42304 research outputs found
Sort by
Hubungan Keharmonisan Keluarga dengan Interaksi Sosial pada Siswa Homeschooling
Terbatasnya waktu untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang di lingkungan
sosial karena homeschooling menjadi tantangan tersendiri bagi siswa. Ditambah dengan
adanya keraguan orang tua akan kemampuan bersosialisasi sang anak semakin
memperkecil kesempatan untuk berkomunikasi dengan kawan sebaya. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara keharmonisan keluarga dengan
interaksi sosial pada siswa homeschooling di Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada
siswa-siswa yang menjalani homeschooling di tingkat SMP dan SMA. Sebanyak 75 siswa
homeschooling berpartisipasi di dalam penelitian ini. Dengan menggunakan metode
penelitian analisis korelasi Pearson Product Moment, ditemukan hasil bahwa terdapat
hubungan yang positif dan signifikan antara keharmonisan keluarga dengan interaksi sosial
pada siswa homeschooling (r = 0.353 , p = 0.002 , p 0.05). Penelitian ini juga menemukan
bahwa komunikasi yang efektif berperan dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial
siswa homeschooling. Berdasarkan hasil yang didapatkan oleh peneliti, dapat disimpulkan
bahwa peran keluarga yang harmonis dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial
pada siswa homeschooling. Siswa akan mencontoh dan menerapkan apa yang ia pelajari di
lingkungan keluarganya kepada lingkungan sosialnya. Tidak hanya itu, dukungan keluarga
dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk berinteraksi dengan orang-orang di
lingkungan sosialnya
Urgensi Pembentukan Lembaga Penjamin Polis Untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik Terhadap Industri Perasuransian Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pembentukan Program Penjamin Polis yang akan diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Selain itu, penelitian ini juga menguraikan kompleksitas tantangan mendasar yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan Program Penjaminan Polis di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan live case study. Hasil penelitian ini menyatakan Program Penjamin Polis di Indonesia perlu direalisasikan untuk menjamin perlindungan dan kepastian hukum terhadap konsumen apabila perusahaan asuransi mengalami kesulitan finansial hingga dicabut izinnya, untuk menjaga stabilitas industri asuransi, dan untuk memenuhi standar internasional. Adapun tantangan dalam pembentukan Program Penjamin Polis meliputi aspek tingkat kesehatan perusahaan asuransi yang akan dijamin, mekanisme pendanaannya, nilai batas penjaminan, dan batasan produk asuransi yang akan dijamin dengan memperhatikan keberlanjutan dan cakupan dari Program Penjaminan Polis.
Kata kunci: Asuransi; Lembaga Penjamin Polis; Lembaga Penjamin Simpana
Modification of The Structure of Chalcone Derivatives Isolated from Fingerroot rhizome (Boesenbergia rotunda) As A Potential Anticancer Agents for Breast Cancer
Women worldwide, including in Indonesia, are particularly vulnerable to breast cancer, which is often detected at advanced stages. Existing treatment approaches have weaknesses and low success rates, as the drugs used become less effective and cancer cells can develop resistance. Therefore, we need to innovate to create new anticancer drug candidates from natural sources like the fingerroot rhizome (Boesenbergia rotunda). In this study, in silico testing was conducted to predict cytotoxic activity using AutoDock Vina. The isolation of the rhizome and the synthesis of chalcone derivatives were performed using green synthesis methods through Williamson ether reactions with microwave irradiation. Structure identification was carried out using an IR spectrometer and a 1H-NMR spectrometer. In vitro activity was assessed using MTT assays on MCF-7 cells and normal Vero cells. The results showed that the chalcone compounds, Bis-4-chlorobenzyloxychalcone and Bis-4-bromobenzyloxychalcone, exhibited better bioavailability, toxicity, and activity in silico. In vitro, they demonstrated significant cytotoxic activity compared to tamoxifen against MCF-7 cells and greater selectivity towards MCF-7 cells compared to normal Vero cells. Therefore, Bis-4-chlorobenzyloxychalcone and Bis-4-bromobenzyloxychalcone have the potential to be candidates for anticancer drugs for breast cancer, providing alternative options to reduce the side effects associated with drug use
Persepsi Investor Ritel Terhadap Socially Responsible Investment
Sebelumnya, risiko dan keuntungan atas uang yang diinvestasikan
merupakan satu-satunya kriteria pengambilan keputusan investasi, namun kini
faktor non-finansial yang berkaitan dengan permasalahan sosial dan lingkungan
juga dipertimbangkan saat melakukan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk
melihat persepsi investor ritel dalam hal risiko dan pengembalian investasi serta
keberlanjutan jangka panjang dari keputusannya untuk melakukan socially
responsible investment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan case study kepada investor ritel yang minimal telah melakukan
investasi selama 1 tahun. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
kepada narasumber yang merupakan investor ritel. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa investor ritel melihat SRI sebagai investasi yang tidak hanya fokus pada
keuntungan finansial tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan. Meskipun
sadar akan risikonya, investor ritel percaya bahwa SRI berpotensi memberikan
pengembalian yang sebanding atau bahkan lebih tinggi dan dapat memberikan
stabilitas dan pertumbuhan yang lebih baik dalam jangka panjang. Hal ini
menunjukkan bahwa investor ritel optimis bahwa dibalik adanya risiko, SRI dapat
mendorong perubahan positif dalam masyarakat dan industri
Ketiadaan Keterangan Usia Korban Anak dalam Putusan Hakim Berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana
Kejahatan semakin marak terjadi, khususnya angka tindak kekerasan terhadap anak yang semakin meningkat tahun demi tahun. Namun dalam proses peradilannya perlu dipastikan dengan jelas apakah pelaku dan korban memenuhi syarat untuk dikategorikan sebagai anak-anak yang sah di mata hukum sesuai dengan UU yang berlaku. Hal ini tentunya berkaitan dengan penegakan hukum yang seadil-adilnya bagi pelaku dan korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh ketiadaan unsur korban anak dalam putusan hakim terhadap implementasi prinsip keadilan dalam sistem Peradilan Pidana Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif dengan menggunakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Kitab Undang- Undang Hukum Pidana sebagai sumber hukum primer dan dokumen serta literatur hukum lainnya sebagai sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam putusan Nomor 2513/Pid.B/2021/PN Sby tidak ditemukan bukti bahwa BE selaku korban ialah anak-anak sesuai dengan UU yang berlaku, namun putusan yang ditetapkan yakni hakim mendakwa dua pelaku dengan dakwaan melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak. Hal ini kemudian dapat menjadi polemic karena putusan tersebut dapat dibatalkan demi hukum karena usia korban tidak dapat dibuktikan sebagai anak-anak sehingga seharusnya dicantumkan bukti dan fakta hukum yang kuat agar dapat memberikan keadilan bagi korban dan pelaku
Implementasi Pengendalian Aktivitas Dalam Sistem Pembelianstudi Kasus Perusahaan Manufaktur Yang Menggunakan Sistem Erp: Epicor
Dalam lingkungan digital perusahaan, pengendalian internal menjadi elemen penting dalam mendukung efektivitas sistem informasi perusahaan, lingkungan yang semakin kompetitif memaksa perusahaan agar dapat berupaya meningkatkan pengendalian aktivitas dalam perusahaan. Pada kasus ini peneliti meneliti sistem pembelian di secara kredit di PT X yang menggunakan sistem ERP (Enterprise Resource Planning): Epicor, tujuan pada penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengendalian aktivitas dalam sistem pembelian secara kredit menggunakan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) : Epicor. Peneliti melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan empat pihak terkait di PT X yang terlibat langsung dalam penggunaan sistem ERP Epicor, observasi selama lima bulan magang, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian aktivitas dalam sistem pembelian dengan menggunakan
sistem ERP: Epicor memberikan dampak positif, yaitu peningkatan akurasi dan konsistensi data, otomatisasi proses dan pengurangan kesalahan manual, pemantauan dan pelaporan yang lebih baik, kontrol akses yang ditingkatkan, memudahkan pekerjaan dan upgrade kualitas use
Analisis Penyertaan Pemilik Kapal dalam Kasus Perikanan Ilegal Ditinjau dari Undang-undang Perikanan
Indonesia sebagai negara maritim dengan luas wilayah lautan mencapai 70 dari total wilayah menghadapi tantangan serius terkait tindak pidana perikanan ilegal. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2023, Indonesia mengalami kerugian sebesar 23 miliar Dolar Amerika Serikat akibat aktivitas penangkapan ikan ilegal. Salah satu tindak pidana perikanan yang terjadi di Indonesia adalah kasus penangkapan ikan menggunakan alat yang dilarang menurut Undang-Undang Perikanan oleh KM. SLFA 4654 yang dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana dalam penyertaan tindak pidana perikanan ilegal ditinjau dari UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek hukum terkait tanggung jawab AW sebagai pemilik kapal terhadap tindak pidana perikanan yang dilakukan oleh RS sebagai Nakhoda yang dipekerjakan. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa AW sebagai pemilik kapal KM. SLFA 4654 dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana sebagai uitlokker berdasarkan Pasal 85 UU Perikanan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP karena terbukti menyuruh RS yang bekerja sebagai nakhoda untuk melakukan penangkapan ikan menggunakan alat yang dilarang di wilayah perairan Indonesia. AW sebagai pemilik Kapal Motor SLFA 4654 dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana dalam penyertaan tindak pidana perikanan ilegal karena telah memenuhi unsur-unsur pertanggungjawaban pidana sebagai penganjur (uitlokker) sesuai Pasal 85 UU Perikanan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP
Penerapan Stress Inoculation Training untuk Menurunkan Parental Stress Ibu dengan Anak Autism Spectrum Disorder
Pengasuhan pada anak dengan autism spectrum disorder (ASD) konsisten terbukti
berkaitan dengan tingkat stres dalam pengasuhan pada orang tua, khususnya ibu.
Kondisi anak ASD yang terbatas pada beberapa aspek seperti komunikasi, interaksi
sosial dan perilaku, menuntut orang tua memberikan perhatian dan penanganan secara
khusus pada anak ASD mereka. Akumulasi dari tuntutan menjadi orang tua yang terjadi
sepanjang kehidupan, menjadi faktor risiko utama orang tua mengalami stres dalam
pengasuhan. Penelitian ini berfokus pada dua partisipan orang tua yang mengalami
stres dalam pengasuhan, khususnya ibu yang memiliki anak dengan ASD dan menjadi
pengasuh utama bagi anak mereka. Dinamika peran sebagai orang tua yang mengasuh
anak ASD mencakup karakteristik anak ASD, karakteristik orang tua khususnya pada
persepsi, kepribadian, keterampilan koping, hingga dukungan sosial. Metode penelitian
ini menggunakan desain penelitian single case experiment, yang dianalisis secara
kuantitatif dan kualitatif. Intervensi yang digunakan yakni Stress Inoculation Training
(SIT), merupakan intervensi berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang
dinilai mampu menurunkan parental stress yang diukur menggunakan Parental Stress
Scale (PSS) yang menggambarkan (1) parental stressors, (2) lack of control, (3)
parental rewards, dan (4) parental satisfaction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
SIT efektif dalam menurunkan parental stress pada ibu yang memiliki anak ASD. Skor
PSS cenderung menurun jika dibandingkan antara fase baseline, treatment hingga
follow up. Efektivitas dari SIT ditentukan beberapa faktor seperti kepribadian,
dukungan sosial dan kondisi anak ASD mereka. Tampak bahwa metode roleplay cukup
efektif dalam menurunkan stres dalam pengasuhan. Fokus penelitian ini hanya kepada
ibu yang memiliki anak ASD, sehingga terbatas dalam menggambarkan kondisi lain
Desain Proyek Pabrik Propilen Oksida dari Propilen dan Tert-butil Hidroperoksida (tbhp) Kapasitas 100.000 Ton/tahun
Propylene oxide or Propilen oksida atau 1,2-epoxypropane memiliki rumus kimia C3H6O. Senyawa ini berguna sebagai bahan intermediet dalam produksi beberapa jenis glycol. Selain itu, propilen oksida biasa digunakan sebagai bahan baku polyurethane dan monopropylene glycol (MPG). Propilen oksida dapat diproduksi melalui beberapa metode seperti proses chlorohydrin, proses oksidasi langsung, dan proses hydroperoxide. Proses hydroperoxide dipilih karena memiliki konversi yang tinggi (99), bahan baku yang mudah diperoleh, dan reaksinya sederhana sehingga memudahkan dalam penerapan teknologi dan perancangannya.
Produksi propilen oksida dibagi menjadi tiga tahap, yaitu proses persiapan bahan baku, reaksi epoksidasi, dan pemurnian produk. Reaksi epoksidasi dengan proses hydroperoxide beroperasi pada suhu 1100C dan tekanan 20 atm dengan bantuan katalis Molybdenum Trioxide (MoO3) dalam Continuous Stirred Tank Reactor (R-210). Reaksi berlangsung secara eksotermis, reversible, dan dalam fase gas-cair. Bahan baku yang digunakan adalah propilen dan tert-butyl hydroperoxide (TBHP) sedangkan produk yang dihasilkan adalah propilen oksida dan tert-butyl alcohol (TBA). Untuk pemurnian produk, katalis MoO3 akan dipisahkan melalui rotary drum filter (H-310) kemudian dipisahkan dalam Menara Distilasi I (D-320) untuk memisahkan propilen dan propana dari propilen oksida an TBA. Selanjutnya, propilen oksida dimurnikan dari TBA dan TBHP di Menara Distilasi III (D-330), sementara propilen dan propana untuk keperluan recycle dimurnikan di Menara Distilasi II (D-340)..
Analisis Penggunaan Peredam Pelabuhan untuk Tugboat
Pada saat tugboat mendorong kapal lain, tugboat sering bersinggungan dengan badan kapal yang dipandunya. Oleh karena itu, kapal membutuhkan peredam untuk melindungi bagian depan dan sisi kanan kiri dari tugboat. Pada pelabuhan juga terdapat peredam yang bertujuan untuk menahan benturan antara kapal dan dinding pelabuhan. Peredam Pelabuhan ini dapat digunakan untuk tugboat. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah menganalisa penggunaan peredam pelabuhan untuk tugboat. Langkah-langkah dalam analisis ini yaitu menentukan jenis peredam pelabuhan, merancang penyangga peredam, menentukan jenis penyambungan. Metode screening dan scoring digunakan untuk menentukan jenis peredam dan desain penyangga peredam. Berdasarkan hasil screening dan scoring, peredam tipe CSS digunakan untuk bagian depan kapal dan peredam tipe V untuk bagian sisi kanan dan kiri depan kapal. Penyangga peredam yang digunakan memiliki spesifikasi slip on pada sistem antara peredam dan penyangga serta menempel pada sistem bagian badan tugboat. Penyangga peredam yang terpilih untuk tipe CSS memiliki berat 314 kg dan untuk penyangga peredam tipe V memiliki berat 235,5 kg. Jenis penyambungan yang digunakan antara badan kapal dan penyangga peredam adalah sambungan pengelasan. Sedangkan sambungan untuk penyangga dan peredam menggunakan baut. Baut yang digunakan untuk peredam tipe CSS yaitu M30 sebanyak 6 buah. Sedangkan baut yang digunakan pada peredam tipe V berukuran M42 sebanyak 4 buah