10023 research outputs found
Sort by
Refleksi Solidaritas dalam Perlawanan Penduduk Makkah Terhadap Ancaman Abrahah dalam Film Anime Ar-Rihlah Karya ‘Isam Bukhary
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor-faktor yang mendorong adanya solidaritas dalam perlawanan, refleksi solidaritas, dan dampak solidaritas terhadap perlawanan penduduk Makkah dalam Film Anime Ar-Rihlah Karya ‘Isam Bukhary.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan atau literatur. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Teori yang digunakan adalah teori solidaritas mekanis menurut Emile Durkheim. Objek material dalam penelitian ini adalah film anime Ar-Rihlah Karya ‘Isam Bukhary.
Berdasarkan hasil dari analisis menunjukkan bahwa pertama, faktor-faktor yang mendorong adanya solidaritas terdiri dari keterikatan penduduk terhadap kota Makkah dan Ka’bah, kekuatan iman, kecintaan terhadap kota Makkah, rasa tanggungjawab terhadap keluarga dan komunitas, empati penduduk Makkah terhadap keselamatan, tujuan, dan nilai bersama, motivasi tokoh Mus’ab dan Nizar, dan desakan musuh. Kedua, refleksi solidaritas dalam perlawanan yang dilakukan penduduk Makkah terhadap ancaman Abrahah meliputi (1) cerminan masyarakat tradisional (persamaan tempat tinggal, kesederhanaan penduduk, sedikitnya populasi, Makkah dan Ka’bah sebagai simbol tempat suci, kebersamaan, dan iman, aktivitas dan tanggungjawab yang sama, persamaan cita-cita), (2) kesadaran kolektif yang terdiri dari moralitas kolektif (dedikasi terhadap kota Makkah dan Ka’bah, nilai yang dianggap benar, respon budaya, dan tanggungjawab baik terhadap kelompok, keluarga, dan orang yang dicintai), hubungan sosial langsung (kerja sama, dukungan moral, saling melindungi), ritus kolektif (pertemuan sebelum perang), (3) hukum represif (perlawanan, dibunuh). Ketiga, dampak solidaritas terhadap perlawanan penduduk Makkah meliputi turunnya mukjizat dan pertolongan Allah, penduduk Makkah dapat mengalahkan Abrahah dan pasukannya, serta keselamatan dan kemenangan penduduk
Pengaruh media sosial terhadap perubahan karakter tokoh utama dalam film series madrasah Al-Rawabi Lilbanat Al-Musim 2 pendekatan psikologi sastra
Abstrak
Film series Madrasah Al-Rawabi Lil Banat merupakan film yang berlatar belakang di Amman, Yordania. Film series ini digarap sutradara Tima Shomali yang ditayangkan pada salah satu media steaming Netflix pada ferbruari 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan karakter tokoh utama karena pengaruh media sosial dalam film series Madrasah Al-Rawabi Lil Banat 2.
Penelitian ini berfokus pada karakter tokoh utama yang menunjukkan perubahan. Teori Classical Conditioning Ivan Petrovich Pavlov dijadikan sebagai acuan untuk menganalisis perubahan karakter tokoh utama. Metode penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi behaviorisme dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode simak dan catat.
Hasil dari temuan dari penelitian ini menunjukkan perubahan karakter tokoh utama akibat dari media sosial dengan tiga tahapan diantaranya before conditioning, during conditioning dan after conditioning. Selain itu penelitian ini menemukan beberapa dampak positif dan negatiif dari penggunaan media sosial pada tokoh utama
Pola peresapan dan rasionalitas obat antidepresan pada pasien depresi rawat jalan di Rsud Rokan Hulu pada tahun 2023
Depresi merupakan gangguan perasaan yang ditandai oleh adanya perasaan sedih yang sangat kuat, putus asa, munculnya perasaan tidak berdaya mengenai peristiwa tertentu dan memengaruhi kualitas hidup pasien. Prevalensi depresi secara global mengalami peningkatan tiap tahunnya. Penggunaan obat antidepresan yang tepat sangat penting untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan dan rasionalitas obat antidepresan pada pasien depresi rawat jalan di RSUD Rokan Hulu pada tahun 2023.
Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data yang digunakan adalah rekam medis pasien depresi rawat jalan di RSUD Rokan Hulu periode Januari-Desember 2023. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan analisis univariat untuk mengevaluasi pola peresepan obat antidepresan serta rasionalitasnya berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis berdasarkan standar Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Jiwa dari Kemenkes RI tahun 2015.
Hasil penelitian ini didapatan berdasarkan jenis kelamin laki-laki berjumlah 22 pasien (42,31%), perempuan 30 pasien (57,69%), berdasarkan usia terbanyak lansia awal (46-55 tahun) 12 pasien (23,07%), berdasarkan pendidikan SMA 25 pasien (48,08%), dan jenis depresi sedang 21 pasien (40,38%). Obat golongan SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) dengan jenis fluoxetine sebanyak 26 pasien (55,77%), obat golongan TCA (Tricyclic Antidepressan) yaitu amitriptyline sebanyak 22 pasien (36,53%), dan maprotiline sebanyak 4 pasien (7,70%). Rasionalitas peresepan menunjukkan tepat indikasi sebanyak 52 pasien (100%), tepat obat sebanyak 52 pasien (100%) dan tepat dosis sebanyak 29 pasien (55,77%).
Kesimpulannya, obat antidepresan yang paling banyak diresepkan adalah golongan SSRI dengan jenis obat fluoxetine sebesar 55,77%, dan rasionalitasnya sebesar 55,77% mendapatkan pengobatan yang rasional
Cultural imperialism as reflected in American TV series Criminal Minds: Beyond Borders 2016
This research investigates the representation of American cultural imperialism in the television series Criminal Minds: Beyond Borders (2016). The study focuses on how American culture is depicted as dominant, particularly through the FBI's International Response Team (IRT) and its role in solving crimes in various countries. By analyzing the series, the research aims to understand how American law enforcement's portrayal in international crime-solving reflects broader narratives of cultural dominance.
A qualitative method is applied, utilizing theories of cultural imperialism and transnational crime to dissect the series' narrative. The data collection involves watching episodes of Criminal Minds: Beyond Borders (2016), identifying and classifying key dialogues, and analyzing cultural representations. The theoretical framework is grounded in Edward Said’s concept of cultural imperialism, which explains the Western portrayal of other cultures in a hegemonic light, and Gerhard Mueller's transnational crime theory, which highlights the complexities of cross-border crime.
The findings demonstrate that Criminal Minds: Beyond Borders (2016) reinforces American cultural superiority, often positioning the IRT as the central authority in resolving global issues. The portrayal of non-Western countries and their cultures tends to be stereotypical and exoticized, reflecting a Western-centric worldview. This research provides insights into how popular media shapes perceptions of global crime and reinforces American dominance in international relations
LAPORAN PRAKTIK MAGANG REKOGNISI ANALISIS KATEGORI JOB BERDASARKAN RESUME DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBORS (KNN)
What is the Entrepreneurial Motivation Level of Ahmad Dahlan University Students?
This research aims to describe the entrepreneurial motivation of students who have taken entrepreneurship courses. The techniques used in this research were purposive sampling and accidental sampling, with 801 students as respondents. The instrument used is the entrepreneurial motivation scale adapted by Nugroho (2017) using motivation aspects developed by Vanesaar et al. (2006), namely aspects of ambition for Freedom, self-realization, and driving factors. Test the validity by comparing the calculated r value with the r table and calculating the calculated r (rxy) for each item using the CORREL formula in Excel. Reliability is calculated using the Cronbach alpha formula. It was found that the level of student entrepreneurial motivation was in the high category. It is reinforced by the Ambition for Freedom spec results from Aspects of Self-Realization with respondents in the strongly agree category with a frequency of 153 (19.10%), the agreed category with a frequency of 357 (44.57%), the disagree category with a frequency of 291 (36.33%)
BUKTI KORESPONDENSI ARTIKEL JURNAL NASIONAL BEREPUTASI Judul artikel : Psychological Well-Being ditinjau dari Quality of Work Life Guru di SMK Muhammadiyah Imogiri Yogyakarta
Kajian ilmiah mengenai perilaku ditempat kerja sebelumnya telah menemukan bahwa karyawan yang mengalami
emosi postif ditempat kerja akan menunjukkan kinerja yang lebih baik. Kinerja karyawan akan mengarahkan pada
produktivitas organisasi. Suatu hal yang penting bagi organisasi adalah memastikan tingkat kualitas kesejahteraan
psikologis karyawan. Kesejahteraan psikologis atau psychology well being (PWB) merupakan konsep Ryff yang
awalnya meyakini bahwa kesehatan yang positif tidak hanya berasal dari fisik, tapi juga psikologis. Kesejahteraan
psikologis merupakan kondisi ketika individu merasa butuh untuk merasa baik secara psikologis. Peneliti melihat
suatu hal yang menjadi faktor psychological well being adalah kualitas kehidupan kerja, kondisi ini disebut juga
dengan quality of work life (QWL). QWL merupakan kondisi dimana karyawan merasa berkualitas atas kehidupan
di pekerjaannya, meliputi kepuasan terhadap pekerjaan, kesejahteraan secara umum, kualitas hubungan rumah
dan pekerjaan, tingkat stres terhadap pekerjaan, kemampuan melakukan kontrol kerja dan kondisi pekerjaan.
Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional. Penelitian ini dilakukan pada guru di SMK
Muhammadiyah Imogiri sejumlah 63 guru. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa quality of work life memiliki
pengaruh terhadap psychological well being. Sumbangan efektif quality of work life terhadap psychological well
being sebesar 25,9%