42304 research outputs found
Sort by
Moderating Technology Acceptance Model on Resident Empowerment in Support for Sustainable Tourism
This study investigates the impact of resident empowerment on support for
sustainable tourism, with technology adoption as a moderating factor. Using the Social
Exchange Theory (SET) and Technology Acceptance Model (TAM), it examined how psychological,
social, and political empowerment influenced community participation in tourism
development. A cross-sectional survey was conducted, involving 328 respondents from
tourism villages in East Java, Indonesia. The data was analyzed using Structural Equation
Modeling (SEM). The results revealed that psychological empowerment has the strongest
effect on support for tourism, followed by social and political empowerment. Technology
adoption significantly moderates these relationships, enhancing the positive effects of
empowerment on community support. The findings highlight the need for integrating
digital transformation with resident empowerment to strengthen tourism sustainability.
Policymakers should focus on improving digital literacy, infrastructure, and participatory
governance to maximize community involvement
Modul 6 Manajemen Pemasaran (Kerja Praktik 1) Semester Genap 2024-2025
Modul 6 Manajemen Pemasaran merupakan bagian dari Modul Kerja Praktik 1 (Semester Genap 2024-2025) yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa melalui praktikum terkait dengan:
1. strategi segmentasi, targeting dan positioning
2. tactic bisnis dengan menyusun diferensiasi dan bauran
pemasaran 4P.
3. value bisnis dengan merancang nama merek, membuat logo
atau simbol, dan merancang tagline yang menarik dari produk yang ditawarkan.
4. strategi penjualan secara onlin
Logoterapi Efektif Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup : Studi Meta-Analisis
Kualitas hidup merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, terutama bagi mereka yang menghadapi situasi yang menekan. Salah satu intervensi yang digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup adalah logoterapi, yang berfokus pada pencarian makna hidup sebagai strategi menghadapi tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi logoterapi dalam meningkatkan kualitas hidup melalui metode meta-analisis. Data diperoleh dari sembilan jurnal yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 150 partisipan berusia 10 hingga 36 tahun yang telah menerima intervensi logoterapi. Analisis dilakukan dengan menghitung effect size menggunakan nilai g Hedge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logoterapi memiliki effect size sedang (g = 0.67; 95% CI = -1.21 hingga 2.56), yang mengindikasikan bahwa intervensi ini efektif dalam meningkatkan kualitas hidup individu. Temuan ini menegaskan bahwa logoterapi memberikan efek signifikan, terutama bagi individu yang berada dalam kondisi penuh tekanan. Efektivitas intervensi ini dipengaruhi oleh metode pelaksanaan, termasuk jumlah sesi dan durasi logoterapi yang diberikan. Dengan demikian, penelitian ini memperkuat bukti bahwa logoterapi dapat menjadi strategi intervensi yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup individu
Analisis Strategi Blue Ocean PT Darya-Varia Laboratoria TBK
Studi kasus ini menganalisis penerapan strategi Blue Ocean oleh PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, sebuah perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, untuk menciptakan nilai tambah dan menghindari persaingan pasar yang ketat. Dengan teori manajemen strategis dan model strategi blue ocean, penelitian ini mengidentifikasi peluang inovasi, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan pasar. Temuan menunjukkan bahwa penerapan strategi ini memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan keunggulan kompetitif melalui inovasi produk, peningkatan kualitas, dan teknologi digital yang terintegrasi. Dengan fokus pada kebutuhan pasar yang belum terpenuhi dan program loyalitas pelanggan, PT Darya-Varia Laboratoria mampu memperluas pangsa pasar tanpa menghadapi persaingan langsung, sekaligus meningkatkan reputasi dan kinerja perusahaan secara keseluruhan
Analisis Blue Ocean Strategy pada PT Cisarua Mountain Dairy Tbk
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan blue ocean strategypada PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. Blue Ocean Strategyadalah suatu konsep strategi bisnis yang menekankan pada penciptaan ruang pasar yang tidak terkalahkan dan menjadikan persaingan tidak relevan. Penelitian ini menganalisis dokumen terkait strategi bisnis yang telah diterapkan. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk termasuk dalam perusahaan fast moving consumer good (FMCG)yang menjual makanan dan minuman kemasan berbasis protein di Indonesia yaitu yogurt dan sosis premium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Cisarua Mountain Dairy Tbk telah menerapkan beberapa elemen blue ocean strategydalam upaya meningkatkan keunggulan kompetitif yaitu dengan melakukan inovasi produk, seperti yoghurtready-to-drinkdan varian premium, serta mengeliminasi ketergantungan pada promosi harga dan bahan pengawet. Strategi ini memungkinkan Cimory menciptakan pasar baru, memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam makanan sehat, serta memastikan pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan
Patterns Of Drug Abuse And Prevalence Of Dependence In Surabaya City
The negative effects of improper use of drugs have also been increasingly reported. Physical effects experienced by drug users include heart problems, disturbances in the brain's work, disorders of the nervous system, infection with dangerous infectious diseases such as HIV / AIDS and others. Meanwhile, the psychological or mental effects that will be experienced by abusers are attitude and mental changes. The purpose of this study was to obtain a percentage of grouping individual characteristics, patterns of abuse and prevalence of drug dependence. The type of research used is descriptive method with quantitative data collection and presentation. The research design used was an ex-post facto research design. In the ex-post facto study there were no control groups or pre-test activities. The sampling technique that will be used in this study is purposive sampling technique. Data collection methods used are questionnaire and interview methods. This study was dominated by men (83.78%), the highest age range was at the age of 16 25 years (37.84%), the latest education was dominated by high school graduates / equivalent (54.05%), dominated by entrepreneurs (51.35%), with part time work time (43.24%), living together with the nuclear family (86.49%). Environmental factors are the most factors which cause respondents to use drugs (86.50%). The methadone maintenance program is only known to heroin users
Studi Meta Analisis: Exposure Therapy Kurang Efektif Untuk Mengatasi Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengkaji literatur tentang efektivitas dari terapi exposure untuk mengatasi Posttraumatic Stress Disorder (PTSD). Metode yang digunakan adalah mengkaji sembilan literatur yang semuanya adalah berasal dari literatur internasional dan
menggunakan metode Meta-analisis untuk menganalisis keefektifan terapi exposure untuk mengatasi PTSD, Hasil menunjukkan bahwa terapi exposure efektif untuk mengatasi PTSD. Skor effect size dari random effect 0.153 (95% CI -0.342 to 0.648, p = 0.544) dan I² (inkonsistensi) 90.18%. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi exposure tidak efektif untuk mengatasi PTSD. Hal ini dikarenakan banyaknya variasi dari terapi exposure. Selain itu, terdapat variasi dari kriteria subjek dan usia partisipan dalam setiap penelitian
Body Mass Index, Age, and Gender on Bone Mineral Density in the Elderly
Introduction: Osteoporosis is a chronic bone disease caused by
reduced bone mass and impaired bone structure. This disease
is a widespread and serious public health problem. The most
common consequences of this condition are hip and vertebral
fractures, which can carry a substantial risk of premature
morbidity and mortality. The best strategy to overcome
osteoporosis is prevention by identifying risk factors and early
diagnosis. This article aims to provide an overview of the
influence of body mass index (BMI), age, and gender on bone
mineral density (BMD) in the elderly. Methods: This article is a
literature review with a search for literature sources using the
keywords bone mineral density, body mass index, age, gender,
and elderly in the Google Scholar, PubMed, PMC,
Researchgate, and Sciencedirect databases. The inclusion
criteria are online and full-text scientific articles in the last 10
years in international journals. Results: Several studies have
shown that the prevalence of osteoporosis is higher in people
with low BMI, but other studies have found a decrease in BMD
in obese subjects; with increasing age there is a decrease in
osteoblast differentiation and activity, increased
osteoclastogenesis and osteoclast activity, and increased bone
resorption; females are more susceptible to osteoporosis
because decreased estradiol during menopause causes a sharp
increase in bone turnover and resorption. Conclusion: There
are mixed findings regarding the relationship between BMI
and BMD. Age is a factor that needs to be considered because
a person's chances of developing osteoporosis will increase
with age. Females are more susceptible to osteoporosis