Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Penentuan strategi pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode SWOT (Studi Kasus: Kelurahan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY)

    No full text
    Sampah menjadi salah satu persoalan bagi Kabupaten Bantul khususnya di Kelurahan Bangunjiwo yang berada di Kecamatan Kasihan. Kelurahan Bangunjiwo memiliki timbulan sampah sebanyak 8,39 ton per hari dan hanya berhasil ditangani sebanyak 0,03 ton per hari. Pemasalahan ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya besarnya timbulan sampah, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, serta belum maksimalnya tugas pokok dan fungsi pengelolaan sampah. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul No 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga serta program inisiasi Pemerintah Kabupaten Bantul tentang Bantul Bersih Sampah 2025. Program Bantul Bersih Sampah 2025 merupakan program pengurangan sampah di tingkat daerah sampai dengan tingkat rumah tangga yang dapat dilakukan melalui pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang sampah, serta pemanfaatan kembali sampah. Peraturan ini dibuat proporsi antara pengurangan dan penanganan sampah dengan persentase 30% pengurangan dan penanganan 70% sampah di Tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan strategi pengelolaan sampah yang cocok berdasarkan kondisi internal dan eksternal di Kelurahan Bangunjiwo. Penelitian ini menggunakan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) sebagai alat bantu perencanaan strategi dengan mempertimbangan faktor internal dan eksternal. Penentuan strategi dilakukan berdasarkan perhitungan matriks IFAS dan EFAS yang berfungsi untuk menetapkan klaster atau posisi kuadran. Kemudian posisi kuadran tersebut digunakan sebagai pembentukan strategis pada diagram SWOT berdasarkan kondisi internal dan eksternal di Kelurahan Bangunjiwo. Hasil pengolahan data menggunakan metode SWOT menunjukkan bahwa Kelurahan Bangunjiwo berada pada kuadran 1 (S-O) yang berarti bahwa strategi yang terbentuk adalah berdasarkan pemanfaatan strength (kekuatan) dan opportunity (peluang). Strategi yang dibentuk adalah strategi kolaborasi BUMDes dan pengepul sampah swasta dengan memanfaatkan anggaran dana dan lahan luas serta peningkatan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasil ini diharapkan bisa menjadi usulan bagi Kelurahan Bangunjiwo dalam mengatasi permasalahan sampah

    Keefektifan bimbingan kelompok teknik discovery learning dalam meningkatkan self directed learning pada siswa SMP Negeri Sewon

    Get PDF
    Belajar merupakan kewajiban dan tanggung jawab bagi seorang siswa, self directed learning atau kemandirian belajar merupakan keterampilan siswa untuk mengaplikasikan dalam belajar. Sekarang ini keterampilan self directed learning berkurang pada diri siswa, hal ini terjadi karena banyak faktor yang menyebabkan atau mempengaruhinya, antara lain kurangnya motivasi dan disiplin diri dan kurangnya disiplin dalam waktu dan usaha belajar. Layanan bimbingan kelompok teknik discovery learning bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan kemandirian belajar. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok teknik discovery learning untuk meningkatkan self directed learning pada siswa. Penelitian ini melakukan penelitian kuantitatif dengan mengunakan metode pre-experimental design type one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIII SMP Negeri 4 Sewon Tahun Ajaran 2023/2024 sebanyak 94 siswa, sedangkan sample dalam penelitian ini berjumlah 6 siswa yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self directed learning dengan analisis data menggunakan uji paired t-test. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa skor mean pretest sebesar 65,3 dan perolehan skor mean posttest sebesar 92,5 dikuatkan dengan hasil uji paird sample t-tes sebesar 000. Diharapkan dari penelitian ini bisa menjadi alternatif solusi untuk melaksanakan layanan bimbingan dan konseling

    Klasifikasi tingkat kematangan fermentasi tape ketan menggunakan convolutional neural network

    No full text
    Tape ketan adalah makanan ringan populer di Indonesia yang terbuat dari beras ketan yang difermentasi. Salah satu manfaat utama makan beras ketan putih adalah melancarkan sistem pencernaan. Kematangan tape yang tepat menjadi faktor penting dalam mempertahankan kualitas dan rasa tape yang baik. Namun, kematangan yang berlebihan dapat mengakibatkan penurunan rasa manis dan tekstur yang tidak sesuai. Oleh karena itu diperlukanya klasifikasi tingkat kematangan pada tape ketan, agar tidak terdapat kematangan yang berlebihan yang mengakibatkan efek buruk pada tubuh dan turunya kualitas pada tape ketan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keakuratan program dan nilai akurasi yang dihasilkan dari klasifikasi kematangan pada tape ketan serta merancang dan mengimplementasikan sistem klasifikasi menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah dapat mengetahui cara mengimplementasi sistem klasifikasi kematangan pada tape ketan sehingga tercipta konsistensi kualitas bagi industri tape ketan serta memperluas penerapan teknologi modern dalam konteks tradisional. Pada pengumpulan dataset pada penelitian ini, diambil dataset berupa citra tape ketan putih. Proses pengambilan citra dilakukan secara langsung dengan menggunakan kamera handphone yakni Iphone X dengan format jpg. Pengolahan dataset tersebut dengan membagi menjadi tiga kelas yakni mentah, matang, dan busuk. Masing masing kelas terdiri dari 400 dataset citra dengan total citra yang digunakan sebanyak 1200 data citra tape ketan putih. Kemudian seluruh data akan masuk kedalam proses preprocessing, tahap ini akan dilakukan dengan resize ukuran 224x224x3, kemudian akan dilakukan augmentasi dengan rotasi 20 derajat serta 30 derajat, dan dilakukan rescale 1./255 serta flipping horizontal. Sebelum data diaugmentasi, seluruh dataset akan dibagi menjadi data latih sebanyak 768 data citra, data validasi sebanyak 192 data citra, dan data uji sebanyak 240 data citra. Hasil dataset yang telah masuk preprocessing akan diproses dengan model CNN dengan arsitektur VGG16 dan akan diuji hingga mendapatkan hasil akurasi dari program yang telah dibuat. Dalam tahap pengujian dataset menggunakan CNN dengan arsitektur VGG16 mendapatkan hasil akurasi dengan epoch 20 mendapat akurasi 0.98, epoch 30 mendapat akurasi 0.98, dan tertinggi terdapat pada epoch 40 mendapat akurasi mencapai 0.99. Disimpulkan bahwa model menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan seiring bertambahnya jumlah epoch. Pada hasil akurasi yang telah disebutkan menunjukkan bahwa klasifikasi tingkat kematangan fermentasi tape ketan menggunakan Convolutional Neural Network dengan arsitektur VGG16 bekerja dengan baik dan dapat mengklasifikasikan dengan baik. Metode CNN dengan arsitektur VGG16 dipilih karena telah terbukti efektif dalam pengenalan citra

    Efektivitas bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan perilaku asertif pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta

    Get PDF
    Perilaku Asertif adalah kemampuan individu dalam menyatakan pikiran dan perasaannya dengan tegas, berani menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan pikiran dan perasaannya. Perilaku asertif sangat penting untuk dimiliki oleh siswa agar ia mampu untuk berinteraksi dengan baik dalam lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan perilaku asertif siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen one-group dengan menggunakan metode desain “pre-test-post-test”. Penentuan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta sebanyak 8 siswa dengan menggunakan teknik random sampling. Uji validitas menggunakan rumus product moment dengan bantuan SPSS versi 25. Uji reliabilitas dilakukan dengan rumus Cronbach Alpha. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Perilaku Asertif. Skala terdiri dari 39 item yang terbagi ke dalam 3 aspek yaitu mengungkapkan persaan positif, mengungkapkan perasaan negative, dan afirmasi diri. Data yang terkumpul dalam bentuk kuantitatif (angka) kemudian dianalisis secara statistik. Penggunaan analisis data statistik pada penelitian ini menggunakan uji Paired Sample T-Test. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai Sig (2-tiled) 2.579 > 1,059. Artinya bahwa Ho ditolak an Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa “Bimbingan Kelompok dengan Teknik Diskusi Efektif untuk Meningkatkan Perilaku Asertif di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta”

    Positive well-being: the needs effects of Tris in Veronica Roths Divergent

    Get PDF
    In this study entitled Positive Well-Being: The Needs Effects of Tris in Veronica Roth’s Divergent', the researcher takes the issue of the main character, Tris, who is trying to reach his new identity as a Dauntless, where she was known to be a Divergent before. Divergent existence is seriously threatened in the city of Chicago. Therefore, Tris tries to change his identity by practice to become a Dauntless. In reaching her Self-Actualization, Tris trained for months in the Dauntless compound until finally she became a true Dauntless. The purpose of the study is about how the character Tris develops when achieving her Self-Actualization as a Dauntless by looking at how she achieves her Self-Actualization as a Dauntless by seeing the fulfillment of his 5 Basic Human Needs. Later, Self-Actualization makes an impact on the emerging of the psychological well-being of Tris. This study uses a qualitative method with Veronica Roth's Divergent as the primary data, while the secondary data is based on research journals and previous studies. By reading the entire contents of the novel, the researcher understands the contents of the novel and then portray it in the analysis by matching the contents of the novel with the theory used by the researcher. The researcher uses Abraham Maslow's Motivation Theory which explains the Hierarchy of Needs to pervade the problems analyzed in this thesis. The results of this study indicate that the process of fulfilling Tris' needs to achieve Self-actualization has been fully fulfilled by the rise of several new characteristics that emerge as acceptance, naturalness, problem centering, the need for privacy, interpersonal relations, discrimination between the good and evil, and resistance to enculturation. Also, the developed characteristics is as the result of achieving the Self-actualization. After that, there are the psychological well-being that appear as the result of the needs fulfillment of Tris

    Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Jatibaru Kota Bima, NTB

    Get PDF
    Secara global, AKI digunakan sebagai indikator untuk mengukur keberhasilan upaya kesehatan ibu di suatu negara atau wilayah. Di Indonesia, terdapat hampir 20.000 kejadian kematian ibu akibat komplikasi pada saat hamil maupun melahirkan setiap tahunnya. Perawatan kehamilan (ANC) secara teratur dapat mencegah terjadinya komplikasi kehamilan. Namun demikian, kunjungan ANC belum menjadi prioritas utama bagi sebagian ibu hamil di Indonesia. Beberapa faktor yang menjadi penyebab dari rendahnya capaian K4 antara lain umur, paritas, pendidikan, pengetahuan, sikap, jarak fasilitas pelayanan dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Faktor-faktor kunjungan ANC merupakan variabel bebas. Sedangkan kunjungan ANC sebagai variabel terikat. Besar sampel sebanyak 96 ibu hamil. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa jarak jauh dan ANC yang tidak lengkap sebanyak 54.2 %. Hasil uji statistik dengan chisquare diperoleh nilai p value=0,029 (α<0,05) hal ini menunjukkan ada hubungan antara jarak dan kunjungan ANC pada ibu hamil. Faktor yang berhubungan dengan kunjungan ANC adalah jarak. Sedangkan, umur, pendidikan, paritas, pengetahuan, sikap, dan dukungan suami tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kunjungan ANC diwilayah kerja puskesmas Jatibaru Kota Bima

    Analisis kualitas produk, kualitas pelayanan dan keandalan pengiriman terhadap kepuasan pelanggan online shop Berrybenka di Instagram

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan keandalan pengiriman terhadap kepuasan pelanggan online shop Berrybenka di Instagram. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang pernah melakukan pembelian online melalui instgaram, berusia minimal 18 tahun keatas. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini yaitu sebanyak 114 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non-Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, sumber data yang digunakan adalah primer. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner mealui Google Form. Analisis data ialah uji hipotesis (uji t) dengan pengolahan data menggunakan program Sofware SPSS (Statistic Package for the Social Sciences) versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan online shop Berrybenka di Instagram. (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan online shop Berrybenka di Instagram. (3) keandalan pengiriman berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan online shop Berrybenka di Instagram. Kata Kunci: Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Keandalan Pengiriman, dan Kepuasan Pelanggan

    Implementasi profil pelajar pancasila dimensi religius di kelas V SD Muhammadiyah Sagan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemerosotan moral karena belum maksimalnya karakter religius siswa. Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dimensi Religius di Kelas V SD Muhammadiyah Sagan dilakukan sebagai upaya dalam membentuk karakter religius siswa baik melalui penerapan Profil Pelajar Pancasila dimensi religius di kelas V SD Muhammadiyah Sagan. SD Muhammadiyah Sagan merupakan sekolah yang memiliki kebijakan berbagai kegiatan keagamaan sekolah yang mengkaitkan nilai religius di dalam kehidupan sehari-hari terutama di lingkungan sekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi, upaya guru, faktor pendukung serta penghambat dari Implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi religius di kelas V SD Muhammadiyah Sagan. Jenis penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, guru kelas V dan siswa kelas V. Pengumpulan data yang melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik dan sumber. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model dari Miles dan Huberman diantaranya reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dimensi Religius di Kelas V SD Muhammadiyah Sagan terdiri dari perencanaan antara lain membuat jadwal pertemuan atau sosialisasi dengan guru, orang tua dan siswa, pelaksanaan antara lain senyum, sapa, salam, sopan, santun (5S), Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ), berdoa sebelum memulai pembelajaran, kegiatan belajar mengajar, sholat dhuha berjamaah, sholat dzuhur berjamaah, kegiatan jum’at berbagi dan evaluasi antara lain setiap hari jum’at mengadakan pertemuan guru untuk membahasa mengenai pembelajaran dan penerapan Profil Pelajar Pancasila dimensi religius kemudian apa saja kelemahan dan kelebihan Profil Pelajar Pancasila dimensi religius di kelas V SD Muhammadiyah Sagan. Faktor pendukungnya dapat terlihat dari tempat beribadah, program dan kebijakan religus sekolah, peran guru, peran orang tua, peran siswa serta kerja sama warga sekolah, sedangkan faktor yang menghambatnya, siswa melanggar peraturan sekolah, kelalaian guru untuk mengingatkan siswanya dan orang tua yang tidak mensupport anaknya ketika dirumah

    Sifat fisiko kimia vegetable leather berbahan bonggol brokoli (brassica oleracea var. italica) dengan penambahan pektin

    No full text
    Vegetable leather adalah produk yang berasal dari puree sayuran yang dikeringkan, berbentuk lembarann fleksibel dan memiliki tekstur kenyal yang bisa dikonsumsi sebagai snack. Brokoli merupakan sayuran yang termasuk kedalam suku kubis-kubisan dan mudah mengalami kerusakan. Brokoli memiliki kelemahan yaitu umur simpan dan daya tahan brokoli rendah. Bonggol brokoli merupakan sayuran yang jarang dimanfaatkan secara maksimal. Masalah yang sering muncul pada vegetable leather adalah elastisitasnya yang kurang baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sifat fisiko kimia penambahan puree bonggol brokoli dan pektin pada vegetable leather bonggol brokoli. Metode yang digunakan pada pembuatan vegetable leather dengan mencampurkan puree bonggol brokoli dengan pektin kemudian dicetak dan dikeringkan. Variabel bebas pada penelitian ini adalah puree bongggol brokoli dan pektin. Formulasi yang digunakan F1 (99,5g dan 0,5g), F2 (99g dan 1g), F3 (98,5g dan 1,5g), F4 (98g dan 2g). Analisis sifat fisik yang dilakukan adalah uji tekstur. Analisis sifat kimia yang dilakukan adalah kadar air, kadar abu, gula reduksi, vitamin C, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukan variasi penambahan pektin berpengaruh nyata terhadap sifat fisik tekstur yaitu hardness 599,62±59,98-752,82±33,86, gumminess 560,84±54,41-751,01±47,93, dan tidak berpengaruh nyata terhadap cohesiveness 0,9074±0,04-0,9750±0,01. Chewiness 511,34±54,09-685,49±73,93. Sifat kimia berpengaruh nyata terhadap nilai kadar air 11,92±0,03-13,16±0,03, 8,52 ± 0,04–9,90 ± 0,02, vitamin C 40,15 ± 0,09–44,58 ± 0,18, serat kasar 9,48± 0,05-11,61±0,03, dan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu 2,14±0,02-2,25±0,04

    Pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap perilaku cyberloafing (studi pada karyawan PT X Yogyakarta)

    No full text
    Internet telah menjadi tulang punggung perusahaan di zaman sekarang karena dapat memberikan segudang manfaat. Namun, terdapat konsekuensi negatif dari adanya internet tersebut yaitu cyberloafing yang dapat dipengaruhi faktor individual (stres kerja) dan faktor situasional (lingkungan kerja). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap perilaku cyberloafing pada karyawan PT X Yogyakarta. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan program SPSS versi 25. Teknik analisis data yang digunakan ialah regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh positif terhadap perilaku cyberloafing. Lingkungan kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku cyberloafing. Secara simultan stres kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberloafing. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan pengetahuan kepada perusahaan untuk lebih memahami stres kerja, lingkungan kerja, dan perilaku cyberloafin

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇