Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
University of Nahdlatul Ulama Surabaya RepositoryNot a member yet
11472 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN POLA HIDUP DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI KELAS XI SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA
Penerapan pola hidup sehat sebagai investasi bagi remaja perempuan dalam
menjaga kesehatan reproduksinya khususnya pada siklus menstruasi. Salah
satunya dengan menjaga kebiasaan pola makan yang baik, melakukan aktivitas
fisik yang teratur, dan proses pengendalian tingkat stress pada diri. Penelitian ini
bertujuan untuk meneliti hubungan pola hidup dengan siklus menstruasi pada
siswi.
Metode penelitian ini menggunakan analitik cross sectional. Populasi pada
penelitian ini yaitu 90 siswi kelas XI SMA Intensif Taruna Pembangunan
Surabaya, dengan sampel sejumlah 73 responden. Pengambilan sampel
menggunakan stratified random sampling. Dan pengambilan data menggunakan
instrumen kuesioner dan data sekunder. Uji yang digunakan dalam penelitian ini
dalah uji korelasi pearson.
Penelitian dari 73 responden didapatkan hasil, terdapat hubungan antara pola
makan dengan siklus menstruasi dengan hasil ρ = 0,016 (0,016 ≤ 0,05), juga
terdapat hubungan antara aktifitas fisik dengan siklus menstruasi dengan hasil ρ =
0,000 (0,000 ≤ 0,05), dan tidak terdapat hubungan antara tingkat stress dengan
siklus menstruasi dengan hasil ρ = 0,935 (0,935 ≥ 0,05).
Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pola makan dan
aktifitas fisik dengan siklus menstruasi sedangkan tidak ada hubungan antara
tingkat stress dengan siklus menstruasi. Remaja perlu memperhatikan pola makan
dan aktifitas fisik karena dapat mempengaruhi siklus menstruasi
EFEKTIFITAS TERAPI SITZ BATH DENGAN REBUSAN KAYU MANIS TERHADAP NYERI LUKA JAHITAN PERINEUM DI PUSKESMAS GANDUSARI
Masalah yang timbul pada masa post partum yaitu nyeri perineum. Nyeri
perineum merupakan hal fisiologis pada ibu post partum, akan tetapi nyeri ini
mempengaruhi kemampuan wanita untuk mobilisasi sehingga dapat
menimbulkan komplikasi seperti perdarahan post partum. Tujuan penelitian
untuk mengetahui efektivitas terapi sitz bath dengan rebusan kayu manis
terhadap nyeri luka jahitan perineum di Puskesmas Gandusari.
Desain penelitian experimental one group pretest - post test design.
Populasi 20 ibu post partum, dengan besar sampel sebanyak 20 ibu post partum,
pengambilan sampel secara non-probability sampling dengan tehnik total
sampling. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Gandusari Trenggalek pada
bulan Juni dan Juli. Instrument penelitian lembar observasi dengan Numerical
Rating Scale (NRS) kemudian di analisis menggunakan Uji Maan Whitney U.
Hasil penelitian dari 20 responden sebelum dilakukan perlakuan sebagian
besar (70%) responden mengalami nyeri sedang, setelah dilakukan perlakuan
sebagian besar (60%) responden mengalami nyeri ringan. Hasil Uji Maan
Whitney U diketahui p= 0,000, maka terapi sitz bath dengan air rebusan kayu
manis efektif terhadap penurunan nyeri luka perineum di Puskesmas Gandusari.
Semakin ibu nifas mau menerapkan terapi sitz bath dengan air rebusan
kayu manis maka nyeri luka pada jahitan akan semkakin berkurang. Khususnya
metode mengurangi nyeri luka perineum dengan asuhan kebidanan
komplementer
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PRE MENSTRUAL SYNDROME PADA MAHASISWI S1 KEBIDANAN REGULER UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
Hasil survey yang dilakukan pada mahasiswi S1 Kebidanan reguler UNUSA
sebagian besar (60%) mengalami PMS ringan. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan pola makan dan kualitas tidur dengan PMS pada mahasiswi
S1 kebidanan reguler UNUSA.
Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan
cross sectional, populasi 178 orang, jumlah sampel 124 orang. Pengambilan sampel
menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen kuesioner. Variabel
independent adalah pola makan dan kualitas tidur, variabel dependent adalah Pre
Menstrual Syndrome. Uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan p-value
0,05
Hasil penelitian menunjukkan dari 124 responden hampir seluruhnya (94,4%)
memiliki pola makan yang tidak sehat, sebagian besar (61,3%) memiliki kualitas
tidur sedang, hampir setengah (41,1%) mengalami PMS sedang, hampir setengah
(42,7%) dengan pola makan tidak sehat mengalami PMS sedang, dan seluruh
responden (100%) dengan kualitas tidur buruk mengalami PMS berat. Hasil uji Chi
Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola makan dengan PMS (p-value
0,014), dan terdapat hubungan kualitas tidur dengan PMS (p-value 0,003) pada
mahasiswi S1 kebidanan reguler UNUSA. Maka H0 ditolak dan H1 diterima.
Ada hubungan pola makan dan kualitas tidur dengan kejadian PMS pada
mahasiswi S1 Kebidanan reguler UNUSA. Kejadian PMS disebabkan karena tidak
sehatnya pola makanan yang dikonsumsi serta kualitas tidur yang buruk
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI DAN DISMENOREA PADA REMAJA
Berdasarkan Riskesdas (2018) 11,7% remaja di Indonesia mengalami siklus menstruasi
tidak teratur, sedangkan menurut WHO (2021) angka kejadian dismenorea cukup tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Stres terhadap Siklus
Menstruasi dan Dismenorea pada remaja.
Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi
seluruh S1 Kebidanan Semester IV UNUSA. Sample sebagian S1 Kebidanan Semester IV
UNUSA. Besar sampel 36 responden. Teknik simple random sampling. Lokasi kampus A
UNUSA. Waktu Juni-Juli 2024. Variabel independen tingkat stres, variabel dependen siklus
menstruasi dan dismenorea. Pengumpulan data dari kuesioner DASS-42 dan dianalisis uji
Chi square.
Hasil penelitian dari 36 responden sebagian kecil (25%) memiliki tingkat stres normal
dengan siklus menstruasi normal. Hasil uji korelasi Spearman nilai p = 0,001. Didapatkan
hampir sebagian (30,56%) memiliki tingkat stres sedang dengan dismenorea. Hasil uji
korelasi Spearman nilai p = 0,002. Karena p < 0,05 maka Ho ditolak sehingga terdapat
hubungan antara tingkat stres terhadap siklus menstruasi dan dismenorea pada remaja.
Semakin remaja memiliki tingkat stres normal maka siklus menstruasi teratur dan
tidak dismenorea. Sebaliknya jika remaja mengalami stres maka siklus menstruasi tidak
teratur dan dismenorea. Saran penelitian untuk responden dapat mengendalikan psikisnya
untuk mencegah terjadinya stres
EFEKTIFITAS AKUPRESUR DAN DEEP BREATHING RELAXATIO TERHADAP TINGKAT MUAL MUNTAH (EMESIS) PADA IBU HAMIL DI TEMPAT PRAKTEK MANDIRI BIDAN
Mual muntah merupakan keluhan yang sering dialami pada ibu hamil dan
merupakan gejala awal kehamilannya. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis
untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama adalah akupresur
dan DBR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas akupresur dan DBR
terhadap penurunan mual dan muntah.
Desain penelitian ini One Group Pre-Post Test, dengan populasi ibu hamil
trimester pertama yang mual muntah, besar sampel 20 responden. Pengambilan
sampel non probability sampling dengan total sampling. Variabel independent
akupresur , DBR , variable dependen mual muntah., dengan kuesioner INVR Pre-
Post Test. Analisis data: Uji Mann Whitney.
Hasil penelitian dari 20 responden sebelum diberikan akupresur dan DBR
hampir seluruhnya ibu hamil (85%) mual muntah berat, setelah diberikan akupresur
dan DBR hampir seluruhnya ibu hamil (80%) mual muntah sedang. Hasil uji
statistik menggunakan Mann whitney sign rank test , menunjukkan penurunan
signifikan tingkat mual muntah pada ibu hamil setelah intervensi, dengan nilai p
0,000 (p < 0,005) , Maka Ho ditolak artinya ada efektifitas pemberian akupresur
dan DBR terhadap tingkat mual muntah.
Simpulan penelitian ini terdapat penurunan mual muntah ibu hamil
trimester pertama di TPMB Titik Ariati setelah diberikan akupresur dan DBR
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN IBU BERSALIN DI RSIA PONDOK TJANDRA SIDOARJO
Perasaan cemas yang berlebihan ibu bersalin akan mempengaruhi proses
persalinan. Studi pendahuluan didapatkan dari 21 ibu bersalin terdapat 10 (48%)
mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini mengetahui analisis faktor yang
mempengaruhi tingkat kecemasan ibu bersalin di RSIA Pondok Tjandra.
Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan
Cross Sectional. Populasi seluruh ibu bersalin 30 orang, besar sampel 28 orang.
Pengambilan sampel secara probability sampling dengan teknik simple random
sampling. Variabel independen usia, paritas, pendidikan, pekerjaan, dukungan
keluarga dan variabel dependen tingkat kecemasan ibu bersalin. Instrumen
penelitian kuesioner skala HARS, analisis data uji statistik multivariat regresi
logistik ordinal dengan nilai probability α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan dari 28 responden sebagian besar (67.9%)
usia tidak berisiko, sebagian besar (60,7%) primipara, hampir setengahnya
(46,6%) tingkat pendidikan menengah, sebagian besar (60,7%) ibu tidak bekerja,
setengahnya (50%) dukungan keluarga sedang dan setengahnya (50%) dukungan
keluarga baik. Hasil uji statistik menunjukkan usia (ρ = 0,084), paritas (ρ =
0,020), pendidikan (ρ = 0,008), pekerjaan (ρ = 0,065), dukungan keluarga (ρ =
0,020) sehingga nilai ρ < α maka Ho ditolak sehingga Ha2, Ha3, Ha5 diterima.
Nilai ρ > α maka Ho diterima sehingga Ha1, Ha4 ditolak
Simpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh antara paritas, pendidikan,
dukungan keluarga terhadap kecemasan ibu bersalin. Oleh karena itu, perlu
dilakukan edukasi tentang upaya penurunan kecemasan
PERAN KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN BAHASA DI RAM NU 202 ASSAADAH SUKOWATI BUNGAH GRESIK
Peran Komunikasi Orang Tua dalam meningkatkan kecerdasan bahasa masih
tergolong rendah. Hal ini disebabkan kecerdasan bahasa anak belum
berkembang secara optimal. Sehingga peran komunikasi orang tua sangat
dibutuhkan untuk meningkatkannya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran secara jelas dan detail peran komunikasi orang tua
dalam meningkatkan kecerdasan Bahasa di RAM NU 202 Assa’adah
Sukowati Bungah Gresik.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan
pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
Wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data
yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, tehnik analisis
perbandingan, dan penarikan kesimpulan dengan melalui uji keabsahan data
secara tehnik triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukan peran komunikasi orang tua dalam
meningkatkan kecerdasan bahasa dapat dicapai dengan pedekatan tiga
indikator yaitu : keterbukaan kemampuan mengungkapkan pikiran kepada
orang lain, empati melakukan komunikasi yang baik antara orang tua dan
anak, menjaga hubungan antar anggota keluarga. Orang tua memiliki peranan
dalam lingkungan keluarga untuk menstimulasi kecerdasan bahasa anak
dengan sering melakukan komunikasi.
Kesimpulan. Peran Komunikasi orang tua dalam meningkatkan kecerdasan
bahasa anak dapat meningkat dengan tiga indikator tersebut. Disarankan pada
guru dan orang tua dapat saling bekerjasama untuk meningkatkan kecerdasan
bahasa ana
STUDENTS PERCEPTION ON USING DIGITAL PLATFORM EDUCAPLAY FOR ENGLISH VOCABULARY LEARNING IN JUNIOR HIGH SCHOOL
Keterampilan bahasa Inggris telah diidentifikasi sebagai kelemahan di salah satu
sekolah menengah pertama di Sidoarjo selama fase pra-observasi. Hal ini terlihat
dari nilai bahasa Inggris mereka yang sebagian besar dinyatakan di bawah kriteria
standar. Banyak siswa kesulitan belajar bahasa Inggris karena kurangnya
kosakata. Penelitian ini mengkaji persepsi siswa terhadap penggunaan platform
digital Educaplay untuk pembelajaran kosakata bahasa Inggris. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui implementasi dan persepsi siswa terhadap
penggunaan Educaplay. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diambil
melalui observasi dan kuesioner campuran terbuka dan tertutup dari 19 siswa
kelas 7 di salah satu SMP di Sidoarjo. Hasil menunjukkan bahwa siswa lebih
aktif, antusias, dan menikmati pembelajaran kosakata dengan Educaplay. Salah
satu hasil persepsi siswa mengatakan sebanyak 95% siswa memberikan respon
positif, menyatakan bahwa Educaplay membantu mereka mengingat kosakata
baru dengan lebih mudah dan menyenangkan. Namun, kendala seperti kebutuhan
koneksi internet stabil dan kurangnya perangkat pribadi menjadi tantangan. Meski
demikian, solusi seperti penggunaan tethering dari guru membantu mengatasi
masalah ini
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK MELALUI MEDIA BUSY BOOK PADA KELOMPOK A (USIA 4-5 TAHUN) TKM MAZRAATUL ULUM 01 PACIRAN
Memberikan stimulus yang memicu kegiatan yang tepat sangatlah penting,
dengan berbagai media digunakan untuk mendukung pertumbuhan dan
perkembangan anak usia dini. Berdasarkan hasil observasi di lapangan tentang
kecerdasan logika matematika anak usia 4-5 tahun di TKM Mazra’atul Ulum 01
Paciran masih dalam kategori kurang. Hal ini dapat diketahui juga dari catatan
observasi di lapangan bahwa media pembelajaran pengenalan angka selama ini
yang digunakan adalah lembar kerja saja, belum adanya media lain yang
menyenangkan untuk mendukung pengenalan logika matematika anak usia 4-5
tahun. Untuk itu diperlukan Media busy book agar proses pembelajaran bisa lebih
efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan media Busy
Book sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan logika
matematika bagi anak kelompok A (usia 4-5 Tahun). Penelitian ini merupakan
penelitian tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan,
pengamatan dan refleksi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode
Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah observasi, dan dokumentasi. Adapun metode pembelajaran dari penelitian
ini adalah dengan menggunakan metode demonstrasi, tanya jawab, bermain.
Berdasarkan hasil observasi pada siklus I kemampuan logika matematika anak
adalah 25,49%, dan meningkat pada siklus II menjadi 76,96%. Dengan
menggunakan media pembelajaran busy book pada penelitian ini berhasil
meningkatkan kemampuan logika matematika anak terlihat dari hasil analisis
observasi pada pertemuan tiga siklus II yang dikategorikan sangat baik
IMPLEMENTASI BACA TULIS AL-QURAN (HURUF HIJAIYAH) PADA ANAK HIPERAKTIF DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN PLUMBUNGAN SUKODONO SIDOARJO
baca tulis Al-Qur’an (huruf hijaiyah). karena banyak lembaga TK yang kurang
mengetahui proses implementasi baca tulis Al-Qur’an (huruf hijayah) pada anak
hiperaktif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi serta faktor
pendukung dan penghambat dalam proses implementasi baca tulis Al-Qur’an
(Huruf Hijaiyah)
pada anak hiperaktif di TK Dharma Wanita Persatuan
Plumbungan Sukodono Sidoarjo.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Kemudian, di
cek kembali keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi. Informan
yang digunakan terdiri dari 5 informan utama dan 7 informan tambahan.
Hasil dari penelitian ini yaitu implementasi Pembelajaran pada TK
Dharma Wanita Persatuan Plumbuingan diterpakan dengan tiga tahap strategi
pembelajaran. (1) Pertama, tahap persiapan yang berupa penyusunan Progam
tahunan, program semester, RPPM, RPPH, materi ajar serta alat dan bahan yang
menarik untuk anak hiperaktif. Kedua, tahap pelaksanaan menggunakan media
kalender hijayah, pohon tempel, dan pendekatan lisan kepada anak hiperaktif.
Ketiga, tahap evaluasi berupa penilaian harian anak, catatan anekdot dan hasil
karya untuk mengetahui perkembangan anak hiperaktif. (2) Terdapat Faktor
pendukung antara lain: a. Media, b. Sarana dan prasarana, c. Upaya maksimal
guru, d. Dukungan dari orang tua. Faktor penghambat antara lain: a. Tingkah anak
hiperaktif yang berlebih, b. Tidak bisa fokus, c. Kurangnya jumlah guru.
kesimpulan dari penelitian ini yaitu Implementasi pembelajaran baca tulis
Al-Qur’an (Huruf Hijaiyah) pada anak hiperaktif di TKDWP Plumbungan
diterapkan melalui tiga tahap untuk mencapai hasil pembelajaran yang maksimal
yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Saran untuk TKDWP
Plumbungan untuk yaitu Implementasi pembelajaran baca tulis Al-Qur’an (Huruf
Hijaiyah) pada anak hiperaktif yaitu Perlunya perhatian atau perlakuan khusus
yang diberikan oleh guru kepada siswa yang mengalami perilaku hiperaktif
dengan memberikan motivasi, dan membantu siswa ketika di sekolah dengan
harapan agar mengurangi atau memperbaiki masalah-masalah yang dihadapi oleh
siswa yang mengalami perilaku hiperakti