10023 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor-Faktor Keberhasilan dalam Pengembangan Aset Wakaf Produktif (Studi Kasus pada Pesantren Ibnu Taimiyah Bogor)
Wakaf berpotensial menjadi basis pendanaan dan pengembangan perekonomian umat apabila ditangani secara optimal. Tidak sembarang individu atau diperlukan individu tertentu dalam mengurus dan memajukan harta benda wakaf. Salah satu contoh pengembang dan pengelola harta benda wakaf yang telah banyak dipercaya adalah yayasan pesantren. Hal ini dikarenakan wakaf telah memerankan salah satu penopang perkembangan umat muslim dan pesantren dinilai sebagai praktik yang sejalan dengan nilai-nilai wakaf sebagai wadah perkembangan syiar Islam. Sebagai wilayah dengan sebaran pesantren terbanyak di wilayah provinsi pesantren terbanyak, yakni Jawa Barat, Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai lokasi penelitian ini. Dengan berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengelolaan wakaf, penelitian ini ditujukan untuk melihat peran berbagai faktor tersebut kepada keberhasilan pengembangan aset wakaf produktif di pesantren. Kualitatif merupakan jenis metodologi penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini dan tergolong ke dalam penelitian lapangan. Hasil temuan didapatkan bahwa pada Pesantren Ibnu Taimiyah, bidang utama dalam pengelolaan dan pengembangan aset wakaf produktif bergerak di bidang sosial serta diperuntukkan untuk membantu mengembangkan sektor pendidikan. Kerjasama LKS memiliki peran tersendiri dalam kelancaran bidang keuangan pesantren dan tidak memiliki masalah pada perannya di keberhasilan pengembangan aset wakaf produktif selama 11 dan 12 tahun bekerjasama. Walaupun kompetensi nazir dan sistem tata kelola pun memiliki perannya tersendiri dalam kelancaran bidang usaha, keduanya memiliki tantangan dan kendala dalam memaksimalkan perannya di keberhasilan pengembangan aset wakaf produktif. Kompetensi nazir mengalami kendala pada minimnya tenaga ahli yang sesuai di bidangnya, sedangkan sistem tata kelola mengalami kendapa pada minimnya modal yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan produktivitas usaha
Praktik Bermain Gamelan Jawa sebagai Upaya Pengembangan Pendidikan Apresiasi Musik Tradisional di SD Muhammadiyah Bodon Yogyakarta
Gamelan Jawa merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu
dilestarikan, namun di era globalisasi apresiasi siswa terhadap musik tradisional
cenderung menurun. SD Muhammadiyah Bodon Yogyakarta sebagai institusi
pendidikan berbasis budaya lokal telah mengintegrasikan praktik bermain gamelan
dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan apresiasi siswa terhadap musik
tradisional.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bermain gamelan Jawa
sebagai upaya pengembangan pendidikan apresiasi musik tradisional di SD
Muhammadiyah Bodon Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta siswa yang
mengikuti kegiatan gamelan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bermain gamelan dilakukan
secara interaktif dengan metode pembelajaran yang menarik serta dukungan
fasilitas yang memadai. Partisipasi siswa dalam kegiatan ini tidak hanya
meningkatkan keterampilan musikal mereka, tetapi juga memperkuat nilai budaya
dan kebersamaan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan mengenai
efektivitas praktik bermain gamelan dalam pendidikan seni serta sebagai bahan
acuan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif untuk
melestarikan budaya lokal di lingkungan sekolah
Pengembangan Game Edukatif Petualangan Ciko untuk Mendukung Pembelajaran Interaktif GPS Studio
Enhancing Refactoring Prediction at the Method-Level Using Stacking and Boosting Models
Refactoring software code is crucial for developers since it enhances code maintainability and decreases technical complexity. The existing manual approach to refactoring demonstrates restricted scalability because of its requirement for substantial human intervention and big training information. A method-level refactoring prediction technique based on meta-learning uses classifier stacking and boosting and Lion Optimization Algorithm (LOA) for feature selection. The evaluation of the proposed model used four Java open source projects namely JUnit, McMMO, MapDB, and ANTLR4 showing exceptional predictive results. The technique successfully decreased training data necessities by 30% yet generated better prediction results by 10–15% above typical models to deliver 100% accuracy and F1 scores on DTS3 and DTS4 datasets. The system decreased incorrect refactoring alert counts by 40% which lowered the amount of needed developer examination