University of Surabaya

University of Surabaya Institutional Repository
Not a member yet
    42304 research outputs found

    Astrologic: The Effectiveness of Priming Using Chinese Zodiac Characteristics on Logical Thinking Ability

    No full text
    This experimental study examined whether Chinese zodiac personality descriptions, when used as priming stimuli, affect logical thinking ability among Generation Z students. A 2x2 factorial design (valence x validity) was applied to 105 college students aged 18-25, who were randomly assigned to one of four groups: positive-valid, positive-invalid, negative-valid, or negative-invalid. Logical thinking was measured using 15-minute Sudoku Logical Task administered before and after priming. A one- way ANOVA showed no significant overall effect of priming on logical thinking ability (F = 1.290, p- value = 0.282 > 0.05). However, paired sample t-tests revealed a significant improvement in the negative-valid (t = 3.266, p-value = 0.003 < 0.05) and negative-invalid (t = 2.495, p-value = 0.020) groups, whereas no significant changes were observed in the positive conditions. These exploratory results were based on uncorrected p-values and should be interpreted with caution due to potential Type I error inflation. These results suggest that negative descriptions, even when perceived as valid or invalid, may elicit compensatory motivation to protect one’s self-concept. The findings extend the Situated Inference Model and Self-Enhancement Theory by emphasizing affective valence as a stronger determinant of cognitive engagement than perceived validity. Practically, challenge-based feedback may enhance logical thinking when framed constructively

    Contribution of the AFOLU sector to Indonesia’s long-term strategy for low carbon and climate resilience 2050 (LTS-LCCR 2050)

    No full text
    The Agriculture, Forestry, and Other Land Use (AFOLU) sector is central to Indonesia’s Long-Term Strategy for Low Carbon and Climate Resilience 2050 (LTS-LCCR 2050), particularly in reducing greenhouse gas (GHG) emissions and enhancing climate resilience. This study evaluates the sector’s contribution through a combination of policy document review, secondary data analysis, and comparative benchmarking. Historical GHG data from 1990 to 2022 and projections to 2050 were analyzed using Indonesia’s National GHG Inventory, the Climate Transparency Report, and World Bank datasets. Results indicate that in 2022, the sector accounted for approximately 55% of national emissions, with forestry and land-use change as primary sources. Under LTS-LCCR 2050, the sector targets a net sink status by 2030 via reduced deforestation, peatland restoration, sustainable agriculture, and improved land governance. Persistent challenges include enforcement limitations, financing gaps, and competing land demands. The study concludes that achieving net-zero emissions by 2060 or earlier will require stronger policy coherence, increased investment in low-emission agricultural practices, and adaptive land management to fully realize the AFOLU sector’s potential in supporting Indonesia’s low-carbon and climate-resilient development goals

    Steven Johnson Syndrome - Toxic Epidermal Necrolysis caused by Paracetamol Tablet

    Get PDF
    Paracetamol used as an over-the-counter medication for managing fever and pain. Consequently, paracetamol sales have increased over the past few years and are expected to continue growing. Although it is frequently used, paracetamol is generally considered safe and well-tolerated. However, there are rare but serious potential side effects, such as Stevens-Johnson Syndrome (SJS) and Toxic Epidermal Necrolysis (TEN). We report a rare but serious reaction involving SJS-TEN associated with paracetamol use, and we will briefly outline the clinical presentation and therapeutic management

    Determinants of cost discrepancies in inpatients with acute decompensated heart failure

    Get PDF
    Background: Acute decompensated heart failure (ADHF) is a prevalent and complex condition that significantly burdens healthcare systems, requiring intensive care and leading to high treatment costs. Objective: This study aims to identify factors influencing cost discrepancies in hospitalized ADHF patients. Methods: This retrospective study was conducted at Universitas Brawijaya Hospital from July to August 2024. Data were collected from 86 ADHF patients who were hospitalized between January 2021 and December 2023. Information regarding the patients' clinical conditions, comorbidities, and medical procedures was extracted from their case histories. Statistical analyses included t-tests and Mann-Whitney tests. Result: In this study of 86 individuals with ADHF, 58.1% were over 65 years old, 31.4% were between 45 and 64 years old, and 10.5% were between 18 and 44 years old. By classification of care, 58.1% were admitted for Class 1 care, 30.2% for Class 2, and 11.6% for Class 3. Our findings indicated that the costs of treatment for patients with moderate and severe diseases were higher as compared to those of mild severity. Patients who had a length of stay over 7 days had higher costs than the ones whose length of stay was 1 to 3 days. Furthermore, Class 2 care was associated with higher costs than Class 3 care. The analysis also revealed that an increase in the number of comorbidities and medical procedures corresponded with higher treatment costs. Conclusion: This study identified factors that increase the cost of treatment for patients with ADHF

    Pengaruh Financial Socialization, Financial Literacy, dan Financial Self-efficacy Terhadap Financial Behavior dengan Mediasi Attitude Toward Money

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara financial socialization, financial literacy, financial self-efficacy, dan attitude toward money terhadap financial behavior generasi Z di Surabaya, Indonesia. Dalam model penelitian ini, attitude toward money juga diuji sebagai variabel mediasi yang menghubungkan financial socialization dengan financial behavior. Objek dari penelitian ini menggunakan pusposive sampling method dengan total 205 responden generasi Z di Surabaya, Indonesia. Metode penelitian menggunakan structural equation modelling (SEM) untuk menguji hubungan kausal antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial socialization, financial literacy, financial self-efficacy, dan attitude toward money memiliki pengaruh positif signifikan terhadap financial behavior. Selain itu, attitude toward money terbukti memediasi hubungan antara financial socialization dan financial behavio

    Hubungan antara Relasi Guru-siswa dengan Motivasi Belajar Siswa SMP

    No full text
    Motivasi belajar ialah dorongan dalam diri individu untuk berusaha serta bertindak dalam proses belajar, mulai dari merencanakan hingga berkomitmen jangka panjang untuk mencapai tujuan berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman. Motivasi dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama relasi guru-siswa dengan motivasi belajar siswa terutama di tingkat SMP dalam mencapai tujuan pembelajaran dikarenakan berdampak langsung pada kualitas pendidikan, pencapaian akademik, dan kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian berikut bertujuan untuk mengkaji relasi antara relasi guru-siswa serta motivasi belajar siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 120 siswa kelas 8 SMP X sebagai sampel yang dipilih melalui metode incidental sampling. Instrumen yang digunakan ialah Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) serta Student Version of the Teacher Student Relationship Inventory (S-TSRI). Data dianalisis dengan uji korelasi nonparametrik Spearman. Hasil penelitian memperlihatkan adanya relasi positif dengan nilai korelasi r = 0,414 p = 0,000 (p #8804 0,05). Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dan motivator bagi siswa. Relasi guru-siswa yang baik, seperti komunikasi dua arah, perhatian terhadap kebutuhan siswa, serta pemberian umpan balik positif, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan oleh guru dan sekolah untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif, guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia

    Memes and Mental Health: Analyzing The Influence of Internet Humor on Indonesian Youth

    No full text
    Studi ini mengeksplorasi dampak multifaset dari meme internet terhadap kesadaran kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis di kalangan konsumen Gen-Z Indonesia. Berdasarkan konsep asli Richard Dawkins tentang meme sebagai unit transmisi budaya, penelitian ini menelusuri evolusi meme dari awal penciptaannya hingga keberadaan mereka yang meresap di platform digital seperti Instagram dan TikTok saat ini. Melalui wawancara kualitatif dengan tiga peserta Gen-Z, studi ini mengkaji bagaimana meme berfungsi sebagai alat untuk regulasi emosional dan ketahanan. Temuan menunjukkan bahwa meme berbasis humor mendorong ketahanan dan kesejahteraan emosional dengan mempromosikan pandangan positif dan dukungan komunitas, sementara jenis humor meme lainnya dapat merusak kesehatan mental dengan memperkuat persepsi diri negatif dan menyebarkan misinformasi. Selain itu, penelitian ini menyoroti peran signifikan Gen-Z dalam diskusi kesehatan mental, yang didorong oleh penggunaan ekstensif mereka terhadap platform digital untuk mengakses informasi kesehatan. Studi ini mengidentifikasi celah penelitian dalam bukti empiris mengenai efek spesifik meme terhadap kesehatan mental dalam konteks Indonesia. Dengan mengatasi celah ini, penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi para profesional kesehatan mental, pendidik, dan pembuat konten, menekankan potensi meme untuk mendukung kesejahteraan mental sekaligus memperingatkan terhadap dampak negatifnya. Akhirnya, studi ini menekankan dualitas sifat meme sebagai elemen kuat dari budaya digital yang dapat meningkatkan dan menantang kesehatan mental, serta mendorong keterlibatan yang bijaksana dengan konten meme untuk menciptakan komunitas online yang lebih sehat

    Optimalisasi Social Media Instagram@tsel_surabaya Melalui Content Plan

    Get PDF
    Laporan ini menganalisis masalah dalam pengelolaan social media Instagram @Tsel_Surabaya, akun resmi Telkomsel di wilayah Surabaya, yang menghadapi tantangan dalam meningkatkan engagement pengguna. Dalam era digital, telekomunikasi dan social media memainkan peran penting, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z. Meskipun Telkomsel memiliki akun pusat yang aktif, akun regional ini menunjukkan penurunan impresi sebesar 43,2 dan interaksi konten yang menurun hingga 52. Penurunan ini disebabkan oleh kurangnya strategi konten yang terstruktur serta pola posting yang tidak konsisten. Untuk mengatasi masalah ini, perlu diterapkan Content plan yang lebih efektif dengan fokus pada variasi konten dan kolaborasi dengan pengguna. Langkah-langkah strategis telah diambil, termasuk rekrutmen mahasiswa magang untuk membantu pengelolaan akun dan pembuatan tema cover yang konsisten. Selain itu, penting untuk meningkatkan kualitas visual dari feed Instagram agar lebih menarik dan aesthetic. Dengan memanfaatkan fitur-fitur Instagram seperti stories, unggahan foto dan video, serta siaran langsung, Telkomsel dapat lebih baik memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat. Melalui penerapan strategi konten yang terencana dan sistematis, diharapkan akun Instagram @Tsel_Surabaya dapat meningkatkan keterlibatan audience secara signifikan. Dengan perbaikan dalam aspek-aspek tersebut, diharapkan akun Instagram @Tsel_Surabaya dapat lebih optimal dalam mencapai tujuan pemasaran digital serta meningkatkan daya tarik bagi pengguna di Surabaya

    24,211

    full texts

    42,304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Surabaya Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇