10023 research outputs found
Sort by
Analisis keamanan sistem informasi menggunakan framework Open Web Application Security Project (OWASP)
Transformasi digital yang pesat didunia bisnis dan organisasi membawa konsekuensi berupa celah keamanan yang semakin besar membuka peluang bagi para hacker atau peretas untuk melakukan aksi pencurian data dan menimbulkan kekhawatiran organisasi dalam menjaga keamanan sistem informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan vulnerability assessment dan penetrasi testing terhadap sistem informasi menggunakan framework Open Web Application Security Project (OWASP) dan melakukan mitigasi terhadap setiap celah kerentanan menggunakan Open Web Application Security Project Top 10 tahun 2021.
Open Web Application Security Project (OWASP) menyediakan rangka kerja memastikan keamanan aplikasi web. Tahap Penetration Testing menguji ketahanan dan menemukan celah keamanan pada server web dengan melakukan simulasi serangan. Tahap Information gathering mengumpulkan informasi pengujian. vulnerability assessment melibatkan penggunaan alat Zed Attack Proxy (ZAP) mendeteksi celah kerentanan. Tahap mitigasi mengurangi risiko dan konsekuensi dari celah keamanan menggunakan standar CWE (Common Weakness Enumeration).
Hasil pengujian melakukan Vulnerability assessment dengan Zed Attack Proxy (ZAP) mengidentifikasi 22 jenis kerentanan keamanan pada sistem informasi. Penetration testing menggunakan Web Security Testing guide menemukan kerentanan Hidden Found File menghasilkan composer.lock. Evaluasi kerentanan pada sistem informasi menggunakan Common Weakness Enumeration (CWE) pada kerentanan Injection, Security Miss configuration, Identification and Authentication Failures, dan Broken access control. Mitigasi menjadi dasar perbaikan sistem informasi mencegah serangan membahayakan sistem
Pengembangan media pembelajaran Web Desmos materi transformasi geometri siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Bantul tahun 2023/2024
Peneliti mengembangkan media pembelajaran berupa web desmos dengan materi transformasi geometri untuk siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media desmos untuk mengetahui kriteria kevalidan dan kepraktisan terhadap media desmos yang dikembangkan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE ( analysis, Design, Development, Implementation, Evalution ). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas dengan menggunakan dua uji coba kelas XI TKR 3 dan kelas XI TKR 4. Peneliti ini sudah di uji ke validan melalui ahli media, ahli materi, dan respon peserta didik.
Hasil penelitian menunjukan bahwa media desmos mempunyai tingkat validitas dari segi persentase rata rata, penilaian ahli materi yaitu 3,4 dengan kategori valid sedangkan ahli media 3,1dengan kategori valid serta angket respon peserta didik mendapatkan nilai 3,0 dan 2,8 dengan kategori praktis. Sehingga media desmos ini dinyatakan valid dan praktis sebagai bahan ajar untuk siswa
Forensik web layanan Tiktok pada kasus hoax menggunakan metode National Institute of Standards and Technology
Pesatnya kemajuan teknologi informasi memberikan peluang bagi penyebaran informasi yang lebih cepat dengan jangkauan yang sangat luas. Salah satu platform yang dapat digunakan dalam penyebaran informasi adalah Tiktok. Tiktok digunakan oleh pengguna untuk berbagi foto dan video, memberikan komentar, dan memiliki fitur untuk menyukai video yang diunggah. Banyaknya pengguna Tiktok membuat aplikasi ini rentan terhadap penyalahgunaan, seperti penyebaran berita hoax dengan tujuan memfitnah seseorang, organisasi, atau instansi negara. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti digital kasus hoax pada Tiktok yang berjalan pada web browser Google Chrome. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah National Institute of Standard and Technology (NIST). Metode ini memiliki empat tahapan penelitian yaitu pengumpulan, pemeriksaan, analisis dan pelaporan. Tahap pengumpulan melibatkan identifikasi dan penangkapan data digital. Tahap pemeriksaan mencakup verifikasi dan validasi integritas data serta penyaringan data. Tahap analisis melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap data. Tahap pelaporan menyusun temuan dari analisis ke dalam laporan yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan. Tools yang digunakan dalam penelitian ini yaitu FTK Imager, Browser History Capturer, Browser History Examiner dan Video Cache View. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bukti forensik dapat dikumpulkan melalui capture RAM dan cache menggunakan tools yang mendukung. FTK Imager memperoleh hasil berupa 1 caption, 1 username, dan 1 link akses Tiktok untuk login ke akun pelaku. Browser History Examiner memperoleh bukti berupa tanggal, waktu pengunggahan video Tiktok, 1 foto profil pelaku, 1 thumbnail video, 1 username, dan 1 link akses Tiktok pelaku. Video Cache View berhasil mengekstrak kembali 1 video yang terhapus menjadi video utuh yang dapat diputar dan 1 link. Dengan adanya metode dan tools yang efektif dalam mengidentifikasi dan mengumpulkan bukti digital, proses investigasi kasus hoax dapat dilakukan dengan lebih efisien dan akurat. Kedepannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pengumpulan barang bukti digital pada kasus hoax serta sebagai acuan bagi penelitian lain dimasa mendatang
Keefektifan Group Solution Focus Brief Cybercounseling untuk meningkatkan pengambilan keputusan karir pada siswa SMP Negeri 1 Godean
Informasi sangat penting bagi kehidupan manusia, apalagi pada zaman
globalisasi ini yang menuntut manusia untuk selalu up to date dalam berbagai segi
kehidupan agar tidak tertinggal oleh kemajuan zaman. Keterampilan konselor atau
praktisi bimbingan dan konseling dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi yang di sini ditekankan pada cybercounseling,
merupakan salah satu wujud profesionalitas kerja konselor dalam pelaksanaan
program layanan (Handika & Herdi, 2021). Fenomena pengambilan keputusan
dalam memilih sekolah lanjutan atas terjadi di salah satu sekolah negeri di
Yogyakarta. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk meneliti
Keefektifan Group Solution Focus Brief Cybercounseling Untuk Meningkatkan
Pengambilan Keputusan Karir Pada Siswa SMP Negeri 1 Godean. Berdasarkan
rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada
tidaknya Keefektifan Group Solution Focus Brief Cybercouseling Untuk
Meningkatkan Pengambilan Keputusan Karir
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode Pre-eksperimen. Desain penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest posttest design. Penentuan
subjek menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah siswa
kelas VIII SMPN 1 Godean,dengan jumlah subjek 4 siswa yang dijadikan sebagai
kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket
perencanaan karir. Uji validitas dan uji reabilitas menggunakan SPSS versi 16
(statistical package for social science 16).
Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa group solution focus
brief cybercounseling ini efektif, sehingga dapat menjadi alternatif bantuan untuk
meningkatkan pengambilan keputusan karir pada siswa. Layanan group solution
focus brief cybercounseling menjadi salah satu intervensi yang dapat digunakan
oleh guru BK guna meningkatkan pengambilan keputusan karir pada siswa. Hasil
pengujian hipotesis juga diketahui bahwa group solution focus brief
cybercounseling efektif digunakan untuk meningkatkan pengambilan keputusan
karir pada siswa di SMPN 1 Godean. Hal ini dibuktikan dengan adanya data nilai t
hitung dengan t tabel menunjukkan bahwa t hitung (14,697) 3,182 (t tabel) dengan
taraf signifikan (α) 5% maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat
disimpulkan bahwa terdapat peningkatan perencanaan pengambilan keputusan
karir pada siswa setelah diberikan layanan
Prototype pendeteksi kandungan kadar gula dalam larutan menggunakan refraktometer berbasis pengolahan citra
Diabetes melitus adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan penyebab yang beragam yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein sebagai
akibat gangguan fungsi insulin. Refraktometer merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengukur suatu kadar glukosa dalam larutan. Dengan menggunakan metode Grayscale dan RGB dapat menghasilkan citra pengukuran kadar glukosa dengan jelas, untuk objek yang digunakan adalah kandungan kadar glukosa dalam suatu larutan. Pada penelitian ini menggunakan software Visual Studio Code dengan
menggunakan sebuah kamera Mikroskop yang dikombinasikan dengan Refraktometer dan sebuah lensa sambung Mikroskop untuk mengambil gambar pada suatu larutan yang mengandung kadar gula lalu diolah menggunakan
pengolahan citra untuk mengetahui kadar gula yang terdapat pada suatu larutan. Prototype pendeteksi kandungan kadar gula dalam larutan menggunakan Refraktometer Berbasis pengolahan citra dengan menggunakan metode grayscale
dan RGB untuk mendapatkan hasil keluaran yang jelas.
Hasil dari pengukuran kadar glukosa menggunakan refraktometer dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan pengujian sampel sebanyak 30 dalam bentuk sampel buatan glukosa murni dan minuman berkemasan didapatkan hasilnya dalam bentuk persentase (%). Dengan melakukan perbandingan hasil yang didapatkan pada refraktometer dan pada perhitungan manual massa(%) dapat dikatakan untuk
keberhasilan dan kesamaan hasilnya 85%. Salah satu sampelnya yaitu pada glukosa murni dengan kadar gula 1g dan kadar air 10 ml didapatkan hasilnya 15% pada refraktometer, sedangkan pada perhitungan manual massa (%) didapatkan hasilnya 9%. Dan pada pengolahan citra yang telah dilakukan didapatkan hasil citra yang paling jelas dan bagus yaitu metode grayscale dari beberapa metode lain yang digunakan yaitu metode enhanced grayscale, red, green, blue
Model internalisasi nilai-nilai tarikh dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Wayang Kekayon Khalifah di SMAN 5 Puspanegara Yogyakarta
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya Pendidikan Agama Islam yang memanfaatkan kearifan budaya lokal Jawa dalam pembelajaran, akibatnya terjadi pengikisan baik secara budaya Jawa dan agama Islam yang kurang bisa diajarkan dengan menyesuaikan kearifan lokal. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi pendidikan berbasis budaya Jawa di SMAN 5 Puspanegara guna menganalisis konsep pembelajarannya, serta rumusan konsep pembelajarannya yang mampu menjadi model pendidikan berbasis budaya Jawa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus, pendekatan kualitatif. Sumber data primer dari wawancara dengan informan dalang Wayang Kekayon Khalifah, satu guru PAI, dan lima murid kelas X SMAN 5 Puspanegara, sedangkan sumber data sekunder berasal dari teknik pengumpulan data lainnya, terkait pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 5 Puspanegara yang menggunakan kesenian Wayang Kekayon Khalifah. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten analisis. Menganalisis data seputar subjek pendidikan berbasis budaya Jawa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 5 Puspanegara menggunakan Wayang Kekayon Khalifah.
Hasil penelitian menunjukkan konsep pendidikan berbasis budaya Jawa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Wayang Kekayon Khalifah di SMAN 5 Puspanegara Yogyakarta meliputi konsep integratif, menyesuaikan momentum, atraktif, bermuatan sejarah, kolaboratif, dan mendayagunakan artefak budaya. Konsep tersebut menghasilkan model pendidikan berbasis budaya Jawa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan kesenian Wayang Kekayon Khalifah yang meliputi: merujuk pedoman ajar, merealisasikan tujuan pemerintah daerah berkenaan dengan pendidikan berbasis budaya Jawa, memiliki nilai hakikat kehidupan, merevitalisasi nilai luhur budaya Jawa, bersifat komunikatif dan interaktif, serta bersifat konservatif purifikatif
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dimensi kreatif melalui pemanfaatan limbah plastik di SD Muhammadiyah Papringan
Salah satu tantangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yaitu rendanya kreativitas siswa dalam pembelajaran. Hal tersebut dapat dilakukan dengan upaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dimensi kreatif melalui pemanfaatan limbah plastik yang dilakukan di semua mata pelajaran. Salah satunya yaitu mata pelajaran seni rupa, membuat karya berupa celengan. Melalui pembelajaran ini dapat mengembangkan salah satu dimensi kreatif dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Melalui Pemanfaatan Limbah Plastik di SD Muhammadiyah Sapen Papringan, 2) Mengetahui Faktor pendukung dan Penghambat dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Melalui Pemanfaatan Limbah Plastik di SD Muhammadiyah Sapen Papringan.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas IV dan siswa kelas IV SD Muhammadiyah Sapen Papringan. Objek penelitian yaitu, Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Melalui Pemanfaatan Limbah Plastik di SD Muhammadiyah Sapen Papringan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian menunjukkan, 1) Penguatan profil pelajar pancasila dimensi kreatif melalui pemanfaatan limbah plastik di SD Muhammadiyah Sapen Papringan peserta didik telah menghasilkan beberapa elemen yaitu, menghasilkan gagasan yang orisinal sehingga menghasilkan gagasan baru dan menemukan ide yang berbeda dari teman yang lain; menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal yaitu siswa mampu modifikasi dan mengubah hasil karya yang dibuat sesuai keinginan atau kreativitasnya sehingga menghasilkan karya yang bersifat otentik dan bernilai orisinal; dan memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan dengan beragam. 2) faktor pendukung penguatan profil pelajar Pancasila Dimensi kreatif melalui pemanfaatan limbah plastik di SD Muhammadiyah Sapen Papringan berasal dari faktor pembawaan, keluarga, guru, dan lingkungan. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat yaitu hambatan dari sarana prasarana, dan hambatan waktu
Integrasi media sosial Instagram dalam pembelajaran teks puisi di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan integrasi media sosial Instagram dalam pembelajaran teks puisi di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penggunaan media sosial dan mengetahui integrasi media sosial dalam pembelajaran teks puisi di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X MPLB dan guru bahasa Indonesia SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta, objek dari penelitian ini adalah integrasi media social instagram dalam pembelajaran teks puisi di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah teknik obervasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik FGD atau Focus Group Discussion. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut. (1) Penggunaan media sosial Instagram dalam pembelajaran teks puisi di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Penggunaan media sosial Instagram dalam pembelajaran bisa dilakukan pada pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas (2) Integrasi media social Instagram dalam pembelajaran teks puisi di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Integrasi pada kegiatan ini dilihat dari hasil karya peserta didik dari pengintegrasian atau pembauran media sosial Instagram dan pembelajaran pada teks puisi, hasil wawancara guru, dan hasil angket peserta didik
Determinan pencegahan pada pasien hipertensi (studi kualitatif di Puskesmas Banguntapan III Bantul)
Pendahuluan: Prevalensi penyakit hipertensi cenderung mengalami peningkatan di Kabupaten Bantul pada tahun 2022. Berdasarkan seluruh puskesmas di wilayah Bantul pada laporan Januari sampai dengan Desember 2022, Puskesmas Banguntapan III kini menjadi wilayah yang paling rendah tingkat cakupan pelayanan kesehatan hipertensi dengan persentase 4,3%. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran pasien terhadap perilaku kepatuhan pasien (Profil Dinkes, 2022).
Tujuan: Untuk mendeskripsikan determinasi pencegahan pada pasien hipertensi di Puskesmas Banguntapan III Bantul.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi sebanyak 3 orang, keluarga pasien sebanyak 3 orang, dan petugas kesehatan sebanyak 1 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data dengan model Miles and Huberman.
Hasil: Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor predisposisi (predisposing factors), yang terwujud dalam pengetahuan, sikap, dan kepercayaan. Pada faktor pengetahuan, hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Pada faktor sikap, informan memilki kemauan yang kuat untuk sembuh. Pada faktor kepercayaan, Informan sangat konsisten dalam mengobati darah tinggi. (2) Faktor-faktor pendukung (enabling factors), yang terwujud dalam lingkungan fisik, tersedia atau tidak tersedianya fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana kesehatan. Hasil analisis menegaskan bahwa informan mengunjungi dokter di puskemas setiap menggunakan kendaraan pribadi (motor) dan mobil. Puskesmas mudah dijangkau karena dekat kota. Jam buka sesuai dengan waktu yang ditetaptkan dan fasilitasnya bagus. (3) Faktor-faktor pendorong (reinforcing factors) yang terwujud dalam sikap dan peran petugas kesehatan. Hasil analisis menjelaskan petugas kegiatan mejelaskan hipertensi dengan detail. Petugas kesehatan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya hipertensi. Petugas kesehatan selalu memberikan gambaran tentang pentingnya menyembuhkan hipertensi dan mengelola hidup sehat. Petugas kesehatan selalu menasihati untuk minum obat secara tertib dan rutin
Pengembangan E-LKM materi SPLDV berbasis PBL berorientasi literasi numerasi pada mahasiswa PGSD UAD
Kemampuan literasi numerasi penting untuk dimiliki mahasiswa sebagai calon pendidik. Dalam pembelajaran diperlukan bahan ajar yang dapat mendukung proses pembelajaran untuk mencapai kemampuan literasi numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKM berbasis problem based learning untuk mencapai kemampuan literasi numerasi mahasiswa yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Ahmad Dahlan. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket respon mahasiswa, dan soal posttest untuk mengukur ketercapaian kemampuan literasi numerasi mahasiswa. Hasil penelitian E-LKM dikatakan valid dari segi media dan materi. E-LKM yang telah dikembangkan mendapatkan skor 62 dengan kriteria “Sangat Baik” dari validasi ahli media. Sedangkan dari validasi ahli materi mendapatkan skor 79 dengan kriteria “Baik”. Respon mahasiswa terhadap penggunaan E-LKM mendapatkan skor rata-rata 98,6 dengan kriteria “Baik”. Pengukuran keefektifan E-LKM menggunakan posttest untuk mengukur ketercapaian kemampuan literasi numerasi mahasiswa. Berdasarkan hasilnya diperoleh persentase ketuntasan hasil belajar mahasiswa 100%. Dengan demikian, E-LKM yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif