10023 research outputs found
Sort by
Distribusi variasi genetik gen Irs-1 rs1801278 dan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Apotek Ramadhan Yogyakarta
Diabetes melitus (DM) adalah sekelompok penyakit gangguan metabolik dimana terjadi kelainan pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya menyebabkan peningkatan gula darah. Mutasi genetik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kontrol glikemik pasien DM tipe 2. Modifikasi protein molekuler dapat menyebabkan penurunan insulin dan penurunan sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran variasi genetik pada gen IRS-1 rs1801278 pada pasien DMT2 dan distribusi parameter gula darah berdasarkan variasi genetik pada gen IRS-1 rs1801278 pada pasien DMT2.
Penelitian observasional dengan pengambilan data secara retrospektif pada rekam medis pasien rawat jalan tahun 2022 di Apotek Ramadhan Yogyakarta. Sampel darah (whole blood) diambil dari 10 pasien yang menerima terapi insulin. Isolasi DNA whole blood menggunakan FavorPrepTM Blood Genomic DNA Extraction Mini Kit (Favorgen Biotech Corp.) metode kolom, amplifikasi gen IRS-1 dengan metode polymerase chain reaction (PCR), dan analisis pemetaan kode DNA dengan metode sanger sequencing.
Hasil penelitian menunjukkan frekuensi genotipe gen IRS-1 rs1801278 pada seluruh sampel pasien DMT2 Apotek Ramadhan Yogyakarta 10/10 (100%) ditemukan alel C dan tipe CC (wild type) dengan distribusi luaran terapi nilai GDP tidak terkontrol 6/10 (60%) dan nilai HbA1c tidak terkontrol 6/8 (75%).
Kesimpulan penelitian gen IRS-1 rs1801278 pada pasien DMT2 di Apotek Ramadhan Yogyakarta hanya ditemukan alel C dan genotipe CC (wild type) pada seluruh sampel, serta distribusi parameter gula darah pasien didominasi oleh luaran terapi tidak terkontrol baik pada nilai GDP maupun HbA1c
Government Digital Communication Model in Corporate Social Responsibility Programs (Study in Gunung Kidul, Yogyakarta-Indonesia)
This research is a qualitative case study examining government digital communication in the implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) programs in Gunung Kidul, Yogyakarta. Many companies have implemented CSR programs in Gunung Kidul, capitalizing on the area’s substantial tourism potential. However, the Regional Government, through the Regional Development Planning Agency (BAPPEDA), has yet to maximize its monitoring and evaluation of these programs, as it currently relies on conventional approaches. The purpose of this study is to identify a government digital communication model for CSR implementation, with a focus on the tourism sector. This model is developed from Werner’s concept of digital communication, incorporating cyberspace, virtual communities, interactivity, and multimedia. Few studies have explored a digital-based communication model for CSR; thus, this research aims to address that gap. By adopting this model, stakeholders can collaborate more effectively to enhance CSR efforts in Gunung Kidul’s tourism sector
IMPELEMNTASI PROGRAM KESEHATAN KERJA DI KLINIK PRATAMA PT PAL INDONESIA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN KERJA
Implementasi penguatan profil pelajar pancasila melalui budaya sekolah di SD Muhammadiyah Pakel
Krisis karakter dan degradasi moral menjadi fenomena yang terjadi dikalangan anak usia sekolah. Fenomena ini terjadi salah satunya disebabkan oleh faktor lingkungan. Hal ini melandasi diadakannya profil pelajar Pancasila sebagai upaya pemulihan karakter dan moral. Beberapa tahun profil pelajar Pancasila diterapkan masih ditemukan miskonsepsi pemahaman guru terhadap profil pelajar Pancasila itu sendiri. Profil pelajar Pancasila yang harus dimuatkan dalam budaya sekolah, menjadi suatu tantangan baru bagi tiap sekolah. SD Muhammadiyah Pakel sebagai lembaga penyelenggara pendidikan yang kental akan budaya religius, berorientasi pada pembentukan generasi yang unggul dalam iman, taqwa dan akhlak mulia sesuai dengan visis sekolah. Faktanya penerapan nilai religius melalui budaya sekolah di SD Muhammadiyah Pakel belum diketahui konsepnya secara jelas. Penelitian ini bermaksud menganalisis implementasi penguatan profil pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi beriman, bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia dalam budaya sekolah di SD Muhammadiyah Pakel berserta faktor pendukung dan penghambatnya.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dimana data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yakni Kepala sekolah, guru kelas I,II,IV dan IV, serta peserta didik kelas I,II,IV dan IV berdasar teknik pemilihan purposive sampling. Objek dari penelitian ini ialah bagaimana SD Muhammadiyah Pakel mengimplementasikan profil pelajar Pancasila melalui budaya sekolah. Keabsahan data pada penelitian diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Adapaun teknik analisi data pada penelitian mengacu pada model Miles dan Huberman dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi profil pelajara Pancasila di SD Muhammadiyah Pakel melalui mata pelajaran, kegiatan rutin, kegiatan terprogram dan kegiatan insidental. Penelitian juga mengungkap faktor pendiking, baik dari (1) guru dan kepala sekolah, (2) orang tua, (3) fasilitas yang memadai, (4) program yang terancana dan pemantauan program. Sedangkan ditemukan pula faktor penghambat, diantaranya (1) miskoordinasi guru, (2) guru yang kurang responsif, (3) beban jobdesk guru diluar kapasitas, (4) rendahnya tingkat pemahaman serta penurunan daya konsentrasi peserta didik, (5) orang tua yang kurang mendukung, (6) fasilitas lahan yang terpencar
Analisis Hukum Perlindungan Konsumen Terhadap Pembatalan Event Festival Musik Studi Kasus Festival Musik Serasa Nada 2
Musik telah menjadi salah satu bidang yang sangat diminati oleh para pengusaha di industri hiburan, terutama melalui penyelenggaraan festival musik di berbagai tempat. Hal ini berdasarkan pelaku usaha melihat musik sebagai peluang bisnis yang menjanjikan dengan potensi keuntungan yang besar. Beberapa pihak terlibat dalam tindakan ini, yaitu pembeli tiket festival musik sebagai konsumen dan penyelenggara acara yaitu Event Organizer sebagai pelaku usaha. Konsumen dan pelaku usaha menjalin sebuah hubungan melalui kesepakatan dalam jual beli. Namun, karena adanya pembatalan sepihak dan mendadak dari pelaku usaha dan ketidakmampuan pihak pelaku usaha dalam memenuhi perjanjian yang telah disepakati, oleh karena itu pelaku usaha telah melakukan wanprestasi yang menimbulkan kerugian bagi kosnumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme perlindungan hukum dan tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen dalam festival musik Serasa Nada 2. Metodologi penelitian hukum normatif empiris digunakan dalam penelitian ini, dengan kriteria penelitian yang bersifat deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder, menggunakan kuesioner serta studi kepustakaan (literature research) terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan. Data secara metodologis disajikan dalam bentuk teks naratif. Metode analisis data yang diterapkan adalah metode normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha (Event Organizer) telah melanggar hak-hak konsumen dalam beberapa hal. Pelaku usaha (Event Organizer) secara sepihak dan mendadak membatalkan festival musik, sehingga berakibat menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak, yaitu konsumen. Apabila apabila pelaku usaha (Event Organizer) tidak memenuhi hak dan kewajiban konsumen, maka konsumen berhak mendapatkan ganti rugi atau kompensasi. Konsumen dapat melakukan gugatan hukum terhadap pelaku usaha (Event Organizer) apabila melanggar hak-hak konsumen dan tidak melaksanakan tanggung jawabnya dalam hal penyelenggaraan festival musik. Gugatan untuk meminta pembayaran ganti rugi dapat diajukan dalam bentuk kewajiban untuk melaksanakan atau sebagai kompensasi. Konsumen yang mengalami kerugian akibat pembatalan festival musik secara sepihak dan mendadak dapat mengajukan penyelesaian melalui jalur litigasi atau non-litigasi
LAPORAN MAGANG PEMINATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ANALISIS PENERAPAN PROGRAM PEKA (PENGAMATAN KESELAMATAN KERJA) PADA PT.PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY KAMOJANG
GAMBARAN PERILAKU TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN DI KAWASAN BANDAR UDARA YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT
Identification of Chili Plant Diseases Based on Leaves Using Hyper parameter Optimization Architecture Convolutional Neural Network
This paper proposes a method to detect chili plant diseases based on leaves. Studies in recent years have shown that chili production in Indonesia has decreased. This is because there are several influencing factors. One common factor is the presence of diseases in chili plants that cause less than optimal harvest production. Fungi or pests on chili leaves usually cause diseases that often appear in chili plants. Chili leaf diseases have a negative impact on chili harvest yields. Chili leaf diseases can result in significant decreases in both the quantity and quality of chili harvests. Accurate disease diagnosis will help increase farmer profits. This study identified four major leaf diseases, namely leaf curl, leaf spot, yellowish, and white spot. In this research images were taken using a digital camera. These diseases were classified into five classes (healthy, leaf curl, leaf spot, yellowish, and white spot) using two different pre-trained deep learning networks, namely MobileNetV2 and VGG16, using chili leaf data through deep learning transfer. The experimental results showed the model with the best performance was the VGG16 model. This model achieved a validation accuracy of 94% on public and own data sets. Meanwhile, the next best-performing model is MobileNetV2, which achieved an accuracy of 90%, followed by the Traditional CNN Model, which achieved a validation accuracy of 88%. In future developments, we intend to deploy it on mobile devices to automatically monitor and identify various types of chili plant disease information based on leaves