10023 research outputs found
Sort by
Penegakan hukum kawasan tanpa rokok di lingkungan kantor pemerintah Kota Serang berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang kawasan tanpa rokok
Tujuan penelitian ini yaitu yang pertama mengetahui dan menjelaskan faktor penghambat hukum Penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok di kota Serang khususnya di perkantoran, kedua mengetahui serta menjelaskan upaya Pemerintah Kota Serang dalam mengatasi hambatan yang mempengaruhi proses pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 7 tahun 2015 agar terjalani sepenuhnya, ketiga mengetahui bagaimana penerapan sanksi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 yang belum terlaksana khususnya di kantor Pemerintah Kota Serang.
Penelitian ini menggunakan penelitian Normatif-Empiris, yang menggabungkan efektivitas hukum dengan fakta yang ditemukan di lapangan, khususnya di kantor Pemerintah Kota Serang. Menggunakan sumber data studi kepustakaan yaitu berasal dari dokumen-dokumen penting serta studi lapangan yaitu wawancara dengan Kabid Hukum Pemkot Serang dan Kepala Bagian Umum BKPSDM sebagai narasumber utama untuk informasi mengenai Penegakan Perda Kawasan Tanpa Rokok di kantor Pemkot Serang, juga menggunakan kuesioner dengan mengirimkan link Google Form sebagai responden untuk jawaban yang dibutuhkan.
Hasil penelitian dalam penelitian ini yaitu pertama faktor penghambat penegakan perda tidak berjalan secara baik dan konsisten adalah karena pegawai kantor pemkot yang masih kurang sadar terhadap peraturan larangan merokok di kantor, kedua Upaya dalam mengatasi hambatan penegakan hukum KTR di kantor Pemkot Serang masih belum tegas karena belum ada sanksi yang diterapkan sesuai Pasal 29 Perda No 7 Tahun 2015, ketiga perlu adanya arahan untuk aturan secara jelas dari OPD agar Perda No 7 Tahun 2015 tentang KTR di Kantor Pemkot Serang bisa terjalani maksimal
Praktek hubungan kerja antara pemilik kapal dengan nelayan di Bastiong Talangame provinsi Maluku Utara
Praktek hubungan kerja pemilik kapal dengan nelayan biasanya dilakukan terkait dengan penangkapan ikan di laut. Praktek hubungan kerja pemilik kapal dengan nelayan dijalankan dengan sistem bagi hasil. Perjanjian hubungan kerja dilakukan hanya secara lisan, tanpa perjanjian tertulis. Apabila terjadi suatu masalah dalam pekerjaannya, ini dapat merugikan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek hubungan kerja dengan sistem bagi hasil antara pemilik kapal dengan nelayan dan mengetahui perlindungan hukum antara pemilik kapal dengan nelayan.
Metode penelitian yang digunakan penelitian hukum empiris yang
mencakup jenis penelitian, populasi dan sampel. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hubungan yang terjadi antara nelayan dan pemilik kapal lebih mengarah
kepada hubungan kerja kemitraan dimana dalam kerjasama ini bisa timbul dikarenakan ada saling bersinergis yang mana sifatnya saling membutuhkan dan saling menguntungkan satu dengan yang lainnya. Proses perjanjian kerjasama terjadi secara lisan. Kesepakatan pembagian hasilnya adalah 50:50 dimana dalam prakteknya hasil penangkapan ikan dan biaya- biaya yang sudah dikeluarkan nelayan pemilik kapal harus bisa terganti terlebih dahulu. Perlindungan hukum antara pemilik kapal dengan nelayan dalam sistem bagi hasil di Pelabuhan Nusantara Bastiong, belumlah maksimal, hal ini dikarenakan belum ada peraturan daerah yang melindungi nelayan sehingga posisi nelayan menjadi lemah jika ada perselisihan dengan pemilik kapal
Analisis yuridis pemberhentian dan pengangkatan hakim Mahkamah Konstitusi di Indonesia (studi terhadap kasus pemberhentian hakim Aswanto dan pengangkatan hakim Guntur Hamzah)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pemberhentian hakim Mahkamah Konstitusi di Indonesia menurut Undang-Undang nomor 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi dan untuk menganalisis mekanisme pengangkatan hakim Mahkamah Konstitusi di indonesia dalam penyelesain kasus pemberhentian hakim Aswanto dan pengangkatan hakim Guntur Hamzah.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yaitu suatu penelitian yang mengacu pada hukum dan peraturan perundang-undang yang berlaku. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder dan terdapat tiga macam bahan hukum, yakni bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dan penulis menggunakan metode analisis data kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberhentian Hakim Aswanto bertentangan dengan Undang- Undang Mahkamah Konstitusi, Keputusan DPR dan Presiden (Keppres) cacat prosedur. Serta Pengangkatan Hakim Guntur Hamzah bertentangan dengan ketentuan yang diamanatkan dan diatur dalam Undang-Undang Mahkamah Konstitusi yang menyalahi asas objektif, akuntabel, transparan dan terbuka
Strategi komunikasi pemasaran kopi Luwak Mataram dalam menarik minat konsumen
Penelitian ini membahas mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran Kopi Luwak Mataram Dalam Menarik Minat Konsumen. Hal ini berkaitan dengan tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran Kopi Luwak Mataram dalam menarik minat konsumen menggunakan konsep bauran pemasaran 7P Product (produk), Price (harga), Place (tempat), Promotion (promosi), People (orang), Process (proses), Physical Evidence (bukti fisik).
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif tringulasi sumber dan tringulasi teknik untuk mendapatkan data yang sama mengenai stratgei komunikasi pemasaran Kopi Luwak Mataram dalam menarik minat konsumen. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi.
Hasil dalam penelitian ini yakni: Strategi produk (product) yang dilakukan Kopi Luwak Mataram yaitu dibedakan menjadi 2, dine in dan online order. Produk dine in memiliki menu andalan yaitu tradisional menu dan untuk produk online order Kopi Luwak Mataram, selain menu restoran juga terdapat kopi luwak yang di produksi sendiri. Dalam strategi harga (price) Kopi Luwak Mataram mengadakan potongan harga saat ada kegiatan dan di hari-hari besar. Strategi tempat (place) Kopi Luwak Mataram berada di lokasi tidak strategis, namun Kopi Luwak Mataram menyediakan lokasi melalui Google Maps dan bekerja sama dengan tour travel. Strategi promosi(promotion) Kopi Luwak Mataram memaksimalkan promosi dalam media sosial dengan menggunakan jasa social media agency namun, juga tetap menggunakan brosur. Strategi orang (people) Kopi Luwak Mataram melakukan tarining terhadap calon karyawan dan memiliki pelatihan untuk karyawan setiap 3 bulan sekali. Strategi proses (process) Kopi Luwak Mataram sangat memperhatikan bagaimana pelayanan terhadap konsumen. Dan yang terakhir, strategi bukti fisik (physical Evidence) Kopi Luwak Mataram berupaya dalam menyesuaikan keadaan pasar dengan memiliki konsep restoran yang tradisional jawa namun juga memiliki sisi kekinian
Retorika stand up comedy Mamat Alkatiri pada media massa (youtube) terkait aspek yang mempengaruhi kebijakan publik
Mamat Alkatiri merupakan salah satu komika di Indonesia. Dengan ciri khasnya yang selalu membawa unsur aspek yang mempengaruhi kebijakan publik di Indonesia. Aspek yang mempengaruhi kebijakan publik bisa dilihat dari struktural birokrasi, sumber daya dan sikap pelaksana yang mana ketiga aspek tersebut sering dibawakan Mamat dalam materi stand up comedy nya.
Metode pada penelitian ini menggunakan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan yaitu berupa mengidentifikasi, dan menganalisis video pada media YouTube yang terdapat dalam chanel YouTube Deddy Corbuzier, Teras Literasi, dan KompasTV. Yang tentunya peneliti akan mengaitkan dengan retorika yang terdapat dalam video tersebut sehingga diperoleh atau ditarik kesimpulannya oleh peneliti. Teknik validasi data atau uji validitas penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber data serta memahami permasalahan yang ada dan melakukan pengecekan kembali atas data yang sudah diperoleh peneliti.
Hasil dari penelitian analisis isi retorika Mamat Alkatiri dalam konten YouTube tersebut, menggunakan tahap-tahap retorika yaitu lima kanon retorika. Dengan indikator penemuan, penyusunan, gaya, mengingat, dan penyampaian. Dalam hal ini peneliti hanya mengambil dari sudut penyampaian yang ada pada data yang penulis peroleh
Pengaruh tunjangan profesi guru, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja guru pendidikan Islam Pegawai Negeri Sipil di Kota Yogyakarta
Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tunjangan Profesi Guru, Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Pegawai Negeri Sipil di Kota Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh, dimana seluruh anggota populasi sebanyak 39 orang menjadi sampel. Kuesioner dalam bentuk google form digunakan untuk pengumpulan data. Sebanyak 39 data yang terkumpul diolah dengan software SPSS 21. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tunjangan Profesi Guru, Motivasi dan Disiplin Kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan; ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Pegawai Negeri Sipil di Kota Yogyakarta
Pengaruh religiusitas terhadap kecerdasan emosional Siswa di MTS N 6 Sleman
Religiusitas menjadi salah satu aspek yang membutuhkan kecerdasan emosional. Religiusitas di MTs Negeri 6 Sleman dibentuk melalui pembiasaan sholat dhuha, tahfidz Al-Qur’an, sholat dhuhur dan asar secara berjamaah yang diiringi sholat sunah qolbiyah dan ba’diyah, yang masing-masing wajib dilakukan setiap hari. Namun, kecerdasan emosional siswa di MTs Negeri 6 Sleman masih beragam. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui pengaruh religiusitas terhadap kecerdasan emosional siswa di MTs Negeri 6 Sleman. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh religiusitas terhadap kecerdasan emosional, dan seberapa besar pengaruh religiusitas terhadap kecerdasan emosional siswa di MTs Negeri 6 Sleman.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 6 Sleman dengan mengambil sampel sebanyak 113 siswa kelas VIII dari total siswa sebanyak 158 siswa kelas VIII. Penarikan sampel dalam penelitian ini didasarkan pada kaidah probability sampling dengan teknik simple random sampling . Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu religiusitas (X) sedangkan variabel terikatnya yaitu kecerdasan emosional (Y). Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu berupa kuesioner. Peneliti menggunakan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu berupa uji regresi linear sederhana.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama: adanya pengaruh positif dan signifikan antara religiusitas terhadap kecerdasan emosional dikarenakan hipotesis alternatif diterima pada angka kepercayaan 95% dengan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari α 0,05. Kedua: besaran pengaruh religiusitas terhadap kecerdasan emosional siswa di MTs Negeri 6 Sleman yaitu 46,9% dengan nilai R Square 0,469 dan memiliki tingkat hubungan yang tinggi dengan nilai R 0,685
Implementasi program pendidikan pesantren dalam pembentukan karakter Santri di Pondok Pesantren Al Falah Lembah Manah Mranggen Magelang
Pendidikan karakter di pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri menjadi manusia yang baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui program pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Al Falah Lembah Manah Mranggen dalam hal pembentukan karakter santri. 2) Implementasi pembentukan karakter santrinya melalui program pendidikan pesantren. 3) Mengetahui hal yang mendukung dan yang menghambat Pondok Pesantren Al Falah Lembah Manah Mranggen Magelang untuk membentuk karakter santrinya melalui program pendidikan pesantren.
Penelitian ini menggunakan strategi penelitian deskriptif kualitatif berdasarkan penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Al Falah Lembah Manah Mranggen, Magelang, untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak program pesantren terhadap perkembangan pribadi santri. Metode pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Menggabungkan reduksi data, menyajikan data, dan akhirnya menarik kesimpulan merupakan langkah-langkah dalam analisis data. Langkah selanjutnya adalah melakukan triangulasi data, yaitu triangulasi waktu dan triangulasi sumber untuk memeriksa kebenaran data.
Penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Al Falah Lembah Manah Mranggen Magelang menghasilkan temuan sebagai berikut: 1) Pondok pesantren menekankan program pendidikan karakter yang berpedoman pada prinsip-prinsip yang tertuang dalam kitab “ta’lim muta’ allim”, visi dan misi pondok, dan semboyan “al adab fauqol ‘ilmi”. Terdapat 18 nilai karakter yang diimplementasikan sesuai standar Kemdikbud, dikelompokkan ke dalam empat aspek nilai, yaitu (SERBIAN) Spiritual pERsonal, keBangsaan, sosIAl, dan diNamis. 2) Implementasi program karakter di pondok pesantren melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan tiga metode, termasuk perancangan ide dan strategi program, rapat kerja, dan arahan oleh pengurus. Pelaksanaan program mengikuti jadwal harian santri dan metode pembentukan karakter. Evaluasi dilakukan setiap satu bulan dan tiga bulan untuk mengevaluasi pelaksanaan program serta kondisi karakter santri. 3) Implementasi program pesantren melibatkan faktor pendukung, seperti pendampingan oleh kiai dan guru serta lingkungan pesantren yang bersifat agamis. Di sisi lain, terdapat faktor penghambat, seperti naluri individu santri, adat atau kebiasaan dari rumah, dan keterbatasan sumber daya pengurus dalam mengatasi jumlah santri yang besar
Upaya Guru meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik Kelas VIII pada mata pelajaran akidah akhlak di SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta
Latar belakang masalah penelitian ini adalah tingkat kepedulian dan kesopanan peserta didik masih berada di tingkat menengah ke bawah. Penyebab utamanya karena minimnya kecerdasan spiritual. SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman memperdayakan peningkatan kecerdasan spiritual peserta didiknya lewat pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui proses pembelajaran Akidah Akhlak 2) mengetahui upaya guru meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik 3) mengetahui manfaaat peningkatkan nilai-nilai kecerdasan spiritual terhadap transformasi nilai-nilai akhlak di SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Selanjutnya untuk teknik pengumpulan data melalui observasi ke lapangan secara langsung baik wawancara maupun dokumentasi. Peneliti juga menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi data. Untuk analisis data menggunakan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak dilakukan dengan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran melalui metode yang ada agar peserta didik dapat menyerap pelajaran dengan optimal. 2) Upaya guru Akidah Akhlak dilakukan dengan memberikan keteladanan kepada peserta didik dalam hal tepat waktu datang di kelas, memberikan nasehat dan motivasi, menjadikan peserta didik yang pintar sebagai guru bantu bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam belajar. Upaya guru dalam meningkatkan yang lain dengan membentuk kegiatan keagamaan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didiknya. 3) Manfaat nilai-nilai kecerdasan spiritual peserta didik menunjukan keberhasilan dalam mengintegritaskan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari
Pengaruh implementasi pendidikan agama Islam terhadap karakter peserta didik di SMAN 11 Kota Yogyakarta
Pendidikan Agama ini adalah dasar dari pembelajaran ilmiah lainnya, yang akan mengarah pada pembentukan karakter anak-anak dengan kepribadian, agama dan pengetahuan yang tinggi. Salah satu cara nya yaitu dengan menerapkan kegiatan pendidikan agama islam dilingkungan sekolah.menurut ibu Agustin Susilowati M,Pd selaku Wakil kepala bagian Kesiswaan di SMA 11 Yogyakarta, mengungkapkan bahwa Pendidikan Agama Islam yang diterapkan baik di dalam kelas ataupun kegiatan Pendidikan Agama Islam diluar kelas bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Namun dari proses pelakasanaan kegiatan-kegiatan Pendidikan Agama Islam tersebut masih ada sebagian kecil peserta didik yang belum melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik. Maka untuk itulah perlu ditanamkan pembiasaan-pembiasaan kegiatan Pendidikan Agama Islam disekolah. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh implementasi Pendidikan Agama Islam terhadap karakter peserta didik di SMA 11 Kota Yogyakarta dan Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh implementasi Pendidikan Agama Islam terhadap karakter peserta didik di SMA 11 Kota Yogyakarta.
Adapun teknik pengumpulan data berupa quesioner. Populasi dalam penelitian ini berjumalah 216 responden dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 108 responden menggunakan teknik penentuan sampel dengan cara simple random sampling. Adapun proses analisis data menggunakan analisis regresi sederhana, dengan Pendidikan Agama Islam sebagai variabel bebas atau independen dan karakter sebagai variabel terikat atau dependen.
Hasil dari penelitian ini menunjukan Tingkat signifikan 0,000 tersedia dari tabel ANOVA 4.4 karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,5 maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi variabel pengaruh implementasi Pendidikan agama islam, Dengan kata lain ada pengaruh antara variabel Pendidikan Agama Islam (X) dengan Variabel Karakter Peserta didik (Y). Nilai R Square atau koefisien determinan (KD) adalah 0,260, Jawaban ini menunjukkan bahwa variabel Pendidikan Agama Islam (X) memiliki pengaruh sebesar 26% terhadap variabel Karakter Peserta didik( Y)