Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2023)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari Good Corporate
Governance yang diwakili proksi meliputi Dewan Dewan Komisaris Independen,
Ukuran Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional,
Kepemilikan Publik, dan Kepemilikan Asing terhadap Manajemen Laba pada
perusahaan sub sektor Food and Beverages yang terdaftar Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada periode tahun 2019 – 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yag
digunakan yaitu analisis regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS versi
20. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang
kriterianya telah ditentukan oleh peneliti. Kriteria yang diperoleh sebanyak 49
sampel dari 93 populasi perusahaan sub sektor Foood and Beverages yang terdaftar
di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 – 2023. Jenis data yang digunakan
adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sub sektor Food
and Beverages. Hasil penelitian ini adalah bahwa Dewan Komisaris Independen
dan Ukuran Komite Audit berpengaruh positif signfikan terhadap Manajemen
Laba. Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Publik, dan Kepemilikan Asing
berpengaruh negatif signifikan terhadap Manajemen Laba serta Kepemilikan
Manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap Manajemen laba. Pengaruh Good
Corporate Governance yang terdiri dari Dewan Komisaris Independen, Ukuran
Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan
Publik, dan Kepemilikan Asing terhadap Manajemen Laba 54.8%. dan sisanya
sebesar 45.2% yang disebabkan oleh variabel lain yang tidak termasuk ke dalam
penelitian ini
ANALISA PERBEDAAN KADAR KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK PADA MIE KERING DARI TEPUNG KOMPOSIT DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH
Banyak limbah makanan dengan nilai gizi yang cukup tinggi masih sering
terbuang dan belum dimanfaatkan secara optimal, seperti biji nangka dan kulit buah
naga merah. Salah satu pemanfaatan limbah tersebut dapat dijadikan bahan untuk
pembuatan produk mie kering. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis
perbedaan kadar karbohidrat, protein, dan lemak pada mie kering dari tepung mocaf
dan tepung biji nangka yang ditambahkan ekstrak kulit buah naga merah.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada 3 formula
dengan 4 kali pengulangan yaitu F1 (tepung mocaf 70% : tepung biji nangka 10% :
ekstrak kulit buah naga merah 20%), F2 (tepung mocaf 70% : tepung biji nangka 15%
: ekstrak kulit buah naga merah 15%), dan F3 (tepung mocaf 70% : tepung biji nangka
20%: ekstrak kulit buah naga merah 10%). Uji analisis protein menggunakan metode
Kjehdahl, lemak menggunakan metode Soxhlet, dan karbohidrat menggunakan metode
by difference. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji One Way Anova
dengan p-value <0,05 dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kadar
protein (p-value 0,00), lemak (p-value 0,00), dan karbohidrat (p-value 0,00).
Berdasarkan uji Duncan pada kadar protein didapatkan hasil perbedaan yang nyata
pada F1, F2, dan F3, sedangkan pada kadar lemak didapatkan hasil perbedaan yang
nyata pada F1 dengan F2 dan F3, serta pada kadar karbohidrat didapatkan hasil
perbedaan yang nyata pada F3 dengan F1 dan F2. Kesimpulan hasil rata-rata kadar
protein tertinggi yaitu pada F3 (12,06%), kadar lemak tertinggi yaitu pada F3 (11,99%),
dan kadar karbohidrat tertinggi yaitu pada F1 (51,26%)
HUBUNGAN HIGH SENSITIVITY C-REACTIVE PROTEIN DENGAN KADAR TRIGLISERIDA PADA OBESITAS
Individu obesitas biasanya memiliki kadar trigliserida yang tinggi, karena
trigliserida didapat dari asupan makanan yang tinggi lemak sehingga tertimbun di
jaringan adiposa. Peningkatan trigliserida memicu jaringan adiposa mensintesis
high sensitivity C-Reactive Protein melalui pelepasan sitokin pro-inflamasi seperti
IL-6 dan TNF-a. C-Reactive Protein diyakini sebagai mediator aterosklerosis dan
penyakit jantung coroner. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan
antara high sensitivity C-Reactive Protein dengan trigliserida pada obesitas.
Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan desain cross
sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan
responden yang memenuhi kriteria inklusi yakni memiliki indeks massa
tubuh/IMT >25 kg/m2 dan berusia 20-60 tahun sebanyak 30 responden.
Pemeriksaan hs-CRP menggunakan alat body text I-chroma dengan metode
fluoresens immunoassay. Sedangkan pemeriksaan trigliserida menggunakan alat
fotometer dengan metode enzimatik kolorimetrik (endpoint). Hasil penelitian
didapatkan sebanyak 80% responden berjenis kelamin perempuan, 40% berada
pada rentang usia 46-55 tahun, pemeriksaan kadar hs-CRP didapatkan nilai rata
rata 2.05 mg/L, sedangkan nilai rata-rata trigliserida 216 mg/dL. Hasil analisa uji
korelasi spearman didapatkan nilai p=0,766 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini
tidak terdapat hubungan antara high sensitivity C-Reactive Protein dengan kadar
trigliserida pada obesitas karena trigliserida tidak memicu peradangan
KORELASI ANTARA PENYAJIAN MAKANAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PLATE WASTE PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSI SURABAYA - A.YANI
Plate waste merupakan salah satu wujud ketidakpatuhan pasien terhadap
rekomendasi dari ahli gizi. Penyajian makanan dirumah sakit harus disajikan
dengan baik agar dapat merangsang indera penglihatan dan memunculkan selera
untuk memakannya. Keluarga juga memiliki peran penting dalam memberikan
motivasi kepada pasien untuk sembuh sehingga pasien dapat menghabiskan porsi
makanan yang disajikan. Plate waste atau sisa makanan pada pasien dipengaruhi
oleh penyajian makanan dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis hubungan antara penyajian makanan dan dukungan keluarga dengan
plate waste pada pasien rawat inap di RSI Surabaya-A.Yani.
Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional menggunakan
pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 96 pasien yang berada
di ruang rawat inap dewasa RSI Surabaya – A.Yani. Pengumpulan data penyajian
makanan dan dukungan keluarga menggunakan lembar kuisioner, sedangkan data
sisa makanan dengan metode taksiran visual (Comstok). Analisis menggunakan uji
statistik rank spearmean dengan p value 0,05.
Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa mayoritas responden yang
mengatakan penyajian makanan rumah sakit kurang (60,4%). Mayoritas responden
mengatakan dukungan keluarga kurang (64,6%). Mayoritas responden
meninggalkan sisa makanan banyak (50%). Analisis menunjukkan terdapat
hubungan antara penyajian makanan dengan plate waste dengan (p value = ,0,000)
dan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan plate waste dengan (p value =
0,000). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi Instalasi gizi Rumah Sakit
untuk mengevaluasi sisa makanan dan status kesehatan pasien secara rutin dan
menyeluruh, agar bisa mengetahui penyebab atau keluhan kenapa pasien tidak
menghabiskan makanannya
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN CV. BAROKAH JAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan disiplin
kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja pada CV. Barokah Jaya.
Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel atau responden
penelitian berjumlah 52 karyawan CV. Barokah Jaya. Penelitian ini menggunakan
teknik sampling jenuh dan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan
metode path analysis menggunakan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian
menunjukan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan, variabel disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap
kinerja karyawan, variabel lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan kerja, variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan kerja. variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kinerja karyawan. Variabel kepuasan kerja tidak dapat memediasi pengaruh
lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, akan tetapi variabel kepuasan kerja
dapat memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada CV.
Barokah Jaya
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER DENGAN PERAN KADER POSYANDU DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA DI DESA MASANGANKULON KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO
Kader posyandu adalah masyarakat yang dipilih dari dan oleh masyarakat
secara sukarela untuk menjadi pelaksana kegiatan posyandu dan berperan penting
dalam semua kegiatan posyandu. Kader posyandu memiliki peran yang sangat besar
dalam pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan keterampilan kader dengan peran
kader posyandu dalam pemantauan pertumbuhan balita di Desa Masangan Kulon
Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan
pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan yaitu seluruh kader posyandu
yang berjumlah 65 responden. Pengumpulan data pengetahuan kader posyandu
menggunakan kuesioner, sedangkan pengumpulan keterampilan kader
menggunakan ceklist keterampilan. peran kader menggunakan ceklist peran kader
dalam pemantauan pertumbuhan balita. Analisis menggunakan uji statistik korelasi
Rank Spearman.
Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan
dengan peran kader posyandu (p-value = 0,606). Tidak terdapat hubungan antara
keterampilan kader dengan peran kader posyandu (p-value = 0,050). Kesimpulan
penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan
keterampilan kader dengan peran kader posyandu dalam pemantauan pertumbuhan
balita di Desa Masangan Kulon Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Saran
pada penelitian ini yaitu diharapkan pada saat pengambilan data bisa dilakukan
dengan mengumpulkan kader posyandu dan dilakukan sesi pada saat pengambilan
data pada masing-masing kelompok responden
GAMBARAN PELAKSANAAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DI RUMAH SAKIT PRIMASATYA HUSADA CITRA SURABAYA
Pemasaran penting bagi perusahaan untuk mengerahkan sumber dayanya mengembangkan pemasaran produk melalui strategi komunikasi pemasaran pada Rumah Sakit PHC Surabaya. Tujuan penelitian ini yaitu menggambarkan pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran di Rumah Sakit PHC Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus memiliki jumlah partisipan terdiri dari 1 informan kunci yaitu manajer pemasaran dan 2 informan utama yaitu pelaku pemasaran. Teknik pengambilan data menggunakan pedoman wawancara dan observasi. Dengan analisa data secara tematik. Serta dilakukan validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Pemasaran di Rumah Sakit PHC Surabaya yang ditinjau dengan 6 elemen strategi komunikasi pemasaran sudah melaksanakan berbagai kegiatan pemasaran untuk meningkatkan penjualan dan menarik pelanggan. Kegiatan tersebut meliputi iklan yang dibuat online/offline, promosi penjualan dibuat menarik dengan adanya voucher, giveaway dan pameran. Selain itu, rumah sakit melaksanakan berbagai kegiatan seperti CSR, seminar, dan acara untuk memberikan citra baik rumah sakit dan menarik pelanggan. Rumah sakit mensponsori acara seperti festival dan acara khusus untuk meningkatkan kesadaran merek dan menarik pelanggan. Pemasaran langsung yang digunakan seperti katalog, telemarketing, media sosial, dan aplikasi PHC CARE untuk menjangkau pelanggan dan melibatkan interaksi langsung. Penjualan pribadi berfokus pada penyajian dan presentasi produk atau layanan, yang bertujuan untuk memberikan banyak informasi tentang kebutuhan perusahaan dan memberikan umpan balik yang efektif. Pemasaran di rumah sakit ini lebih memfokuskan pada pemasaran B2B dibandingkan pemasaran B2C karena pemasukan yang diperoleh lebih besar pemasaran B2B dibandingkan pemasaran secara B2C. Oleh sebab itu strategi komunikasi pemasaran di Rumah Sakit PHC Surabaya sudah dilaksanakan sesuai dengan enam elemennya
EFEKTIFITAS EDUKASI GIZI MELALUI VIDEO TIKTOK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SARAPAN REMAJA DI MTSN 4 MOJOKERTO
Kebiasaan sarapan pada penduduk Indonesia masih rendah, termasuk
menu sarapan yang dikonsumsi tidak memenuhi gizi seimbang. Remaja yang
tidak sarapan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan sehingga mempengaruhi
sikap remaja, sehingga edukasi gizi sangat penting sebagai cara meningkatkn
pengetahuan seseorang dan membentuk sikap positif. Tujuan penelitian ini
yaitu untuk menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap setelah diberikan
edukasi gizi melalui video tiktok dan leaflet pada remaja di MTsN 4 Mojokerto.
Jenis
penelitian
yang digunakan adalah quasi experimental
menggunakan control group design with pre-test and post-test. Sampel yang
digunakan yaitu sebanyak 51 remaja pada kelompok intervensi dan 51 remaja
pada kelompok kontrol usia 13-15 tahun dengan menggunakan teknik total
sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data
menggunakan uji wilcoxon untuk menganalisis perbedaan sebelum dan sesudah
intevensi. Sedangkan untuk analisis setelah intervensi menggunakan uji Mann
Whitney dengan p-Value <0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan (p-Value 0,000) pengetahuan setelah diberikan edukasi dengan video
tiktok dan leaflet. Terdapat perbedaan yang signifikan (p-Value 0,031) sikap
setelah diberikan edukasi dengan video tiktok dan leaflet. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah edukasi gizi dengan video tiktok efektif terhadap
pengetahuan dan sikap sarapan remaja. Oleh karenanya, penelitian ini
merekomendasikan pihak sekolah agar dapat mengembangkan program edukasi
gizi dengan memanfaatkan media sosial yang sedang berkembang, seperti
TikTok
HUBUNGAN KEBIASAAN JAJANAN DI SEKOLAH TERHADAP LEMAK TUBUH SISWA KELAS 10 DI SMK MAHARDHIKA SURABAYA
Obesitas pada remaja masih menjadi fokus perhatian karena terus
mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Penderita obesitas lebih banyak
ditemukan pada remaja. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi obesitas
yakni konsumsi jajanan dan ketidakseimbangan asupan energi dalam tubuh
sehingga mengakitbatkan penumpukan lemak yang berlebihan dan salah satu
pengukuran obesitas adalah dengan mengukur kompisisi lemak tubuh. Tujuan dari
penelitian ini untuk menganalisis hubungan kebiasaan jajanan disekolah dengan
lemak tubuh siswa kelas 10 di SMK Mahardhika Surabaya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan
menggunakan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 179
siswa dan sampel yang digunakan sebesar 103 siswa berdasarkan teknik stratified
random sampling. Variabel independen adalah hubungan kebiasaan jajanan dan
variabel dependen adalah lemak tubuh. Pengmbilan data kebiasaan jajanan
menggunakan observasi dengan wawancara dan penimbangan lemak tubuh
menggunakan alat Mi Body Composition Scale 2. Analisis data yang digunakan
yaitu uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80 responden (77,7%) memiliki
kebiasaan jajanan dengan kategori sering , 56 responden (54,3%) memiliki lemak
tubuh overfat. Berdasarkan uji hubungan antara kebiasan jajanan dengan lemak
tubuh didaptkan p-value 0,036<0,05 dimana terdapat hubungan yang signifikan
antara kebiasaan jajanan dengan lemak tubuh pada siswa kelas 10 di SMK
Mahardhika Surabaya.
Kesimpulan penelitian ini yaitu kebiasaan mengkonsumsi jajanan dengan
frekuensi konsumsi yang tinggi dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan
lemak tubuh
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH, SOCIAL MEDIA DAN BRAND IMAGE TERHADAP DECISION MAKING (STUDI PADA MAHASISWA/MAHASISWI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA)
Penelitian ini mengkaji pengaruh electronic word of mouth (eWOM) dan media sosial
terhadap brand image serta dampaknya pada decision making calon mahasiswa di
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggunakan SmartPLS. Dengan
pendekatan kuantitatif dan analisis menggunakan SmartPLS, ditemukan bahwa eWOM dan
media sosial berpengaruh signifikan terhadap brand image UNUSA. Namun, eWOM tidak
secara langsung mempengaruhi keputusan pendaftaran calon mahasiswa, sementara media
sosial memiliki pengaruh signifikan dalam hal ini. Brand image yang positif terbukti
berperan penting dalam mempengaruhi keputusan calon mahasiswa untuk memilih
UNUSA sebagai tempat studi. Hasil ini mengindikasikan bahwa ulasan online, konten
media sosial yang menarik, dan pengelolaan citra kampus yang efektif dapat meningkatkan
minat calon mahasiswa untuk mendaftar di UNUSA. Implikasi praktis dari penelitian ini
adalah pentingnya strategi pemasaran yang melibatkan eWOM dan media sosial untuk
memperkuat brand image dan menarik lebih banyak pendaftar