Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN NANOHERBAL BIDARA KOMBINASI MADU, KURMA, DAUN MINT DENGAN DOA DAN TANPA DOA TERHADAP KADAR HORMON KORTISOL

    Get PDF
    Daun bidara merupakan tanaman herbal yang diketahui memiliki berbagai manfaat diantaranya sebagai antiinflamasi, antidepresan, antioksidan, serta pemberian doa juga diketahui memiliki kedudukan penting dalam pengobatan fisik maupun psikis. Salah satu hormon yang dapat digunakan untuk identifikasi kondisi stres adalah hormon kortisol. Terjadinya penurunan produktivitas hormon kortisol menandakan adanya penurunan respon stres sehingga sistem imunitas juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nanoherbal bidara kombinasi madu, kurma, daun mint dengan doa dan tanpa doa terhadap kadar hormon kortisol. Jenis penelitian semu eksperimental dengan pre- post test only control group design yang melibatkan 35 responden dan dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari kelompok Kontrol (K) dan 4 kelompok perlakuan yaitu nanoherbal bidara kombinasi madu, daun mint (BM), nanoherbal bidara kombinasi madu, daun mint dengan doa (BMD), nanoherbal bidara kombinasi madu, kurma, daun mint (BMK), nanoherbal bidara kombinasi madu, kurma, daun mint dengan doa (BMKD). Hasil rerata kadar hormon kortisol setelah mengonsumsi nanoherbal diperoleh hasil pada kelompok K = 34,143 ± 1,625 µg/dl, BM = 27 ± 1,988 µg/dl, BMD = 24,571 ± 3,779 µg/dl, BMK = 33,429 ± 1,730 µg/dl dan BMKD = 25,857 ± 1,920 µg/dl. Hasil uji statistik menggunakan paired sample t-test dan wilcoxon diperoleh nilai p-value K = 0,200, BM = 0,637, BMD = 0,933, BMK = 0,763, dan BMKD = 0,164 hasil tersebut dinyatakan tidak terdapat perbedaan signifikan karena p-value >0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian nanoherbal bidara kombinasi madu, kurma, daun mint dengan doa dan tanpa doa terhadap kadar hormon kortisol

    PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, PERTUMBUHAN LABA, PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2023

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Pertumbuhan Laba, dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan data penilitian didapatkan melalui data sekunder atau data dari Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 24 perusahaan makanan dan minuman yang sesuai dengan ketentuan kriteria. Metode penelitian ini yaitu purposive sampling dan diolah menggunakan SPSS versi 25. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa: 1) Profitabilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, 2) Likuiditas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, 3) Pertumbuhan Laba secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, 4) Pertumbuhan Penjualan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dan 5) Profitabilitas, Likuiditas, Pertumbuhan Laba, Pertumbuhan Penjualan secara simultan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan

    HUBUNGAN POLA MAKAN TIDAK SEHAT DENGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA REMAJA

    Get PDF
    Pola hidup pada remaja berbeda seiring dengan perkembangan sosial di mana sering terjadi perubahan pola perilaku, salah satunya pola makan. Saat ini remaja sering mengkonsumsi makanan berlemak jenuh tinggi. Apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan pola makan tidak sehat dengan kadar kolesterol. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D-IV Analis Kesehatan dan besar sampel sebesar 30 responden dengan teknik sampling purposive sampling. Variabel independen penelitian ini adalah pola makan tidak sehat dan variabel dependen adalah kadar kolesterol. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar kolesterol. Analisis data menggunakan uji Spearman dengan signifikansi α<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 responden (53.3%) memiliki pola makan tidak sehat kategori sering dan 10 responden (33.3%) memiliki kadar kolesterol tinggi. Hasil uji Spearman dengan nilai signifikansi α<0,05. Didapatkan nilai sign. 0,022 maka H0 ditolak artinya terdapat hubungan signifikan antara pola makan tidak sehat dengan kadar kolesterol. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi frekuensi pola makan tidak sehat tinggi lemak jenuh maka semakin meningkatan kadar kolesterol sehingga perlu mengimbangi dengan pola hidup sehat seperti aktivitas fisik yang rutin, dan memenuhi asupan serat

    PENGARUH EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN AS-SYAFIIYAH TANGGULANGIN SIDOARJO

    Get PDF
    Edukasi kesehatan reproduksi sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan. Kurangnya pengetahuan akan memicu timbulnya masalah-masalah kesehatan reproduksi seperti, infeksi saluran reproduksi, infeksi menular seksual, kanker serviks, dan yang lainnya. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh edukasi kesehatan reproduksi melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang personal hygiene pada remaja putri di Pondok Pesantren AsSyafi’iyah Tanggulangin Sidoarjo. Metode penelitian Pra-Experimental dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design. Populasi santriwati pondok pesantren As-Syafi’iyah 95 orang. Besar sampel 77 orang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen edukasi kesehatan media booklet dan variabel dependen tingkat pengetahuan dan sikap. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikan = 0,05. Hasil penelitian dari 77 responden sebelum dilakukan edukasi sebagian besar (74%) mempunyai pengetahuan cukup dan sebagian besar (61%) mempunyai sikap negatif. Setelah dilakukan edukasi melalui media booklet hampir seluruh (81,8%) responden mempunyai pengetahuan baik dan sebagian besar (62,3%) mempunyai sikap positif. Analisa uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai signifikan pengetahuan p = 0,000 dan sikap p = 0,004 sehingga h0 ditolak dan h1 diterima. Edukasi kesehatan melalui media booklet berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan sikap personal hygiene remaja putri. Edukasi kesehatan reproduksi sangat penting diberikan sedini mungkin agar para remaja dapat menjaga kesehatan reproduksinya dengan baik

    GAMBARAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR ALAT BERAT BAGIAN COAL HANDLING DI PT PLN NUSANTARA POWER PAITON UNIT 9

    Get PDF
    Operator berat adalah seorang profesional terampil dan terlatih dalam mengoperasikan kendaraan untuk keperluan industri. Peralatan berat yang di operasikan meliputi excavator, bulldozer.Tenaga kerja yang bekerja dengan melakukan pekerjaan tidak monoton lebih mudah mengalami kelelahan kerja. Kelelahan kerja adalah suatu kondisi melemahnya kegiatan, motivasi, dan kelelahan fisik untuk melakukan kerja. Kelelahan dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain faktor pekerjaan (shift kerja, beban kerja dan masa kerja), faktor individu (usia, pendidikan, gizi kerja).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kelelahan kerja pada operator bagian alat berat coal handling di PT PLN Nusantara Power Paiton. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rancangan analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 24 pekerja di bagian operator alat berat dan teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuisioner Industrial Fatigue Committee (IFRC) Jepang dengan metode membagikan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan keluhan kelelahan kerja banyak di peroleh dari hasil kelelahan ringan sebanyak 22 responden (91,7%) dan kelelahan sedang hanya 2 responden (8,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak pekerja operator mengalami kelelahan kerja. Kesimpulan penelitian adalah faktor kelelahan kerja meliputi usia, pendidikan, status gizi, masa kerja, beban kerja dan shift kerja dapat mempengaruhi terjadinya kelelahan. Disarankan agar perusahaan dapat mengurangi terjadinya kelelahan kerja seperti membuat program senam untuk pekerja operator, pekerja juga dapat menjaga waktu istirahat dan pola makan beserta tidur untuk menjaga stamina tubuh, agak tidak mudah mengalami kelelahan

    PERBEDAAN HITUNG JUMLAH LEUKOSIT MENGGUNAKAN AIR PERASAN BUAH NANAS (Ananas comosus L.Merr) SEBAGAI ALTERNATIF ASAM ASETAT 3 PERSEN

    Get PDF
    Merkuri, yang sering disebut air raksa, adalah salah satu logam berat yang sangat beracun. Pencemaran merkuri memiliki dampak toksik yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Sumber utama pencemaran ini sering kali berasal dari uap merkuri yang dilepaskan selama pembakaran amalgam di toko-toko emas. Deteksi merkuri merupakan tantangan tersendiri karena metode yang ada seperti penggunaan melamin-functionalized gold nanoparticles memerlukan biaya tinggi dan proses yang lama. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk mengembangkan sebuah kit deteksi merkuri yang mudah digunakan, dengan selektivitas dan akurasi yang tinggi. Dalam penelitian ini, metode eksperimental digunakan dengan standar merkuri sebagai sampel uji. Uji selektivitas dilakukan untuk membandingkan reaksi antara ion merkuri dan ion timbal, menunjukkan bahwa penambahan ion timbal hanya memberikan pengaruh terbatas dan tidak mengganggu kinerja kit. Selanjutnya, uji akurasi kit deteksi merkuri dilakukan dengan membandingkannya dengan metode standar Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasilnya menunjukkan tingkat akurasi yang dapat diterima oleh Food and Drug Administration (FDA) Office of Regulatory Affairs Laboratory Manual II, yaitu sebesar 83.33%, dengan batas toleransi antara 80%-120%. Temuan ini menandakan potensi besar dalam pengembangan alat deteksi merkuri yang efektif dan efisien untuk penggunaan umum

    PERBANDINGAN KEJADIAN TOXOPLASMOSIS PADA SAMPEL FESES KUCING RUMAHAN DAN KUCING LIAR

    Get PDF
    Adakah perbandingan kejadian Toksoplasmosis pada sampel feses kucing rumahan dan kucing pasar di kota Sidoarjo Untuk mengetahui perbandingan penyakit toksoplasmosis pada kotoran kucing rumahan dan kucing pasar di kota Sidoarjo. Metode ini merupakan metode slide langsung dengan menggunakan sediaan langsung menggunakan larutan Eosin 2%. Prinsip pemeriksaan feses menggunakan metode langsung yaitu menggunakan mikroskop untuk menentukan feses positif Toksoplasmosis. Hasil penelitian ini diperoleh berupa data primer yaitu hasil pemeriksaan mikroskop. Sampel feses yang diambil sebanyak 16 buah secara purposive sampling di kota Sidoarjo. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Parasitologi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Kucing merupakan hewan yang sangat digemari sebagai hewan peliharaan. Kucing dapat menularkan penyakit zoonosis yaitu toksoplasma yang disebabkan oleh parasit Toksoplasmosis. Infeksi toksoplasmosis merupakan parasit intraseluler dari kelompok protozoa yang merupakan parasit obligat, dimana kucing berperan sebagai inang definitif. Hasil kejadian Toksoplasmosis dengan menggunakan sampel feses kucing rumahan dan kucing pasar tidak ditemukan adanya infeksi Toksoplasmosis

    PERBEDAAN KUALITAS PEWARNAAN ALTERNATIF SAFRANIN DENGAN VARIASI KONSENTRASI TERHADAP PEWARNA REES ECKER

    Get PDF
    Umumnya laboratorium sudah menggunakan pengenceran dan alat automatis untuk mengukur jumlah sel darah, Namun beberapa laboratorium masih mengandalkan pemeriksaan manual untuk menghitung jumlah sel darah. Metode manual menggunakan larutan Rees Ecker yang menggunakan pewarnaan Brilliant Cresyl Blue dengan di lihat bagusnya trombosit yang terwarnai, akan tetapi ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pembacaan trombosit. Ballihgoo (2023), melakukan penelitian dengan mengganti komposisi larutan Rees Ecker yaitu BCB dengan 3 pewarna antara lain Safranin, Gentian violet, dan Karbol fuksin, dari ketiga pewarna tersebut hasil yang di dapatkan safranin lebih bagus di banding dengan 2 pewarna lainnya, dengan konsentrasi yang di gunakan yaitu safranin 0,1%. Maka dari itu peneliti bermaksud untuk membuktikan apakah safranin dengan konsentrasi 0,1% sudah yang terbaik.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental, Rancang bangun penelitian ini menggunakan desain Static Group Comparasion. Analisis data menggunakan SPSS, di lakukan uji Normalitas, Uji Homogen, dan Uji beda menggunakan Anova One Away.Hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa rata-rata jumlah trombosit menggunakan kontrol (larutan Rees Ecker) sebanyak 238.000 sel/mm³, sedangkan rata-rata jumlah trombosit menggunakan alternatif safranin dengan konsentrasi 0,05% sebanyak 233.000 sel/mm³, di bandingkan dengan konsentrasi lainnya, konsentrasi 0,1% memiliki jumlah rata-rata tertinggi sebanyak 300.000 sel/mm³, dan pada konsentrasi 0,2% rata-rata paling rendah 204.000 sel/mm³ di banding pada konsentrasi lainnyaLarutan safranin dengan konsentrasi 0,1% dapat digunakan sebagai larutan alternatif sebagai pengganti larutan Rees Ecker pada pemeriksaan hitung jumlah trombosit metode improved Neubauer

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA KAMAL BANGKALAN

    Get PDF
    Pendahuluan : Ketidakpatuhan minum obat biasanya terjadi pada kondisi seperti jenis atau jumlah obat yang terlalu banyak, frekuensi pemberian obat yang terlalu sering, jenis obat yang terlalu berbeda, tidak ada informasi tentang penggunaan obat dalam jangka panjang, pasien kurang dalam pemberian informasi atau penjelasan yang cukup tentang penggunaan obat, dan tidak mendapatkan informasi terlebih dahulu mengenai efek samping obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Desa Kamal Bangkalan. Metode : Desain Penelitian ini yang digunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan Crosssectional. Sampel yang digunakan yakni penderita hipertensi di Desa Kamal Bangkalan berjumlah 104 responden dengan pengambilan teknik sampel random sampling. Variabel independen yakni faktor tingkat pengetahuan dan faktor dukungan keluarga, variabel dependen yakni kepatuhan minum obat. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil : Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi yakni (p=0,000) dengan korelasi yang signifikan dan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi (p=0,000) dengan korelasi yang signifikan. Diskusi : faktor dukungan keluarga adalah yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan minum obat penderita hipertensi. Dukungan keluarga yang tinggi terhadap penderita hipertensi untuk menjalankan minum obat akan mencegah terjadinya kekambuhan dan komplikasi. Penelitian lebih lanjut dengan metode kualitatif direkomendasikan untuk meneliti setiap aspeknya

    HUBUNGAN HEALTH LOCUS OF CONTROL DENGAN KEPATUHAN DIET DAN KONTROL KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

    Get PDF
    Kepatuhan diet yang tidak baik dan kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi diabetes, sehingga penderita diabetes membutuhkan kepercayaan diri dalam mengendalikan penyakit yang diderita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan health locus of control dengan kepatuhnn diet dan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Siwalankerto Surabaya. Desain penelitian ini bersifat analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi seluruh penderita diabetes mellitus di Wilayah Puskesmas Siwalankerto Surabaya 120 penderita dan jumlah sampel 92 responden. Pengambilan sampel dengan Teknik Simple Random Sampling. Variabel independent adalah Health locus of control sedangkan variabel dependen adalah kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah. Penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi serta menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukan 92 responden sebagian besar (60.9%) memiliki health locus of control kategori sedang, hampir seluruhnya (83.7%) kepatuhan diet kategori cukup, dan sebagian besar (58.7%) kontrol gula darah tidak terkontrol. Hasil uji Spearman Rank health locus of control dengan kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah p (0.000) < α (0.05) sehingga Ho ditolak atau ada hubungan antara health locus of control (HLOC) dengan Kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah di Wilayah Puskesmas Siwalankerto Surabaya. Semakin tinggi health locus of control (HLOC) maka semakin tinggi kepatuhan diet dan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus Penderita diharapkan lebih percaya diri dalam memanajemen kesehatan sehingga dapat mengurangi dampak komplikasi dari penyakit yang diderita

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇