Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif siswa di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta

    Get PDF
    Latar belakang dalam penelitian ini yaitu permasalahan gaya hidup hedonisme memicu perilaku pembelian secara berlebihan hanya untuk kesenangan semata. Melakukan pembelian suatu barang dapat mengacu pada perilaku konsumtif yang dapat berakibat pada keuangan yang sulit terkontrol oleh siswa. Sedangkan penelitian ini mempunyai tujuan pertama untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif siswa di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Kedua, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif siswa di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan pendekatan asosiatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta sejumlah 220 siswa. Sedangkan untuk jumlah sampel yang digunakan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 142 siswa dan proportionate stratified random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah gaya hidup hedonisme (X) dan variabel terikat adalah perilaku konsumtif (Y). Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif siswa dikarenakan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari α 0,05 pada angka kepercayaan 95%. Kedua, besaran pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif siswa di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta yaitu sebesar 31,4% dengan nilai R Square 0,314 dan memiliki tingkat hubungan yang sedang dengan nilai R sebesar 0,560

    Pengelompokan data peminjaman buku di perpustakaan SMA 5 Muhammadiyah dengan menggunakan metode K-Means Clustering

    Get PDF
    Penurunan jumlah peminjaman buku di Perpustakaan SMA 5 Muhammadiyah sejak pandemi COVID-19 telah menjadi masalah signifikan. Meskipun telah dilakukan pengadaan buku baru, upaya ini belum cukup efektif dalam meningkatkan minat peminjaman. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan data peminjaman buku sebagai Upaya untuk menaikan minat baca. Penelitian ini menggunakan metode K-Means Clustering untuk membantu perpustakaan menganalisis dan merencanakan pengadaan buku yang lebih efisien dan tepat sasaran. Proses pengelompokan data akan menggunakan metode K-Means Clustering. Dengan dimulai dari tahap pertama adalah pengolahan data, yang mencakup pengumpulan data peminjaman buku dan pra-pemrosesan data, termasuk tahap importing library, reading data, cleaning, selecting, dan transforming data. Transformasi data dilakukan dengan menggabungkan antar judul, genre, dan penulis menjadi satu keterangan dan membuat ID baru berdasarkan keunikan dari ketiga data tersebut. Setelah itu, dilakukan tahap normalisasi data untuk memastikan semua fitur berada dalam skala yang sama. Jumlah klaster yang optimal ditentukan menggunakan metrik evaluasi seperti Silhouette Score, Davies-Bouldin Score, dan Calinski-Harabasz Score. Setelah jumlah klaster ditentukan, algoritma K-Means mengelompokan data ke dalam beberapa klaster berdasarkan karakteristik peminjaman buku. Data yang telah dikelompokkan kemudian divisualisasikan menggunakan bar chart untuk mempermudah proses representasi pengetahuan dengan melihat karakteristik tiap klaster. Hasil pengelompokan data peminjaman buku menggunakan 3 klaster terbukti optimal, dengan Silhouette Score mencapai 0,791. Skor ini mendekati 1, menandakan kualitas klaster yang sangat baik. Selain itu, tingkat kestabilan 3 klaster ini juga sangat baik, dibuktikan dengan metriks Davies-Bouldin Score yang menghasilkan score sebesar 0,626 dan Calinski-Harabasz Score sebesar 615,093. Adapun untuk pengelompokan menggunakan 3 cluster menghasilkan cluster dengan buku paling diminati dengan buku didominasi genre religi, cukup diminati dengan buku didominasi genre drama dan romance, dan kurang diminati didominasi buku bergenre drama dan Umum. Dari hasil ini diharapkan dapat memudahkan perpustakaan dalam merencanakan pengadaan buku yang lebih efektif dan efisien

    Pengembangan perangkat eksperimen pengaruh suhu terhadap cepat rambat bunyi berbasis IoT

    Get PDF
    Fisika merupakan kegiatan penyelidikan yang hanya dapat diwujudkan dengan adanya kegiatan eksperimen atau kajian teoritis yang sesuai dengan kajian ilmiah. Suhu dan bunyi merupakan salah satu materi fisika yang bersifat abstrak. Dimana pada kegiatan pembelajaran, penjelasan materi mengenai suhu dan bunyi cukup terbatas, sehingga membuat penyampaian materi masih kurang optimal. metode yang digunakan dalam menyampaikan materi suhu dan bunyi masih konvensional. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan pengembangan perangkat eksperimen pengaruh suhu terhadap cepat rambat bunyi berbasis IoT beserta modul petunjuk penggunaan perangkat eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D. Model pengembangan 4D memmiliki 4 tahapan yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Dissemination (penyebaran). Instrumen pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian yaitu instrumen angket. Angket digunakan untuk menilai kualitas dan kelayakan produk yang dikembangkan. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba produk dilakukan di lab Cornet kampus 2 UAD. Hasil kalibrasi sensor perangkat eksperimen dengan menggunakan persamaan regresi linear y = ax + b, dari persamaan tersebut akan dihasilkan nilai koefisien determinasi. Pada sensor ultrasonik HC-SR04 didapat nilai y sebesar 1.0863x + 1.43 dengan koefisien determinasi sebesar 0.9958. Pada sensor suhu pertama didapat nilai y sebesar 1.0004x + 0.1108 dengan koefisien determinasi sebesar 0.991. Sensor suhu kedua didapat nilai y sebesar 1.0004x + 0.1108 dengan koefisien determinasi sebesar 0.991. Sensor suhu ketiga didapat nilai y sebesar 0.994x + 0.1567 dengan koefisien determinasi sebesar 0.993. Sedangkan hasil penelitian pengembangan perangkat eksperimen memperoleh nilai dari ahli media sebesar 92,5% (kategori sangat layak). Sedangkan untuk modul petunjuk penggunaan perangkat ekspe rimen memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi sebesar 87,86% (kategori sangat layak). Berdasarkan hasil penelitian, perangkat eksperimen dan modul petunjuk penggunaan eksperimen layak untuk dipergunakan dan disebarluaskan sebagai perangkat eksperimen pengaruh suhu terhadap cepat rambat bunyi berbasis IoT

    Analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Biologi kelas XI berbasis keterampilan abad 21 di SMA Kecamatan Prambanan Sleman

    Get PDF
    Era globalisasi dibutuhkan keterampilan abad 21 untuk mampu berkompetisi dalam menunjang kepentingan pendidikan era saat ini. Keterampilan yang harus dikuasai pada abad 21 adalah berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas (4C). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesesuaian komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru Biologi kelas XI di SMA Kecamatan Prambanan Sleman dengan Permendikbud No. 22 Tahun 2016, mengetahui ketercakupan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru Biologi kelas XI di SMA Kecamatan Prambanan Sleman dengan keterampilan abad 21, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala guru Biologi kelas XI di SMA Kecamatan Prambanan Sleman dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis keterampilan abad 21. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah SMA di Kecamatan Prambanan Sleman, sedangkan sampel penelitian ini adalah Kelas XI di SMA Negeri 1 Prambanan dan SMA Muhammadiyah 1 Prambanan. Teknik pengumpulan data yaitu studi dokumentasi dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Teknik analisis data yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah kesesuaian komponen RPP yang disusun oleh guru Biologi kelas XI di SMA Kecamatan Prambanan Sleman yang telah memenuhi komponen Permendikbud No. 22 Tahun 2016 mendapatkan nilai sebesar 89,4% menunjukkan kategori sangat baik, ketercakupan RPP yang disusun oleh guru Biologi kelas XI di SMA Kecamatan Prambanan Sleman dengan keterampilan abad 21 sudah mencakup keterampilan abad 21 yaitu keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, keterampilan kolaborasi, dan keterampilan kreativitas, namun masih terdapat beberapa RPP yang tidak mencakup keterampilan secara lengkap, dan terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi kendala guru Biologi kelas XI di SMA Kecamatan Prambanan Sleman dalam menyusun RPP berbasis keterampilan abad 21

    Penyusunan video dokumenter berdasarkan hasil penelitian perdagangan Cucak Rawa (Pycnonotus Zeylanicus ) dan Murai Batu (Copsychyus Malabaricus) di pasar Muntilan sebagai sumber belajar keanekaragaman hayati SMA kelas X

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sumber belajar yang dapat berasal dari hasil penelitian. Salah satu sumber belajar dari hasil penelitian adalah video dokumenter. Video dokumenter digunakan sebagai sumber belajar yang dapat membantu peserta didik dalam memahami materi terkait keanekaragaman hayati pada sub materi ancaman dan upaya pelestarian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui regulasi dan peraturan perdagangan burung Cucak Rawa dan Murai Batu di Pasar Muntilan, (2) Mengetahui kualitas video dokumenter data perdagangan burung Cucak Rawa dan Murai Batu di Pasar Muntilan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model ADDIE. Akan tetapi, model penyusunan yang digunakan hanya ADD. Produk divalidasi oleh ahli media, ahli materi, guru biologi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan kuesioner penilaian kualitas produk. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Belum ditetapkan peraturan/regulasi khusus yang dibuat untuk mengatur perdagangan burung maupun satwa lainnya di Pasar Muntilan. Selama ini pengelola Pasar hanya mengacu pada permen LHK 106 tahun 2018. (2) Kualitas Video dokumenter sebagai sumber belajar biologi materi Keanekaragaman Hayati terhadap konservasi burung paruh bengkok di Pasar Muntilan dari hasil penelitian tahap I oleh ahli media mendapat rata-rata persentase 75,34% dalam kategori baik. Pada tahap II yang dilakukan oleh ahli materi mendapat rata-rata persentase 78,46% dalam kategori baik. Pada tahap III yang dilakukan guru biologi mendapat nilai rata-rata persentase 92,07% dalam kategori sangat baik. Video dokumenter data perdagangan burung Cucak Rawa (Pycnonotus zeylanicus ) dan Murai Batu (Copsychus malabaricus) di Pasar Muntilan dinyatakan baik digunakan sebagai sumber belajar

    Pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis realistics mathematic education terintegrasi kemampuan berpikir kritis

    Get PDF
    Sistem persamaan linear tiga variabel merupakan salah satu materi yang memberikan berbagai permasalahan kontekstual pada peserta didik. Memahami dan menyelesaikan permasalahan acapkali memberikan kesulitan tersendiri bagi peserta didik. Hal ini disebabkan oleh kemampuan berpikir kritis peserta didik yanng masih tergolong rendah untuk dapat menyelesaikan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Realistic Mathematics Education (RME) yang terintegrasi dengan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi SPLTV. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal pretest dan posttest, instrumen validasi, instrumen angket respon peserta didik, serta pedoman observasi. Berdasarkan uji validitas, produk LKPD berbasis realistic mathematics education termasuk kategori sangat baik dari segi materi dengan skor rata-rata 4,67 dan sangat baik dari segi media dengan skor rata-rata 4,44 yang menandakan LKPD berbasis realistic mathematics education sangat valid. Sedangkan berdasarkan angket respon peserta didik, LKPD berbasis realistic mathematics education termasuk ke dalam kategori baik dengan skor rata-rata 3,9. Kemudian berdasarkan hasil perbandingan rata-rata pretest (38,33) dan postest (76,92), yang artinya nilai pretest<posttest maka dapat disimpulkan LKPD SPLTV berbasis realistic mathematics education efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik

    Sistem pendukung keputusan dalam penentuan penyakit pada tanaman cabai dengan metode case based reasoning dan certainty factor

    Get PDF
    Petani cabai menghadapi berbagai masalah dalam budidaya tanaman mereka, seperti kondisi lahan yang tidak ideal, serta serangan hama dan penyakit. Untuk mengatasi kerugian yang disebabkan oleh masalah tersebut, penting bagi petani untuk mengidentifikasi penyakit yang menyerang tanaman cabai melalui gejala yang terlihat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem yang dapat mendiagnosis penyakit tanaman cabai menggunakan metode case based reasoning dan certainty factor. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu para petani dalam mengidentifikasi penyakit tanaman dan menentukan tindakan pengendalian yang sesuai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Case Based Reasoning dipadukan dengan Certainty Factor. Certainty Factor berperan dalam proses revisi pada tahapan case based reasoning. Jika nilai Certainty Factor melebihi ambang batas, data akan otomatis dimasukkan ke dalam basis pengetahuan. Namun, jika nilai Certainty Factor berada di bawah ambang batas, pakar akan melakukan revisi. Data diperoleh melalui wawancara dengan pakar. Pengujian menerapkan metode Expert Judgment dengan membandingkan hasil diagnosis dari sistem dengan diagnosis pakar. Selain itu, dilakukan juga pengujian sistem menggunakan metode System Usability Scale dengan memberikan kuisioner kepada petani cabai untuk mencoba aplikasi dan memberikan tanggapan. Hasil penelitian berupa sistem aplikasi web untuk membantu petani mendiagnosis penyakit tanaman cabai berdasarkan gejala yang muncul. Aplikasi ini akan memberikan diagnosis penyakit dan solusi penanganannya. Pengujian dengan metode Expert Judgment menunjukkan persentase sebesar 90 dari 10 kasus baru yang diujikan kepada pakar, dan pengujian System Usability Scale mendapatkan skor 90. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem aplikasi dapat memberikan diagnosis secara tepat dan mudah untuk digunakan oleh pengguna

    Implikasi kedudukan kelembagaan peradilan pajak pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUUXXI/2023 atas Pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 Tentang Pengadilan Pajak

    No full text
    Peradilan pajak yang dalam Pasal 5 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 Tentang Peradilan Pajak menimbulkan problematika, dari sisi konstitusionalitas. Sehingga Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XII/2023 atas Pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 Tentang Pengadilan Pajak membatalkan norma hukum tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdiri dari: Pertama, bagaimanakah implikasi kedudukan kelembagaan Peradilan Pajak pasca putusan mahkamah kosntitusi nomor 26/PUU-XXI/2023 atas Pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 Tentang Pengadilan Pajak. Kedua, bagaimanakah desain Peradilan Pajak yang seharusnya dilakukan dalam melaksanakan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023? Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis Implikasi Kedudukan Kelembagaan Peradilan Pajak Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 26/PUU-XXI/2023 atas Pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 Tentang Pengadilan Pajak. Metode penelitian yang digunakan ialah yuridis normatif, dengan pendekatan konsep dan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, penyatu atapan Peradilan Pajak di bawah Mahkamah Agung adalah untuk melaksanakan perintah Pasal 24 C UUD 1945. Tersedia dua alternatif penyelesaian atas persoalan dalam penelitian ini, yaitu dalam jangka pendek kewenangan peradilan pajak dapat diserahkan kepada Peradilan Tata Usaha Negara, dalam jangka panjang perlu dilakukan amandemen UUD 1945. Mahkamah Konstitusi; Peradilan Pajak; Undang-Undang

    Pola asuh orang tua dalam membentuk karakter integritas anak kelas I SD Luqman Al Hakim

    Get PDF
    Orang tua memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak selaku peserta didik di sekolah, pola asuh yang diterapkan oleh setiap orang tua yang berbeda akan membentuk karakter anak yang berbeda pula namun realitanya masih terdapat orangtua yang belum memaksimalkan pola asuh dalam membentuk karakter anak kelas 1. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua dalam membentuk karakter anak kelas I di SD IT Luqman Al Hakim. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data berisikan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah dalam membentuk karakter integritas anak terdapat beberapa pola asuh yang digunakan oleh para orang tua. Pola asuh tersebut yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif, dan pola asuh demokratis. Berdasarkan pola asuh tersebut, yang paling tepat untuk diterapkan oleh setiap orang tua adalah pola asuh demokratis. Pola asuh demokratis dinilai lebih baik karena mengedepankan komunikasi yang baik serta kebebasan berpendapat bagi anak. Cara yang dilakukan orang tua dengan pola asuh demokratis dalam membentuk karakter integritas adalah dengan memberikan kebebasan kepada anak untuk berbicara dan berpendapat sehingga dapat membentuk kejujuran, tanggung jawab, dan hormat-menghormati yang lebih tua

    An analysis of tenth-grade students' pronunciation of word stress in English learning at SMK Negeri 4 Yogyakarta during the academic year 2022/2023

    Get PDF
    This research focuses on the difficulties students in the tenth grade confronted while learning English pronunciation, specifically word stress. These difficulties are influenced by various factors and features that contribute to challenges in understanding and accurately pronouncing English word stress. This study explores how these factors impact the accurate pronunciation of English words, particularly in relation to stress. This study aimed to examine the ability of students from SMK Negeri 4 Yogyakarta in pronouncing English words ranging from two to six syllables with diverse stress patterns, highlighting the importance of addressing these linguistic complexities in language learning programs. This research employed a qualitative design and content analysis, conducted with tenth-grade students at SMK Negeri 4 Yogyakarta. The researcher used purposive sampling to select a sample of 24 students. Data were collected through a word stress pronunciation test. The test instrument included a syntactic classification of 25 words, covering various parts of speech such as verbs, nouns, adjectives, prepositions, and adverbs. The data were analyzed using PRAAT software, which facilitated a precise analysis of stress patterns in recorded utterances through detailed acoustic measurements. This process involved comparing students' pronunciation with recordings of native speakers to ensure accurate stress placement. Results were cross-checked using phonetic transcriptions from the Cambridge Dictionary, providing a comprehensive evaluation of students' ability in English word stress according to native speaker norms and phonetic transcription standards. The research findings revealed a mean accuracy rate of 28% (39% for two-syllable, 53% for three-syllable, 16% for four-syllable, 19% for five-syllable, 12% for six-syllable words), classifying students within the "fair" ability level according to Tinambunan's criteria. Within this ability range, students demonstrated intermediate accuracy, with occasional errors or inconsistencies, indicating a foundational grasp of stress patterns. The researcher further identified linguistic factors such as segmental features, suprasegmental features, vowel and consonant reduction, phonological rules, and second language (L2) interference that significantly influence word stress pronunciation. These findings contribute to a comprehensive understanding of linguistic factors influencing pronunciation difficulties among language learners, establishing a foundational framework for future research initiatives and the development of targeted pedagogical strategies in pronunciation instruction

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇