Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
THE EFFECTIVENESS OF USING AUGMENTED REALITY TO IMPROVE STUDENTS ENGLISH VOCABULARY MASTERY
Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan
Augmented Reality dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa
Inggris pada siswa dan untuk mengetahui persepsi siswa setelah
menggunakan Augmented Reality sebagai media pembelajaran di salah
satu sekolah dasar di Surabaya. Desain penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian campuran atau kombinasi (kuantitatif dan
kualitatif). Data dikumpulkan dengan menggunakan pre-test, post-test,
dan kuesioner. Hasil pre-test dan post-test siswa dianalisis secara
kuantitatif menggunakan uji t sampel tidak berpasangan melalui SPSS
27, dan hasil data kuesioner dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Augmented Reality secara efektif meningkatkan
penguasaan kosakata bahasa Inggris pada siswa dengan nilai rata-rata di
kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dari 37,6133 pada
pre-test menjadi 75,4000 pada post-test. Berdasarkan data kuesioner,
sebagian besar siswa setuju bahwa nilai mereka meningkat karena
Augmented Reality menawarkan pengalaman belajar yang menarik dan
menyenangkan. Ini menunjukkan bahwa penggunaan Augmented
Reality tidak hanya secara signifikan meningkatkan skor kosakata tetapi
juga berdampak positif terhadap persepsi siswa terhadap proses
pembelajaran
UPAYA GURU DALAM PEMBINAAN SIKAP SOSIAL SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS HIPERAKTIF DI SDN KUTISARI 1/268 SURABAYA
Penelitian ini berjudul "Upaya Guru dalam Pembinaan Sikap Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus Hiperaktif di SDN Kutisari 1 Surabaya". Topik ini penting untuk memahami peran guru dalam mendukung perkembangan sosial siswa berkebutuhan khusus, khususnya pada siswa hiperaktif. Siswa dengan kebutuhan khusus hiperaktif sering menghadapi tantangan dalam berinteraksi sosial yang dapat mempengaruhi akademik dan hubungan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif yang digunakan oleh guru dalam membina sikap sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan guru inklusi, serta analisis dokumen terkait program pembinaan sosial di sekolah. Instrumen penelitian terdiri dari panduan observasi, daftar pertanyaan wawancara, dan lembar analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang muncul terkait upaya guru dalam pembinaan sikap sosial siswa hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya upaya guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa hiperaktif dan upaya meningkatkan interaksi sosial siswa dengan teman sebaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan program pembinaan sosial yang lebih komprehensif dan efektif untuk siswa berkebutuhan khusus
PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN METODE GLOBAL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik yang masih belum dapat membaca
kelas 1 SD Negeri Kemiri Sidoarjo, kurangnya media yang digunakan adalah salah
satu penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa
media big book yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini menggunakan
model formative research yang terdiri dari 2 tahap yakni tahap preliminary
(pendahuluan) dan tahap formative evaluation (self evaluation, prototyping (expert
review) dan field test). Penelitian ini memerlukan 30 peserta didik untuk uji coba
skala besar. Hasil penelitian diketahui bahwa media big book termasuk dalam
kriteria sangat valid dengan persentase validasi materi sebesar 91,6% dan validasi
media sebesar 97,2%. Keefektifan media big book didapatkan dari analisis nilai
pretest dan posttest peserta didik dengan rumus n-Gain. Hasil pretest dan posttest
diperoleh dengan nilai n-Gain 0,74. Kepraktisan media big book didapatkan melalui
lembar angket peserta didik dengan persentase 90% dan guru dengan persentase
sebesar 97%. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media big book
termasuk dalam kriteria sangat praktis untuk membaca awal kelas 1 Sekolah Dasar.
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut media big book dinyatakan efektif
digunakan untuk membaca awal kelas 1 Sekolah Dasar. Dapat disimpulkan bahwa
media big book untuk kegiatan membaca dengan metode global layak digunaka
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS PUCANG SEWU KOTA SURABAYA
Pengetahuan gizi seimbang ibu memberikan pengaruh pada pemberian MPASI
pada bayi usia 6-12 bulan. Bahwa semakin baik pengetahuan semakin mudah pula
menerima informasi pengetahuan tentang gizi seimbang. Puskesmas Pucang Sewu
Kota Surabaya sebagai salah satu puskesmas dengan prevalensi pemberian MP-ASI
yang tidak sesuai dengan usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis
hubungan pengetahuan gizi seimbang ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia
6-12 bulan diwilayah kerja UPT. Puskesmas Pucang Sewu Kota Surabaya.
Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian observasional analitik
dengan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini
adalah sebanyak 49 responden. Pengumpulan data untuk pengetahuan gizi seimbang
dan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-12 bulan dengan menggunakan form
kuesioner dan wawancara dengan responden. Analisis menggunakan uji statistik
korelasi dengan uji rank spearman.
Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan
positif antara pengetahuan gizi seimbang ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi
usia 6-12 bulan (p-value=0,000). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata pengetahuan gizi
seimbang ibu dengan kategori kurang sebanyak 53,1%. Pengetahuan gizi seimbang
ibu yang baik memberikan dampak positif pada pemberian MP-ASI pada bayi usia 6
12 bulan yang sesuai. Sedangkan rata-rata pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-12
bulan mempunyai sikap sesuai sebanyak 51%. Pemberian MP-ASI pada bayi sesuai
dengan usia memberikan dampak positif dalam pencegahan stunting
PERBEDAAN HASIL SITOLOGI GINGIVA PADA INDIVIDU TERINDIKASI DIABETES DAN NORMAL DENGAN PEWARNAAN PAS (Periodic Acid Schiff)
Diabetes mellitus (DM) adalah sekelompok penyakit metabolik yang
ditandai dengan kadar gula darah yang lebih tinggi dari normal (Hiperglikemia)
yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, disfungsi insulin atau
kombinasinya. Kadar gula darah yang tidak terkontrol meningkatkan resiko
masalah mulut, termasuk radang gusi, pada orang dengan diabetes
mellitus.penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil sitologi gingiva
terindikasi diabetes mellitus dengan pewarnaan PAS metode yang digunakan
eksperimental dengan rancangan observasional analitik dengan melakukan
pewarnaan PAS pada kelompok diabetes dan normal. Pengambilan sampel
dilakukan di gembong gang 3 Kelurahan Kapan Surabaya Penelitian ini dilakukan
di Laboratorium patologi klinik RSI Jemursari Surabaya. Pembuatan sitologi
dilakukan oksidasi larutan periodic acid 0,5%, bilas menggunakan aquades 3kali,
kemudia sediaan dimasukan kedalam larutan schiff dan bilas menggunakan air
sulfit.pada hasil uji penelitian ini menggunakan Man whitney dengan niali p
value= 0,109 menunjukkan tidak adanya perbedaan hasil sitologi pada gingiva
individu terindikasi diabetes mellitus dengan menggunakan pewarnaan PAS
ANALISIS PELAKSANAAN KEPATUHAN KEBERSIHAN TANGAN DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI BERDASARKAN SIKLUS PDSA (STUDI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK NUR UMMI NUMBI SURABAYA)
Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan sebagai standar yang dapat digunakan untuk menilai pencapaian target dari mutu pelayanan. Di RSIA NUN Surabaya terdapat dua indikator yang belum mencapai standar mutu penilaian pada bulan januari hingga maret 2023, yaitu pada indikator kepatuhan kebersihan tangan dan kepatuhan penggunaan APD. Perbaikan proses dapat dilakukan dengan pendekatan PDSA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kepatuhan kebersihan tangan dan kepatuhan penggunaan APD berdasarkan siklus PDSA di RSIA NUN Surabaya Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dengan melibatkan 1 informan kunci dari ketua PMKP dan 2 informan utama dari ketua Unit Rawat Inap dan ketua Unit Rawat Jalan RSIA NUN Surabaya. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan kebersihan tangan masih belum mencapai standar indikator mutu RSIA NUN, pelaksanaan kepatuhan kebersihan tangan masih kurang baik dikarenakan seringkali tenaga medis melupakan hal tersebut kadang juga menyepelekan beberapa kondisi tidak mencuci tangan. Kepatuhan penggunaan APD masih belum mencapai standar indikator. Karena pada beberapa momen tim medis lupa menaruh bekas APD tidak pada tempatnya dan lupa tidak memakai APD masker jika keadaan sudah darurat. PDSA sudah diterapkan secara profesional sehingga proses atau siklus PDSA dijalankan dengan baik dan dapat digunakan untuk peningkatan program perbaikan mutu di Rumah Sakit. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu kepatuhan kebersihan tangan dan kepatuhan penggunaan APD kurang berjalan dengan maksimal walaupun manajemen di RSIA NUN sudah mendukung dengan baik, ada beberapa faktor sehingga belum mencapai target salah satunya karyawan sering terlupa. Saran dan rekomendasi untuk kepatuhan kebersihan tangan adalah peningkatan kepedulian antar individu ataupun tim untuk saling mengingatkan Sosialisasi, monitoring, evaluasi dan pemberian reward and punishment untuk meningkatkan kepatuhan kebersihan tangan. Kepatuhan penggunaan APD bisa mengembangkan metode pendekatan human factor design dengan pembuatan rambu kewaspadaan, pelatihan dan pengawasan kepatuhan penggunaan APD
PERBEDAAN LINGKAR PINGGANG SETELAH MODERATE CIRCUIT TRAINING (MCT) PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN BERAT BADAN BERLEBIH DI SDN TAWANGSARI 3 KABUPATEN SIDOARJO
Masalah gizi pada anak salah satunya adalah berat badan berlebih. Faktor utama
penyebab obesitas sangat berpengaruh pada genetik, kebiasaan hidup sehari hari seperti
pola makan, aktivitas fisik, pola tidur, psikologis, dan isolasi sosial pada anak. circuit
training adalah metode latihan sirkuit yang menggunakan beberapa pos sebagai latihan
agar tidak mudah bosan dan jenuh saat melakukan latihan dan juga sangat efisien dan
efektif dalam meningkatkan daya kemampuan otot. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
menganalisis perbedaan lingkar pinggang setelah moderate circuit training pada anak
usia sekolah dengan berat badan berlebih di SDN Tawangsari 3 Kabupatem Sidoarjo.
Jenis penelitian eksperimental two grop pretest posttest dengan populasi
berjumlah 124 anak usia sekolah. Cara pengambilan sampel dengan teknik purposive
sampling, pembagian kelompok pada penelitian dilakukan dengan teknik randomisasi
dengan sampel sebanyak 52 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok
intervensi dan kontrol. Penelitian dilakukan selama 6 minggu dengan durasi 40 menit
setiap intervensi. Data lingkar pinggang dilakukan pada minggu pertama dan minggu
keenam. Analisis menggunakan uji paired t test untuk mengetahui perbedaan lingkar
pinggang pada kelompok kontrol atau pada kelompok intervensi dan uji Independen t
test untuk mengetahui perbedaan lingkar pinggang antar kelompok kontrol dan
intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan lingkar pinggang
sebelum dan setelah intervensi pada kelompok kontrol (p-value=0,219). Terdapat
perbedaan lingkar pinggang sebelum dan setelah moderate circuit training pada
kelompok intervensi (p-value=0,007). Terdapat perbedaan selisih lingkar pinggang
pada kelompok kontrol dan intervensi (p-value=0,000). Disarankan lebih
meningkatkan aktivitas fisik sesuai anjuran Kementrian Kesehatan dengan frekuensi
3x seminggu minimal 30 menit
EFEKTIVITAS DAYA TOLAK EKSTRAK DAUN KAWISTA (LIMONIA ACIDISSIMA) TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti
Insektisida sintetis mengandung zat aktif yang memiliki efektivitas tinggi seperti
DEET (N, N-diethyl-meta-toluamide) untuk mencegah dan mengendalikan Demam
Berdarah Dengue. Insektisida sintetis dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan
lingkungan. Daun kawista (Limonia acidissima) memiliki potensi sebagai
insektisida alami terhadap nyamuk Aedes aegypti karena mengandung senyawa
metabolit sekunder yaitu fenol, flavonoid, saponin, dan terpenoid. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas daya tolak ekstrak daun kawista (Limonia
acidissima) terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimental dengan metode post test only control group design. Sampel yang
digunakan sebanyak 25 ekor nyamuk Aedes aegypti dewasa pada setiap perlakuan.
Ekstrak etanol daun kawista dibuat dalam bentuk spray dengan konsentrasi 25%,
50%, dan 75%. Kontrol positif menggunakan soffel spray dan kontrol negatif
menggunakan aquades. Ekstrak daun kawista konsentrasi 25%, 50%, dan 75%
memiliki daya tolak efektif terhadap nyamuk Aedes aegypti berturut-turut yaitu
15,22%, 46,20%, dan 70,08%. Hasil analisis ekstrak daun kawista terhadap nyamuk
Aedes aegypti diperoleh ED50 (Effective Dose 50) pada konsentrasi 60,343% dan
ED99 (Effective Dose 99) pada konsentrasi 124,452 %. Dari hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa daun kawista memiliki kemampuan daya tolak terhadap nyamuk
Aedes aegypti
Implementation of Teaching Derivational and Inflectional Morphemes to SMP Al Islah Surabaya
This study investigates the integration of instructing derivational and inflectional morphemes at SMP Al Islah Surabaya to improve students' comprehension and its application to the English language. It aims to enhance students' vocabulary acquisition, reading comprehension, and writing skills by employing an effective curriculum and specific instructional methodologies. The present study employs a mixed-methods methodology, integrating quantitative language proficiency evaluations with qualitative observations of classroom interactions and student remarks. Initial results suggest that providing direct guidance on derivational and inflectional morphemes substantially impacts students' linguistic proficiency and apply grammatical principles with greater effectiveness. It emphasizes the significance of including morphology education in the language learning curriculum. It offers practical suggestions for teachers to cultivate a more profound morphology awareness among SMP Al Islah students and improve English language competency
THE USE FLASHCARD IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT IN JUNIOR HIGH SCHOOL
English language teaching (ELT) adalah salah satu teknik yang digunakan
untuk mengajarkan bahasa inggris. Salah satu pembelajaran yang digunakan
menggunakan flashcard untuk media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengunaan flashcard sebagai media
pembelajaran siswa dalam menuliskan teks deskripsi. Selain itu penelitian ini juga
mencoba menjelaskan bagaimana flashcard dapat digunakan sebagai media
pembelajaran untuk menuliskan teks deskripsi. Ini adalah penelitian dengan
menggunakan 10 sampel siswa SMP 17 Agustus 1945 Surabaya. Mereka akan
diberikan flashcard dengan gambar hewan yang berbeda, kemudian para siswa akan
menuliskan deskripsi tentang hewan tersebut. Peneliti akan menganalisis dari hasil
tersebut dan memisahkan kesalahan sesuai dengan tipe error. Dari penelitian
tersebut, mendapatkan hasil bahwa para siswa masih perlu berlatih dan belajar
tentang menulis teks deskrpsi yang sesuai dengan aturan penulisan bahasa inggris