10023 research outputs found
Sort by
Analisis pengaruh kualitas produk, promosi dan desain terhadap keputusan pembeli smartphone Samsung di Universitas Ahmad Dahlan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, promosi, dan desain terhadap keputusan pembeli smartphone samsung di Universitas Ahmad Dahlan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer. populasi dalam penelitian ini adalah pengguna smartphone samsung di Universitas Ahmad Dahlan. sampel yang digunakan sebanyak 80 responden. metode penelitian sampel yang digunakan adalah purposive sampling. pengaruh kualitas produk, promosi, dan desain terhadap keputusan pembeli smartphone samsung di Universitas Ahmad Dahlan diukur menggunakan SPSS (statistical package for the social sciences).
Hasil yang didapatkan adalah kualitas produk dan desain berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keputusan pembeli smartphone samsung. sedangkan promosi tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembeli smartphone samsung
Semiotic analysis on design of Paramore band music album cover
Semiotic elements can be found in advertisements. Album arts, as part of advertisements media, have lack discussion in semiotics. This study aimed to identify and interpret meaning of verbal and visual signs within each digital album art of Paramore band’s music albums through a semiotics analysis.
The primary data of this study were taken from the Genius website. The data were collected using observation protocol. The collected data then were analyzed qualitatively and descriptively to interpret the social and cultural phenomena depicted in the album arts. This study employed Roland Barthes’ semiotic theory, particularly the order of signification concept, to discover the meanings within each digital album art. The analysis also incorporated supporting theories, namely Gillian Dyer’s visual communication concept, Anna Wierzbicka’s color terms, Leatrice Eiseman’s color meanings, and Theo van Leeuwen’s typography grammar.
The study discovered that the verbal and visual signs reveal meanings from each digital album art. The verbal and visual signs within album arts contained message and identity of the band. The semiotic elements discussion can be used as raw model for next studies. Besides, this study offered insights to the broader field of semiotics and mass communication, that may be applicable to other forms of advertisement and media
Analisis hukum terhadap penyelesaian perselisihan kewenangan pengaturan dan pengelolaan lahan reklamasi Twin Tower dan Balai Kota antara Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar
Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis dua hal, yaitu pertama, konflik
kewenangan terkait pengaturan dan pengelolaan lahan reklamasi Twin Tower dan Balai Kota
di Kota Makassar, terjadi dengan asumsi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan
Pemerintah Kota Makassar. Mengklaim berwenang atas pengaturan lahan reklamasi
tersebut. Kedua. penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis penyelesaian
perselisihan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah
Kota Makassar berdasarkan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 12 Ayat (2) dalam
penyelesaian perselisihan kewenangan pengaturan dan pengelolaan lahan reklamasi Twin
Tower dan Balaikota.
Metode penelitian yang digunakan penulis ini ialah jenis penelitian hukum normatif, dengan
menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dalm bentuk bahan
hukum. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustkaan (library research),
sedangkan untuk metode analisis data dalam penulisan skripsi ini ialah menggunakan content
analysis (analisis isi).
Hasil penelitian ini menyimpulkan dua hal yaitu, pertama, kewenangan Pemerintah Provinsi
dan Pemerintah Kota dalam Penyelesaian Perselisihan Kewenangan Pengaturan dan
pengelolaan Lahan Reklamasi Twin Tower dan Balaikota, disebabkan urusan konkuren
terkait lingkungan hidup dan penanaman modal secara bersamaan dimiliki oleh Pemerintah
Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kedua, alternatif penyelesaian yang dapat dilakukan
adalah dengan melibatkan Pemerintah Pusat sebagai mediator, untuk mencari jalan tengah
dan konstitusional memerlukan pengawasan legislatif, bahkan kemungkinan menggunakan
kewenangan impeachment kepala daerah, dengan alasan bahwa ego sektoral baik dari
Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan maupun Pemerintah Kota Makassar
menyebabkan adanya instabilitas penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Makassar
Perbandingan kadar lemak (Medium Chain Trigliseride) pada formula enteral berbasis ikan gabus (Channa Striata) dengan formula enteral komersial bagi pasien sirosis hepar
Latar Belakang: Sirosis hepar merupakan suatu kondisi dimana terjadi fibrosis pada bagian hepar sehingga terjadi kelainan pada bentuk normal hepar. Pasien dengan sirosis hepar membutuhkan adanya pemberian zat gizi dengan jumlah tertentu yang disesuaikan dengan kondisi keparahan yang terjadi pada pasien. Salah satu zat gizi yang dibutuhkan yaitu MCT yang direkomendasikan untuk diberikan kepada pasien sirosis hepar. Pada kondisi tertentu pasien sirosis hepar sering mengalami malabsorbsi sehingga memerlukan pemberian formula enteral untuk memenuhi kebutuhan zat gizi. Salah satu terapi gizi medis pada pasien sirosis hepar, yaitu dengan pemberian MCT sebagai antiinflamasi dan antimikroba. Salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan MCT, yaitu ikan gabus. Ikan ini dapat menjadi bahan makanan alternatif karena memiliki harga yang lebih ekonomis serta memiliki kandungan albumin yang tinggi.
Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk membandingkan kadar asam amino antara formula enteral berbasis ikan gabus (Channa striata) dengan formula komersial serta untuk menemukan jenis formula blenderized yang memiliki kandungan albumin yang lebih ekonomis.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif. Uji kromatografi gas dilakukan pada formula enteral blenderized berbasis ikan gabus untuk mengetahui kadar MCT yang terkandung didalamnya, sedangkan pada formula komersial dengan cara melihat tabel informasi nilai gizi pada kemasan untuk mengetahui kadar MCT yang terkandung. Untuk mengetahui harga ekonomis formula enteral blenderized berbasis ikan gabus dengan cara mencari data harga produk yang digunakan di website perdagangan, sedangkan pada formula komersial dengan melihat harga pada website produk tersebut.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan formula enteral blenderized berbasis ikan gabus memiliki kadar MCT lebih dibandingkan dengan formula komersial B dan lebih rendah dibandingkan dengan formula komersial A. Dari segi ekonomis, formula enteral blenderized memiliki harga Rp. 32,800 dan formula enteral komersial A dan B memiliki harga Rp. 41.000 sehingga, formula enteral blenderized berbasis ikan gabus memiliki nilai yang lebih murah dibandingkan formula komersial A dan B.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara formula enteral blenderized berbasis ikan gabus dengan formula enteral komersial A dan B dari segi kadar MCT dan harga ekonomis
Students' perception of the implementation online learning during the pandemic at the English Education Program of Universitas Ahmad Dahlan: a case study
The change in the mode of learning from face-to-face to online learning likely cause disruption to learners’ perception and experience of learning. While learners' perceptions can be positive or negative. Therefore this research is to find out students' on the perspective of English Education students on the implementation of online learning during COVID-19 pandemic at the English Education Program of Universitas Ahmad Dahlan.
This research adopted a qualitative approach, selecting six students from the English Education Program as interview participants. Thematic analysis was employed as the data analysis technique.
The data shows that emotions have an impact on students' cognitive processes. Cognitive presence is influenced by positive and negative emotions. In addition, social presence has a significant impact on social presence. Students reported that the lack of interaction was caused by several obstacles such as unstable connections and student discomfort in participating in online learning. The results of this study can be used as a reference for lecturers and institutions to improve online learning quality
Ideologi dan kelas sosial pengarang dalam novel Tafṣīl Ṡānawī karya Adania Shibli (kajian strukturalisme genetik Lucien Goldmann)
Tujuan penelitian ini ialah menjelaskan struktur pembangun karya sastra sekaligus menjelaskan fakta kemanusiaan, pandangan dunia pengarang, serta ideologi dan kelas sosial pengarang dalam novel Tafṣīl Ṡānawī karya Adania Shibli.
Jenis penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Pendekatan penelitian ini ialah sosiologi sastra dengan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, kalimat, wacana, dan dialog dalam novel Tafṣīl Ṡānawī karya Adania Shibli. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah segala jenis referensi yang relevan mengenai novel Tafṣīl Ṡānawī karya Adania Shibli, wawancara Adania Shibli, karya-karya ilmiah yang ditulis Adania Shibli, referensi mengenai sejarah maupun situasi sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan Palestina kontemporer beserta dunia Arab pada umumnya, dan segala jenis referensi mengenai pemikiran strukturalisme genetik Lucien Goldman. Baik berbentuk digital maupun fisik. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan dan teknik simak catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten dan analisis dialektik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki struktur karakter yang terdiri dari karakter bulat yang direpresentasikan oleh tokoh “Aku” dan karakter datar yang diwakili oleh beberapa tokoh lain seperti Gadis Badui dan Komandan tentara. Novel ini juga menggambarkan tindakan dan latar yang merujuk pada peristiwa-peristiwa historis di Palestina dan Israel. Fakta kemanusiaan yang diangkat dalam novel ini mencakup operasi militer, kolonialisme, kejahatan HAM, ketimpangan ekonomi, patriarki, dan penghapusan sejarah Palestina. Pandangan dunia yang teridentifikasi adalah realisme magis dan posmodernisme, sedangkan ideologi dan kelas sosial pengarang adalah intelektualisme dan subaltern
Analisis pembelajaran berdiferensiasi dalam menumbuhkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Kauman
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar peserta didik terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam karena kurangnya praktik pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang mengakomodir kebutuhan belajar peserta didik. Oleh karenanya, diperlukan upaya adaptasi dan optimalisasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan berdiferensiasi oleh guru. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adaptasi guru Pendidikan Agama Islam dengan pembelajaran berdiferensiasi, penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan berdiferensiasi, dan pembelajaran berdiferensiasi dalam menumbuhkan motivasi belajar peserta didik kelas IV terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Kauman.
Metode penelitian ini adalah kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Dalam menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Sedangkan untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan model analisis data Creswell yaitu mulai dari menyusun dan mempersiapkan data yang akan dianalisis, membaca seluruh data, mengenkripsi data, membuat, menghubungkan, dan menginterpretasi data atau tema deskripsi, serta memvalidasi data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Adaptasi guru Pendidikan Agama Islam dengan pembelajaran berdiferensiasi terdiri dari empat fase yaitu honeymoon, culture shock, recovery, dan adjustment. Aspek yang diadaptasikan adalah strategi pembelajaran, sarana dan prasarana, serta budaya dan lingkungan belajar. Pola adaptasinya adalah dengan mengikuti program komunitas belajar guru Pendidikan Agama Islam Kapanewon Pleret, memperbanyak referensi, dan sharing knowladge. (2) Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan berdiferensiasi di SD Negeri Kauman meliputi empat tahapan yaitu asesmen awal, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaannya menggunakan strategi konten, proses, produk, dan lingkungan belajar yang disesuaikan dengan kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik. (3) Pembelajaran berdiferensiasi dalam menumbuhkan motivasi belajar peserta didik kelas IV di SD Negeri Kauman terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah dengan memaksimalkan pembelajaran sesuai kebutuhan belajar peserta didik, menggunakan strategi diferensiasi, pendekatan kasih sayang, metode reward dan punishment, mengelola fasilitas dan lingkungan belajar, serta menyampaikan tujuan pembelajaran
Keefektifan layanan konseling individual dengan teknik kontrak perilaku untuk mereduksi perilaku bullying pada siswa SMPN 14 Yogyakarta
Perilaku bullying masih ditemui di sekolah dan hal itu menjadi salah satu pemicu masalah kesehatan mental bagi remaja karena berkaitan erat dengan perilaku kekerasan maupun tindakan verbal yang dianggap hanya bercanda saja. Perilaku bullying ini mudah sekali ditiru oleh siswa lain jika salah satu dari siswa sudah ada yang melakukan. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan konseling individual teknik kontrak perilaku dalam mereduksi perilaku bullying pada siswa SMPN 14 Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah desain subjek tunggal, lebih khusus lagi desain A-B-A. subjek penelitian ini satu orang siswa kelas VII di SMPN 14 Yogyakarta. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu siswa yang menunjukkan perilaku bullying dengan skor tertinggi berdasarkan hasil pengisian skala perilaku bullying. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa skala perilaku bullying dan observasi perilaku bullying. Analisis data yang digunakan yaitu analisis visual grafik, baik analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor (mean level) perilaku bullying dari fase baseline A1 sebesar 15,3, pada fase intervensi B sebesar 13,2, dan pada fase baseline A2 sebesar 6,6. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perilaku bullying sebelum diberikan layanan konseling individual teknik kontrak perilaku berada kategori tinggi dan setelah diberikan layanan konseling individual teknik kontrak perilaku, perilaku bullying siswa berada pada kategori rendah. Oleh karenanya, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individual teknik kontrak perilaku efektif untuk mereduksi perilaku bullying. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi guru bimbingan dan konseling dalam mereduksi perilaku bullying dengan layanan konseling individual teknik kontrak perilaku
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas audit intern studi pada inspektorat Provinsi Jawa Tengah
Auditor memiliki peran penting dalam mengawasi keuangan dan menjaga
kepentingan publik. Tugas utama seorang auditor adalah merencanakan dan
melaksanakan audit untuk memastikan laporan keuangan bebas dari kesalahan
material. Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan inspektorat memiliki
peran penting sebagai early waring system dalam mewujudkan good governance
dan clean government.
Penelitian ini menggunakan data primer dengan sumber data diperoleh
secara langsung tanpa melalui perantara. Teknik pengumpulan data penelitian ini
menggunakan metoda survei yaitu kuesioner kepada auditor yang bekerja di
Inspektorat Provinsi Jawa Tengah sejumlah 58 auditor sebagai responden. Teknik
analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Variabel dependen
dalam penelitian ini adalah kualitas audit intern. Sedangkan variabel independen
dalam penelitian ini adalah independensi, objektivitas, kompetensi, kecermatan
profesional, batasan waktu audit, dan skeptisme profesional.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi, kompetensi,
kecermatan profesional, dan skeptisme profesional berpengaruh terhadap kualitas
audit intern. Sedangkan objektivitas dan kompetensi tidak berpengaruh terhadap
kualitas audit intern