42304 research outputs found
Sort by
Effect of Papaya Leaf Extract (Carica Papaya L.) on Two-Hour Postprandial Blood Glucose in Male Wistar Rats (Rattus Norvegicus) Induced by Streptozotocin and Nicotinamide
Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease that involves inappropriately elevated blood glucose levels. Suspicion of diabetes mellitus can be done by checking two hours postprandial blood glucose. Glimepiride is a drug used in the treatment of diabetes mellitus that belongs to the sulfonylurea group. However, like other sulfonylureas, the administration of glimepiride in patients with diabetes mellitus can trigger side effects in the form of hypoglycaemia due to increased insulin secretion. One of the plants that can be utilized as an antidiabetic drug is papaya leaf. Research in the form of experimental Randomized Controlled Trial (RCT) with Pretest-Posttest Only Group Design research design using male wistar strain white rats for 38 days, with 35 rats. The administration of papaya leaf extract at a dose of 150mg/kg and 200mg/kg in group IV and V rats is proven to have the small effect of lowering two hours postprandial blood glucose in male Wistar rats. In conclusion depend on the dose the administration of papaya leaf had a small effect in changing two-hours postprandial blood glucose
Studi Meta Analisis: Assertive Training Efektif untuk Menurunkan Gangguan Kecemasan
Kecemasan merupakan kondisi kekhawatiran berlebih pada situasi tertentu akibat adanya pemikiran yang tidak rasional sehingga individu merasa terancam dan tidak percaya diri. Beberapa penelitian mengatakan bahwa assertive training merupakan salah satu intervensi yag efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan individu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas assertive training dalam menurunkan tingkan kecemasan dengan melakukan studi meta analisis pada 9 jurnal yang telah memenuhi kriteria inklusi mengacu pada panduan PRISMA. Sistem pengolahan data menggunakan aplikasi JAMOVI 1.8. Hasil uji meta analisis yang diporoleh ialah I2 = 98,76% menggunakan random effect size dan nilai hedge’g sebesar -1.92 (95% CI antara - 3.832 sampai -0.012), dan hasil egger’s regression yaitu p=0.001. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa AT merupakan intervensi yang sangat efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan akan tetapi ditemukan adanya bias publikasi
Anti-money laundering law strengthened on the implementation of carbon tax in Indonesia
Purpose – This study aims to evaluate the efficacy of a comprehensive anti-money laundering framework in
implementing the carbon tax in Indonesia.
Design/methodology/approach – This paper is a conceptual paper that uses a qualitative method. The
primary sources are the regulations related to the carbon tax, followed by sets of rules for Indonesian anti-
money laundering and green crime, among other things, environmental crime. Then, it continued to an analysis
process until it concluded.
Findings – The money laundering scheme in the context of the carbon tax is challenging to trace and requires
strengthening when integrated with other state revenue sources.
Research limitations/implications – Implementing a carbon tax is linked to money laundering risks, as it
allows carbon buying and selling transactions on the carbon market. There could be a risk of state revenue
leakage when implementing the carbon tax. Other than that, there are crime risks surrounding implementing
the carbon tax. Therefore, other scholars can do research in the field of the compliance of the responsible
parties when implementing a carbon tax.
Practical implications – Criminals are suspected of laundering money by purchasing carbon credits
through brokers and reselling them, which obscures illicit sources and makes tracking difficult.
Originality/value – Indonesia should elaborate on anti-money laundering principles to ensure the secure
implementation of the carbon tax in all areas and maintain financial system integrity
Bentuk Prinsip Kehati-hatian Notaris Dalam Pembuatan Akta Jual Beli Berdasarkan Akta Kuasa Menjual
Setiap subjek hukum memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupannya. Pemenuhan terhadap kebutuhan tersebut dapat dilaksanakan salah satunya melalui hubungan hukum jual-beli. Permasalahan yang seringkali terjadi dalam hubungan hukum jual-beli adalah adanya keterbatasan waktu dan jarak antara pihak penjual maupun pembeli. Keadaan tersebut akhirnya mendorong para pihak menggunakan mekanisme pemberian kuasa dalam melaksanakan jual-beli. Pemberian kuasa dalam praktik melibatkan peran Notaris dalam pembuatannya. Notaris merupakan pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta autentik, salah satunya adalah akta kuasa menjual. Notaris dalam melaksanakan jabatannya wajib menerapkan prinsip kehati-hatian, termasuk dalam pembuatan akta kuasa menjual, akan tetapi prinsip kehati-hatian tidak diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur terkait Jabatan Notaris. Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui kriteria kuasa menjual yang sah secara hukum agar
dapat dipergunakan sebagai dasar melaksanakan jual beli dan bentuk kehati-hatian Notaris dalam pembuatan akta autentik yang memuat kuasa menjual. Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan, kriteria kuasa menjual yang sah agar dapat dipergunakan sebagai dasar melaksanakan jual beli adalah pemberi kuasa untuk menjual harus pemilik benda yang hendak dilakukan penjualan, kuasa menjual harus diberikan melalui kuasa khusus oleh pemberi kuasa kepada penerima kuasa, bentuk kuasa menjual harus secara tertulis, dan pelaksanaan kuasa menjual tidak boleh menyebabkan terjadinya konflik kepentingan,
sedangkan bentuk kehatian-hatian Notaris dalam pembuatan akta autentik yang memuat kuasa menjual adalah Notaris mengenal penghadap, dalam hal ini adalah pemberi kuasa dan penerima kuasa serta memiliki dokumen-dokumen terkait identitas penghadap, Notaris hanya melayani penghadap yang memiliki maksud dan tujuan yang sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Notaris wajib melakukan pencocokan dokumen yang diserahkan oleh penghadap berkaitan dengan perjanjian kuasa menjual yang akan dibuatnya, pembuatan akta autentik oleh Notaris sesuai dengan teknik pembuatan akta
yang telah diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris dan substansinya sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, Notaris membacakan perjanjian kuasa menjual yang telah dibuatnya di hadapan penghadap dan saksi serta memberikan kesempatan kepada penghadap untuk membaca dan memahami akta tersebut, segera menandatangankan perjanjian kuasa menjual kepada penghadap apabila penghadap telah membaca, memahami, dan menyetujui perjanjian kuasa menjual yang telah dibuat oleh Notaris, dan Notaris memberikan salinan perjanjian kuasa menjual kepada pihak yang berkepentingan serta menjaga kerahasiaan penghadap dan menyimpan
perjanjian kuasa menjual beserta dokumen-dokumen pendukung terkait perjanjian kuasa menjual tersebut
Keabsahan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Atas Penyimpangan Ketentuan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Yang Dilaksanakan Dalam Kondisi Darurat
Ketentuan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham telah diatur jelas dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas. Pembahasan dalam penulisan mengenai kondisi darurat yang digunakan sebagai alasan pembenar atas penyimpangan penyelenggaraan RUPS sebagaimana Putusan Nomor 660/PDT/2020/PT.BDG. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kriteria kondisi darurat yang digunakan sebagai penyimpangan Undang-Undang Perseroan Terbatas terkait penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham dalam Putusan Nomor 660/PDT/2020/PT.BDG. Serta keabsahan Akta Pernyataan Keputusan RUPS. Metode penelitian ini bersifat normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian mengemukakan bahwa kriteria yang dipertimbangkan oleh Majelis Hakim dalam mempertimbangkan kondisi darurat sebagai alasan pembenar terhadap penyimpangan pengaturan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
dalam Putusan Nomor 660/PDT/2020/PT.BDG tersebut adalah tidak tepat dan tidak sesuai dengan UUPT. Atas penyimpangan penyelenggaraan RUPS yang tidak sesuai dengan UUPT maka RUPS menjadi tidak sah, hal ini berakibat pula pada Akta PKR menjadi tidak sah dan pihak Notaris yang tidak cermat dalam menerapkan ketentuan penyelenggaraan RUPS dalam pembuatan Akta PKR dapat dimintakan pertanggung jawaban administratif karena melanggar Pasal 16 ayat 1 huruf (a) UUJN dan Pasal 3 angka 4 Kode Etik Notaris
Peran Sistem Pengendalian Manajemen untuk Mengatasi Control Problem pada PT. X
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengendalian manajemen dan
perannya dalam pencegahan control problem pada salah satu perusahaan swasta di
Jakarta. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Data primer
adalah data yang diperoleh langsung dari organisasi melalui wawancara dengan pihak
terkait dalam penelitian.
Secara keseluruhan sistem pengendalian manajemen yang telah diterapkan PT. X tidak
berjalan dengan baik. Walaupun PT. X telah merekrut individu secara baik berdasarkan
latar belakang pendidikan dan kualifikasi yang dibutuhkan serta mempunyai pusat
pertanggungjawaban yang jelas, PT X tidak memiliki dokumentasi atas SOP yang secara
khusus mengatur alur kerja dan juga SOP yang ada tidak terstandarisasi, lalu tidak adanya
standar dalam penilaian kinerja serta transparansi dalam penilaian yang mengakibatkan
ruang abu-abu dalam pemberian apresiasi membuat karyawan sulit menunjukkan
performa yang terbaik dan menimbulkan rasa ketidakadilan serta kecemburuan antara
karyawan..
Pengaruh Logistic Service Quality Terhadap Customer Satisfaction Pada Tokopedia Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor logistic
service quality terhadap customer satisfaction dan customer loyalty pada
Tokopedia. Responden penelitian adalah 220 konsumen Tokopedia di Indonesia
yang pernah melakukan transaksi dalam satu tahun terakhir. Teknik analisis data
menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial
Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa order accuracy, order
condition, dan timeliness tidak berpengaruh signifikan terhadap customer
satisfaction. Selanjutnya, customer satisfaction juga terbukti berpengaruh positif
signifikan terhadap customer loyalty. Temuan ini mengindikasikan pentingnya
kualitas layanan logistik dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan
Tokopedia
Spring is Coming: Mengabadikan Pertarungan di Titik Kritis Pandemi
Buku ini menjadi saksi pergulatan Universitas Surabaya dalam mengarungi momen kritis yang penuh ketidakpastian dan perubahan di masa pandemi Covid-19. Berisi kumpulan foto dokumentasi aktivitas civitas akademika di masa itu, buku ini menjadi bagian dari upaya merefleksikan pergulatan tersebut; bahwa civitas akademika menolak untuk tidak berdaya, di tengah kepungan krisis apapun. Spirit utamanya adalah nilai Alis Volat Propiis (Terbang dengan Sayap Sendiri), sepotong spirit yang pernah menyelamatkan universitas ini dari krisis di awal pendiriannya, sekaligus mendorong dinamika perkembangannya. Foto dokumentasi ini dikategorikan menjadi lima bagian, yaitu Innovation, Collaboration, Education, Contribution, dan Achievement, yang masing-masing dirinci kembali ke dalam berbagai bentuk aktivitas. Ibarat kisah, perjalanan mengarungi krisis ini tak ubahnya perjuangan melewati musim dingin untuk menyongsong musim semi.
Spring is coming, and winter is leaving
An integrated green fractionation of coconut husk: Hydrothermal and deep eutectic solvent pretreatment for enhanced sugar and lignin production
Coconut husk was explored for sugar and lignin production using an integrated approach combining hydro-
thermal treatment (HT) and deep eutectic solvent (DES) pretreatments, followed by enzymatic saccharification,
to enhance lignocellulose fraction recovery. Optimized HT conditions yielded 4.802 g/L of total reducing sugars,
including 0.223 g/L glucose and 0.998 g/L xylose, with minimal degradation products. Subsequent DES pre-
treatment with choline chloride and lactic acid effectively removed lignin, recovering high-purity lignin with a
native-like structure. The combined pretreatment resulted in a cellulose-rich solid, enhancing saccharification
yield by 3.24-fold compared to single pretreatments. This improvement stemmed from the extensive disruption
and removal of non-cellulose components, confirmed by solid characterizations. The integrated process
demonstrated a synergistic effect, achieving 31.3 % total sugar recovery and 48 % lignin recovery, highlighting
the potential of coconut husk as a promising biorefinery feedstock