Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
Not a member yet
    11472 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI ARTERIOVENOUS FISTULA DI RS PHC SURABAYA

    Get PDF
    Arteriovenous fistula merupakan tindakan pembedahan yang biasanya dilakukan pada lengan bawah untuk menggabungkan antara arteri dan vena sebagai salah satu akses vaskular yang dibutuhkan saat hemodialisa. Meskipun dengan pembedahan lokal namun beragam manifestasi kecemasan yang ditemui dilapangan seperti peningkatan tekanan darah yang signifikan, sulit tidur, rasa takut akan tindakan pembedahan,. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi dengan media leaflet terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi arteriovenous fistula. Desain penelitian ini adalah quasy-experiment dengan pendekatan pre-post control group design. populasinya seluruh pasien yang terjadwal operasi arteriovenous fistula sejumlah 59 pasien, besar sampel 34 pasien dengan masing- masing 17 pasien pada kelompok kontrol dan intervensi. Variabel independen adalah pemberian edukasi sedangkan variabel dependen adalah tingkat kecemasan. Pada kelompok intervensi akan diberikan leaflet, sedangkan pada kelompok kontrol akan disesuaikan dengan prosedur rumahsakit. data dikumpulkan dengan kuesioner. lalu di uji Wilcoxon dan mann whitney dengan nilai signifikasi α<0.05. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok kontrol diperoleh p value 0,002 dengan α<0.05 terdapat pengaruh pemberian edukasi, pada kelompok intervensi diperoleh p value 0,000 dengan α<0.05 terdapat pengaruh pemberian edukasi dengan media leaflet dan uji mann whitney diperoleh p value 0,076 α<0.05 tidak ada perbedaan kelompok kontrol dan intervensi terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi arteriovenous fistula. Tidak ada perbedaan pemeberian edukasi dengan media leaflet terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi arteriovenous fistula. Modifikasi dan inovasi leaflet diperlukan sebagai salah satu penyampaian edukasi pada persiapan operasi untuk menurunkan tigkat kecemasan pasien

    PENGARUH SENAM PRENATAL YOGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI PRAKTIK HOMECARE SERVICE SUKODONO SIDOARJO

    Get PDF
    Kecemasan merupakan salah satu gangguan emosional yang sering dialami ibu hamil. Salah satu cara dalam upaya penurunan kecemasan dengan mengikuti senam prenatal yoga. Tujuan dari penelitian ini mengetahui adanya pengaruh senam prenatal yoga terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu hamil di Praktik Homecare Service Sukodono Sidoarjo sebanyak 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling ditemukan 30 ibu hamil dengan dilakukan 4 kali pertemuan. Variabel independent adalah senam prenatal yoga, variabel dependen adalah tingkat kecemasan. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner PRAQ-R2. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum tindakan sebagian besar (93,3%) mengalami kecemasan sedang, dan setelah tindakan setengahnya (50%) mengalami kecemasan ringan. Penurunan tingkat kecemasan ini dari sedang ke ringan. Hasil analisis uji wilcoxon sign rank test didapatkan nilai p = 0,000 membuktikan bahwa ada pengaruh senam prenatal yoga terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil. Pengaruh senam prenatal yoga mampu menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil di Praktik Homecare Service Sukodono Sidoarjo. Penelitian ini diharapkan ibu hamil mengikuti kelas senam prenatal yoga guna belajar mengatur napas untuk persiapan persalinan

    HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS DAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI POLI PARU RSUD BHAKTI DHARMA HUSADA SURABAYA

    Get PDF
    Kepatuhan pasien minum obat menentukan kesuksesan pengobatan TBC. Perubahan berat badan berperan penting dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis karena mempengaruhi status gizi pasien. Monitoring kepatuhan minum obat dan evaluasi kesehatan seperti pemantauan berat badan atau Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan elemen kunci dalam mencapai kesuksesan pengobatan TBC. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan kepatuhan minum obat anti tubserkulosis dengan perubahan berat badan pada pasien tuberkulosis di Poli Paru RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya. Desain penelitian ini adalah "Analitik" dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitan ini adalah pasien TBC Paru di RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya. 32 orang pasien. Yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 dan data hasil rekam medis pasien TBC paru. Data dianalisa dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar (61,3%) responden memiliki kepatuhan tinggi untuk minum obat dan sebagian besar (67,7%) responden mengalami kenaikan berat badan. hasil uji statistik Rank Spearman menggunakan SPSS for Windows dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 didapatkan nilai ρ = 0,000 sehingga didapatkan ρ < α maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dengan perubahan berat badan pada pasien tuberkulosis di Poli Paru RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya. Pentingnya kepatuhan minum obat adalah salah satu faktor keberhasilan pengobatan TBC. Diharapkan pada penelitian selanjutnya bisa meneliti tentang perubahan berat badan pada fase intensif dan fase lanjutan pada pasien tuberculosis

    HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN PERTEMANAN DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 GIZI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

    Get PDF
    Permasalahan yang sering terjadi di kalangan mahasiswa adalah banyak mahasiswa yang belum mengetahui gaya belajar pada dirinya, sehingga prestasi akademik yang diperoleh mahasiswa kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar dan pertemanan dengan prestasi akademik mahasiswa semester 4 dan 6 Program Studi Sarjana Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 dan 6 Program Studi Sarjana Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya sebesar 150 mahasiswa. Sampel penelitian terdiri dari 109 mahasiswa yang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Variabel independen gaya belajar dan pertemanan. Variabel dependen prestasi belajar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Chi Square dan Rank Spearman. Hasil penelitian hampir setengah mahasiswa memiliki gaya belajar collaborative (39,4%), hampir setengah (46,8%) mahasiswa memiliki pertemanan yang sedang, sebagian besar mahasiswa yang memiliki prestasi akademik mahasiswa dengan pujian (66,1%). Hasil uji korelasi Chi Square dan Rank Spearman dengan tingkat signifikasi a = 0,05 didapatkan p = 0,000 < a = 0,05 (gaya belajar dan prestasi akademik mahasiswa) dan p=0,029 < a=0,05 (pertemanan dan prestasi akademik mahasiswa) maka ada hubungan yang signifikan antara gaya belajar dan pertemanan dengan prestasi akademik. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa gaya belajar dan pertemanan mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Disarankan program studi menyediakan ruang diskusi, ruang belajar yang nyaman, serta fasilitas teknologi yang mendukung pembelajaran

    PENGARUH PENYULUHAN SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA (SPAB) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN SISWA SMA DI SIDOARJO DALAM MENGHADAPI BENCANA

    Get PDF
    Kondisi Geografis Indonesia membuat indonesia rawan terhadap bencana. kejadian bencana membuat dampak yang signifikan terhadap keberlansungan pendidikan di Indonesia terutama di Kabupaten Sidoarjo, Risiko kebencanaan dapat di minimalisir jika pengetahuan tentang kesiapsiagaan siswa dapat di optimalkan dengan baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penyuluhan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) terhadap peningkatan kesiapsigaan Siswa SMA di Sidoarjo dalam menghadapi bencana. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan one grup pre test dan Post test. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo sebanyak 60 Responden, Besar sampel sebanyak 52 Responden dengan pengambilan sampel Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner dan data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), sebanyak 49 responden atau (94,2%) responden memiliki tingkat pengetahuan kesiapsigaan yang kurang. Namun setelah diberikan Penyuluhan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), sebanyak 27 responden atau (51,9%) responden tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi cukup dan 13 responden atau (25%) responden tingkat pengetahuan kesiapsigaan meningkat menjadi baik. Hasil analisa uji Wilcoxon Signed Rank Test ρ = 0,000 (0,00 < 0,05) menunjukkan ada pengaruh Penyuluhan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) terhadap peningkatan pengetahuan kesiapsigaan siswa SMA di Sidoarjo dalam menghadapi bencana. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) memiliki peran yang penting terhadap peningkatan kesiapsigaan siswa maka dari itu program SPAB perlu diberlakukan di setiap sekolah, agar sekolah dapat menjamin proses pendidikan aman terhadap risiko bencana

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-MANAGEMENT PADA PENDERITA STROKE DI PUSKESMAS WONOKROMO

    Get PDF
    Stroke dapat mengurangi kemandirian penderitanya akibat keterbatasan motorik, sensorik, dan emosional. Kemampuan self-management penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi ketergantungan penderita stroke pada orang lain. Dukungan keluarga, terutama emosional dan instrumental, berperan dalam meningkatkan self-management pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan selfmanagement pada penderita stroke di Puskesmas Wonokromo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan analitik korelasi dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan 30 penderita stroke di Puskesmas Wonokromo, dengan 28 sampel yang dipilih secara simple random sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga, sedangkan variabel dependen adalah self-management. Data diperoleh melalui kuesioner dukungan keluarga dan The Southampton Stroke Self-Management Questionnaire. Pengujian statistik dilakukan dengan uji rank Spearman pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 71,9% penderita stroke menerima dukungan keluarga yang baik, dan 64% memiliki kemampuan self-management yang baik. Meski demikian, uji rank Spearman menunjukkan nilai signifikan sebesar 0.862 (p > 0,05), yang artinya tidak ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan self-management pada penderita stroke di Puskesmas Wonokromo. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan keluarga tidak memiliki korelasi signifikan dengan self-management pada penderita stroke. Disarankan agar keluarga lebih meningkatkan dan mempertahankan dukungan pada penderita stroke guna mempercepat proses penyembuhan dan adaptasi pada penyakitnya

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PASIEN DALAM PERAWATAN LUKA GANGREN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT ISLAM A. YANI SURABAYA

    Get PDF
    Fenonema yang sering terjadi di masyarakat pada penderita diabetes mellitus yaitu sering tidak menyadari dan mengabaikan jika terdapat luka pada kaki, sehingga meningkatkan resiko luka menjadi lebih atau gangren yang berdampak terhadap kesehatan, luka gangren memerlukan kepatuhan dalam perawatan luka secara rutin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien dalam merawat luka gangren pada penderita diabetes mellitus di Rumah Sakit Islam A. Yani Surabaya Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang menderita luka ganren di poli bedah dan poli penyakit dalam pada bulan maret Rumah Sakit Islam Surabaya A. Yani, sebanyak 55 pasien dengan sampel sebanyak 40 pasien yang diambil accidental sampling. Variabel penelitian yaitu dukungan keluarga dan kepatuha perawatan luka. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis data dengan menggunakan uji korelasi chi square (X 2 ). Hasil penelitian sebagian besar 62,5% memiliki dukungan keluarga cukup dan sebagian besar 70,0% patuh dalam merawat luka. Berdasarkan uji chis-square didapatkan nilai p = 0,21 dan nilai α = 0,05 berarti P < α maka H1 ditolak, artinya tidak ada hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan rawat luka di Rs Islam Surabaya A. Yani. Tidak ada hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan rawat luka Di Rs Islam Surabaya A Yani. diharapkan agar responden lebih meningkatkan informasi yang diterima tentang terapi yang dapat mencegah perluasan luka

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KENAIKAN JUMLAH CD4 PADA PASIEN HIV YANG MENDAPATKAN TERAPI ARV

    Get PDF
    HIV menyerang sistem kekebalan tubuh khususnya pada CD4. Terapi ARV mampu meningkatkan jumlah sel CD4. Namun, respons kenaikan CD4 setiap pasien berbeda serta terdapat faktor lain yang berpengaruh pada kenaikan CD4. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kenaikan jumlah CD4 pada pasien HIV yang mendapatkan terapi ARV. Desain studi kohort retrospektif dilakukan pada pasien HIV yang mendapatkan terapi ARV. Variabel meliputi usia, jenis kelamin, jumlah CD4 awal, stadium klinis, kepatuhan minum obat, infeksi oportunistik tb paru, lama terapi ARV, dan viral load. Data penelitian diperoleh dari rekam medis pasien. Analisis data menggunakan uji deskriptif. Dari responden pada penelitian ini sebanyak 157 pasien, sebagian besar (51,6%) menjalani terapi ARV, hampir seluruhnya (80,3%) negatif TB paru, hampir dari setengahnya (49%) patuh minum obat, sebagian besar (59,2%) memiliki kadar CD4 awal <200 sel/mm³, hampir seluruhnya (78,3%) berada pada stadium 3, sebagian besar (63,7%) berusia 21-40 tahun, sebagian besar (59,2%) berjenis kelamin laki-laki, Hampir dari seluruhnya (81,5%) memiliki hasil VL yang tidak terdeteksi. Penelitian ini menunjukan faktor paling mempengaruhi kenaikan CD4 pada pasien HIV yang mendapat ARV adalah faktor viral load. Perawat diharapkan dapat memberi edukasi pentingnya pemantauan HIV secara berkala sehingga dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan yang lebih efekti

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IUD PADA PUS DI TPMB NAIMAH HAKIPSAH DESA SIDOREJO

    Get PDF
    BKKBN tahun 2022 mencatat bahwa penggunaaan MKJP di Indonesia salah satunya IUD masih sangat rendah yaitu hanya sebesar 7,7 % berbanding terbalik dengan non-MKJP yang lebih tinggi penggunanya seperti suntik sebesar 61,9%. Begitu pula pengguna kontrasepsi IUD di TPMB Naimah Hakipsah Desa Sidorejo pada tahun 2022 hanya sebesar 2 akseptor. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat penggunaan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di TPMB Naimah Hakipsah Desa Sidorejo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian deskriftif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dengan sampel berjumlah 48 wanita PUS. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat yakni uji statistik Chi-Square. Dari 48 responden yang memiliki minat rendah sebesar 11 akseptor (26,2%) dan yang memiliki minat tinggi terhadap IUD sebesar 11 akseptor (26,2%). Analisis Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara minat penggunaan IUD dengan pengetahuan (p-value 0,420), sikap (p-value 0,831), dukungan suami (p-value 0,234), Tidak terdapat hubungan antara pendapatan (p-value 0,375) dengan minat penggunaan alat kontrasepsi IUD di TPMB Naimah Hakipsah Desa Sidorejo. Dari hasil data tersebut tidak ada variabel yang berhubungan yaitu pengetahuan, dukungan suami, pendapatan, dan sikap ibu. Untuk itu, diharapkan wanita lebih terbuka saat menerima informasi dan sering membaca literasi tentang kontrasepsi IU

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BUKU KIA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL MENGENAI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS NONGGUNONG KABUPATEN SUMENEP

    Get PDF
    Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kehamilan termasuk tentang tanda bahaya kehamilan yang menjadi tanda dari salah satu penyebab kematian ibu. Beberapa upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan maka diperlukan petugas kesehatan dalam melakukan pengimplementasian buku KIA dengan lebih baik. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis efektivitas penggunaan buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Nonggunong Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berupa kuantitatif dengan jenis penelitian Deskriptif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi 43 ibu hamil dengan besar sampel sebanyak 39 ibu hamil, pengambilan sampel menggunakan Probabiility Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Uji Analisis menggunakan Uji Wicoxon Signed Rank Test. Pengunaan Buku KIA dengan kategori baik yaitu 22 responden (56,4%) sedangkan Pengetahuan mengenai tanda bahaya kehamilan dengan kategori kurang yaitu 17 responden (43,6%). Dari hasil uji tersebut yaitu p-value sebesar 0.008 < 0.05 yang simpulkan bahwa penggunaan buku KIA efektif terhadap pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan. Diharapkan ibu hamil lebih aktif untuk menambah pengetahuan agar dapat mengetahui tanda bahaya kehamilan agar dapat mencegah terjadinya komplikasi, serta melakukan ANC secara berkala agar dapat mengetahui perkembangan kesehatan ibu dan janin sedangkan untuk petugas kesehatan agar lebih baik lagi dalam melakukan pengimplementasian buku KIA

    11,430

    full texts

    11,472

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Nahdlatul Ulama Surabaya Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇