Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL PADA UMKM SNACK PAK GITO DENGAN METODE RISK AND CONTROL SELF ASESSMENT
Risiko operasional adalah rsiko yang tidak bisa di hindari dari kegiatan manapun
terutama pada sektor UMKM. Untuk itu perlunya mengetahui risiko yang akan
terjadi ketika akan membuka usaha. Penelitian ini memilik rumusan masalah
Bagaimana peta risiko operasional bisnis bagi pelaku kepentingan usaha UMKM
Snack gorengan pak Gito selain itu dengan tujuan Untuk mengetahui peta risiko
operasional bisnis bagi pelaku kepentingan usaha UMKM Snack gorengan pak
Gito. Analisis manajemen risiko operasional pada UMKM snack gorengan dengan
metode Risk and Control Self Assessment (RCSA) dilakukan melalui tiga langkah
utama: mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko. Dalam tahap identifikasi,
terdapat empat kategori risiko utama yaitu risiko sumber daya manusia, keuangan,
operasional, pemasaran. Risiko-risiko ini mencakup kenaikan harga bahan baku,
kekurangan tenaga kerja cepat selain itu faktor musim yang tidak menentu membuat
penumpukan bahan baku sehingga terjadinya pembusukan yang membuat terbuang,
kurangnya pengetahuan pemasaran, serta produk yang sering tersisa akibat
kelebihan produksi dan terbuang karena kadaluarsa. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa analisis risiko sejak dini sangat penting bagi pelaku UMKM untuk
meminimalkan risiko yang tidak diinginkan dan memastikan kelancaran
operasional usaha
ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN DIRI DAN TEAMWORK TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABLE INTERVENING DI PT LATERNA KREASI ABADI, SIDOARJO, JAWA TIMUR
Kinerja merupakan suatu yang sangat penting dalam upaya organisasi untuk mencapai
tujuannya. Kinerja merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi
kerja yang dihasilkan karyawan sesuai perannya dalam organisasi. Karena dari hasil kinerja
dapat dilihat seberapa besar suatu potensi atau kemampuan untuk menjalankan tugas dan
tanggung jawab kerja kepada mereka. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
pengaruh kepemimpinan diri dan teamwork terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan
kerja sebagai variabel intervening di PT Laterna Kreasi Abadi Sidoarjo, Jawa Timur. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuisioner yaitu menyebarkan
link melalui penyebaran online berdasarkan tujuan penelitian. Jumlah responden yang
diambil untuk penelitian adalah 40 responden. Menggunakan metode non probability
sampling yaitu sample jenuh. Hasil penelitian ini adalah : Kepemimpinan diri berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kinerja; teamwork berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kinerja; Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ; Kepuasan kerja
secara positif dan signifikan menunjukan bahwa kepuasan kerja karyawan akan berpengaruh
dalam mencapai kinerja karyawan yang baik ; dan kepuasan kerja secara positif dan
signifikan juga terhadap kepempinan diri dan teamwork . Saran-saran untuk penelitian
selanjutnya, sebaiknya menambah sampel dan memperluas cakupan penelitian,
mepertimbangkan variabel variabel lain yang masih erat kaitannya dengan variabel-variabel
dalam penelitian ini
HUBUNGAN SENAM LANSIA DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI UPTD GRIYA WREDA JAMBANGAN SURABAYA
Pada lanjut usia akan terjadi beberapa penyakit degeneratif, salah satunya
penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia adalah hipertensi. hipertensi
merupakan peningkatan tekanan darah arteri yang bersifat sistemik untuk jangka waktu
lama. untuk melakukan pencegahan terjadinya hipertensi perlu dilakukan senam lansia
untuk meningkatkan kesehatan para lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan senam lansia dengan tekanan darah pada lansia hipertensi di UPTD Griya
Wreda Jambangan Surabaya.
Metode penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan
Cross Sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 60 responden, besar sampel sebanyak
53 responden yang memenuhi kriteia inklusi dan ekslusi dengan cara pengambilan data
menggunakan tekhnik random sampling. variabel independen penelitian ini adalah
senam lansia, dan variabel dependen tekanan darah. instrumen penelitian menggunakan
lembar observasi dan kuesioner. hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji
statistik Chi-square <α = 0,05.
Hasil penelitian ini di dapatkan setengahnya 56,6% sejumlah 30 responden aktif
mengikuti senam lansia, hampir setengahnya 45,3% adalah tekanan darah normal
sejumlah 24 responden. Berdasarkan hasil Uji Chi-square di dapatkan p = 0,008
Sehingga p=0.008< α = 0,05.
Senam lansia berhubungan dengan tekanan darah pada lansia. Dalam hal ini
peran perawat sebagai edukator memberikan edukasi tentang manfaat senam lansia
untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN METODE AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PENGGUNAAN PEMBALUT PADA SISWI KELAS VIII DI SMPN 17 SURABAYA
Bahaya penggunaan pembalut sekali pakai terlalu lama lebih dari 6 jam
dapat menimbulkan penyakit atau menjadi tempat pertumbuhan bakteri,
sehingga membuat area genetalia tidak sehat. Tujuan dari penelitian, yakni
mengetahui pengaruh promosi kesehatan metode audio visual terhadap
pengetahuan penggunaan pembalut pada siswi kelas VIII di SMP Negeri 17
Surabaya.
Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan jenis PreExperimental
Design,
yakni
“One
Group
Pretest-Posttest”.
Populasi
penelitian
Siswi
kelas
VIII
di
SMPN
17
Surabaya
sebesar
63
Orang,
dengan
besar
sampel
54
responden diambil dengan teknik simple random sampling. Variable
independen yaitu promosi kesehatan metode audio visual dan variable
dependen yaitu pengetahuan penggunaan pembalut. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner melalui google formulir. Data dianalisis dengan Uji
Chi Square dengan tingkat kemaknaan ρ < 0,05.
Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan, hampir seluruh
responden dalam kategori pengetahuan kurang (70,4%), dan sesudah diberikan
perlakuan, hampir seluruh responden dalam kategori pengetahuan baik
(79,6%). Analisis Uji Chi Square didapatkan hasil nilai ρ 0,000 < (ɑ=0,05)
yang berarti terdapat pengaruh promosi kesehatan metode audio visual
terhadap pengetahuan Siswi kelas VIII tentang penggunaan pembalut di SMPN
17 Surabaya.
Simpulan penelitian ini adalah Adanya pengaruh promosi kesehatan
metode audio visual tentang penggunaan pembalut terhadap tingkat
pengetahuan Siswi kelas VIII di SMPN 17 Surabaya. Saran bagi responden
untuk dapat menjadikan tambahan wawasan responden tentang bagaimana
menjaga kebersihan diri saat menstruasi
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TINGKAT RESIKO STROKE PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKROMO
Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan peningkatan angka
kejadian morbiditas dan mortalitas penderita hipertensi adalah ketidakpatuhan
pasien dalam meminum obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Tingkat Resiko Stroke
Pada Pasien Hipertensi.
Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan
cross sectional dengan jumlah populasi dalam penelitian yaitu 135 orang dan
sampel sebanyak 101 responden dengan teknik simple random sampling. Variabel
independen yaitu kepatuhan minum obat dan variabel dependen yaitu tingkat resiko
stroke. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Morified Morisky Adherence
Scales-8 (MMAS-8) dan Stroke Risk Scorecard yang telah dimodifikasi dengan
dianalisis menggunakan uji Rank Spearmens dengan kemaknaan α < 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 101 responden sebagian besar
(58,4%) memiliki kepatuhan minum obat yang rendah dan hampir setengah
(42,6%) memiliki tingkat resiko stroke sedang. Hasil uji Rank Spearmen ρ = 0.000
yang berarti ρ < α, maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada Hubungan
Kepatuhan Minum Obat Dengan Tingkat Resiko Stroke Pada pasien Hipertensi.
Ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan tingkat resiko stroke
pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wonokromo. Penderita
hipertensi perlu meningkatkan kepatuhan dalam minum obat sebagai upaya untuk
menurunkan tingkat resiko stroke
GAMBARAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ASSESSMENT (EHRA) DI KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO
Menurut KLHK pada tahun 2020 Kabupaten Sidoarjo menempati urutan ke2 dengan jumlah 390 ribu ton per tahun. Kecamatan Taman merupakan Kecamatan dengan Tingkat penduduk terpadat di Kabupaten Sidoarjo yaitu sebesar 235.238 jiwa pada tahun 2022 yang terbagi ke-24 Desa atau Kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan sampah rumah tangga dengan pendekatan Environmental Health Risk Assessment (EHRA) di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Sampel penelitian ini sejumah 159 responden yang terbagi ke-24 Desa atau Kelurahan. Variabel penelitian ini adalah perilaku dan kebiasaan, lingkungan, faktor penguat (peraturan), faktor pemungkin (sarana prasarana). Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner EHRA. Analisis data pada penelitian ini menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukan pada variabel peraturan hampir keseluruhan (83,6%) tidak memenuhi syarat karena tidak terdapat peraturan cara pengelolaan sampah yang baik. Variabel sarana prasarana hampir keseluruhan (81,8%) banyak nyamuk, hampir keseluruhan (85,5%) petugas mengangkut sampah beberapa kali dalam seminggu, serta sebagian besar (62,3%) petugas mengangkut sampah dengan tepat waktu. Variabel perilaku dan kebiasaan sebagian besar (71,7%) mengumpulkan dan membuang sampah ke tempat sampah, hampir keseluruhan (86,2%) tidak melakukan pemilahan sampah sebelum dibuang, sebagian besar (54,5%) yang melakukan pemilahan adalah jenis gelas dan kaca. Variabel lingkungan hampir keseluruhan (91,8%) kondisi lingkungan memenuhi syarat atau dalam keadaan bersih
HUBUNGAN USIA GESTASI DENGAN KEJADIAN RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME PADA NEONATUS DI RSI DARUS SYIFA SURABAYA
Salah satu faktor terjadinya sindrome gangguan pernapasan pada neonatus
yaitu usia gestasi. insiden respiratory distress syndrome berbanding terbalik
dengan usia gestasi, dimana semakin kurang usia gestasi neonatus maka semakin
tinggi angka kejadian respiratory distress syndrome. tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan usia gestasi dengan kejadian respiratory distress syndrome
pada neonatus di ruang nicu rsi darus syifa’ surabaya.
Desain penelitian menggunakan penelitian analitik dengan metode
penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. populasi dalam penelitian ini
sebanyak 86 responden. cara pengambilan sampel secara total sampling. variabel
independen yaitu usia gestasi dan variabel dependen yaitu respiratory distress
syndrome. pengumpulan data menggunakan rekam medik dan lembar observasi
respiratory distress syndrome menggunakan uji rank spearman ρ = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sebanyak 52
responden usia gestasi dengan kategori premature dan hampir setengahnya
sebanyak 41 responden mengaalami kejadian respiratory distress syndrome
dengan kategori ringan. hasil analisa data ρ = 0,001 dan < ɑ = 0,05 artinya ada
hubungan antara variabel usia gestasi dengan kejadian respiratory distress
syndrome.
Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara usia gestasi dengan
kejadian respiratory distress syndrome. hubungan negatip ini artinya semakin
kurang usia gestasi semakin tinggi angka kejadian respiratory distress syndrome
pada neonatus. perlu adanya dukungan petugas kesehatan kepada ibu responden
dalam memeriksakan kehamilan ke pelayanan kesehatan
HUBUNGAN ANTARA STRESS DAN POLA MAKAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POLI JANTUNG RS PHC SURABAYA
Hipertensi adalah masalah kesehatan global dan menjadi penyebab utama
kematian di seluruh dunia. Salah satu pemicu naik turunnya tekanan darah adalah
kondisi stress. Selain itu pola makan tinggi natrium menyebabkan tekanan darah
tinggi. Tekanan darah tidak terkontrol menyebabkan stroke dan gangguan pada
jantung. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara stress dan pola makan
dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di poli jantung RS PHC Surabaya.
Desain penelitian menggunakan cross sectional, dengan populasi sebesar 80
orang. Teknik sampling non probability sampling jenis purposive sampling,
didapatkan sampel sebesar 66 orang. Variabel independen stress dan pola makan,
variabel dependen tekanan darah pada penderita hipertensi. Instrumen penelitian
kuesioner PSS dan kuasioner pola makan dengan skala ordinal. Analisa data
penelitian ini menggunakan SPSS dengn uji spearman’ rho dengan tingkat signifikan
0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mengalami stress sedang
dan ketegori hipertensi stage 1 yaitu sebanyak 24 responden (68,6 %), sebagian besar
memiliki pola makan tidak baik dan kategori hipertensi stage 1 yaitu sebanyak 18
responden (53 %). Berdasarkan uji spearman’ rho diperoleh nilai p < 0,05 artinya ada
hubungan antara stress dan pola makan dengan tekanan darah pada penderita
hipertensi di poli jantung RS PHC Surabaya.
Penderita hipertensi di poli Jantung sebagian besar memiliki stress tingkat
sedang, pola makan yang tidak baik dan tekanan darah kategori stage 1. Dari hasil
penelitian diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang bagaimana mengelola
stress dan menjaga pola makan yang baik agar tidak terjadi peningkatan tekanan
darah pada penderita hipertensi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PADA MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI INSTALASI FARMASI (STUDI KASUS FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS DI RUMAH SAKIT MATA MASYARAKAT JAWA TIMUR)
Manajemen logistik di Rumah Sakit merupakan aspek terpenting yang harus ada disuatu rumah sakit. Berdasarkan survei awal melalui wawancara dengan Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur dalam pelaksanaannya pernah mengalami beberapa kejadian terkait pelayanan kefarmasian yaitu adanya kesalahan pemberian obat. Mengingat pentingnya sistem alur pelayanan maka peneliti menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) yaitu tujuan penelitian ini untuk mengurangi atau menghilangkan suatu kegagalan potensial dalam suatu sistem serta penyebab dan dampaknya, lalu melakukan redesign di bagian unit farmasi terkait kesalahan pemberian obat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus dengan partisipan sebanyak 5 informan, terdiri dari 1 informan kunci yaitu kepala instalasi farmasi RSMM dan 4 informan utama (staff yang bergabung di instalasi farmasi sebagai penanggung jawab instalasi farmasi RSMM). Data terkait informasi pengelolaan manajemen logistik menggunakan pedoman wawancara mendalam, lembar obeservasi dan dokumentasi. Analisis deskriptif naratif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengelolaan manajemen logistik obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur mulai dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan sesuai dengan SOP yang ada di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mata Masyarkat Jawa Timur dan memprioritaskan masalah yang mendapatkan nilai level risiko tinggi lalu melakukan redesign proses dengan perhitungan Failure Mode and Effects Analysis yang mendapatkan hasil nilai RPN. Pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur sudah cukup baik, namun masih adanya petugas yang kurang kosentrasi karena pasien yang dilayani banyak sehingga petugas kurang teliti terhadap konsistennya perlakuan SOP yang ada. Diharapkan menjadwalkan pelatihan atau membuat usul jadwal pelatihan dan sosialisasi hasil pelatihan yang diikuti semua Tim SIM dan staff instalasi farmasi Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur, serta melakukan proses pelayanan di farmasi rawat jalan dan rawat inap dengan baik
HUBUNGAN ANTARA HIPERTENSI DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PUSKESMAS BENOWO SURABAYA
Hipertensi merupakan penyakit degenaratif. Angka kejadian hipertensi di
Puskesmas Benowo tahun 2023 sebesar 2391 orang, dari hasil wawancara
10 pasien hipertensi 70% mengalami tidur tidak nyenyak dan sering
terbangun pada malam hari. Penurunan elastisitas dinding aorta sehingga
meningkatnya resistensi pembuluh darah perifer menyebabkan tidak
tercapai kualitas tidur yang adekuat menimbulkan berbagai macam keluhan
tidur.
Desain Penelitian ini analitik korelasional pendekatan cross sectional
variabel independen hipertensi variabel dependen adalah kualitas tidur.
Populasi sebanyak 96 orang, sampel sebanyak 77 orang, menggunakan
teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan
kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Indeks) dan tensimeter untuk
pemeriksaan hipertensi . Analisa data menggunkan Uji Chi Square,α= 0,05.
Hasil analisis data yang di peroleh dengan uji Chi Square di buktikan
bahwa terdapat hubungan hipertensi dengan kualitas tidur pada lansia di
Puskesmas Benowo Surabaya(p=0,001)
Tujuan penelitian ini mengidentifkasi hipertensi, kualitas tidur serta
menganalisa hubungan antara hipertensi dengan kualitas tidur pada lansia
di Puskesmas Benowo Surabaya. Hasil penelitian dari 77 responden
sebagian besar 62,33% menderita hipertensi tahap 1, sebagian besar 53,2%
memiliki kualitas tidur cukup buruk. Penelitian ini di harapkan lansia
kontrol tekanan darah secara rutin, melakukan diet rendah garam, terapi
pengaturan tidur,terapi musik dengan mendengarkan murottal Al-Quran