10023 research outputs found
Sort by
Analisis Peran Psychological ClimateDalam Pelayanan Kesehatan Petugas Administrasi Rawat Jalan Di Rsud Masohi Kabupaten Maluku Tengah
AbstrakPsychological climate atau iklim psikologis ditempat kerja memainkan peran penting dalam membentuk kualitas layanan yang diberikan. Peran Psychological Climate petugas administrasi di RSUD Masohi memiliki dampak terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Psychological climate yang positif menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mempengaruhi berbagai aspek pelayanan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran psychological climate dalam pelayanan kesehatan dan pengaruh mutu pelayanan kesehatan administrasi rawat jalan di RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk pengamatan secara mendalam terkait iklim psikologis petugas administrasi rawat jalan di RSUD Masohi. Hasil penelitian menununjukkan Iklim psikologis di RSUD Masohi memainkan peran utama dalam membentuk lingkungan kerja yang positif terutama bagi petugas administrasi rawat jalan. Faktor-faktor seperti dukungan manajemen, pengakuan terhadap kinerja, dan tantangan dalam pekerjaan mempengaruhi motivasi dan kinerja petugas. Walaupun role clarity terjamin, masih ditemukan kebutuhan untuk meningkatkan kinerja petugas agar sesuai menurut PERMENKES RI Nomor 30 Tahun 2022 tentang mutu pelayanan kesehatan.Penelitian ini menunjukkan Iklim psikologis petugas administrasi rawat jalan di RSUD Masohi melalui faktor-faktor seperti dukungan manajemen, kejelasan peran, kebebasan berekspresi, pengakuan, kontribusi, dan tantangan. RSUD Masohi juga sebaiknya Meningkatkan role clarity melalui sosialisasi dan pelatihan yang intensif tentang SOP, melibatkan petugas dalam pengambilan keputusan terkait pemindahan tugas, dan memberikan penjelasan spesifik tentang kriteria evaluasi kinerja berbasis peran. Kata Kunci:Psychological climate , Petugas Administrasi Rwat Jalan, Mutu Pelayanan
Project Based Learning dalam Pembelajaran Membaca untuk Meningkatkan Level Kritis Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan contoh penerapan model pembelajaran project-based learning dalam pembelajaran membaca di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Secara keseluruhan, penelitian ini sangat berkaitan erat dengan studi literature sebagai langkah analisis data penelitian. Langkah-langkah penelitian ini, dilakukan melalui tahapan sebagai berikut; (1) mencari dan membaca sumber refrensi berkaitan dengan pembelajaran membaca dan model pembelajaran berbasis project-based learning; (2) menelaah kembali refrensi-refrensi yang dibaca; (3) mendeskripsikan bagaimana contoh penerapan model pembelajaran berbasis project-based learning dalam pembelajaran membaca di perguruan tinggi; (4) menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini yaitu sebuah rancangan model pembelajaran project-based learning yang diterapkan dalam pembelajaran membaca. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan refrensi berkaitan dengan penerapan model pembelajaran berbasis proyek, khususnya dalam pembelajaran membaca
Penerapan theory of reasoned action pada sikap dan norma subjektif konsumen wanita terhadap makanan seblak di Yogyakarta : studi kasus di resto Seblak Asgar dan Cimahi
Resto Seblak Asgar dan Seblak Cimahi merupakan resto seblak yang populer di Yogyakarta. Seblak menjadi jajan favorit wanita karena rasa yang enak dan dapat meningkat mood menjadi wanita lebih baik. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang dilakukan denga cara wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sikap konsumen wanita menyukai cita rasa pedas, gurih, dan bumbu kencur pada kuah seblak yang segar. Pada faktor harga yang terjangkau menjadi faktor penting. Pada faktor penyajian variasi yang beragam pada topping dan level kepadasan. Pada faktor psikologis, mengkonsumsi seblak dapat meningkatkan mood dan memberikan pengalaman memuaskan. Norma subjektif konsumen wanita terhadap sosial media dan teman berpengaruh besar, sedangkan keluarga tidak berpengaruh. Hal ini membuktikan terdapat hubungan positif antara sikap dan norma subjektif dalam pembelian seblak. Penelitian ini dapat memberikan saran bahwa restoran dapat terus meningkatkan kualitas rasa dan variasi topping untuk memenuhi preferensi konsumen yang beragam serta mampu menggabungkan konsep prasmanan dan paket tersebut menjadi satu supaya konsumen bisa lebih mudah memilih dan menyesuai budget mereka
Pengaruh DAU, PAD, DBH, UMR & angkatan kerja terhadap belanja modal di provinsi Jawa Tengah (2016-2021)
Belanja modal dalam anggaran perbelanjaan daerah memiliki peranan yang sangat penting dalam menciptakan pelayanan publik yang maksimal dan mendukung berjalanya proyek infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis regresi pada faktor-faktor yang mempengaruhi belanja modal di Jawa Tengah. Bentuk data dalam penelitian ini merupakan data panel dengan alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Dari ketiga output regresi, REM diterapkan sebagai model regresi yang paling relevan dengan karakteristik data. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh variabel independen pada model berpengaruh serentak dan signifikan pada belanja modal dengan koefisien determinasi sebesar 32%. Kemudian, uji parsial menunjukan bahwa DAU berpengaruh positif dan signifikan, adapun UMR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap belanja modal. Adapun PAD, DBH, dan Angkatan kerja tidak menunjukan adanya pengaruh signifikan pada belanja modal. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan alat analisis lain dan observasi yang lebih banyak
Analisis pengaruh pendapatan pegadaian dan harga emas terhadap penyaluran pembiayaan rahn pada Pegadaian Syariah Unit Pasar Telo (Tahun 2017-2022)
Di era digitalisasi saat ini, percepatan pertumbuhan ekonomi mendorong negara Indonesia untuk meningkatkan perekonomian negaranya. Dalam kehidupan sehari-hari, uang adalah alat transaksi untuk membeli dan membayar kebutuhan individu. Karena banyaknya kebutuhan dan kesenjangan gaji, individu mencari kredit dari lembaga keuangan seperti bank. Namun pada kenyataannya, masyarakat dengan kondisi keuangan yang rendah merasa kesulitan untuk memperoleh kredit karena sistem yang diberikan oleh bank sulit untuk dipenuhi dikarenakan masyarakat membutuhkan dana yang mendesak kemudian beralih pada Pegadaian Syariah dengan menggunakan Gadai Syariah (Rahn) sebagai kerangka pendukungnya.
Dari latar belakang diatas, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pendapatan pegadaian dan harga emas terhadap penyaluran pembiayaan rahn pada Pegadaian Syariah Unit Pasar Telo (Tahun 2017-2022) secara parsial dan simultan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan pegadaian dan harga emas terhadap penyaluran pembiayaan Rahn pada pegadaian syariah pada Pegadaian Syariah Unit Pasar Telo (Tahun 2017-2022).
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pegadaian syariah unit pasar telo tahun 2017-2022. Variabel dependen dari penelitian ini adalah penyaluran pembiayaan Rahn. Variabel independen meliputi: pendapatan pegadaian dan harga emas. Untuk metode analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Adapun persamaan regresinya berdasarkan hasil uji regresi linier berganda adalah Y = 1.430 + 5.403 X1 + (-982) X2
Analisis kesulitan belajar operasi hitung pembagian pada siswa kelas III sekolah dasar Muhammadiyah Domban 3
Penelitian ini di latar belakangi adanya permasalahan yang diliat Oleh
penulis di Sd Muhammadiyah Domban 3 Yaitu Kesulitan belajar
operasi hitung pembagian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
kesulitan dalam proses pembelajaran Matematika mengenai operasi
hitungan pembagian di kelas II SD Muhammadiyah Domban 3.
kesulitan belajar Matematika adalah suatu kondisi di mana siswa tidak
dapat belajar secara wajar dalam bidang akademik khususnya pada mata
pelajaran Matematika sehingga siswa tidak bisa belajar sebagaimana
mestinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah
siswa dan guru kelas III SD Muhammadiyah Domban 3. Teknik dan
instrumen pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan
dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan
teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan
mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa kesulitan belajar yang dialami oleh siswa terdiri dari (1)
kesulitan memahami konsep pembagian, (2) kesulitan membedakan
simbol-simbol, (3) kesulitan dalam penggunaan prosedur, (4) salah
menurunkan angka, (5) salah mendapatkan hasil pembagian, dan (6)
kesalahan penulisan, selain itu faktor internal yang mempengaruhi
adalah (1) kurangnya pemahaman konsep, dan (2) perhatian siswa
rendah dalam pembelajaran. Sedangkan faktor eksternal adalah (1)
faktor keluarga yang kurang perhatian dan sibuk kerja, dan (2)
lingkungan sekitar rumah dimana siswa lebih banyak bermain game
online dari pada belajar
Pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V DI SD Negeri Tuguran Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024
Hasil belajar merupakan hal sangat penting dalam proses pembelajaran, karena hasil belajar dapat menjadi petunjuk untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Akan tetapi, hasil belajar peserta didik masih dalam kategori rendah atau belum mencapai kriteria kelulusan minimal. Permasalahan yang ditemukan ialah pada kegiatan pembelajaran yang belum menggunakan model. Guru belum mampu memenuhi kebutuhan belajar peserta didik, dikarenakan guru masih menggunakan gaya belajar bersifat ceramah atau konvesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan model problem based learning pada pembelajaran matematika dan bagaimana pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar matematika peserta diidk kelas V di SD Negeri Tuguran.
Desain penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan eksperimen menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling sehingga didapatkan sampel dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri Tuguran berjumlah 15 peserta didik. Pengumpulan data guide observasi dan soal tes. Analisis data menggunakan statistic deskriptif dan statistic inferensial. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis paired sampel test. Penerapan model problem based learning dengan uji paired sampel test memperoleh hasil signifikansi 0,01. Nilai sig tersebut < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak.
Hasil analisis data menunjukan bahwa model pembelajaran problem based learning memberikan peningkatan terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V di SD Negeri Tuguran. Penelitian dilakukan dengan tiga pertemuan yaiti satu kali pembelajaran belajar dengan pemberian perlakuan. Peserta didik mengalami peningkatan sebelum perlakuan mendapatkan nilai rata-rata 40-70 dan setelah mendapatkan perlakuan dengan nilai rata-rata 70-80 yang diperoleh peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan analisis data hasil belajar mengalami peningkatan yang cukup ssignifikan dengan presentase 87% kelulusan setelah adanya perlakuan. Hal ini membuktikan adanya pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar peserta didik. Maka dari itu, diharapkan integrasi model pembelajaran ini untuk mengoptimalkan hasil belajar dalam proses pembelajaran disekolah dasar
Pengembangan E-Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kearifan lokal topik makanan daerah khas Yogyakarta bagi siswa sekolah dasar
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah inisiatif pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum merdeka untuk membentuk siswa yang kreatif dan adaptif. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui metode pembelajaran berbasis proyek. Meskipun demikian, implementasi P5 seringkali terhambat oleh kurangnya media pembelajaran interaktif dan variasi metode pengajaran, yang berakibat pada penurunan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan E-modul dan mengetahui kelayakan E-modul menurut para ahli serta respons guru dan siswa mengenai E-modul.
Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE, yang mencakup analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Uji coba dilakukan di SD N 1 Jetis dan SDIT Insan Utama Yogyakarta, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa pengembangan E-modul P5 dimulai dari menganalisis kebutuhan guru dan siswa. Kemudian E-modul di desain menggunakan aplikasi canva sesuai flowchart. Pada tahap pengembangan ini, E-modul dinilai oleh para ahli. Setelah produk layak, dilakukan impelementasi uji coba produk ke sekolah dasar. Tahap terakhir, peneliti melakukan evaluasi dan perbaikan E-modul agar lebih layak digunakan. Berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, ahli pembelajaran didapatkan nilai kelayakan 85,74 kategori baik dan layak. Sedangkan dari guru dan siswa mendapatkan nilai rata-rata respons 95,05 dengan kategori sangat baik dan sangat layak. Adapun E-modul ini mendapatkan respons positif dari guru karena dinilai dapat menarik minat belajar dan kreativitas siswa. Menurut siswa, E-modul ini dapat menambah semangat belajar dan menyenangkan sehingga memotivasi untuk belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan, E-modul P5 Tema Kearifan Lokal Materi Makanan Daerah Khas Yogyakarta layak digunakan untuk siswa sekolah dasar
Penerapan model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di Sd Muhammadiyah Karangwaru
Latar belakang dari penelitian ini adalah kreativitas dan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS yang masih rendah. Siswa kurang aktif dan fokus selama mengikuti proses pembelajaran dikelas. Hal ini ditunjukkan pada sikap siswa yang tidak antusias dalam belaja. Selain itu, guru masih sering menggunakan metode ceramah dan hanya mengandalkan buku sebagai media utama ketika mengajar. Maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model project based learning (PjBL) pada siswa kelas V.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VB SD Muhammadiyah Karangwaru yang berjumlah 27 siswa. Terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Objek penelitian adalah kreativitas dan hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif serta disajikan dalam bentuk tabel dan grafik..
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran project based learning (PjBL) dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V. Pada siklus I persentase kreativitas siswa sebesar 66% berada pada kriteria ”cukup kreatif” dan meningkat pada siklus II dengan persentase sebesar 76% dengan kriteria ”kreatif”. Sedangkan, hasil belajar siswa sebelum dilaksanakan tindakan sebesar 69,63%. Setelah dilaksanakan tindakan, pada siklus I hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 75,74% dan pada siklus II sebesar 83,33%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menerapkan model project based learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Muhammadiyah Karangwaru