perkembangan teknologi yang semakin pesat di semua kalangan, membuat para orang tua milenial begitu dekat dengan teknologi dalam mengasuh anak. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis faktor pola asuh orang tua dan lama penggunaan screentime terhadap gangguan tidur pada anak yang mengalami internet disorder di Sekolah Dasar Wilayah Surabaya. Desain Penelitian adalah analisis korelasi. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas 4 dan 5 yang ada di SD Muhammadiyah 22 Surabaya, dengan sampel 120 responden dengan teknik pengambilan Simple Random Sampling. Variabel independen penelitian ini meliputi pola asuh, lama penggunaan screentime, gangguan tidur dan variabel dependen yakni internet disorder. Instrumen penelitian ini yaitu PSQ, QueST, PSQI dan IAT. Analisa data menggunakan uji statistik Rank Spearman. Siswa di SD Muhammadiyah 22 Surabaya sebagian besar memiliki pola asuh permissive (75%), Sebagian besar menggunakan screentime (77.5%), Sebagian besar mengalami gangguan tidur (77.5%), Sebagian besar mengalami internet disorder (77.5%). Hasil analisis menunjukkan bahwa Hasil uji menunjukkan ρ 0,000 (0.000 < 0.05), yang berarti ada hubungan antara pola asuh orang tua, lama penggunaan screentime, gangguan tidur dengan internet disorder siswa di SD Muhammadiyah 22 Surabaya. Diharapkan para siswa dapat memperhatikan penggunaan internet agar tidak berlebihan menggunakan screentime dan dapat mengatur pola tidur agar menjadi lebih efektif. Dalam memberikan pola asuh orang tua juga harus tetap memperhatikan anak hendaknya menyesuaikan kebutuhan, situasi dan perkembangan anak

    PENGARUH SENAM BUGAR LANSIA DENGAN TINGKAT ANSIETAS DI POSYANDU DESA BAMBE DRIYOREJO

    Get PDF
    Masalah psikososial yang paling banyak terjadi pada lansia yaitu kesepian, perasaan sedih, depresi dan ansietas. Ansietas termasuk salah satu masalah kesehatan jiwa yang paling sering muncul. Penyebab terjadinya ansietas yaitu dikarenakan individu tersebut tidak dapat mempertahankan mekanisme koping pada dirinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam bugar lansia dengan tingkat ansietas di posyandu desa bambe driyorejo. Desain penelitian ini menggunakan Pre eksperimen one grup pra-post test design. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia yang memiliki masalah ansietas sebesar 27 orang, besar sample sebesar 25 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Variabel independen senam bugar lansia dan variabel dependen tingkat ansietas. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuisoner pre dan post test. Data dianalisa menggunakan Uji Wicolxon dengan nilai kemaknaan α = 0,005 Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan senam bugar sebagian besar (52%) mengalami kecemasan berat, setelah dilakukan senam bugar selama 4 kali dalam 2 minggu di hari kamis dan minggu menjadi hampir setengahnya (32%) yang mengalami kecemasan berat. Hasil uji wicolxon ρ = 0,000 < α = 0,005 menunjukkan bahwa ada pengaruh senam bugar dengan tingkat kecemasan. Senam bugar yang dilakukan secara rutin dapat menurunkan tingkas ansietas pada lansia, dikombinasikan dengan pola hidup sehat. Bagi responden lansia dapat menerapkan senam bugar di kehidupan sehari-hari serta menerapkan pola hidup sehat

    ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PNEUMONIA PADA PASIEN STROKE DI UNIT STROKE RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

    Get PDF
    Kejadian stroke associated pneumonia (SAP) sering terjadi pada pasien pasca stroke dan berdampak pada angka kematian pasien stroke. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian SAP pada pasien stroke di Unit Stroke Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya. Desain penelitian ini adalah kohort retrospektif menggunakan rekam medis pasien stroke tahun 2023 bulan Januari – Desember pasien stroke sebanyak 230 rekam medis pasien stroke di Unit Stroke RSUA yang dipilih menggunakan metode total sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah rekam medis data sociodemografi, skrining disfagia, hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik berganda menggunakan SPSS 28. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar pasien berjenis kelamin laki- laki (51%), mengalami stroke hemoragik (88%), memiliki riwayat hipertensi (80%), tidak memiliki riwayat diabetes millitus (74%), riwayat tidak merokok (58%), disfagia (51%). Hasil uji Chi Square menunjukan bahwa jenis kelamin (p=0,018 < α = 0,05), disfagia (p=0,019 < α = 0,05), dan riwayat merokok (p=0,045 < α = 0,05) berkorelasi positif terhadap kejadian pneumonia. Setelah dilakukan uji multivariat jenis kelamin merupakan faktor yang dominan dalam mempengaruhi kejadian pneumonia pada pasien stroke (OR=3,10). Pasien stroke laki-laki lebih rentan terkena pneumonia salah satunya memiliki riwayat merokok dan hipertensi Diharapkan pasien stroke laki-laki lebih peduli terhadap kesehatan dan mengurangi kebiasaan merokok agar tidak berisiko pneumonia

    HUBUNGAN STRESS PSIKOSOSIAL DENGAN PEMENUHAN GIZI PADA PENDERITA TUBERCULOSIS PARU DI PUSKESMAS JAGIR SURABAYA

    Get PDF
    Stress Psikososial sangat berpengaruh pada penderita TB Paru hal tersebut dapat menyebabkan rasa cemas dan bosan. Hal ini dengan adanya Pemenuhan gizi akan menjadi salah satu pada penyembuhan penderita TB Paru. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Stress Psikososial dengan Pemenuhan Gizi Pada Penderita Tuberculosis Paru di Puskesmas Jagir Surabaya . Penelitian ini menggunakan desain analtik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini sebesar 37 responden. Besar sampel yang digunakan adalah 35 responden. Pengambilan sampel menggunakan tekntik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Stress Psikososial dan dianalisis menggunakan Uji Rank Spearman dengan signifikan <0,017. Hasil menunjukkan dari 35 responden hampir setengahnya (45.7%) sebanyak 16 responden memiliki stress sedang, hampir setengahnya (40.0%) sebanyak 14 responden mengalami status gemuk. Berdasarkan uji Rank Spearman didapatkan nilai ρ=0,017 sehingga ada Hubungan stress psikososial dengan pemenuhan gizi pada penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Jagir Surabaya. Kesimpulan: Stress Psikososial berhubungan dengan pemenuhan gizi. Peran perawat dalam hal ini sebagai educator mampu memberikan inovasi terkait dengan stress psikososial pada Tuberculosis Paru

    ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS KOGNITIF PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

    Get PDF
    Serangan stroke mengakibatkan kerusakan di bagian tertentu otak sehingga mempengaruhi fungsi kognitif pasien pasca stroke. Tujuan penelitian adalah suatu faktor yang mempengaruhi penurunan kognitif, seperti usia, tingkat pendidikan, dan keparahan stroke, dapat membantu dalam pengembangan strategi rehabilitasi yang lebih efektif. Desain penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif. Dilakukan di RSUA Surabaya pada bulan Juni-Juli 2024 dengan menganalisis 250 rekam medis pasien stroke di RSUA selama satu tahun terakhir (Januari – Desember 2023). Sampel diambil menggunakan total sampling. Data sosiodemografi usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan, tekanan darah, NIHSS, pemeriksaan laboratorium dikumpulkan dan dianalisis menggunakan SPSS. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif, chi-square, Pearson correlation, dan regresi linier. Uji Pearson correlation menunjukkan bahwa hubungan signifikan antara usia, pendidikan terakhir, dan skor NIHSS, dengan status kognitif pasien stroke. Sedangkan jenis kelamin, MAP, IMT, kadar kolesterol, dan GDA, tidak menunjukkan hubungan signifikan. Uji regresi linier mengungkapkan bahwa usia, pendidikan terakhir, dan skor NIHSS bersama-sama mempengaruhi status kognitif dengan (p < 0,000), menjelaskan 16,7% variabilitas, sementara 83,33% dijelaskan oleh variable lain. Uji parsial menunjukkan pendidikan terakhir sebagai faktor dominan dengan OR = 4,567. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tingkat pendidikan seseorang cenderung semakin baik status kognitifnya setelah mengalami stroke. Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan dalam mitigasi dampak kognitif stroke dan perlunya intervensi rehabilitasi yang lebih fokus dan holistik

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA MAKAN PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU WULAN ERMA MENANGGAL SURABAYA

    Get PDF
    Ketidaktepatan dalam menjalani pola makan pada penderita hipertensi akan mempengaruhi lonjakan tekanan darah dan beresiko tinggi menimbulkan komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola makan pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Wulan Erma Menanggal Surabaya. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan crosssectional. Populasi penelitian adalah lansia penderita hipertensi di Posyandu Wulan Erma Menanggal Surabaya sebanyak 62 orang. Besar sampel sebesar 54 responden. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel independen tingkat pengetahuan, tingkat ekonomi, keterbatasan fisik dan dukungan keluarga. Variabel dependen pola makan. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisis menggunakan chi square test dengan tingkat kemaknaan = 0,05. Hasil menunjukkan dari 54 responden hampir setengahnya (44.4%) dengan tingkat pengetahuan kurang memiliki pola makan yang tidak sesuai dengan diet hipertensi, hampir setengahnya (37%) dengan keterbatasan fisik penuh memiliki pola makan yang tidak sesuai dengan diet hipertensi, hampir setengahnya (37%) dengan keterbatasan fisik penuh memiliki pola makan yang tidak sesuai dengan diet hipertensi, hampir setengahnya (33.3%) atau sebanyak 18 responden dengan dukungan keluarga baik memiliki pola makan yang sesuai dengan diet hipertensi. Berdasarkan uji chi square test didapatkan ρ = 0,000 sehingga ada hubungan antara tingkat pengetahuan, tingkat ekonomi, keterbatasn fisik dan dukungan keluarga dengan pola makan pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Wulan Erma Menanggal Surabaya. Diharapkan petugas kesehatan dan keluarga selalu mengevaluasi dan memperhatikan pola makan pada lansia hipertensi secara baik dan benar sehingga proses penyembuhan dan pencegahan komplikasi hipertensi dapat terkontrol

    HUBUNGAN SELF REGULATED LEARNING DENGAN BURNOUT ACADEMIC DAN PRESTASI MAHASISWA PASCA PANDEMIC DI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

    Get PDF
    Permasalahan yang terjadi pasca pandemic salah satunya adalah metode pembelajaran yang berubah menjadi hybrid learning sehingga mahasiswa harus mampu mengatur jadwal dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self regulated learning dengan burnout academic dan prestasi mahasiswa pasca pandemic di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 prodi sarjana keperawatan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya sebesar 158 mahasiswa. Sampel sebesar 113 responden diambil dengan teknik proportional stratified random sampling. Variabel independen mahasiswa self regulated learning. Variabel dependen burnout academic dan prestasi mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil menunjukkan sebagian besar (62,8%) mahasiswa memiliki self regulated learning sedang, sebagian besar (61,1%) mengalami burnout academic rendah, dan sebagian besar (60,2%) mempunyai prestasi baik. Setelah dilakukan uji korelasi rank spearman didapatkan ρ-value < alpha maka ada hubungan self regulated learning dengan burnout academic (ρ-value=0,003) dan prestasi mahasiswa (ρ-value=0,043). Self regulated learning sangat penting bagi mahasiswa untuk mengurangi tingkat kejenuhan belajar dan meningkatkan prestasi. Oleh karena itu, institusi sebaiknya menyediakan pelatihan dan seminar tentang self regulated learning meliputi perencanaan waktu, pengaturan tujuan, pengawasan diri

    HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN SPIRITUAL WELL-BEING PADA SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN ASSALAFI AL FITHRAH SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dukungan sosial di pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya dengan sistem asrama yang mengharuskan santri untuk terpisah dari keluarga dan mengikuti semua kegiatan pondok pesantren secara mandiri, sehingga santri merasa tidak mendapatkan dukungan sosial dengan baik dan kesulitan dalam melaksanakan kegiatan ibadah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan dukungan sosial dengan spiritual well being pada santri putri pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Sampel santri putri PDF Ulya pondok pesantren Assalafi Al Fithrah Surabaya sebanyak 110 santri yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Variabel independent dukungan sosial dan variabel dependen spiritual well being. Instrumen kuesioner menggunakan multidimensional scale of perceived sosial support (MSPSS) dan spiritual well being scale (SWBS) Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji spearmen dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan 49,1% responden memiliki dukungan sosial tinggi dan 48,2% responden memiliki tingkat spiritual well being sedang. Hasil uji spearmen didaptkan koefisiensi 0,442 dan nilai p = 0,000 < 0,05, maknanya ada hubungan dukungan sosial dengan spiritual well being pada santri yang cukup signifikan. Dukungan sosial memiliki hubungan yang positif dengan spiritual well being artinya semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin tinggi tingkat spiritual well being santri, begitupun sebaliknya. Sehingga diperlukan upaya ustadz/ustadzah untuk lebih dekat dengan santri agar dapat meningkatkan dukungan sosial santri sehingga menambah motivasi dalam beribadah

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇