10023 research outputs found
Sort by
Inovasi pembelajaran berbasis Canva pada mata pelajaran Al-Qur’an dan hadist di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta
Sekolah menggunakan aplikasi Canva untuk mendorong minat belajar siswa dalam pembelajaran, namun belum banyak siswa yang bisa menggunakan aplikasi tersebut. Teknologi pendidikan pada pendidikan Islam dapat menimbulkan sistem ataupun metode pembelajaran yang inovatif serta kreatif. Untuk itu penggunaan media pembelajaran menggunakan aplikasi Canva di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, sangat membantu guru dan peserta didik untuk dapat memecahkan masalah dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang responden berjumlah dua orang yaitu wakil kepala bagian kurikulum dan guru mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits. Penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa: a) Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan terkait inovasi pembelajaran berbasis canva pada mata pelajaran Al-Qur’an dan hadits di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dapat di ketahui bahwa guru menyiapkan media pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi Canva. Berikutnya, guru menampilkan serta memberi penjelasan terkait pembuatan media pembelajaran melalui canva dan kemudian menjelaskan materi menggunakan Microsoft power point yang sudah dibuatnya melalui Canva kepada siswa. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mendesain menggunakan aplikasi Canva. Setelah siswa dan kelompoknya menyelesaikan pembuatan tugas, hasilnya didownload dan dikumpulkan kemudian untuk dinilai. b) Hasil Inovasi pembelajaran berbasis canva pada mata pelajaran Al-Qur’an dan hadist di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, bahwa dapat memberikan penerimaan pesan dengan baik, memotivasi peserta didik, meningkatkan kreatifitas, inovasi dan mendapat respon yang baik oleh peserta didik. c) Faktor pendukung dan penghambat inovasi pembelajaran berbasis canva pada mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta dapat diketahui bahwa, Faktor pendukungnya meliputi: sarana dan prasarana yang meliputi ruang laboratorium komputer, fasilitas komputer siswa dalam proses pembelajaran yang terdapat di ruang laboratorium, wifi, dan proyektor. Sedangkan faktor peghambatnya meliputi jaringan yang harus stabil, terdapat berbagai fitur yang berbayar, serta pada beberapa siswa masih terdapat siswa yang belum memahami dalam memanfaatkan aplikasi Canva in
Aplikasi penjadwalan praktikum laboratorium informatika Universitas Ahmad Dahlan menggunakan algoritma genetika
Penjadwalan praktikum adalah salah satu kegiatan penting menjelang awal semester di semua laboratorium perguruan tinggi. Selama penjadwalan, hal penting yang biasanya harus dicegah adalah terjadinya bentrok antar mata praktikum pada ruangan-ruangan yang akan digunakan dan juga bentrok
jadwal praktikum dengan jadwal mengajar dosen dan jadwal kuliah mahasiswa. Selain itu, ada faktor lain yang perlu diperhatikan misalnya ruang laboratorium yang tersedia, jumlah SKS, hingga ketersediaan dosen. Akibatnya, kegiatan penjadwalan praktikum menjadi rumit, kompleks, dan memakan waktu yang tidak sedikit dikarenakan banyaknya faktor dan ketentuan tersebut.
Penelitian ini memanfaatkan algoritma genetika untuk melakukan penjadwalan praktikum yang diimplementasikan pada Laboratorium Informatika UAD. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan dua data jadwal praktikum, yaitu semester Genap 2022/2023, dan Gasal 2023/2024 serta data jadwal dosen yang diperoleh dari website SIMERU UAD. Eksperimen ini menjalankan algoritma genetika sebanyak 5 kali untuk setiap dataset dengan jumlah kromosom yang berbeda setiap kali algoritma dijalankan, yaitu 5, 10, 15, 20, 25, 30, iterasi maksimum sebesar 15, dan merancang bangun aplikasi
penjadwalan berbasis web.
Hasil eksperimen menunjukkan solusi terbaik berupa nilai fitness 0.0108 dan objektif 92 memiliki 3 kelas praktikum yang bentrok dengan jadwal mengajar dosen dan 1 kelas praktikum yang berbeda hari pada dataset Genap 2022/2023. Sedangkan pada dataset Gasal 2023/2024, hasil menunjukkan solusi terbaik berupa nilai fitness 0.0222 dan objektif 44 memiliki 1 kelas praktikum yang bentrok dengan jadwal mengajar dosen dan 1 kelas praktikum yang berbeda hari. Berdasarkan analisis konvergen menunjukkan bahwa solusi terbaik terdapat pada saat iterasi ke-15 dengan jumlah kromosom sebesar 30. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu para laboran untuk melakukan penjadwalan praktikum secara efektif dan efisien
Sistem informasi geografis untuk pemetaan daerah rawan bencana alam di Kabupaten Simalungun
Kabupaten Simalungun Kabupaten ini memiliki 32 kecamatan dengan luas 438.660 ha atau 6, 12 persen dari luas wilayah Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini berada di kota Pematang Siantar, Medan Sumatera Utara. Kabupaten yang memiliki begitu banyak penduduk dan beragam desa. Dengan begitu banyak tempat banyak juga hal yang melanda desa salah satunya adalah bencana alam. Banjir, kebakaran, tanah longsor, dan gempa adalah bencana alam yang sering terjadi di Daerah Kabupaten Simalungun. Bencana yang paling sering terjadi yaitu banjir yang terjadi pada beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun. Dengan terjadinya bencana alam membuat begitu banyak korban jiwa dan kerusakan yang ada. Kericuhan yang terjadi ketika bencana alam membuat upaya evakuasi dadakan melalui jalur evakuasi. Dari permasalahan tersebut timbul ide untuk pembuatan sistem informasi geografis yang dimana dapat melihat lokasi-lokasi yang rawan akan bencana dan rute lokasi titik pengguna dengan lokasi bencana.
Tahapan yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti alur metode Waterfall, yang dimulai dari tahap pengumpulan data dengan melakukan studi kasus dan wawancara, kemudian data yang diperoleh dilakukan analisis dan perancangan, kemudian dilakukan implementasi program dan berakhir di pengujian.
Penelitian ini menghasilkan sistem informasi geografis berbasis website yang menyajikan sistem informasi dalam bentuk grafik dengan menampilkan pemetaan daerah yang rawan terkena bencana alam yang akan memudahkan para pengguna untuk mengetahui terkait bencana alam dan jalur-jalur aman yang jarang terkena bencana alam yang dapat dilalui oleh masyarakat di Kabupaten Simalungun
Aktivitas UV protection dan identifikasi senyawa kimia ekstrak mikroalga Aurantiochytrium sp.
Paparan sinar UV ke dalam kulit merupakan salah satu penyebab radikal bebas dan membahayakan bagi kulit. Banyak bahan yang berasal dari laut yang telah dimanfaatkan sebagai UV protection. Salah satu bahan kelautan tersebut adalah mikroalga. Mikroalga Aurantiochytrium sp. mempunyai kandungan squalene yang berpotensi sebagai UV protection. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas UV protection dengan parameter penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak mikroalga Aurantiochytrium sp. serta untuk mengetahui senyawa yang terkandung di dalamnya.
Metode ekstraksi dilakukan dengan metode Folch menggunakan pelarut kloroform-metanol (2:1). Ekstraksi dilakukan selama 15 menit dengan alat bantu sonikator dan rotary evaporator. Ekstrak yang diperoleh dihitung rendemennya dan diidentifikasi secara organoleptis, mikroskopis dan analisis GC-MS. Konsentrasi yang digunakan yaitu 700 ppm dengan pelarut etanol. Pengukuran SPF menggunakan metode spektrofotometri dibaca pada panjang gelombang 290-450 nm. Persamaan Mansur digunakan untuk menentukan nilai SPF. Uji statistika untuk memastikan perbedaan nilai SPF antara ekstrak, standar (etilheksil metoksisinamat), dan blanko (etanol). Tingkat kepercayaan 95% untuk uji homogenitas dan normalitas diterapkan pada data yang dikumpulkan menggunakan SPSS.
Ekstraksi menghasilkan ekstrak kental dengan rendemen sebesar 39,0179%, dilanjutkan pengujian organoleptis dan mikroskopis. Nilai SPF ekstrak mikroalga Aurantiochytrium sp. sebesar 5,60±0,26 pada konsentrasi 700 ppm dengan kategori proteksi sedang. Pada standar nilai SPF yang diperoleh sebesar 4,44±0,77 konsentrasi 3 ppm kategori proteksi sedang. Hasil uji statistika menunjukkan perbedaan yang signifikan antara blangko dengan standar dan blangko dengan sampel. Namun, tidak ada perbedaan signifikan antara standar dengan sampel. Pada analisis GC-MS terdapat 10 peak pada kromatogram.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak mikroalga Aurantiochytrium sp. memiliki aktivitas sebagai UV protection dengan nilai sebesar 5,60 ± 0,26 pada konsentrasi 700 ppm kategori proteksi sedang. Senyawa yang terdapat dalam ekstrak mikroalga Aurantiochytrium sp. adalah asam palmitat (31,10%), asam oleat (46,26%), dan squalene (14,57%)
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Culturally Responsive Pedagogy (CRP) pada materi suhu dan kalor untuk meningkatkan kreativitas dan capaian hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Waipare Propinsi Nusa Tenggara Timur
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya temuan kreativitas dan capaian hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah Waipare yang tergolong rendah karena belum menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis culturally responsive pedagogy. Proses pembelajaran yang masih konvensional membuat peserta didik kurang kreativ dalam mempelajari IPA serta capaian hasil belajar peserta didik tergolong rendah.
Dalam penelitian ini digunakan metode ADDIE untuk menghasilkan modul pembelajaran berdiferensiasi berbasis culturally responsive pedagogy yang dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar peserta didik. Modul pembelajaran berdiferensiasi berbasis budaya lokal Kabupaten Sikka yaitu Tarian Hegong yang berkaitan dengan materi suhu dan kalor.
Hasil penelitian ini menunjukkan modul berbasis CRP termasuk kategori valid yang meliputi skor 4,2 untuk ahli materi dan 4,3 untuk ahli media sehingga modul tersebut layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil nilai asesmen dan uts kemudian diuji dengan rumus N Gain untuk mengukur efektivitas pembelajaran berdiferensiasi menggunakan SPSS dan mendapatkan hasil 0.7234 dengan kategori tinggi dan 72 % dengan kategori cukup efektif, seangkan tingkat kreativitas peserta didik dan capaian hasil pembelajaran meningkat dari 63,5 menjadi 88,4 atau meningkat 39%.
Kesimpulan penelitian ini sudah memenuhi aspek kelayakan dalam mengembangkan modul berbasis culturally responsive pedagogy, serta ada hubungan yang positif antara kreativitas dan capaian hasil belajar peseta didik. Saran dari peneliti adalah tetap menggunakan budaya lokal dalam pembuatan modul selanjutnya
Prarancangan pabrik gliserol dari alil alkohol dan hidrogen peroksida kapasitas 10.000 ton/tahun
Gliserol diperoleh dari proses hidroksilasi alil alkohol. Gliserol merupakan senyawa cair berwarna jernih. Gliserol banyak digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan kosmetik. Selain itu, gliserol juga digunakan sebagai bahan
pelumas, solvent, conditioner, emulsifier, bahan pelapis listrik, dan industri farmasi. Pabrik gliserol direncanakan dibangun di Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang dengan kapasitas 10.000 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah alil alkohol, hidrogen peroksida, dan asam tungstat sebagai katalis. Proses produksi gliserol akan dijalankan dalam tiga tahap. Tahap pertama yaitu tahap persiapan bahan baku berupa alil alkohol, hidrogen peroksida, dan asam tungstat yang dikondisikan pada suhu 30oC dan tekanan 1 atm serta suhu 50oC untuk suhu pemanasan pada Heat Exchanger. Tahap kedua yaitu tahap pembentukan produk yang dioperasikan pada suhu 50oC dan tekanan 1 atm. Reaksi berlangsung dalam reaktor alir tangki berpengaduk, sebagai pendingin reaktor digunakan jaket pendingin. Tahap ketiga yaitu tahap pemisahan dan pemurnian produk berupa gliserol, alil alkohol, hidrogen peroksida, dan air. Alil alkohol, hidrogen peroksida, dan air menjadi hasil atas Menara Distilasi (MD) akan di recycle menuju Reaktor (R-01). Kemudian hasil bawah Menara Distilasi (MD) berupa gliserol dialirkan menuju Tangki Penyimanan produk.
Berdasarkan dari tinjauan bahan baku, produk dan kondisi operasi, pabrik gliserol tergolong sebagai pabrik beresiko rendah. Hasil analisis ekonomi pabrik gliserol diperoleh keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 65.479.644.151 dan keuntungan setelah pajak sebesar Rp. 45.835.750.906. Percent Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 32,17 % dan setelah pajak 22,52%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 2,49 tahun dan setelah pajak 3,28 tahun. Percent Profit on Sales sebelum pajak 20,13 % dan setelah pajak 14,09 %. Break Even Point (BEP) sebesar 51,868 %. Shut Down Point (SDP) sebesar 29,554 % dan Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 44,13 %. Dari data analisis kelayakan di atas disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan
Intrinsic Motivation of Gen Z to be a Teacher in Elementary Schools
Intrinsic motivation plays a critical role in influencing an individual's career choices. Since 2017, Gen Z, as the youngest generation to enter the workforce, exhibits distinct career motivations compared to earlier generations. However, there is still very little research that explores a person's intrinsic motivation in choosing a career as a teacher. This research aimed to explore the intrinsic motivation of prospective teachers from Gen Z to become professional teachers in elementary schools. The study included 12 pre-service teachers enrolled in the elementary school teacher education program, selected using purposive sampling techniques. By adopting qualitative focus group study research, the results showed that intrinsic motivation to become a teacher in elementary schools included three main themes, namely: the interest in teaching, self-development, and comfort in teaching. This research made an important contribution to the understanding of intrinsic motivation in entering a career as a teacher, which could assist in the development of strategies and policies that support the recruitment and retention of quality teachers