Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Pengembangan media Wordwall dalam pembelajaran menulis puisi kelas VIII SMP

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan proses pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta yang disebabkan oleh belum adanya pembelajaran yang memanfaatkan teknologi. Oleh sebab itu, diperlukan pemanfaatan teknologi supaya dapat menarik peserta didik agar lebih bersemangat dalam belajar Bahasa Indonesia. Salah satu cara dengan memanfaatkan teknologi zaman yang semakin canggih dengan menggunakan media pembelajaran berbentuk website. Pada penelitian ini memanfaatkan pengembangan media wordwall dalam pembelajaran menulis puisi kelas VIII SMP. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengembangan media wordwall, (2) mengetahui kelayakan media wordwall, dan (3) mengetahui keefektifan media wordwall dalam pembelajaran menulis puisi kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Lima langkah tahapan dalam ADDIE antara lain: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran, serta sasaran pengguna produk siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket atau kuesioner dan observasi. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa pengembangan media wordwall dalam pembelajaran menulis puisi kelas VIII SMP. Hasil kelayakan yang diuji oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran memperoleh skor rata-rata 90% dengan kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil validasi tersebut, maka media wordwall dalam pembelajaran menulis puisi layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Selanjutnya berdasarkan hasil pre test dan post test siswa, diperoleh nilai sig = 0.001 < 0.05, artinya selisih rata-rata berbeda sehingga dapat dikatakan bahwa pengembangan media wordwall dalam pembelajaran menulis puisi efektif untuk digunakan

    Formulasi dan uji aktivitas antioksidan serum wajah ekstrak etanol kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.)

    No full text
    Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil dan reaktif karena adanya elektron tidak berpasangan yang dapat menyebabkan penuaan dini sehingga dibutuhkan sumber antioksidan. Kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) mengandung senyawa flavonoid yang bisa menjadi sumber antioksidan. Ekstrak etanol kulit kacang tanah dapat diformulasikan dalam bentuk serum wajah untuk kulit sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula serum wajah ekstrak etanol kulit kacang tanah yang memiliki nilai IC50 dan sifat fisik terbaik. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium, ekstrak di maserasi menggunakan etanol 96%, selanjutnya diformulasikan dalam formula serum wajah dengan variasi konsentrasi ekstrak 3%, 5%, dan 7%. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH serta uji sifat fisik yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, dan daya lekat. Data hasil uji dianalisis menggunakan software SPSS. Hasil uji aktivitas antioksidan serum wajah ekstrak etanol kulit kacang tanah dengan konsentrasi 3%, 5%, dan 7% diperoleh berturut-turut 262,420 ppm±18,0354; 111,456 ppm±4,8192; dan 48,651 ppm±0,7336. Hasil uji sifat fisik organoleptis dengan tekstur cairan agak kental, warna coklat muda hingga coklat tua, serta bau khas aromatik kulit kacang tanah. Semua serum yang diperoleh homogen. pH berturut-turut 5,69±0,013; 5,62±0,018; dan 5,56±0,013. Daya sebar berturut-turut 21,47±0,120; 21,78±0,142; dan 22,12±0,142. Daya lekat berturut-turut 4,18±0,024; 4,13±0,018; dan 4,06±0,016. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol kulit kacang tanah memiliki nilai IC50 semakin rendah serta formula yang paling baik yaitu serum wajah dengan konsentrasi ekstrak etanol kulit kacang tanah 7%

    Analisis yuridis atas sengketa tanah antara warga dan TNI AD di wilayah Urutsewu Kabupaten Kebumen

    No full text
    Sengketa tanah di wilayah Urutsewu memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi, dengan banyak pihak yang terlibat dan berbagai kepentingan yang mempengaruhi dinamika konflik tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukannya suatu kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Kebumen untuk mewujudkan keadilan kepemilikan antara warga dan TNI AD di wilayah Urutsewu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur mendapatkan Hak Atas Tanah menurut Peraturan Perundang-undangan, untuk mengetahui kepemilikan Hak Atas Tanah yang dimiliki oleh masyarakat Urutsewu sudah sesuai Peraturan Perundang-undangan, untuk mengetahui solusi yang ideal dalam menyelesaikan masalah sengketa tanah Urutsewu Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif empiris dengan memanfaatkan sumber data sekunder, seperti bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier serta sumber data primer wawancara. Adapun metode pengumpulan data yakni studi kepustakaan dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif, dengan harapan bahwa pembahasan akan secara akurat menjawab rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukan prosedur untuk mendapatkan hak atas tanah berdasarkan Peraturan Perundang-undangan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Kepemilikan hak atas tanah masyarakat urutsewu berdasarkan Peraturan Perundang-undangan telah menunjukkan kepatuhan yang signifikan, dalam konteks hukum agraria, masyarakat Urutsewu secara aktif terlibat dalam proses pendaftaran dan sertifikasi tanah. Solusi yang ideal dalam menyelesaikan masalah sengketa tanah Urutsewu Kabupaten Kebumen adalah dengan mengajukan gugatan kepada pengadilan, dan pemerintah harus mempunyai salah satu ketentuan yang menjadi dasar yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah untuk membuat sertifikat tanah yang sah sebagai bukti kepemilikan atau penguasaan atas tanah di wilayah Urutsewu

    Evaluasi pelaksanaan program asesmen kompetensi minimum dan survei karakter di kelas 5 SD Negeri Nogopuro Yogyakarta

    No full text
    Penelitian evaluasi program berlatar belakang kebijakan program Asesmen Nasional (AN) yang memiliki beberapa hambatan dalam pelaksanaan di lapangan. Permasalahan yang ditemukan diantaranya, fasilitas sarana dan prasarana untuk pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tidak memadai, jaringan internet di sekolah tidak stabil, terbatasnya proktor, teknisi dan pengawas. Server pusat mengalami gangguan dan ruangan komputer yang tidak sesuai dengan ketentuan. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi dan mendeskripsikan data analisis tindak lanjut dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter yang telah dilaksanakan di SD Negeri Nogopuro Yogyakarta sebagai peningkatan mutu pendidikan. Penelitian evaluatif yang dilakukan menggunakan metode deskriptif dan model CIPP (context, input, process dan product). Teknik penelitian yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang terdiri 8 peserta didik dari kelas 5A dan 5B, satu kepala sekolah dan satu guru kelas 5 SD Negeri Nogopuro Yogyakarta. Peneliti menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk uji keabsahan data. Analisa data dilakukan dalam empat tahap dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data verifikasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) Hasil evaluasi context latar belakang, kebijakan dan tujuan program ANBK dapat dijelaskan dan dipahami dengan baik. Namun, pemahaman terkait dengan informasi program Asesmen perlu diberikan kepada peserta didik dengan baik; 2) Hasil evaluasi input sarana dan prasarana, kesiapan peserta didik, serta Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola Program ANBK tersiapkan dan masuk dalam kategori siap. Semua pihak berkerjasama agar program dapat berjalan dengan lancar. Mulai dari sosialisasi, bimbingan hinggga pelatihan yang telah diikuti serta selenggarakan; 3) Hasil evaluasi process mulai dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi ANBK tersusun dengan baik meskipun terdapat permasalahan teknis dan kondisi ruangan yang dapat diperbaiki kedepannya. Literasi dapat ditingkatkan dengan minat baca dan juga penyelesaian soal yang memiliki kesulitan tingkat tinggi dalam pembelajaran. Nilai dalam kategori Profil Pelajar Pancasila dapat dijelaskan dan pemberian contoh secara langsung agak peserta didik tidak bingung; dan 4) Hasil evaluasi product hasil pencapaian yang didapatkan terdapat kenaikan walaupun tidak signifikan tetapimenunjukkan terdapat perubahan. Berbagai kegiatan sekolah sudah terlaksana dengan baik melalui rancangan bulanan dan tahunan. Refleksi dan tindak lanjut dilaksanakan karena hal tersebut berkesinambungan dengan apa yang menjadi tujuan sekolah. Konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan program sekolah juga perlu dilaksanakan

    Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakat Purbalingga di era digital

    No full text
    Pada era teranyar ini, teknologi berkembang sangat pesat. diantaranya usaha e-commerce seperti toko online yang semakin diminati sebab banyak kemudahan yang diperlukan tak terlalu besar, tak perlu keluar tempat tinggal serta lain sebagainya. Hal ini bisa mengakibatkan perubahan perilaku konsumen. Perubahan perilaku masyarakat terhadap e-commerce sebagai tantangan bagi perusahaan untuk bisa memenuhi kebutuhan serta harapan konsumennya. Beragamnya fasilitas yang dihadirkan membentuk pengguna merasa dimanjakan menggunakan kemudahan tersebut sampai sikap konsumtif. Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi masyarakat Purbalingga di Era Digital”. Apakah belanja online berpengaruh pada sikap konsumsi serta untuk mengetahui komponen-komponen yang mensugesti sikap konsumsi masyarakat Purbalingga yang akan diteliti. Pendekatan yang digunkana adalah pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian masyarakat Purbalingga pengguna jasa online shop, serta teknik yang dipergunakan ialah teknik analisis deskriptif , dengan pendekatan.purposive sampling. Kuesioner digunakan sebagai metode untuk pengumpulan dat

    Investigating the Felipe Esparza’s strategy in stand-up comedy using Attitudinal Lexis theory

    No full text
    This research is entitled Investigation of Felipe Esparza's Strategy in Stand-up Comedy Using Attitudinal Lexis Theory. This research uses stand-up comedy as the object of research. Stand-up is a comedy or humor performance performed individually by a comedian. Comedy has a different point of view by the audience, comedy can be received positively or negatively. the comedian's attitude determines how the comedy will be received, how the comedian presents the attitude in conveying what they feel and also an assessment that can invite laughter or vice versa. Researchers are interested in analyzing attitude choices in stand-up comedy because it is still rare for previous researchers to use stand-up as an object of attitude research. The researcher analyzed the type of evaluation used by Felipe in the stand-up comedy entitled "Bad Decision" and also the attitude choices used by Felipe which included triggers and targets. This study uses a qualitative method to analyze the data, the data used is text data, the data source is a video script taken from the subtitles on Felipe's stand-up comedy video. This research uses the theory of Martin and White (2005) and also uses the SFL approach to help analyze the data. The results of this study found 108 lexical items, and only 2 types of attitude evaluation were found namely; affect and Judgment. in affect found, 3 dis/inclination (feelings involving intention), 18 un/happiness (feelings of sadness or pleasure), 9 in/secure (feelings of security or anxiety), 4 dis/satisfaction (feelings of pleasure towards an achievement). In judgment, 44 normality (how special), 21 capacity (how capable), 4 tenacity (how reliable) and also 4 propriety (how far beyond reproach (ethics)) were found. The result of the attitude choice used by Esparza is twofold: target and trigger, both of which cause the feelings to arise. It is suggested for future research to discuss more broadly using other sources of judgment

    Hubungan antara self esteem dan penghasilan dengan kualitas hidup pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Bantul

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Antara self-esteem dan penghasilan dengan kualitas hidup ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Bantul. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Bantul dengan jumlah sampel 161 ibu. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan quota sampling. Data diperoleh melalui skala self-esteem dan skala kualitas hidup serta kuesioner penghasilan berdasarkan penggolongan yang dibuat oleh BPS dan dianalisis dengan teknik statistik analisis kovarians dengan bantuan aplikasi SPSS dari IBM versi 20 for windows. Hasil analisis kovarians menunjukkan ada hubungan sangat signifikan antara self-esteem dan penghasilan dengan kualitas hidup pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus R=0,719; p=0,000 (p0,05). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa self-esteem dan penghasilan secara bersama-sama dapat memprediksi kualitas hidup ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus

    Analisis penerapan rekam medis elektronik pada Klinik Utama Bunafsi di Kabupaten Wonogiri

    No full text
    Penelitian ini mengangkat tema terkait penerapan rekam medis elektronik pada Klinik Utama Bunafsi. Terdapat beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam pelaksanaan pelayanan, antara lain file rekam medis tidak diketemukan dalam rak penyimpanan rekam medis, adanya pengisian yang tidak lengkap dalam pencatatan riwayat pengobatan pasien. Tujuan penelitian terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum yakni menganalisa penerapan rekam medis elektronik di klinik Utama Bunafsi di Kabupaten Wonogiri. Tujuan khusus yakni menganalisa implementasi atau penerapan delapan kegiatan rekam medis elektronik di Klinik Utama Bunafsi Kabupaten Wonogiri. Perencanaan pelaksanaan penelitian dimulai bulan Oktober 2023. Jumlah responden sebanyak tiga informan yang terdiri dari pimpinan klinik, pengelola rekam medis, serta dokter umum. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menemukan 1) data regristrasi pasien berupa data identitas dan data sosial pasien telah diisi secara lengkap. 2) distribusi data rekam medisdilakukan secara sistem dari unit pendaftaran ke uni-unit pelayanan. 3) pengisian data informasi klinis telah dilakukan oleh Profesional Pemberi Asuhan. 4) aktivitas pengolahan informasi rekam medis telah sesuai dengan ICD-10 dan ICD 9CM. 5) input data telah dilakukan dengan aplikasi Kanza untuk proses klaim pembayaran pasien. 6) aktivitas penyimpanan data pasien telah dijamin keamanannya. 7) belum memiliki tim review untuk keperluan audit internal. 8) aktivitas transfer rekam medis belum terintegrasi. Kesimpulan penelitian yakni 1) pencatatan registrasi pasien sudah sesuai dengan Permenkes RI No 4 Tahun 2022. 2) proses distrubusi data rekam medis elektronik masih bersifat manual. 3) pengisian informasi klinis telah dilakukan Klinik Utama Bunafsi secara lengkap, baik dan benar. 4) pengolahan informasi rekam medis sudah mencakup aktivitas pengkodean dan pelaporan. Namun aktivitas analisis data belum dilakukan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. 5) penginputan data untuk klaim pembiayaan sudah dilakukan dengan baik. 6) Klinik Utama Bunafsi telah memiliki server tersendiri sehingga data rekam medis elektronik dapat dijamin keamanan, keutuhan, kerahasiaan dan ketersediaan data pasien. 7) penjaminan mutu rekam medis elektronik belum dilakukan baik secara internal maupun eksternal klinik. 8) Aktivitas transfer rekam medis elektronik di Klinik Utama Bunafsi belum menggunakan platform SATUSEHAT dari Kementerian Kesehatan

    Efektivitas program Kapolri mengenai kampung tangguh bebas dari narkoba di Padukuhan Bejaten Kulon Progo

    No full text
    Penyalahgunaan narkoba telah menjadi masalah serius di berbagai negara, baik negara maju maupun di negara berkembang seperti Indonesia. Penyalahgunaan narkoba sebagian besar berada pada kelompok coba pakai. Sepanjang tahun kejahatan narkoba mengalami peningkatan. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan oleh Kapolri ialah melalui pembentukan kampung tangguh bebas dari narkoba.Kampung tangguh bebas narkoba merupakan salah satu lomba yang terdapat dalam program bernama Quick Wins (QW) Presisi Polri. Program Quick Wins (QW) Presisi Polri ialah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Polri guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Menjadi Pilot Project penggembangan dari Kapolri, Polda DIY melaksanakan pembentukan kampung tangguh bebas dari narkoba di Polres yang ada di Wilayah Hukum Polda DIY. Kepolisian Resosrt Daerah Istimewa Yogyakarta yang menerapkan program kampung tangguh bebas dari narkoba adalah Polres Kulon Progo. Satresnarkoba Polres Kulon Progo memilih Kampung Bejaten guna mengimplementasikan program Quick Wins Presisi Polri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif-empiris dengan sumber data utama yaitu proses wawancara dengan narasumber terkait serta observasi lapangan di lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, yaitu Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika disertai dengan bahan hukum sekunder berupa buku-buku, artikel, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini. Bahan hukum tersier berupa kamus dan berita yang berkaitan dengan topik penelitian juga digunakan sebagai dasar penulisan penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pemberlakuan program Kapolri mengenai kampung tangguh bebas dari narkoba di Padukuhan Bejaten Kulon Progo sudah berjalan dengan efektif sesuai dengan tujuannya. Terdapat beberapa faktor yang perlu dimaksimalkan oleh Satres Narkoba Polres Kulon Progo serta relawan anti narkoba untuk menunjang pelaksanaan program tersebut. Faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan program Kapolri mengenai kampung tangguh bebas dari narkoba perlu untuk diperhatikan lebih lanjut demi memaksimalkan pelaksanaan program Kapolri mengenai kampung tangguh bebas dari narkoba yang lebih baik

    Hubungan kecemasan dan dukungan keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui primipara di wilayah kerja puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta

    No full text
    Latar Belakang: ASI Eksklusif merupakan air susu ibu yang diberikan kepada bayi tanpa tambahan apapun selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. ASI sangat diperlukan oleh bayi karena mengandung kolostrum yang dapat berperan sebagai antibodi. Akan tetapi, cakupan ASI Eksklusif di Indonesia baru mencapai 55% dari target yang telah ditentukan yaitu 80%. Kota Yogyakarta merupakan kabupaten/kota dengan cakupan ASI terendah dari seluruh wilayah DIY. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti adanya kecemasan pada ibu, pengetahuan ibu, pendidikan ibu, kondisi ekonomi, ketersediaan informasi tentang ASI dan menyusui, serta peran tenaga kesehatan yang dapat memengaruhi keberhasilan ASI Eksklusif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan responden yang menyesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner yang telah disiapkan sebelumnya. Uji analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat 41 ibu (56,94%) yang mengalami kecemasan dan terdapat 36 ibu (50%) yang kurang mendapatkan dukungan keluarga selama masa menyusui. Terdapat 26 ibu (63,4%) yang mengalami kecemasan dan memberikan ASI Eksklusif, sedangkan 15 ibu (36,6%) yang mengalami kecemasan tidak memberikan ASI secara eksklusif. Terdapat 25 ibu (69,4%) yang kurang mendapat dukungan keluarga dan memberikan ASI Eksklusif, sedangkan 11 ibu (30,6%) yang kurang mendapatkan dukungan keluarga tidak memberikan ASI secara eksklusif. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dan dukungan keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui primipara di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇