University of Surabaya

University of Surabaya Institutional Repository
Not a member yet
    42304 research outputs found

    Product Development Pada Sunbloom Untuk Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

    Get PDF
    Sunbloom merupakan usaha yang bergerak dalam bisnis fashion wanita yang kini sedang menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga mempengaruhi pertumbuhan bisnisnya. Laporan ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan produk yang memenuhi kebutuhan pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada pengembangan kewirausahaan dengan melakukan Product Development. Inovasi yang dilakukan mencakup penambahan variasi ukuran dan memperbanyak jenis produk untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sunbloom berhasil menambah 2 variasi produk dan menyediakan 2 ukuran yang lebih fleksibel, yang akhirnya mendapatkan respons positif dari konsumen. Pengembangan produk ini berhasil meningkatkan daya saing Sunbloom di pasar fashion yang kompetitif

    Behavioral Economy: Penggunaan Google Review Untuk Mengetahui Tingkat Kepuasan Konsumen (Studi Kasus: Perusahaan X)

    Get PDF
    Consumer satisfaction is based on behavioral economics which describes individuals as rational beings who always try to maximize their utility by weighing the benefits and risks of their choices. Customer satisfaction is an important point for business actors, so that business actors try to improve their capabilities in developing strategies to achieve customer satisfaction. This research aims to formulate a new strategy to improve service quality through Google Reviews of customer satisfaction at Company X for three years (2021-2023). The research method uses content analysis with the help of Voyant Tools. The research findings show that words such as “service”, “friendly”, and “satisfying” dominate the frequency of occurrence of the highest number of words over a period of 3 years which will consistently reflect a positive perception of the service. In an effort to drive further growth, Company X is advised to increase product innovation, price, and service responsiveness. One strategy that can be implemented is Service Drive Thru, which speeds up the service process, increases consumer convenience, and strengthens loyalty through time efficienc

    Pengaruh Technology Acceptance Model Terhadap Penggunaan Qr Code Payment Sebagai Digital Payment Pada Pelaku Usaha Umkm Di Sentra Wisata Kuliner Surabaya

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui serta mengidentifikasi peran dari persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan terhadap niat adopsi penggunaan QR Code payment berupa Quick Responses Indonesian Standard (QRIS) oleh pelaku usaha UMKM di Sentra Wisata Kuliner Surabaya berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan Quantitative Research dengan desain kausal untuk mengetahui hubungan yang bersifat sebab-akibat. Jenis penelitian ini yaitu basic research yang berperan dalam pengembangan sebuah teori yang telah ada. Teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dengan jumlah 50 responden pelaku usaha UMKM yang telah menyediakan pembayaran QRIS sebagai sampel penelitian. Penelitian ini dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 4.1 dengan metode SEM-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pelaku usaha UMKM terhadap kegunaan QRIS berpengaruh secara signifikan oleh niat mereka dalam penggunaan QRIS, berbeda dengan persepsi kemudahan yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap niat dalam penggunaan QRIS. Namun secara tidak langsung, kemudahan dalam penggunaan QRIS oleh pelaku usaha UMKM justru menghasilkan pengaruh terhadap keputusan mereka melalui persepsi kegunaan yang dirasakan. Serupa dengan persepsi kemudahan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi kegunaan dalam penggunaan QRIS. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan insight terkait penerimaan sebuah teknologi di bidang pembayaran pada penggunaan digital payment yang sedang marak di Indonesia. Sehingga, implikasi praktis pada penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi untuk menciptakan kebiasaan baru sebagai bentuk adaptasi dalam menyediakan digital payment berbasis QR Code, khususnya bagi pelaku usaha (merchant)

    Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Tarif Pajak, Keadilan Pajak Terhadap Penghindaran Pajak Pada Mahasiswa Di Wilayah Surabaya

    Get PDF
    Penghindaran pajak merupakan usaha yang dilakukan oleh wajib pajak dalam mengurangi pembayaran pajak namun tidak bertentangan dengan peraturan perpajakan atau dengan kata lain dilakukan secara legal. Penelitan ini bertujuan untuk menguji pemahaman mahasiswa terhadap penghindaran pajak, penelitian ini menggunakan 3 variabel sebagai patokan penelitian yaitu pengetahuan, tarif dan keadilan pajak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu positivsme kuantitatif yang dimana data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan dengan total 100 responden menggunakan skala likert. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan IBM SPSS 24 untuk menghasilkan data uji realibilitas, validitas, normalitas, heterokedastisitas dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pajak tidak berpengaruh pada penghindaran pajak, untuk tarif pajak sendiri berpengaruh terhadap penghindaran pajak lalu pada keadilan pajak juga berpengaruh terhadap penghindaran pajak hal ini dapat disimpulkan bahwa banyak mahasiswa di wilayah Surabaya yang mengerti tentang penghindaran pajak namun secara umum tidak secara mendala

    Perbandingan Efektivitas Ekstrak Bawang Putih Tunggal (Allium sativum L.) Dan Bawang Putih Majemuk (Allium sativum) Terhadap Klebsiella Pneumoniae Secara In Vitro

    Get PDF
    Infeksi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dijumpai. Salah satu bakteri penyebab penyakit infeksi adalah Klebsiella pneumoniae. Namun bakteri tersebut sudah mulai resisten sehingga diperlukan alternatif pengobatan lain. Masyarakat Indonesia erat dengan penggunaan herbal termasuk bawang putih. Bawang putih memiliki senyawa aktif yang bersifat antibakteri. Dua jenis bawang putih yang sering digunakan saat ini adalah bawang putih tunggal (Allium sativum L.) dan majemuk (Allium sativum). Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas ekstrak bawang putih tunggal dan majemuk sebagai antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae.. Metode Penelitian melibatkan uji efektivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) pada ekstrak bawang putih tunggal dan majemuk dengan konsentrasi 6,25% ; 12,50% ; 25% ; 50% ; 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih tunggal menghasilkan rata-rata diameter zona hambat 1mm; 1,75mm; 2mm; 2,75mm; 4,12mm sedangkan ekstrak bawang putih majemuk menghasilkan rata-rata diameter zona hambat 1mm; 1,75mm; 2mm; 2,75mm; 4,12mm pada konsentrasi 6,25%; 12,50% ; 25% ; 50% ; 100%. Dari pengamatan makro dan hasil uji Mann-Whitney, tidak didapatkan perbedaan signifikan (p>0,05) antara bawang putih tunggal dan majemuk. Sebagai kesimpulanbawang putih tunggal dan majemuk memiliki efek antibakteri namun tidak terdapat perbedaan signifikan di antara keduanya

    Perspektif Wajib Pajak Perorangan Umkm di Semarang Terhadap Pajak Berasaskan Equality

    Get PDF
    Pajak merupakan instrumen penting dalam kebijakan fiskal yang berfungsi mendukung pembangunan ekonomi melalui distribusi kekayaan secara adil. Dalam konteks Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), prinsip equality dalam perpajakan yang diperkenalkan oleh Adam Smith menekankan bahwa kewajiban pajak harus disesuaikan dengan kemampuan ekonomi wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif wajib pajak UMKM di Semarang terhadap prinsip equality dalam perpajakan, tantangan yang dihadapi, dan solusi untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam terhadap tiga pelaku UMKM di Semarang yang dipilih secara purposive sampling. Data juga didukung dengan analisis dokumen dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman wajib pajak UMKM tentang prinsip equality bervariasi, namun masih terdapat kendala seperti minimnya informasi, rumitnya regulasi, serta biaya tambahan untuk konsultan pajak. Selain itu, perubahan regulasi yang sering terjadi juga menghambat kemampuan UMKM untuk menyesuaikan diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan perpajakan yang lebih sederhana, stabil, dan disertai dukungan yang memadai dari pemerintah, agar prinsip equality dapat diterapkan secara adil dan meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan UMKM. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah untuk meningkatkan keadilan dan efektivitas dalam sistem perpajakan UMKM

    Implikasi Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2021 terhadap Keputusan Tata Usaha Negara Fiktif Positif

    Get PDF
    Adanya konsep Keputusan Tata Usaha Negara fiktif positif, yang diatur dalam Pasal 53 UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan atau UU AP, telah memberikan kemudahan bagi para pemohon KTUN. Konsep KTUN fiktif positif menentukan ketika instansi atau pejabat pemerintahan bersikap diam atas suatu permohonan KTUN maka permohonan tersebut dianggap dikabulkan secara hukum. Untuk mendapatkan kepastian hukum atas KTUN fiktif positif tersebut maka harus diajukan permohonan penetapan di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN. Mekanisme permohonan penetapan di PTUN tersebut lalu dihapuskan dalam Pasal 175 UU Cipta Kerja. Sebagai tindak lanjut, Mahkamah Agung mengeluarkan SEMA No. 5 Tahun 2021 yang dengan tegas menentukan PTUN tidak berwenang untuk menyelesaikan permohonan penetapan KTUN fiktif positif. UU Cipta Kerja mengamanatkan adanya Peraturan Presiden atau Perpres untuk mengatur KTUN fiktif positif lebih lanjut. Namun sampai penelitian ini dikerjakan, Perpres yang dimaksud belum diterbitkan. Timbul kekosongan hukum berkaitan dengan lembaga yang berwenang untuk menyelesaikan permohonan penetapan KTUN fiktif positif. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis implikasi SEMA No. 5 Tahun 2021 terhadap KTUN fiktif positif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan menggunakan SEMA No. 5 Tahun 2021, UU Cipta Kerja, UU AP, dan peraturan perundang-undangan lain yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SEMA No. 5 Tahun 2021 membawa implikasi pada tidak diterimanya permohonan KTUN fiktif positif oleh PTUN sehingga keberadaan KTUN fiktif positif hanya sebatas dianggap dikabulkan secara hukum dan belum dikabulkan secara riil. Dengan begitu, permohonan KTUN bergantung sepenuhnya pada instansi atau pejabat pemerintahan terkait. Apabila instansi atau pejabat pemerintahan terkait tidak kunjung memproses permohonan maka dapat digolongkan sebagai maladministrasi dan perbuatan melanggar hukum oleh penguasa bersifat tidak bertindak

    Perlindungan Hukum bagi Pengemudi Ojek Online terhadap Pesanan Fiktif pada Fitur Pesan antar Makanan

    Get PDF
    Meluasnya penggunaan aplikasi transportasi online seperti Grab telah menimbulkan berbagai permasalahan, salah satunya adalah pemesanan fiktif. Pesanan fiktif adalah pesanan palsu yang merugikan mitra pengemudi. Perintah fiktif tersebut tidak hanya merugikan pengemudi secara materiil, namun juga imateriil seperti waktu dan tenaga. Karena semakin banyaknya kasus pesanan fiktif yang menimpa pengemudi, maka diperlukan suatu analisis mengenai apakah perjanjian kemitraan antara Grab dan pengemudi memberikan perlindungan hukum bagi pengemudi yang menerima pesanan fiktif atau tidak. Penulisan ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan, perjanjian kemitraan Grab dan tulisan-tulisan yang relevan. Dengan analisis tersebut diharapkan pengemudi yang menerima pesanan fiktif dari konsumen yang tidak bertanggung jawab mendapat perlindungan hukum. Dalam hal ini, Grab Indonesia perlu memperkuat regulasi dalam perjanjian kemitraan, menyediakan mekanisme kompensasi, dan menerapkan sistem suspensi atau pemblokiran bagi konsumen yang melakukan pemesanan fiktif guna memberikan perlindungan hukum bagi pengemudi

    Enhancing E-commerce complaint management with digitalization for sustainable economic growth and SDGs 8 alignment: A case study from Indonesia

    Get PDF
    E-commerce in Indonesia has grown exponentially over the past decade, fueled by the digital transformation accelerated during the COVID-19 pandemic. Although this growth is promising, many of the platforms have exposed the flaws in their complaint-handling mechanisms. Often these issues become common because the processes used to resolve them are inadequate. When their complaints are rejected because there is insufficient evidence, buyers may feel alienated and when sellers accept false claims without robust verification, they risk financial loss. Therefore, this study examines the core problems of e-commerce platforms, including cases where both buyers and sellers suffer because of inefficient dispute resolution mechanisms. The solution proposed is to leverage mandatory video documentation during the packing process and make use of proprietary logistics services. These measures can be used by platforms to fill critical gaps, build trust and create a more level playing field for all stakeholders. These solutions align with SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) by enhancing operational efficiency and fairness in e-commerce, which in turn supports economic growth and fosters inclusive business practices

    Artificial Intelligence Versus Human: Siapa Yang Lebih Unggul Dalam Perencanaan Pajak

    Get PDF
    Dengan adanya perkembangan teknologi, dapat dikatakan hampir semua aktivitas yang sedang terjadi melibatkan adanya teknologi tersebut. Dan belakangan ini teknologi yang sering dibahas adalah Artificial Intelligence atau yang biasanya disebut AI. Dimana AI itu dibuat untuk dapat melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan oleh manusia. Jadi dapat dikatakan dengan semakin majunya perkembangan teknologi semua aktivitas dapat menjadi lebih mudah untuk dilakukan, mulai dari aktivitas sehari-hari ataupun aktivitas yang khusus. Dan salah satu aktivitas yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah perencanaan perpajakan yang tradisionalnya hanya dilakukan oleh manusia. Dan dalam penelitian ini akan meneliti AI yang belakangan ini sering dibahas yaitu ChatGPT, dimana merupakan Natural Language Processing (NLP) yang dapat menjawab, berdiskusi, mengolahh big data dengan cepat dan bahkan berkomunikasi dengan manusia (dimana hal itu seperti pekerjaan profesi konsultan pajak). Sehingga penelitian ini dibuat untuk mengidentifikasi risiko atau peluang yang akan muncul dalam perkembangan teknologi itu khusunya AI dalam hal perencanaan perpajakan. Apakah profesi konsultan pajak dapat digantikan oleh AI pada masa mendatang?, yang menjadi pertanyaan utama dalam penelitian ini. Jadi dalam penelitian ini akan menganalisa kelebihan dan kelemahan masing-masing AI dan human dalam tax planning. Hasil pembahasan akan menunjukkan bahwa kedua subjek itu tidak dapat terlepas satu dengan yang lain untuk kedepannya (dalam hal ini AI yang akan menjadi support untuk human). Tetapi hal ini bukan berarti bahwa AI akan selalu menjadi supporter, untuk kedepannya tentunya teknologi akan semakin berkembang, sehingga human juga tidak boleh berhenti berkembang, sehingga tidak akan pernah tergantikan oleh A

    24,211

    full texts

    42,304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Surabaya Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇