10023 research outputs found
Sort by
Pengaruh akuntabilitas auditor, profesionalitas auditor dan bukti audit terhadap kualitas audit
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas auditor, profesionalitas auditor, dan bukti audit terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik yang tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yaitu kuesioner. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan metode convenience sampling. Sample penelitian ini adalah 43 auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar dengan cara survei secara langsung ke Kantor Akuntan Publik yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kemudian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akuntabilitas auditor dan profesionalitas auditor berpengaruh secara positif terhadap kualitas audit, sedangkan bukti audit tidak berpengaruh secara positif terhadap kualitas audit
Peran dan fungsi aparat pengawasan intern pemerintah terhadap penggunaan dana desa dalam perspektif Local Self Government
Penelitian ini bertujuan, pertama untuk mengetahui peran dan fungsi APIP terhadap penggunaan dana desa dalam perspektif hukum nasional dan local self government, kedua untuk menganalisis bagaimana kedudukan hukum APIP dalam mengawasi potensi korupsi dana desa.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian normatif-konseptual sehingga mengkaji peraturan perundang-undangan dan konsep local self government. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yakni sumber data sekunder yang berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Pengumpulan data melalui studi pustaka (literature research) dan analisis data dalam penelitian hukum normatif-konseptual ini menggunakan analisa deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah kompleksnya permasalahan korupsi dana desa ini disebabkan salah satunya karena APIP masih lemah dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana desa, hal tersebut dikarenakan secara hukum nasional berdasarkan teori kewenangan telah menempatkan APIP berada dalam satu lingkup pemerintah secara organisatoris yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di instansinya masing-masing sehingga menyebabkan APIP menjadi tidak independen atau mudah diperalat oleh pemerintah diatasnya untuk menutupi penyimpangan yang terjadi selain itu peran dan fungsi APIP terhadap penggunaan dana desa berdasarkan teori pengawasan juga terbatas pada upaya preventif yakni pada kesalahan administrasi. APIP dalam menjalankan peran dan fungsinya seharusnya mengacu pada konsep local self gorvenment sehingga akan lebih efektif dan lebih efisien dikarenakan APIP lebih memahami kebutuhan dan masyarakat setempat. APIP juga tidak memiliki legalitas atau keabsahan dalam menetapkan kerugian keuangan negara terhadap tindak pidana korupsi karena di dalam ketentuan peraturan perundang-undangan tidak ada yang mengatur mengenai kewenangan APIP dalam hal hukum pidana sedangkan, dalam hukum administrasi, APIP merujuk pada Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintah dengan dasar yakni Asas-Asas Umum Pemerintahan Baik (AAUPB) yang digunakan sebagai parameter untuk menentukan penyalahgunaan wewenang terhadap pejabat pemerintahan yang menimbulkan kerugian keuangan negara
Gambaran kedudukan pada remaja yang orangtuanya meninggal secara mendadak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kedukaan pada remaja yang orangtuanya meninggal secara mendadak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Karakteristik sampel penelitian adalah remaja yang orangtuanya meninggal secara mendadak. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan responden sebanyak dua orang remaja perempuan. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara semi terstruktur dengan metode analisis isi. Triangulasi dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dengan melakukan wawancara dengan significant person. Hasil wawancara menunjukkan bahwa dari keempat aspek kedukaan yaitu aspek fisik, aspek mental, aspek sosial dan aspek spiritual responden 1 menunjukkan kedukaan pada aspek fisik berupa sulit tidur dimalam hari dan penurunan nafsu makan, aspek mental berupa perubahan pola emosi misalnya responden menjadi lebih sensitif ketika mendengar orang lain tertawa dan mudah marah, dalam aspek sosial responden 1 sering menyendiri dan menghindari oranglain untuk mengurangi interaksi sosial, sedangkan pada aspek spiritual responden 1 sempat tidak menerima kematian ayahnya dan menyalahkan takdir yang ditetapkan pada awal kematian ayahnya. Responden 2 menunjukkan kedukaan pada aspek fisik seperti lebih sering tidur untuk mengalihkan rasa sedih dan mengalami penurunan nafsu makan, pada aspek mental responden 2 menjadi lebih sensitif ketika mendengar oranglain bercerita tentang ayahnya, selain itu responden 2 juga menjadi lebih mudah marah dan murung. Dalam aspek sosial diawal kematian ayahnya responden 2 memilih untuk mengurangi interaksi dengan lingkungan dengan cara lebih banyak tidur. Sedangkan pada aspek spiritual responden 2 menjadi lebih dekat dengan tuhan dan agama. Faktor-faktor yang mempengaruhi kedukaan adalah hubungan responden dengan almarhum yang cukup dekat dan kematian ayahnya yang mendadak. Adanya dukungan keluarga, dukungan dari lingkungan dan kedekatan seseorang dengan tuhan dan agama mampu meringankan faktor kedukaan
Hubungan antara spiritual well being dengan kecemasan pada mahasiswa akhir dalam menyusun skripsi di Universitas Ahmad Dahlan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji korelasi antara spiritual well being dengan kecemasan pada mahasiswa akhir dalam menyusun skripsi di Universitas Ahmad Dahlan. Populasi pada riset ini yaitu mahasiswa tingkat akhir angkatan 2020 Fakultas Kesehatan Masyarakat yaitu Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat berjumlah 250 orang dan Fakultas Farmasi berjumlah 150 orang yang jika ditotal berjumlah 400 orang dan jumlah sampelnya 196 orang. Pengambilan sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang dipakai adalah skala. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis dapat dilihat bahwa kecemasan dengan spiritual well being mempunyai hasil yang signifikan (p) sebesar 0,000 (p<0,01) atau hipotesis diterima. Adanya hubungan yang sangat signifikan antara spiritual well being dengan kecemasan pada mahasiswa akhir dalam mengerjakan skripsi. Hasil riset menyatakan bahwa dua variabel memiliki angka koefisien korelasi yang bernilai negatif yaitu -0,274 sehingga korelasi kedua variabel tersebut negatif. Berdasarkan hasil perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara spiritual well being dengan kecemasan pada mahasiswa akhir dalam menyusun skripsi di Universitas Ahmad Dahlan. Semakin tinggi spiritual well being maka semakin rendah kecemasan. Begitu sebaliknya, semakin rendah spiritual well being maka semakin tinggi kecemasan
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang kaki lima di City Walk Tugu Pancasila Temanggung
Pedagang Kaki Lima adalah pedagang sektor informal dengan modal yang relatif sedikit berusaha di bidang produksi dan penjualan barang-barang (jasa-jasa) usaha tesebut dilakukan pada tempat-tempat yang dianggap strategis dalam suasana lingkungan yang informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganilis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan Pedagang Kaki Lima di city walk Tugu Pncasila Temanggung. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan metode deskriptif. Sumber data berasal dari observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 48 responden. Dengan teknik pengolahan data menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis, serta menganalisis data dengan menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakkan software SPSS 16. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modal usaha, media sosial, dan jam kerja berpengaruh positif terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima City Walk Tugu Pancasila Temanggung, sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima di city walk Tugu Pancasila Temanggung.
Keywords: Modal usaha, media sosial, jumlah jam kerja, jumlah tenaga kerja, pendapata
Pengaruh interaksi aspek ekonomi terhadap kualitas lingkungan di Negara G20
Climate change is one of the biggest challenges facing the world today, and carbon dioxide (CO2) emissions have become a major focus of efforts to understand and address the impacts of climate change. World Bank data shows that CO2 emission levels are still volatile, which can create economic uncertainty, especially in energy and environment-related sectors. This study adopts a quantitative approach using secondary data sourced from the World Bank to analyze the effect of several economic factors on CO2 emissions in 19 G20 member countries during the period 2012-2021. The type of data used is panel data which is a combination of time series data and cross section data. The analytical method applied is Generalized Method of Moments (GMM) for dynamic panel data. The results of the two-step GMM analysis reveal the following findings: Foreign Direct Investment (FDI) has a negative relationship with CO2 emissions, indicating that an increase in the value of FDI can result in a decrease in CO2 emissions. Economic growth rate also has a negative impact on CO2 emissions, while urbanization rate has no significant effect. Household consumption has a positive relationship with CO2 emissions, indicating that an increase in household consumption can increase CO2 emissions. Meanwhile, trade balance has no significant impact on CO2 emissions. Significance analysis shows that FDI, economic growth rate, and household consumption have a significant influence on CO2 emissions, while urbanization rate and trade balance are not significant. These results provide insight into the factors contributing to CO2 emissions in G20 countries and can be the basis for sustainable policy development
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di indonesia tahun 2017-2021
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, ekspor, jumlah penduduk miskin, penanaman modal dalam negeri, dan penanaman modal luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Adapun tahun yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dari tahun 2017-2021. Pengolahan data menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis, serta menganalisis data dengan menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakkan software Stata 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, variabel ekspor tidak memiliki pengaruh secara signifikan tetapi koefisien variabel ini bersifat positif, variabel jumlah penduduk miskin memiliki pengaruh signifikan tetapi koefisien variabel ini bersifat negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, variabel penanaman modal dalam negeri memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan variabel penanaman modal luar negeri memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Pengaruh profitabilitas, risiko keuangan, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui seberapa besar profitabilitas berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit; (2) seberapa besar risiko keuangan berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit ; (3) seberapa besar pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadap manajeme laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit ;(4) seberapa besar ukuran perusahaan berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit ; (5) seberapa besar profitabilitas, risiko keuangan, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan di lakukan pada perusahaan perkebunan kelapa sawit pada tahun 2019-2022.populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di BEI .data pada penelitian ini di ambil menggunakan metode dokumentasi atau laporan keuangan perusahaan . Teknik yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah Teknik analisis data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) profitabilitas tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit ; (2) risiko keuangan berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit; (3) pertumbuhan perusahaan berpengaruh terhadapa manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit; (4) ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit;(5) profitabilitas, risiko keuangan , pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan secara Bersama-sama berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan perkebunan kelapa sawit
Sistem informasi geografis pemetaan daerah rawan terdampak banjir di Kabupaten Pati berbasis web
Banjir di Indonesia terbukti berdampak pada kehidupan lingkungan dan manusia, terutama dalam hal hilangnya harta benda hingga dapat merenggut nyawa. Kota yang hampir setiap tahun terjadi banjir salah satunya adalah Kabupaten Pati. Banjir dapat terjadi salah satunya karena curah hujan yang tinggi, penampang sungai yang tidak memadai, topografi DAS (Daerah Aliran Sungai), dan perubahan tata guna lahan. Saat musim hujan Kabupaten Pati hampir setiap tahunnya sering terjadi banjir, terutama di Kecamatan Juwana, Dukuhseti, Sukolilo, Tayu, Jaken, Margoyoso, Winong, Trangkil, Pucakwangi, Pati, Kayen, Margorejo, Tambakromo, Jakenan, Batangan, dan Gabus. Saat masuk musim hujan, beberapa daerah di Pati sering terkena bencana banjir apalagi daerah di wilayah timur dan selatan, seperti Kecamatan Kayen, Tambakromo, dan Batangan dikarenakan kerusakan Kawasan hutan di daerah Pegunungan Kandeng. Karena banyak titik-titik di kawasan kurst Pegunungan Kandeng utara itu hutannya sudah gundul terlebih di sisi Kabupaten Pati. Akibatnya apabila hujan datang maka air langsung mengalir deras membanjiri kawasan di bawahnya. Selain mengalami penggundulan Kawasan Pegunungan Kandeng juga marak atas aktivitas galian C. Masyarakat pun belum memiliki kesadaran atas kejadian banjir yang hampir ada setiap tahunnya karena hal ini harus diikuti dengan kesadaran dari masyarakat untuk meminimalisir adanya korban saat terjadi banjir. Dengan kata lain masyarakat harus siap dan beradaptasi ketika memasuki musim hujan agar dapat meminimalisir kerugian yang di sebabkan oleh banjir.
Tahapan Penelitian ini mengadopsi dari tahapan waterfall. Waterfall adalah sebuah metode yang menekankan tahapan berurutan dan sistematis. Metode ini termasuk juga kedalam SDLC (Software Development Life Cycle). Metode Waterfall mengikuti urutan yang bersifat berurutan, diawali dari tahap perencanaan, sampai implementasi pada sistem. Proses ini menggunakan pendekatan yang sistematis, dari mengidentifikasi kebutuhan sistem hingga tahap analisis, desain, pengkodean, pengujian/verifikasi, dan pemeliharaan. Tetapi pada penelitian ini hanya akan di implementasikan sampai tahapan testing saja dan tidak sampai ke tahapan maintenance.
Hasil dari penelitian ini berupa sebuah sistem informasi geografis pemetaan daerah rawan banjir di kabupaten pati yang berguna untuk mencari data daerah yang rawan terkena banjir dan informasi-informasi lokasi dari posko atau tempat evakuasi untuk korban bencana banjir. dimana aplikasi ini telah diuji menggunakan metode blackbox dengan hasil 100% semua fitur berjalan dengan baik, serta metode SUS dengan skor sebesar 91 artinya secara usability aplikasi ini dapat diterima dan layak digunakan masyarakat
Strategi komunikasi Badan Pengawas Pemilu Kota Yogyakarta dalam sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu 2024
Bawaslu Kota Yogyakarta merupakan lembaga penyelenggara pemilu yang berkedudukan di wilayah Kota Yogyakarta. Menjelang pemilu 2024, semua pihak turut ambil peran untuk mempersiapkan diri agar nantinya pemilu dapat berjalan efektif dan efisien. Bawaslu Kota Yogyakarta membutuhkan partisipasi masyarakat Kota Yogyakarta untuk mengawasi dan mengawal proses pemilu. Lantas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi Bawaslu Kota Yogyakarta dalam sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu 2024.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek utama Bawaslu Kota Yogyakarta Untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk teknik validasi data menggunakan triangulasi sumber data.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bawaslu Kota Yogyakarta telah mengambil langkah yang sesuai dengan strategi komunikasinya dalam sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu 2024. Langkah- langkah tersebut antara lain memahami khalayak, menyusun pesan persuasif, menetapkan metode, serta memilah dan memilih media. Hasil dari penelitian ini adalah Bawaslu Kota Yogyakarta memahami khalayak bersama pemilih pemula dan masyarakat rentan. Dalam menyusun pesan persuasif menggugah kesadaran khalayak untuk berpartisipasi mengawasi pemilu. Metode yang efektif adalah redundancy, informative dan educative. Memilah dan memilih media yang efektif dilakukan secara face-to-face communication melalui sosialisasi