Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN DURASI TIDUR, KEBIASAAN MEROKOK, DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA PEKERJA DI USAHA DAGANG PEMOTONGAN AYAM DESA SIDOWUNGU KABUPATEN GRESIK
Status gizi masih menjadi masalah kesehatan global yang kurang disadari
terutama pada gizi usia dewasa. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi
status gizi, diantaranya yakni durasi tidur, kebiasaan merokok, dan pola makan.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan durasi tidur, kebiasaan merokok,
dan pola makan dengan status gizi pada pekerja di usaha dagang pemotongan ayam
Desa Sidowungu Kabupaten Gresik.
Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan
metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebesar 78 responden
menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini diantaranya timbangan injak digital untuk pengukuran berat badan,
wireless onemed hight meter untuk pengukuran tinggi badan, kuesioner durasi tidur
dan pola makan, serta form sq-ffq untuk mengetahui pola makan responden.
Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dan Koefisiensi Kontingensi dengan
tingkat signifikan ∝ ≤ 0,05
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pekerja memiliki durasi tidur
yang kurang (57,7%), sebagian besar pekerja memiliki kebiasaan merokok sedang
(56,4%), sebagian besar responden memiliki pola makan yang buruk (57,7%), dan
sebagian besar responden memiliki status gizi kurang (46,2%). Hasil uji Rank
Spearman menunjukkan adanya hubungan antara durasi tidur dan pola makan
dengan status gizi (p<0,05), dan tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok
dengan status gizi (p>0,05).
Kesimpulan terdapat hubungan antara durasi tidur dan pola makan dengan
status gizi dan tidak terdapat hubungan antara kebiasaan merokok dengan status
gizi pada pekerja. Saran adar para pekerja lebih memperharikan durasi tidur dan
pola makan masing-masing agar kesehatan lebih terjaga
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP REPURCHASE INTENTION MELALUI BRAND TRUST SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI KASUS PADA BITTERSWEET BY NAJLA)
Perkembangan teknologi mengalami peningkatan yang cukup pesat, terutama pada
sektor marketing. Dengan adanya digital marketing yang terus mengalami
pertumbuhan menjadi daya tarik bagi para brand untuk mengembangkan
produknya di media sosial yang dilaksanakan serta dijadikan peluang untuk
menjangkau konsumen pada sektor media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh dari Brand Trust (BT), Repurchase Intention (RI), dan Social
Media Marketing (SMM). Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan
metode kuantitaif dengan menyebar kuesioner secara online dan mengolah data
menggunakan Smart PLS. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara
Purposive Sampling dengan total 183 responden yang digunakan pada penelitian
ini dengan kriteria responden tertentu yang dapat mengisi kuesioner. Hasil
penelitian membuktikan bahwa social media marketing berpengaruh secara
signifikan terhadap brand trust, brand trust berpengaruh secara signifikan
repurhcase intention, social media marketing berpengaruh secara signifikan
terhadap repurhcase intention
PENGARUH INDUKSI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL PADA TIKUS PUTIH BEROLAHRAGA DAN TIDAK BEROLAHRAGA
Aktivitas fisik yang lebih dapat menyebabkan masalah kesehatan pada
ginjal. Salah satu bahan alami yang banyak mengandung senyawa flavonoid
adalah daun kelor (Moringa oleifera L.). Penelitian ini bertujuan untuk menilai
dampak pemberian ekstrak Moringa oleifera terhadap kerusakan histopatologi
jaringan ginjal tikus putih jantan yang diberi perlakuan olahraga. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental dengan metode post test only control group
design. Sampel terdiri dari 30 ekor tikus Rattus Novergicus strain Wistar, yang
diberi perlakuan ekstrak kelor Moringa oleifera selama tiga minggu, dilanjutkan
dengan perlakuan olahraga. Penelitian ini melibatkan lima kelompok berbeda:
kelompok kontrol negatif (CN), kelompok kontrol positif (CP), kelompok
standar kreatin (C), kelompok yang diberikan ekstrak Moringa oleifera dengan
dosis 250 mg/kgBB (MO1), dan kelompok kelompok yang menerima ekstrak
Moringa oleifera dengan dosis 500 mg/kgBB (MO2). Semua kelompok diberi
perlakuan olahraga kecuali kelompok negatif. Hasil penelitian menunjukan
kerusakan pada kelompok CN degenerasi 22%, dan inflamasi 17%, kelompok
CP nekrosis 7%,degenerasi 14%, dan inflamasi 16%, kelompok C nekrosis
6%,degenerasi 26%, dan inflamasi 10%, kelompok MO1 nekrosis
8%,degenerasi 14%, dan inflamasi 15%, kelompok MO2 nekrosis 8,2%,
degenerasi 16%,dan inflamasi 20%. Hasil uji Kruskal wallis menunjukkan
bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan nekrosis, degenerasi, dan
inflamasi jaringan ginjal antar kelompok karena p-value > 0,05. Hasil uji Mann-
whithney menunjukkan tidak terdapat perbedaan antar kelompok C dengan MO1
dan MO2 karena p-value >0,05 yang menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun
kelor tidak mempunyai efek nyata terhadap kerusakan ginjal tikus yang diberi
latihan atau tidak
PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, KEPUASAN KERJA, DAN GOVERNMENT REGULATION OF EMPLOYEE TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA NON KARYAWAN TETAP PUSKESMAS SIWALANKERTO
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu perusahaan adalah
tingkat Turnover yang tinggi. Turnover atau pergantian tenaga kerja merupakan wujud nyata
yang dapat menjadi masalah serius bagi perusahaan atau organisasi yang dapat menganggu
efektivitas jalannya sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
pengaruh variabel beban kerja, lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan government regulation
terhadap Turnover Intention pada non karyawan tetap Puskesmas Siwalankerto. Metode
peniletian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuisoner yaitu dengan
menyebarkan angket yang disebarkan berdasarkan tujuan penelitian. Jumlah populasi yang
diambil untuk penelitian adalah 44 responden. Menggunakan metode non-probability sampling
dengan pendekatan purposive sampling dan metode yang digunakan dalam menganalisis data
dalam penelitian menggunkan SmartPLS 4.0.Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan
beban kerja memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap Turnover Intention. Lingkungan
kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Turnover Intention. Kepuasan kerja
memiliki pengaruh negatif sigifikan terhadap Turnover Intention. Government regulation
memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Turnover Intention. Diharapakan pada peneliti
selanjutnya agar dapat menambahkan variabel-varibel lain yang dapat mepengaruhi Turnover
Intention yang tidak diteliti pada penelitian ini
PENGARUH PROMOSI, HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPERCAYAAN DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PARFUM FRESHCHUBS DI SURABAYA
Perkembangan dunia bisnis membuat pelaku bisnis tidak boleh berdiam diri di
tempat, tanpa memiliki sebuah inovasi bagi usahanya dalam berkembang.
Banyaknya tren baru menjadi faktor pendorong konsumen menginginkan sebuah
produk lebih inovatif dan variatif. Usaha parfum memiliki peluang untuk
berkembang pesat di pasaran Indonesia. Seiring dengan meningkatnya kesadaran
untuk menjaga penampilan, makin banyak orang yang akan mencari parfum sesuai
dengan selera, uang yang mereka miliki, dan kepercayaan terhadap suatu produk
parfum. Dalam proses untuk meningkatkan posisi mereknya suatu brand akan
menggunakan pendekatan strategi komunikasi pemasaran melalui influencer
marketing, konten tiktok, live streaming, iklan e-commerce, iklan instagram dan
packaging. Pengenalan produk melalui berbagai platform akan mengubah persepsi
konsumen terhadap suatu produk. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh promosi, kepercayaan, harga, dan kualitas produk terhadap
keputusan pembelian produk parfum freshchubs khususnya di Kota Surabaya.
Sampel merupakan warga kota Surabaya sebanyak 221 responden. Data penelitian
dianalisis menggunakan Partial Least Square - Structual Equation Modeling (PLS-
SEM). Hasil penelitian diperoleh bahwa pada taraf signifikan 5% terdapat pengaruh
positif kualitas produk, dan promosi terhadap kepercayaan. Kualitas produk,
promosi, harga, dan kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan
pembelian
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, FOSFOR, RASIO FOSFOR-PROTEIN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN FOSFOR PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA A. YANI
Pasien
hemodialisis
sering
mengalami komplikasi akibat dari
ketidakseimbangan asupan makan di dalam tubuh. Komplikasi yang ditimbulkan
antara lain anemia dan hiperfosfatemia. Pengontrolan kadar hemoglobin dan fosfor
dapat dipengaruhi oleh asupan protein, asupan fosfor, dan rasio asupan fosfor
protein dengan porsi, jenis serta frekuensi yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis hubungan asupan protein, fosfor, rasio fosfor-protein dengan kadar
hemoglobin dan fosfor pada pasien hemodialisis di Rumah Sakit Islam Surabaya A.
Yani.
Jenis penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Teknik pengambilan sampel non probobility sampling dengan teknik proporsi
sampling berjumlah 53 sampel. Pengumpulan data asupan protein, fosfor, rasio
fosfor-protein menggunakan formulir SQFQQ (Semi Quantitative Food Frequency
Questionnaire). Kadar hemoglobin menggunakan mesin hemato analyzer dan
kadar fosfor menggunakan Auto-analyzer horiba ABX Pentra Phosphorus CP.
Analisis menggunakan uji statistik korelasi pearson.
Analisis menunjukkan terdapat hubungan positif antara asupan protein
dengan kadar hemoglobin (p-value=0,002 r-value=0,417). Terdapat hubungan
positif antara asupan fosfor dengan kadar hemoglobin (p-value=0,019 r
value=0,320). Namun, tidak terdapat hubungan antara rasio asupan fosfor-protein
dengan kadar hemoglobin (p-value=0,477 r-value=-0,1). Tidak terdapat hubungan
antara asupan protein dengan kadar fosfor (p-value=0,722 r-value=0,05). Tidak
terdapat hubungan antara asupan fosfor dengan kadar fosfor (p-value=0,713 r
value=0,052). Tidak terdapat hubungan antara rasio asupan fosfor-protein dengan
kadar fosfor (p-value=0,978 r-value=0,004)
ANALISA PERBEDAAN KADAR SERAT, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN MUTU ORGANOLEPTIK MIE KERING DARI TEPUNG KOMPOSIT PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA
Biji nangka dan kulit buah naga merupakan limbah yang sering terbuang
dan memiliki nilai gizi tinggi namun masih belum dimanfaatkan secara optimal
sehingga salah satunya dapat dijadikan menjadi produk mie. Tujuan penelitian ini
untuk menganalisis perbedaan kasar serat, aktivitas antioksidan dan mutu
organoleptik pada mie kering dengan tiga formulasi perbandingan tepung
komposit (tepung mocaf dan biji nangka) dan ekstrak kulit buah naga, yaitu F1
(70:10:20), F2 (70:15:15), F3 (70:20:10).
Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).
Besar sampel yang digunakan yaitu 3 formulasi masing-masing dengan 4 kali
pengulangan. Uji analisis serat menggunakan metode AOAC, aktivitas
antioksidan metode DPPH, uji organoleptik menggunakan sebanyak 25 panelis
tidak terlatih dengan media kuesioner. Analisis data serat menggunakan One Way
Anova p-value <0,005 dilanjutkan uji Tukey apabila terdapat perbedaan
signifikan. Analisis data aktivitas antioksidan dan organoleptik menggunakan
Kruskall-Wallis p-value <0,005 dilanjutkan uji Pairwise apabila terdapat
perbedaan signifikan.
Hasil pada penelitian ini terdapat perbedaan signifikan pada kadar serat p
value 0,000<0,005 dilanjutkan uji Tukey terdapat perbedaan pada F1,F2, dan F3.
Aktivitas antioksidan terdapat perbedaan signifikan p-value 0,007<0,005 dilanjut
kan uji Pairwise terdapat perbedaan F1 dengan F3. Hasil mutu organoleptik
terdapat perbedaan signifikan pada aspek rasa dan warna p-value <0,005.
Kesimpulan pada hasil rata-rata serat tertinggi pada F3 (4,63%) dan aktivitas
antioksidan tertinggi pada F3 (63,06%). Pada mutu organoleptik F1 merupakan
formula yang paling disukai oleh panelis
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MEMBACA LABEL PRODUK MAKANAN RINGAN SEBELUM DAN SETELAH EDUKASI MEDIA ULAR TANGGA DAN VIDEO (Studi pada Siswa-siswi Kelas XI di SMA Dr. Soetomo Surabaya)
Label makanan juga berperan penting terhadap keputusan konsumen dalam
membeli makanan, namun perilaku membaca label pangan kemasan di Indonesia
masih cukup rendah. Oleh karena itu upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan membaca label pada produk pangan salah satunya dengan
dilakukannya berupa edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
perbedaan pengetahuan dan keterampilan membaca label produk makanan ringan
sebelum dan setelah edukasi kelas xi di SMA Dr. Soetomo Surabaya.
Metode penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan menggunakan
desain Control Grup Desain dengan populasi adalah siswa-siswi SMA Dr Soetomo
Surabaya sebanyak 150 orang. Sampel berjumlah 106 responden yang dibagi
menjadi 2 kelompok media yaitu media ular tangga 53 responden dan media video
53 reponden. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik Simple Random
Sampling. Variabel penelitian adalah pengetahuan dan keterampilan membaca label
dengan instrumen menggunakan kuisoner dan wawancara. Analisis uji yang
digunakan adalah Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan terhadap
pengetahuan sebelum dan setelah dengan media ular tangga dan media video
dengan hasil (p-value = 0,000). Dan terdapat perbedaan teradap keterampilan
sebelum dan setelah edukasi dengan media ular tangga dan media video dengan
hasil (p-value = 0,000). Hasil selisih antar kedua media yang signifikan antara rata
rata (mean) dua sampel yang tidak berpasangan dengan hasil (p-value = 0,000).
Pemberian media ular tangga dan media video dapat berpengaruh terhadap
pengetahuan dan keterampilan membaca
POLA PEMBERIAN MAKAN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK PERMATA BUNDA (KELURAHAN MASANGAN WETAN KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO)
Perilaku pemberian makan pada anak berperan dalam pola makan anak di
kemudian hari, perilaku ini antara lain cara menyiapkan makanan, memperhatikan
kandungan zat gizi dalam makanan dan membiasakan anak makan tepat pada
waktunya.
Tujuan penelitian mengetahui dan mengindentifikasi gambaran pola pemberian
makan anak usia prasekolah di TK Permata Bunda. Jenis penelitian ini adalah
kuantitatif dengan metode observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini
adalah 20 orang tua atau pengasuh mempunyai anak yang bersekolah di TK
Permata Bunda. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, sedangkan
instrumen yang digunakan adalah kueisioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu yang berperilaku kurang dalam
pemberian makan yaitu 8 ibu (40,0%). Indikator secara umum yang menyebabkan
ibu berperilaku kurang dalam pemberian makan yaitu karena faktor latar belakang
pendidikan, ekonomi, hingga sosial masyarakat yang tidak menumbuhkan suatu
lingkungan yang inklusif bagi anak-anak picky eater (pilih-pilih makanan). Seperti
kebanyakan masyarakat kurang melakukan variasi makanan kepada anak picky
eater
PENGARUH KOMPENSASI DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS: KANTOR PLN UNIT LAYANAN PELANGGAN RUNGKUT)
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor terpenting dalam
menjalankan roda organisasi. Penelitian ini telah dilakukan dengan responden 126
orang pada Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Rungkut Teknik pengambilan
data Kuesioner lalu diuji menggunakan aplikasi Smart PLS.Hasil ini menunjukan
bahwas Kompensasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja Kompensasi
berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja Stres berpengaruh
signifikan positif terhadap Kinerja Stres tidak berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan kerja Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja
Kompensasi secara tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan
pengaruh mediasi kepuasan kerja. Stres secara tidak langsung tidak berpengaruh
signifikan terhadap kinerja dengan pengaruh mediasi kepuasan kerj