42304 research outputs found
Sort by
Toxicity Assessment of Catechins on Representative Aquatic Organisms and Terrestrial Plant
Catechins, renowned for their health benefits, have unexamined environmental
impacts. This study assessed the toxicity of crude catechin and catechin hydrate on inverte-
brate larvae, plant, and microalgae. The survival rates of Daphnia magna Straus and Artemia
salina L. were monitored every 24 h over a three-day period. The germination rate and radi-
cle length of Lactuca sativa L. was measured every 24 h for four days. Inhibitory effects were
evaluated in both freshwater and seawater cultures of Chlorella vulgaris Beijerinck, with cell
density recorded every 24 h and yield inhibition calculated after 96 h. Results indicated
that increasing catechin concentration and exposure duration decreased the survival rate of
D. magna and A. salina. Daphnia magna was more sensitive to catechins than A. salina, with
24 h lethal concentration 50 (LC-50) values of 1174 μg/mL compared to 1895 μg/mL for
crude catechin, and 54 μg/mL compared to 153 μg/mL for catechin hydrate. The germina-
tion rate and radicle length of L. sativa, along with the cell density of C. vulgaris, decreased
with increasing catechin concentration, but remained higher even after prolonged exposure.
At low catechin concentrations, C. vulgaris cell density exceeded control levels. This study
demonstrates that catechins in aquatic environments can significantly impact ecosystems.
At certain concentrations, catechins are toxic and potentially lethal to aquatic organisms.
Conversely, at lower concentrations, catechins may promote microalgal growth, suggesting
a fertilizing effect. Understanding these dynamics is crucial for maintaining the stability of
aquatic ecosystems
Ownership Structure and Dividend Policy in Indonesia
The purpose of this study is to examine how ownership structure affects dividend policy. Using 278 non-financial firms
that have been listed on the Indonesia Stock Exchange for the past five years, this quantitative study examines the impact
of ownership structure on dividend policy using multiple linear regression tests. The Signaling Theory and the Agency
Theory are related theories. According to the findings, the dividend policy had a significant positive relationship with
debt and profitability, a negative but negligible relationship with managerial ownership and company growth, and a
negligible positive relationship with institutional ownership firm size. On the other hand, dividend policy and firm age
were significantly correlated negatively
Kajian Akademik Kebijakan Evaluasi Pendidikan Indonesia
Kajian ini disusun sebagai upaya untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan, tantangan, serta arah kebijakan evaluasi pendidikan di Indonesia. Dengan fokus pada peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan sistem pendidikan nasional, kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berorientasi pada pembelajaran mendalam. Kajian ini tidak hanya bertujuan untuk meninjau kebijakan masa lalu dan saat ini, tetapi juga memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan ke depan.
Melalui analisis pendekatan multidimensi yang meliputi aspek filosofis, yuridis, teoretis, sosiologis, dan empiris, kajian ini berupaya menyajikan perspektif holistik tentang evaluasi pendidikan di Indonesia. Pendekatan kajian ini diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan yang muncul seiring dengan dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan tuntutan globa
Tinjauan Sistematis Efektivitas Layanan Telefarmasi Oleh Apoteker Terhadap Hasil Klinis Dan Kepuasan Pasien
Telefarmasi merupakan layanan farmasi jarak jauh yang berkembang pesat, terutama
sejak pandemi COVID-19, untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan
kefarmasian. Meskipun telah banyak diterapkan, efektivitas layanan ini masih
menjadi perdebatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
jenis dan efektivitas layanan telefarmasi oleh apoteker melalui kajian sistematis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review berdasarkan pedoman
PRISMA 2020. Sumber data diperoleh dari database PubMed dan Oxford Journal
dengan kata kunci terkait ‘effectivity, ‘effectiveness’ dan ‘telepharmacy’ melalui
identifikasi, penyaringan, penilaian kualitas studi, dan ekstraksi data dengan 24
artikel memenuhi kriteria inklusi. Pelayanan telefarmasi yang diberikan dalam
berbagai studi dapat dikategorikan ke dalam beberapa bentuk, yaitu 1) konsultasi
apoteker jarak jauh (n=10), 2) penyediaan informasi obat (n=7), 3) pemantauan
terapi pengobatan (n=5), serta 4) pemberian obat secara elektronik (n=2). Evaluasi
terhadap efektivitas layanan telefarmasi menunjukkan adanya perbaikan yang
signifikan dalam berbagai aspek, seperti 1) hasil klinis (6 dari 9 studi; p = 0,019–
0,048), 2) kepuasan pasien (3 dari 4 studi; p = 0,018–0,041), 3) kepatuhan terhadap
pengobatan (12 dari 15 studi; p = 0,002–0,040), dan 4) efisiensi biaya (seluruh 4
studi; p = 0,021–0,048). Hasil kajian sistematis menunjukkan bahwa layanan
telefarmasi secara umum efektif dalam meningkatkan hasil klinis pasien, kepuasan
pasien atas layanan, kepatuhan pasien dalam pengobatan dan efisiensi biaya
pengobatan
Parent-Child Interaction Therapy (PCIT) untuk Perilaku Disruptif Anak dengan dan Tanpa ASD
Anak ASD umumnya memiliki permasalahan perilaku yang signifikan. Tanpa adanya intervensi yang tepat, permasalahan perilaku ini dapat terus bertahan hingga dewasa dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Parent-Child Interaction Therapy (PCIT) merupakan intervensi berbasis perilaku yang efektif untuk mengatasi perilaku disruptif pada anak-anak. Namun, penelitian meta-analisa mengenai efektivitasnya, terutama pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PCIT dalam menurunkan perilaku disruptif serta membandingkan efeknya antara anak dengan dan non-ASD menggunakan teknik meta-analisis. Artikel dari 10 tahun terakhir dikumpulkan melalui berbagai database dengan mengacu pada protokol PRISMA. Setelah proses penyaringan, diperoleh 10 studi dengan desain pre-post control group dari berbagai benua, melibatkan total 418 pasangan anak dan orang tua. Analisis mean differences menunjukkan bahwa PCIT memiliki efektivitas yang besar dalam menurunkan perilaku disruptif pada anak dengan dan non-ASD (g=-0.938 [95% CI: -1.14, -0.73]). Meskipun status ASD dan non-ASD sebagai moderator meningkatkan effect size, perbedaan tersebut tidak signifikan. Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor seperti tingkat intelektual dan kemampuan bahasa reseptif anak lebih berpengaruh terhadap efektivitas PCIT, karena intervensi ini menuntut pemahaman instruksi dari orang tua. Hasil juga menunjukkan bahwa PCIT yang diterapkan dalam setting klinis yang terstandar, dengan kelulusan fase terapi yang jelas dan latihan mandiri bagi orang tua, cenderung lebih efektif. Sebaliknya, modifikasi yang besar dalam penerapan PCIT masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya. Temuan ini menegaskan bahwa PCIT merupakan intervensi yang efektif untuk mengurangi perilaku disruptif dan memberikan insight bagi praktik klinis kedepannya
Framework of the European Union Social Security Coordination and Its Digitalisation
Social Security Coordination (SSC) within the European Union (EU) is a framework that ensures individuals retain their social security rights as they move across member states, particularly in terms of pensions, healthcare, and unemployment benefits. The EU has made significant strides in integrating and simplifying the coordination of these systems, ensuring that people are not disadvantaged by cross-border mobility. This article examines the core principles of SSC and its ongoing evolution, particularly in light of increasing digitalisation through tools like the Electronic Exchange of Social Security Information (EESSI), Social Security E-Document (SED), and the European Digital Identity (EUDI). While the digital transformation of SSC is transforming the efficiency and transparency of cross-border exchanges. This paper highlights the importance of both technological advancements and institutional cooperation in achieving seamless and equitable social security coordination. It also underscores the role of digitalisation in improving the overall functioning of SSC
Knowledge On Drug Safety and Drug Utilization During Pregnancy: A Review of Systematic Reviews and Meta- Analyses
Drug use all through pregnancy can be beneficial or dangerous to the expectant mother, her fetus, and the baby. Some drugs have a risk of causing disability or death. Pregnant women's lack of knowledge about the harms of drug use during pregnancy can affect the use of these drugs during pregnancy. This study aims to review systematic reviews and meta-analyses regarding knowledge and use of medications during pregnancy in pregnant women. The design of this study is a scoping review using the PubMed database. The studies reviewed are systematic reviews and meta-analyses published in 2014-2024. Of the 1658 search results, five studies met the inclusion criteria. Four systematic reviews discussed drug utilization during pregnancy, and one systematic review addressed the knowledge of pregnant women regarding the use of drugs during pregnancy. The prevalence of antibiotic consumption during pregnancy ranges from 0.04 to 90%. While the prevalence of herbal medicine use in pregnant women varies between 12% and 93%. As many as 93.3% of pregnant women do not know enough about medicines and have gaps in knowledge or information about medicines, whether prescription drugs, over-the-counter drugs, or herbal medicines. Pregnant women's knowledge is also limited about the risks associated with polypharmacy in the first trimester of pregnancy, and there is a relationship between polypharmacy during pregnancy and an increased risk of congenital malformations. In conclusion, the prevalence of herbal medicine and antibiotic use during pregnancy is still relatively high. Most pregnant women do not have a good level of knowledge regarding the use of these medicines during pregnancy
Customer Loyalty in State-Owned Retail Banking: Evidence from Lamongan, Indonesia
This study investigates the determinants of customer loyalty in retail banking, focusing on National State Bank in
Lamongan City, Indonesia. Employing a causal research design, data were collected from 156 customers via structured
questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS 22.0. The findings reveal that
service quality significantly enhances corporate image and perceived value, while perceived value and customer
satisfaction directly foster customer loyalty. Contrary to expectations, service quality, corporate image, and trust
exhibited no significant direct effects on loyalty, suggesting the mediating role of value and satisfaction. These insights
contribute to the literature on relationship marketing and provide actionable strategies for banks aiming to strengthen
customer retention
Webinar Nasional Paliatif 2024 Series: Filosofi Perawatan Paliatif, Perkembangan dan Pentingnya Pendidikan Perawatan Paliatif di Indonesia, Praktik Asuhan Keperawatan pada Perawatan Paliatif
Webinar Nasional Paliatif 2024 telah diselenggarakan dengan mengangkat salah satu topik "Filosofi dalam Perawatan Paliatif". Topik ini membahas mengenai definisi dan tujuan perawatan paliatif, memperkuat persepsi peserta mengenai good death, membahas mengenai etik dalam perawatan paliatif, dan aplikasi perawatan paliatif di institusi narasumber bekerja