Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
PENGARUH PREVENTIVE MAINTENANCE DAN BREAKDOWN MAINTENANCE TERHADAP KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA CV. BINTANG TEX INDONESIA
Pemeliharaan mesin merupakan salah satu faktor yang mampengaruhi proses
produksi. Karena mesin merupakan suatu fasilitas yang mutlak diperlukan perusahaan
dalam berproduksi. Dengan menggunakan mesin, maka perusahaan dapat menekan
tingkat kegagalan produknya, dapat mencapai ketepatan waktu dalam menyelesaikan
produknya sesuai dengan permintaan pelanggan.Oleh karena itu penelitian ini akan
dilakukan dimana dalam observasi terdapat masalah terutama pada proses
pemeliharaan mesin diperusahaan CV. Bintang Texs Indonesia. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui Pengaruh Preventive Maintenance dan Breakown Maintenance
terhadap kelancaran Proses Produksi pada CV. Bintang Tex Indonesia. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, Adapun yang dijadikan
sampel yaitu seluruh karyawan CV. Bintang Tex Indonesia yang berjumlah 66
(enampuluh enam) responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan aplikasi SPSS
Hasil penelitian menunjukkan secara simultan Preventive Maintenance dan
Breakdown Maintenance berpengaruh secara signifikan terhadap kelancaran proses
produksi. Secara parsial Preventive Maintenance berpengaruh signifikan terhadap
kelancaran proses produksi. Secara parsial Breakdown Maintenance tidak berpengaruh
secara signifikan terhadap kelancaran Proses Produksi
HUBUNGAN KELENGKAPAN STATUS IMUNISASI DASAR DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS KALIJUDAN SURABAYA
Kejadian ISPA menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan prevalensi ISPA tahun 2020 sebesar 42,9%. Puskesmas Kalijudan memiliki jumlah kasus nomor lima di Kota Surabaya dengan prevalensi 76%. Faktor kejadian ISPA disebabkan oleh imunisasi yang tidak lengkap dan status gizi tidak normal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kelengkapan status imunisasi dasar dan status gizi dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Kalijudan Surabaya. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel penelitian yaitu kelengkapan status imunisasi dasar, status gizi dan kejadian ISPA. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu yang mempunyai balita usia 0-59 bulan di Puskesmas Kalijudan Surabaya dengan besar sampel 88 ibu balita. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian yaitu kuesioner status gizi. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Penelitian ini telah laik etik nomor 083/EC/KEPKS1/05/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37,5% balita belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap, 62,5% balita berstatus gizi tidak normal dan 39,8% balita mengalami kejadian ISPA. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang lemah antara kelengkapan status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA (P-value=0,004 dan Phi=0,330), dan terdapat hubungan yang lemah antara status gizi dengan kejadian ISPA (P-value=0,011 dan Phi=0,294). Simpulan pada penelitian ini yaitu kelengkapan status imunisasi dasar dan status gizi memiliki hubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Kalijudan Surabaya. Saran dari peneliti yaitu diharapkan ibu memperhatikan asupan makanan bergizi yang dikonsumsi oleh anaknya dan memberikan imunisasi kepada anaknya sesuai dengan anjuran Permenkes agar dapat mencegah penyakit ISPA
PENGARUH UPAH DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN GALILEA FASHION GRUP
Berdasarkan penelitian dengan judul “Pengaruh Upah Dan Lingkungan Kerja
Terhadap Kinerja Karyawan Pada Galilea Fashion Grup“. Memiliki sebuah
tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dari upah dan lingkungan kerja terhadap
kinerja karyawan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan
data yang diperoleh dari angket atau kuesioner. Penelitian dilakukan terhadap 34
responden dan data di uji analisis regresi linier berganda menggunakan software
SPSS. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Upah berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan, 2) Lingkungan kerja berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan, 3) Upah dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil peneliti dapat memberikan saran bagi
peneliti selanjutnya dengan adanya penambahan variabel lainya terkait kinerja
karyawan
PENGARUH ETIKA DAN KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT MELALUI KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI KELURAHAN DUKUH MENANGGAL SURABAYA
Kepuasan masyarakat merupakan pendapat masyarakat dalam memperoleh
pelayanan dari aparatur penyelenggaraan pelayanan publik dengan
membandingkan antara harapan dan kebutuhannya. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh etika dan komunikasi terhadap kepuasan
masyarakat melalui kualitas pelayanan. Untuk mencapai tujuan pada penelitian ini
peneliti menyebar kuisioner melalui google form secara online maupun langsung
dan dianalisis menggunakan metode Smart PLS 4. Responden penelitian ini
berjumlah 100 yang merupakan masyarakat Kelurahan Dukuh Menanggal berusia
produktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa etika berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, komunikasi berpengaruh positif dan
tidak signifikan terhadap kepuasan masyarakat, etika berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kualitas pelayanan, komunikasi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kualitas pelayanan, kualitas pelayanan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan masyarakat, etika berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan masyarakat melalui kualitas pelayanan, kemudian komunikasi
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat melalui kualitas pelayanan
IMPLEMENTASI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KARYAWAN DI PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH Tbk (BANK JATIM) CABANG PEMBANTU ROYAL PLAZA SURABAYA
Bank merupakan salah satu jasa keuangan di Indonesia yang saat ini tumbuh
sejalan dengan perkembangan ekonomi di Indonesia. Sama halnya dengan Bank
lain, Bank Jatim juga menjalankan pelayanan perbankan, baik kegiatan utama dan
kegiatan penunjang, termasuk dengan perinsip Bank Syariah dan mengikuti
peraturan perbankan dalam undang-undang. Bank Jatim memiliki sekitar 1812
jaringan kantor, mencangkup Bank Jatim pusat dan cabang utama yang berada di
jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Cabang Bank Jatim di tiap wilayah Jawa Timur,
serta ATM Bank Jatim. PT Bank pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau
dengan nama (Bank Jatim) adalah sebuah badan usaha milik daerah Jawa Timur
yang bergerak dibidang perbankan. Dalam mendukung kegiatan bisnisnya, hingga
akhir tahun 2020, perusahaan ini memiliki 48 kantor cabang,172 kantor cabang
pembantu, 209 kantor kas dan 777 ATM yang terletak di jawa Timur. Permasalahan
atau fenomena yang terjadi di Bank Jatim cabang pembantu royal plaza adalah ratarata jumlah nasabah yang berkunjung sekitar 18 smpai 30 orang sedaangkan daya
tampung di bank jatim tersebut hanya 10 orang. Dan rata-rata lama pelayanan di
counter teller 7-15 menit dan Customer Service membutuhkan waktu 20 menit.
Oleh karena itu fokus penelitian ini adalah Implementasi Strategi Pengembangan
Sumber Daya Manusia pada Karyawan Bank Jatim Cabang Pembangu Royal Plaza.
Tujuannya untuk meningkatkan proses pengembangan sumber daya manusia pada
pelayanan karyawan agar mengurangi waktu tunggu. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kualitatif deskriptif, metode pengumpulan data yang digunakan
adalah Riset Lapangan (Field Research) dan wawancara. Hasil Penelitian
menunjukkan pengembangan sumber daya manusia pada karyawan Bank Jatim di
nilai masih kurang efektif. Saran peneliti agar dalam pengembangan sumber daya
manusia pada karyawan lebih efektif dan efisien maka harus ada tambahan
pelayanan karyawan di area teller dan Customer service
ANALISIS MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PADA WISATA GUNUNG BROMO: KEWAJIBAN MORAL, ELECTRONIC WORD OF MOUTH (EWOM), DAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (TPB)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi minat berkunjung kembali pada objek wisata Gunung Bromo.
Penelitian ini bermula dari masalah penelitian yang ada, bagaimana
meningkatkan minat berkunjung kembali pada wisata Gunung Bromo setelah
adanya kejadian kebakaran Gunung Bromo. Penelitian ini dilakukan dengan
menguji pengaruh kewajiban moral, EWOM, dan Theory of Planned Behavior
(TPB) terhadap minat berkunjung kembali pada wisata Gunung Bromo. Populasi
dalam penelitian ini adalah wisatawan yang pernah mengunjungi Gunung Bromo
minimal 1 kali dengan kriteria usia minimal 17 tahun. Penelitian ini
menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Metode
penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan samper yang dipakai dalam
penelitian ini adalah 330 responden yang telah memenuhi kriteria untuk
digunakan dalam penelitian ini. Metode analisis data pada penelitian ini
menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan software
SmartPLS. Hasil penelitian ini membuktikan 6 hipotesis diterima dan 2 hipotesis
ditolak. 6 hipotesis yang diterima mencakup kewajiban moral memiliki pengaruh
signifikan terhadap EWOM, EWOM berpengaruh signifikan terhadap Theory of
Planned Behavior (TPB), Norma Subjektif berpengaruh signifikan terhadap
minat berkunjung kembali, dan EWOM berpengaruh signifikan terhadap minat
berkunjung kembali. Kemudian 2 hipotesis lain yang ditolak meliputi sikap yang
berpengaruh tidak signifikan terhadap minat berkunjung kembali dan kontrol
perilaku yang dirasakan berpengaruh tidak signifikan terhadap minat berkunjung
kembali
PENGARUH MUTASI DAN QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP KEPUASAN KERJA MELALUI SEMANGAT KERJA PADA PEGAWAI TETAP KANTOR KELURAHAN DI KECAMATAN WONOKROMO SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutasi dan quality of work life
terhadap kepuasan kerja melalui semangat kerja pada pegawai tetap Kantor
Kelurahan di Kecamatan Wonokromo Surabaya. Metode penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pegawai tetap Kantor Kelurahan di Kecamatan Wonokromo Surabaya.
Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai tetap Kantor Kelurahan di
Kecamatan Wonokromo Surabaya yang berjumlah 45 orang. Teknik sampling yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik sampling jenuh. Teknik analisis data
pada penelitian ini adalah path analysis menggunakan Partial Least Squares (PLS).
Hasil penelitian menunjukan bahwa mutasi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan kerja, quality of work life berpengaruh positif dan tidak
signifikan terhadap kepuasan kerja, mutasi berpengaruh positif dan signifikan
terhadap semangat kerja, quality of work life berpengaruh positif dan signifikan
terhadap semangat kerja, semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan kerja, semangat kerja tidak dapat memediasi pengaruh mutasi
terhadap kepuasan kerja, semangat kerja dapat memediasi pengaruh quality of work
life terhadap kepuasan kerja pada Kantor Kelurahan di Kecamatan Wonokromo
Surabaya
PEMANFAATAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) PADA HOMOSEKSUAL (GAY) DI LSM GAYA NUSANTARA KOTA SURABAYA
VCT telah menjadi metode yang efektif untuk pencegahan dan pengendalian, namun tingkat penggunaan VCT di kalangan gay masih menjadi isu yang perlu diperhatikan. Menurut data capaian jumlah populasi gay yang dijangkau oleh LSM pada tahun 2022, Indonesia telah mencapai 391.820 orang, namun hanya 267.328 yang melakukan VCT. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui pemanfaatan VCT pada homoseksual (gay) di LSM GAYa NUSANTARA Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Sasaran penelitian ini adalah gay di LSM GAYa NUSANTARA Kota Surabaya. Informan dipilih dengan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, faktor predisposisi terhadap pemanfaatan VCT di LSM GAYa NUSANTARA dilatarbelakangi dari pengetahuan dan sikap positif informan. Faktor penguat menunjukkan bahwa meskipun tidak ada dukungan dari keluarga, dukungan yang signifikan dari teman sebaya dan komunitas sangat efektif dalam meningkatkan pemanfaatan VCT. Selain itu, faktor pemungkin menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan serta akses yang mudah dan memadai sangat membantu informan dalam memanfaatkan layanan VCT. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan VCT di LSM GAYa NUSANTARA Kota Surabaya didukung oleh faktor predisposisi yang meliputi pengetahuan dan sikap posisitif informan, faktor penguat dari teman sebaya dan komunitas, dan faktor pemungkin yang meliputi ketersediaan fasilitas kesehatan serta akses yang mudah. Untuk komunitas GAYa NUSANTARA, disarankan terus memperluas dan memperkuat program dukungan sosial serta edukasi mengenai VCT untuk membekali informan dalam menghadapi stigma maupun diskriminasi yang mungkin dihadapi di masa mendatang
MEKANISME KOAGULASI-FLOKULASI MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN KERSEN UNTUK MEREDUKSI KEKERUHAN DAN TOTAL DISSOLVED SOLID AIR SUNGAI JAGIR
Meskipun beberapa koagulan alami telah dimanfaatkan untuk mereduksi polusi air, namun penggunaan koagulan alami dari ekstrak daun kersen belum pernah digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan koagulan alami yang berasal dari ekstrak daun kersen dalam proses koagulasiflokulasi untuk mereduksi kekeruhan dan Total Dissolved Solid (TDS) air sungai. Pengujian koagulasi-flokulasi dilakukan menggunakan jar test dengan variasi waktu pengendapan dan dosis koagulan. Untuk menganalisis mekanisme kinetik selama proses koagulasi-flokulasi, dua kinetik model yaitu model kinetik Syafiuddin dan model kinetik Khambhaty diuji pada data eksperimen koagulasiflokulasi. Selain itu mekanisme koagulasi-flokulasi yang terjadi dianalisis berdasarkan karakteristik bentuk flok dan spektrum Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa koagulan ekstrak daun kersen berhasil mereduksi kekeruhan air sungai sebesar 87,64% dan parameter TDS sebesar 20,64%. Model kinetik Syafiuddin lebih sesuai untuk memprediksi mekanisme koagulasi-flokulasi dibandingkan dengan model kinetik Khambhaty. Mekanisme yang mungkin terjadi selama proses koagulasi-flokulasi menggunakan ekstrak daun kersen adalah interparticle bridging yang difasilitasi oleh keberadaan senyawa tanin di dalam daun kersen. Penelitian ini memiliki dampak signifikan khususnya dalam penggunaan koagulan alami sebagai alternatif pada proses remediasi air sungai. Analisis kuantitatif terkait kandungan senyawa tanin perlu dilakukan. Penggunaan jenis pelarut berbeda seperti NaCl, NaOH, dan etanol pada proses ekstraksi juga perlu dianalisis karena jumlah zat aktif koagulan yang dihasilkan juga bergantung pada jenis pelarut yang digunakan
PENGARUH PERCEIVED SYSTEM QUALITY, PERCEIVED ENJOYMENT, PERCEIVED USEFULNESS, PERCEIVED EASE OF USE, TERHADAP INTENTION TO USE E-GROCERY (STUDI KASUS PADA APLIKASI SAYURBOX)
E-grocery adalah aplikasi yang berfokus pada penyediaan berbagai jenis
sayuran, buah-buahan, dan produk segar lainnya langsung dari petani lokal
kepada konsumen. Aplikasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat
perkotaan akan produk pangan yang segar, sehat, dan berkualitas, serta
memberikan akses pasar yang lebih luas bagi para petani. Sayurbox
menggunakan model bisnis berbasis teknologi yang menghubungkan petani,
pemasok, dan konsumen melalui platform digital yang mudah diakses. Aplikasi
ini menawarkan berbagai fitur seperti pemesanan terjadwal, metode pembayaran
yang beragam, serta layanan pengiriman cepat untuk memastikan kepuasan
pelanggan. Melalui inovasi ini, Sayurbox tidak hanya mendukung ketahanan
pangan dan kesejahteraan petani lokal, tetapi juga berkontribusi pada
pembangunan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh variabel Perceived System Quality, Perceived
Enjoyment, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, terhadap Intention to
Use Pada aplikasi Sayurbox. Metode penelitian ini menggunakan teknik
purposive sampling sebanyak 199 responden hasil analisisnya diolah
menggunakan software SmartPLS 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
hipotesis kedelapan Perceived Enjoymnet memiliki pengaruh tidak signifikan
terhadap Intention to Use. Sedangkan untuk hipotesis lainnya dalam penelitian
ini memiliki pengaruh yang signifikan