42304 research outputs found
Sort by
Klasifikasi Citra Buah-buahan Menggunakan Hibrida Convolutional Neural Network dan Support Vector Machine
Klasifikasi citra buah-buahan merupakan salah satu aplikasi dalam bidang pengolahan citra dan kecerdasan buatan, khususnya dalam berbagai industri seperti pertanian dan pengolahan makanan. Saat ini, penyortiran buah-buahan masih dilakukan secara konvensional dengan tenaga manusia, yang memiliki keterbatasan dari segi fisik manusia serta rentan akan kesalahan. Pada tugas akhir ini, penulis mengembangkan sistem klasifikasi citra buah-buahan menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan Convolutional Neural Network (CNN) dan Support Vector Machine (SVM). CNN digunakan untuk ekstraksi fitur dari citra buah, karena kemampuannya dalam menangkap informasi spasial dan fitur dari citra. Hasil ekstraksi fitur dari CNN kemudian digunakan sebagai input untuk SVM yang bertugas melakukan klasifikasi akhir. Model hibrida CNN-SVM yang diuji dalam percobaan ini, yaitu VGG16-SVM, ResNet50-SVM, dan MobileNetV2-SVM. Hasil eksperimen pada tiga dataset yang digunakan menunjukkan bahwa model MobileNetV2-SVM memberikan performa terbaik dengan akurasi sebesar 98.67% pada dataset Ubaya-IFDS3000, 99.30% pada dataset Ubaya-IFDS5000, dan 99.62% pada dataset Supermarket produce. Model terbaik kemudian digunakan pada aplikasi klasifikasi citra buah berbasis website. Aplikasi yang dibuat akan memberikan output berupa label/class buah-buahan
Pembuatan Sistem Prediksi Harga dan Rekomendasi Harga Jual Smartphone Bekas Menggunakan Metode Multiple Linear Regression
Kegiatan jual beli smartphone bekas semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi. Namun, proses penentuan harga jual masih dilakukan secara manual, yang seringkali memakan waktu lama dan kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi dan rekomendasi harga jual smartphone bekas menggunakan metode Multiple Linear Regression (MLR). Berdasarkan permasalahan di atas, upaya untuk mempercepat proses untuk menentukan harga smartphone bekas dapat menggunakan metode Multiple Linear Regression. Multiple Linear Regression adalah analisis statistik yang digunakan untuk menelusuri hubungan antara variabel terikat dengan dua atau lebih variabel bebas. Multiple Linear Regression sering digunakan sebagai metode statistik dalam melakukan suatu prediksi dan memiliki nilai tambah seperti pengerjaan yang efisien (Utomo et al., 2019). Pada penelitian prediksi harga emas oleh Nafi’iyah (2016), tingkat akurasi metode Multiple Linear Regression mencapai 93%, lebih baik dibandingkan dengan algoritma fuzzy yang hanya memiliki nilai akurasi kurang dari 1%. Multiple Linear Regression telah digunakan dalam penelitian pengaruh kualitas dan harga smartphone Xiaomi terhadap keputusan pembelian konsumen oleh Rifal (2018). Selain itu, prediksi penjualan smartphone menggunakan Multiple Linear Regression juga telah dilakukan oleh Indarwati et al. (2019). Oleh karena itu, metode Multiple Linear Regression sesuai untuk digunakan dalam memprediksi harga smartphone bekas. Dalam penelitian ini, data harga dan atribut smartphone diperoleh melalui web scraping dari situs e-commerce seperti Carousell. Data yang dikumpulkan mencakup spesifikasi perangkat, kondisi fisik, kelengkapan, dan ketersediaan garansi. Proses pengembangan sistem melibatkan analisis regresi linier berganda untuk membangun model prediktif, diikuti dengan implementasi sistem berbasis Android. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat memberikan prediksi harga dengan nilai MAPE rata-rata sebesar 8,39% berdasarkan evaluasi dari tiga smartphone berbeda. Sistem ini juga berhasil memberikan rekomendasi harga yang relevan berdasarkan atribut perangkat, sehingga memudahkan pengguna dalam menentukan harga secara cepat dan tepat
Surface Design: An Inspiration From Wars
Poster ini menampilkan hasil penelitian berupa analisis visual yang terinspirasi dari peperangan yang terjadi di dunia. Karya dalam poster merupakan hasil visual yang dapat dijadikan motif pada kain. Pada poster ini menjelaskan tentang peperangan yang memberikan dampak negatif untuk lingkungan dan kehidupan serta kelangsungan hidup manusianya pasca peperangan. Dengan memvisualkan kehancuran dan pencemaran lingkungan berupa simbol yang diinterpretasikan menggunakan gambar yang dapat dicetak atau disablon. Poster ini juga menampilkan keterbatasan warna yang digunakan karena terinspirasi dari peperangan. Selain itu, poster ini juga membahas secara detail keterbatasan desain, proses pengembangan desain, dan pengembangan desain dimasa yang akan datang
Perancangan Pengukuran Kinerja Sustainable Supply Chain Dengan Objective Key Results Studi Kasus di Industri Kelapa Sawit PT. XYZ
Kesadaran untuk mengintegrasikan tujuan keberlanjutan ke dalam praktek bisnis semakin mendesak dan menggeser fokus bisnis dari sekadar keuntungan ekonomi ke aspek sosial dan lingkungan. Industri kelapa sawit khususnya menghadapi tekanan eksternal berupa kebijakan keberlanjutan yang menuntut perusahaan untuk menginternalisasi tujuan keberlanjutan eksternal ke dalam operasionalnya. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan merancang pengukuran kinerja Sustainable Supply Chain menggunakan metode Objective and Key Results (OKR) pada divisi pengadaan bahan baku kelapa sawit di PT. XYZ. Perancangan ini dikembangkan dari model penulis Searcy (2011) dan didapatkanlah model
pengukuran baru yang berfokus pada tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, penilaian, dan tindak lanjut. Setelah model pengukuran dibentuk, maka dilanjutkan proses studi kasus untuk melihat sejauh mana model ini dapat diimplementasikan. Dalam studi kasus, fokus ditujukan pada usaha menghimpun kebijakan-kebijakan keberlanjutan internal (operasional) perusahaan yang direfleksikan berdasarkan pada kebijakan-kebijakan keberlanjutan eksternal perusahaan. Kebijakan internal keberlanjutan yang sudah terkumpul kemudian dijadikan sebagai basis penentuan objectives yang dilanjutkan dengan penentuan key results untuk setiap objectives. Langkah selanjutnya adalah melakukan penghimpunan data triwulan kinerja
keberlanjutan perusahaan (Maret, April, dan Mei 2025). Untuk setiap objectives, key results, dan data triwulan perusahaan terlebih dahulu perlu dinilai dengan pertimbangan Analytic Hierarchy Process. Setelah dilakukan penilaian, hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan pengukuran kinerja keberlanjutan menggunakan metode OKR ini efektif sebagai acuan dan dapat diimplementasikan untuk mengukur serta mengevaluasi kinerja keberlanjutan perusahaan sesuai kebutuhan. Berdasarkan pelaksanaan studi kasus didapatkan hasil peningkatan kinerja keberlanjutan dari bulan ke bulan, dengan masing-masing kinerja aspek Tripple Bottom Line, Bulan Maret 2025 (38), Bulan April 2025 (66), dan Bulan
Mei 2025 (85). Demikian pula untuk masing-masing aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan mengalami peningkatan, yaitu pada Bulan Maret 2025 aspek ekonomi (22), aspek sosial (10), dan aspek lingkungan (5) Bulan April 2025 aspek ekonomi (40), aspek sosial (16), dan aspek lingkungan (10) serta Bulan Mei 2025 aspek ekonomi (51), aspek sosial (21), dan aspek lingkungan (13)
Corruption Risk Management: Power Distance, Organisational Culture and Corruption
Introduction/ Main Objective: The aim of this study is to examinethe complex relationship between power distance, organisational culture, and corruption. Background Problems: The study of corruption, organisational culture, and power distance has been addressed by numerous scholars, yet these investigations often fail to account for the complexity and interplay of thesefactors within distinct organisational environments.Research Methods:We distributed questionnaires to public servants in Indonesian local governments and analysed the collected data using PLS-SEM. Findings: While earlier research has tended to isolate individual variables or oversimplify complex dynamics, our study demonstrates the complex interactions between power distance, organisational culture, and corruption. Interestingly, familial, gender, and marital factors show negligible direct effects on corruption, challenging assumptions that personal demographics may have predictive power over such systemic behaviors. However, the influence of organisational culture on corruption, demonstrated by a significant negative effect, presents a compelling finding.Conclusion:We provide new insights that have both theoretical and practical implications. Our findings call for a shift in how corruption is understood and addressed, moving away from simplistic models and towards a more holistic approach that considers the broader organisational and systemic factors at play
Exploring The Correlation Between Pupil Distance and Myopia Prevalence: An Observational Bioanthropology Study in Surabaya
Bioanthropology integrates biological and cultural perspectives, thereby enhancing our understanding of human health across populations. Myopia is a significant refractive error affecting potentially 2.5 billion people globally by the end of the decade. Bioanthropological theories suggest that pupil diameter and distance contribute to axial elongation and the progression of myopia.Nevertheless, current literature lacks empirical validation through rigorous hypothesis testing,highlighting a gap in comprehension.The research explores the relationship between pupil distance and the incidence of myopia via empirical assessments in Surabaya. An observational cross-sectional study was conducted, which involved pupil distance measurements and eye refraction assessments. Inclusion criteria required participants to provide informed consent, while those with other specific refractive disorders were excluded. The research utilized a Pupillary Distance Meter for precise measurement of the pupil distance. In addition, the refractive index was assessed using standard ocular instruments, including the Snellen Chart, Trial Lens, Trial Frame, and Occluder tool sets. The research employed a non-probability sampling method with a consecutive design. The sample size was determined using the formula for proportion estimation. The data was analyzed using the Chi-Square (CI = 95%) statistical method.The study comprised 298 individuals as participants, of which 229 were from the adult population (124 emmetropic and 105 myopic), and 69 individuals were from the elderly population (47 emmetropic and 22 myopic). Based on gender, the sample consisted of 117 males (113 emmetropic; 4 myopic) and 181 females (58 emmetropic; 123 myopic). The study statistically discovered that there was no significant association between pupil distance and myopia prevalence, with a p-value <0.05 (0.933), indicating a lack of correlation. The empirical data analysis indicates no evidence linking pupil distance to myopia incidence. The incongruence between the empirical findings of the study and the theoretical construct suggests an indirect association via axial elongation, an association that requires further inquiry
Optimalisasi Formula Plant-based Cookies Daun Jati Dengan Perbandingan Tepung Mocaf dan Tepung Almond Menggunakan Response Surface Methodology (RSM)
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan keberlanjutan telah mendorong permintaan konsumen akan produk pangan berbasis nabati, termasuk produk roti dan kue seperti plant-based cookies. Tepung singkong termodifikasi (Modified Cassava Flour/Mocaf) dan tepung almond merupakan dua bahan bebas gluten yang menjanjikan karena memiliki keunggulan fungsional dan nilai gizi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan formulasi plant-based cookies daun jati sebagai pangan fungsional. Bubuk daun jati (Tectona grandis), yang dikenal mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antidiabetik. Daun jati yang melimpah di Desa Kebontunggul, Mojokerto, Jawa Timur ini masih belum dimanfaatkan secara optimal dalam inovasi produk pangan. Kombinasi tepung mocaf dan tepung almond digunakan sebagai bahan formulasi dengan konsentrasi optimal bubuk daun jati sebesar 15
Perancangan Tongkat Bantu Jalan 3 In 1 Dengan Sistem Modular
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kebutuhan desain alat bantu jalan yang digunakan dalam menjalani 3 fase pemulihan pasien penderita difabel dan disabilitas, menjelaskan kebutuhan pasien terhadap berbagai jenis alat bantu jalan disetiap fase, serta mengidentifikasi fungsi spesifik dari masing masing alat bantu tersebut. Saat ini, alat bantu jalan yang ada seringkali tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan spesifik pasien di setiap fase pemulihan. Seperti alat bantu jalan yang konvensional sering kali kurang ergonomi, tidak fleksibel, sehingga membatasi flektibitas penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah double diamond desain thinking process, yang mencakup observasi dan wawancara kepada 3 orang pengguna alat bantu jalan yang menjalani fase pemulihan, serta lansia yang menggunakan alat bantu jalan, serta wawancara kepada 1 dokter spesialis ortopedi. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat positif bagi pasien dalam menjalani fase pemulihan, sekaligus menambah wawasan mengenai fungsi alat bantu jalan dalam mendukung 3 fase pemulihan yang sedang dijalani setiap pasien, serta merumuskan Solusi desain yang lebih adaptif, dan ergonomi sesuai dengan kebutuhan pengguna
Improving the Performance of Machine Learning Classifiers in Sentiment Analysis of Jenius Application Using Latent Dirichlet Allocation in Text Preprocessing
Sentiment analysis aims to classify a person’s opinion into a specific sentiment, such as positive or negative. The choice of preprocessing used can influence the performance of a sentiment analysis model. The Latent Dirichlet Allocation (LDA) method, commonly used for topic modelling, can be employed as an additional preprocessing step to identify relevant words associated with a particular sentiment label. This study aims to assess whether the LDA method, implemented in the preprocessing stage, can enhance the performance of machine learning models, including Naïve Bayes, Decision Tree, KNN, Logistic Regression, and SVM. This study utilized a dataset comprising 1,800 reviews, with 900 labelled as positive and 900 as negative. Words with an LDA score of at least 0.15 were given additional weight in the TF-IDF stage before model training. After the model was developed, evaluation was carried out by calculating accuracy, precision, recall, and F1-score. The use of LDA in preprocessing improved the performance of all classification models by 1-3% across most evaluation metrics. Specifically, the Logistic Regression model achieved the best performance, followed by SVM and KNN. This performance improvement is aligned with the use of LDA to reduce semantic noise and improve feature representation. Furthermore, this research is also helpful for monitoring customer opinions in the digital banking sector, enabling the rapid and accurate identification of priority issues. Further research could explore the comparison of performance with other topic modelling and feature extraction methods, as well as expanding the dataset and utilizing multiclass models
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Dan Leverage Terhadap Penghindaran Pajak Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Kontrol
This study aims to examine the effect of financial performance ratios (liquidity, Leverage, and Profitability) on management decisions in conducting tax avoidance with firm size as the control variabel. This study is a modification of the research of Harjanto & Tjahjono (2025), by taking the same data, but different analysis techniques. The population taken is Corporate Taxpayers registered at the North Makassar Pratama Tax Office who have reported Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) in 2021 to 2023 and are included in the Makassar Industrial Area (KIMA), and 209 samples were taken using purposive sampling technique. Statistical testing using IBM SPSS software version 25, and it was found that the liquidity variabel did not have a significant effect on tax avoidance, while leverage and profitability had a positive effect. Firm size as a control variabel did not affect tax avoidance, which proves that management decisions in conducting tax avoidance are not related to the size of the company, but rather the decision on how to minimize the amount of tax burden so that the resulting profit will be optima