10023 research outputs found
Sort by
INSPEKSI ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) DI AREA PRE-HEATER Dan KILN PT. SOLUSI BANGUN INDONESIA Tbk PLANT CILACAP
Perancangan chatbot layanan laboratorium program studi informatika Universitas Ahmad Dahlan dengan algoritma KMP (Knuth-Morris-Pratt)
Dalam era digital yang semakin berkembang, teknologi chatbot menjadi inovasi signifikan dalam interaksi antara manusia dengan sistem komputer. Chatbot, yang berbasis pada kecerdasan buatan dan pemrosesan bahasa alami, memfasilitasi komunikasi yang efektif dan efisien. Universitas Ahmad Dahlan, melalui Program Studi Informatika, memiliki laboratorium yang mendukung kegiatan praktikum dan proyek mahasiswa. Namun, dengan jumlah mahasiswa yang terus meningkat, akses terhadap informasi laboratorium seringkali memerlukan waktu yang lebih lama dengan menggunakan akses informasi yang umum di gunakan seperti FAQ (Frequently Asked Questions) dan pesan lewat whatsapp. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan chatbot berbasis web dengan menggunakan algoritma Knuth-Morris-Pratt (KMP) untuk meningkatkan aksesibilitas informasi laboratorium efisien.
Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dari kumpulan pertanyaan yang sering diajukan FAQ (Frequently Asked Questions) tentang laboratorium Informatika UAD. Data tersebut akancdi proses melalui preprocessing yang mencakup tokenisasi, case folding, filtering dan stemming. Algoritma KMP (Knuth-Morris-Pratt) diimplementasikan untuk pencocokan pola dalam teks pengguna dengan kata kunci dari database.
Penelitian ini menggunakan black box testing untuk menguji fungsionalitas sistem dan uji validitas untuk akurasi chatbot dalam menanggapi berbagai skenario pertanyaan. Hasil pengujian validitas sistem chatbot sebesar 97,87% menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan respon yang akurat dan efisien terhadap pertanyaan pengguna, menandakan keberhasilan dalam meningkatkan interaksi dan layanan informasi di lingkungan akademik
Penerapan karakter Ahmad Dahlan melalui kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah Suronatan
Penanaman pendidikan karakter bagi anak masih kurang, sehingga diperlukannya pendidikan karakter tokoh masa lalu seperti K.H Ahmad Dahlan dengan karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai karakter KH. Ahmad Dahlan, mengetahui tingkat keberhasilan penerapan nilai-nilai karakter Ahmad Dahlan, dan mengetahui penghambat dan pendukung dalam penerapan karakter Ahmad Dahlan di sekolah.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan karakter Ahmad Dahlan melalui kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah Suronatan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat. Penerapan karakter Ahmad Dahlan melalui kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah Suronatan yaitu 1) pengelolaan pelaksanaan pembelajaran karakter Ahmad Dahlan melalui kegiatan pembelajaran; 2) proses belajar mengajar komunikatif dalam menerapkan karakter Ahmad Dahlan di dalam dan di luar kelas, 3) evaluasi penerapan karakter Ahmad Dahlan melalui kegiatan pembelajaran. Dalam pelaksanaan penerapan karakter Ahmad Dahlan melalui kegiatan pembelajaran tidak terlepas dari faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Dengan demikian, diperlukannya Kerjasama antar sekolah, orang tua, dan peserta didik untuk menanamkan karakter Ahmad Dahlan baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah
Pengembangan aplikasi Si Belis sebagai media pembelajaran berbasis android untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar
Bahasa Inggris juga termasuk ke dalam pelajaran wajib di sekolah termasuk di Indonesia. Bagi siswa siswi kelas 2 SDN Rejowinangun 1 Yogyakarta mata pelajaran Bahasa inggris merupakan mata pelajaran yang sulit dikarenakan penulisan dan pronunciation atau pengucapannya yang berbeda. Pemilihan suatu media pembelajaran si belis (belajar Inggris) bertujuan untuk mempermudah pembelajaran Bahasa inggris, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan hasil yang baik dan maksimal. Metode yang digunakan adalah metode Research & Development. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dokumentasi dan metode wawancara. Dalam penelitian ini juga dilakukan beberapa tahapan untuk membantu proses penelitiannya. Adapun tahapan penelitiannya seperti tahap analisis, perancangan sistem, implementasi sistem, dan pengujian sistem. Pengujian penelitian yang pertama dilakukan dengan menguji aplikasi ke pihak pakar untuk kualitas media. Pengujian penelitian yang kedua dilakukan dengan pengujian sus (System Usability Scale) dan seq (Single Ease Question) kepada responden/masyarakat untuk layak atau tidak layaknya aplikasi yang sudah dikembangkan. Hasil dari penelitian ini adalah menciptakan aplikasi media pembelajaran Bahasa inggris dimana dapat digunakan dimanapun dan kapanpun sehingga siswa-siswi dapat belajar kosakata Bahasa inggris beserta pengucapan(pronunciation). Diharapkan nantinya aplikasi ini dapat membangkitkan semangat, minat, motivasi dan aktivitas belajar kosakata Bahasa inggris sehingga penelitian ini dapat dikatakan baik dan dapat digunakan sebagai mana mestinya
Kesiapan guru menggunakan TIK dalam pembelajaran pada era digital di SD Muhammadiyah Macanan
Perkembangan teknologi di era digital menjadi sangat pesat dan berdampak pada berbagai sektor termasuk pendidikan. Sehubungan dengan berkembangnya teknologi, membuat guru harus beradaptasi terhadap perubahan tersebut sehingga guru dituntut untuk memiliki kesiapan.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini yakni mendeskripsikan kesiapan guru menggunakan TIK dalam pembelajaran dan mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat kesiapan guru menggunakan TIK dalam pembelajaran pada era digital. Subjek dari penelitian ini yakni Kepala Sekolah, 6 guru kelas, dan 6 siswa. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian kesiapan guru menggunakan TIK dalam pembelajaran pada era digital di SD Muhammadiyah Macanan yaitu 1) Guru menunjukkan sudah siap secara keterampilan creativity, dilihat dari guru yang sudah menggunakan TIK dalam pembelajaran, mengenal kemampuan dasar digital dan online tools, mampu membuat atau memodifikasi media pembelajaran berbasis TIK secara mandiri, 2) Guru menunjukkan sudah siap secara keterampilan critical thinking dapat dilihat dari guru yang selalu membuat perencanaan sebelum melaksanakan pembelajaran, menggunakan TIK selain untuk keperluan pembelajaran saja tetapi juga digunakann untuk membuat administrasi, dan menyelesaikan masalah yang dihadapi secara mandiri, 3) Guru sudah siap secara keterampilan communication dilihat dari guru sudah mampu menyampikan informasi dengan baik dan jelas baik lisan maupun tulisan dengan memanfaatkan berbagai jenis media yaitu media audio, media visual, serta media audio visual, 4) Guru sudah siap secara keterampilan collaboration dilihat saat guru sudah mampu melakukan kolaborasi dengan peserta didik dan rekan sejawat. Faktor pendukung kesiapan guru menggunakan TIK dalam pembelajaran pada era digital di SD Muhammadiyah Macanan yaitu sarana dan prasarana yang memadahi, motivasi dan komitmen guru untuk terus belajar dalam menggunakan TIK, mengikuti pelatihan dan adanya peran kepala sekolah yang selalu memberi dukungan kepada guru untuk aktif memanfaatkan TIK dalam pembelajaran. Faktor penghambatnya yaitu adanya kesenjangan digital yang disebabkan oleh faktor usia
Pengaruh penyuluhan pencegahan stroke hemoragik terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di Kapanewon Gamping
Prevalensi stroke di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2023 menempati posisi tertinggi dengan persentase 11,4%. Stroke hemoragik di Kabupaten Sleman menempati prevalensi pada posisi tertinggi di wilayah DIY, yaitu sebesar 581 jiwa. Pada wilayah Kabupaten Sleman, Kapanewon Gamping memiliki prevalensi stroke tertinggi kedua dengan angka sebesar 2,56%. Upaya pencegahan stroke dapat dilakukan melalui promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif. Pengetahuan menjadi salah satu bekal dalam melakukan pencegahan stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di Kapanewon Gamping tentang pencegahan stroke hemoragik.
Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi experimental melalui pendekatan one group pre and post-test design. Populasi dan sampel adalah Kader Posyandu se-Kapanewon Gamping dengan jumlah responden 70 orang dengan kriteria inklusi usia diatas 17 tahun, tidak ada gangguan pendengaran, dan tidak buta huruf. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah tervalidasi dan
dilakukan analisis data dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dalam peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan stroke hemoragik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapat penyuluhan responden berada pada kategori pengetahuan tinggi sebanyak 37 orang (52,86%) dan rendah sebanyak 33 orang (47,14%). Setelah mendapatkan penyuluhan terjadi
peningkatan pada kategori pengetahuan tinggi, yaitu menjadi sebanyak 68 orang (97,14%) dan penurunan pada kategori rendah, yaitu 2 orang (2,86%). Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) sehingga adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh signifikan pada pemberian penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di Kapanewon Gamping mengenai pencegahan stroke hemoragik
Penelusuran fraksi ekstrak kayu akar kuning (Arcangelisia Flava L.) Sebagai antioksidan beserta penetapan kadar fenolik dan flavonoid total
Akar kuning (Arcangelisia flava L.) merupakan salah satu jenis tumbuhan bajakah yang tumbuhnya merambat diantara pohon besar dalam hutan. Tumbuhan akar kuning mempunyai kandungan senyawa metabolit sekunder antara lain senyawa flavonoid dan fenolik yang mempunyai potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aktivitas antioksidan terkuat dari fraksi ekstrak kayu akar kuning serta untuk mengetahui kadar fenolik dan flavonoid totalnya.
Tahapan metode penelitian yang dilakukan yaitu melakukan proses ekstraksi kayu akar kuning dengan metode maserasi. Kemudian melakukan fraksinasi dengan pelarut n-heksan, etil asetat, dan metanol dengan metode fraksinasi cair-padat. Pengukuran aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH berdasarkan nilai IC50. Penetapan kadar fenolik total dilakukan dengan metode Folin-Ciocalteu, sedangkan penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode kolorimetri AlCl3. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Rank Spearman.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kadar fenolik total fraksi n-Heksan, etil asetat, dan metanol ekstrak kayu akar kuning berturut-turut yaitu 12,33±1,24; 89,01±1,53; 131,40±8,19 mg GAE/g. Sedangkan kadar flavonoid total fraksi n-Heksan, etil asetat, dan metanol berturut-turut yaitu 101,70± 9,35; 11,16±0,47; 108,5±9,18 mg QE/g. Nilai antioksidan tertinggi terdapat pada fraksi metanol dengan nilai IC50 93,49±1,13 ppm yang tergolong dalam aktivitas antioksidan kuat. Terdapat korelasi antara kadar fenolik total dengan aktivitas antioksidan dari fraksi ekstrak kayu akar kuning (P0,05).
Fraksi metanol ekstrak kayu akar kuning memiliki kadar fenolik dan flavonoid total tertinggi. Fraksi metanol juga memiliki aktivitas antioksidan terkuat dibandingkan dengan fraksi n-Heksan dan etil asetat
Pengaruh lingkungan sosial terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan
Lingkungan sosial sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepercayaan diri seseorang. Permasalahan penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ada di mahasiswa Pendidikan Agama I slam angkatan 2022 yaitu: Pertama, adanya kesulitan beradaptasi akibat pandemi yang cukup lama. Kedua: kurangnya kepercayaan diri untuk memulai berinteraksi dengan teman baru, kurangnya kepercayaan diri ini disebabkan beberapa faktor diantaranya introvert. Ketiga: karena angkatan 2022 memasuki peralihan dari siswa menjadi mahasiswa yang tentunya memerlukan adaptasi yang lebih ekstra dimana mereka akan bertemu dengan banyak orang dilingkungan baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat lingkungan sosial dan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan, dan apakah terdapat pengaruh lingkungan sosial terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan.
Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif melalui populasi mahasiswa Pendidikan Agama Islam angkatan 2022 sebesar 187 mahasiswa yang terdiri 84 mahasiswa laki-laki dan 102 mahasiswa perempuan menggunakan probability sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 102 mahasiswa dengan pengambilan sampel menggunakan angket/kuesioner. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas dan reliabilitas, sedangkan untuk uji olah data menggunakan uji normalitas, linearitas dan uji regresi linear sederhana.
Hasil penelitian ini pada tingkat lingkungan sosial mahasiswa Pendidikan Agama Islam angkatan 2022 dalam kategori sedang dengan presentase 50%, tinggi 29,4%, dan rendah 20,6%, sedangkan untuk tingkat kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Agama Islam dalam kategori sedang dengan presentase 52,9%, tinggi 14,7�n rendah 32,4%. Untuk hasil uji regresi linear sederhana pada penelitian ini diperoleh hasil F hitung 51.219 dengan angka signifikansi hitung 0,000 lebih kecil dari α sehingga dapat dikatakan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengaruh lingkungan sosial terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa Pendidikan Agama Islam angkatan 2022. Adapun besar pengaruh antara X dan Y dapat diketahui R square sebesar33,9�n memiliki tingkat hubungan sedang dengan nilai R sebesar 0,582.
The social environment is very influential on the formation of one's self-confidence. The problem of this research is motivated by the problems that exist in the 2022 class of Islamic Religious Education students, namely: First, there are difficulties in adapting due to the long pandemic. Second: lack of confidence to start interacting with new friends, this lack of confidence is due to several factors including introvet. Third: because the class of 2022 is entering the transition from students to students, which of course requires extra adaptation where they will meet many people in a new environment. This study aims to determine how much the level of social environment and the level of self-confidence of Ahmad Dahlan University Islamic Religious Education students, and to determine the effect of social environment on the level of self-confidence of Ahmad Dahlan University Islamic Religious Education students.
The research method uses a type of quantitative research with an associative approach through a population of 2022 Islamic Religious Education students totaling 187 students consisting of 84 male students and 102 female students using probability sampling so that a sample of 102 students is obtained by sampling using a questionnaire. The tests used in this study are validity and reliability tests, while for data processing tests using normality, linearity and simple linear regression tests.
The results of this study on the level of social environment of 2022 Islamic Religious Education students in the moderate category with a percentage of 50%, high 29.4%, and low 20.6%, while for the level of self-confidence of Islamic Religious Education students in the moderate category with a percentage of 52.9%, high 14.7% and low 32.4%. For the results of the simple linear regression test in this study, the results of F count 51.219 were obtained with a calculated significance figure of 0.000 smaller than α so that it can be said that there is a positive and significant influence between the influence of the social environment on the level of self-confidence of Islamic Religious Education students class of 2022. The amount of influence between X and Y can be known R square of 33.9% and has a moderate level of relationship with an R value of 0.582.
Keywords: Influence, Social Environment, Self-Confidenc
Pengukuran parameter mutu simplisia dan ekstrak kayu Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk) berdasarkan parameter spesifik dan non spesifik
Bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk) adalah tumbuhan obat otentik dari daerah Kalimantan berpotensi dapat dijadikan bahan baku obat tradisional. Simplisia dan ekstrak kayu bajakah tampala perlu dilakukan penetapan parameter spesifik dan non spesifik guna menjamin konsistensi dan kualitasnya sebagai bahan baku obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas mutu simplisia dan ekstrak kayu bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk) berdasarkan parameter spesifik dan non spesifik.
Simplisia berupa serbuk dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama tiga hari kemudian pelarutnya diuapkan sehingga didapatkan ekstrak kental. Parameter spesifik meliputi pemeriksaan identitas, pemeriksaan mikroskopis, makroskopik, kadar kandungan sari larut dalam air, kadar kandungan sari larut dalam etanol, dan pola kromatogram. Parameter non spesifik meliputi pengukuran susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut dalam asam, pemeriksaan cemaran logam berat, dan cemaran mikroba. Perolehan data akan dianalisis menggunakan ukuran statistik seperti rata-rata (X̅) dan standar deviasi (SD) kemudian dibandingkan dengan parameter yang telah ditetapkan oleh DepKes dan BPOM.
Hasil pemeriksaan identitas bajakah tampala memiliki nama latin Spatholobus littoralis Hassk. Hasil pemeriksaan mikroskopik simplisia bajakah tampala terdapat fragmen pengenal berupa kristal oksalat, jaringan gabus, berkas pengangkut, rambut penutup, dan trakea. Hasil pemeriksaan makroskopik simplisia memiliki warna merah kecoklatan, bau khas, dan berbentuk serbuk. Hasil pemeriksaan makroskopik ekstrak memiliki warna coklat kehitaman, bau khas, dan tekstur kental. Hasil kandungan sari larut dalam air simplisia dan ekstrak sebesar 1,99% ± 0,004 dan 5,98% ± 0,015. Hasil kandungan sari larut dalam etanol simplisia dan ekstrak sebesar 3,99 ± 0,01�n 69,63% ± 0,87. Hasil pola kromatogram ekstrak terdapat kandungan senyawa flavonoid. Hasil kadar susut pengeringan simplisia dan ekstrak sebesar 9,81% ± 0,09 dan 14,99% ± 0,59. Hasil kadar abu total simplisia dan ekstrak sebesar 7,95% ± 0,32 dan 2,93% ± 0,1. Hasil kadar abu tidak larut asam simplisia dan ekstrak sebesar 2,81% ± 0,05 dan 0,76% ± 0,03. Hasil cemaran logam berat Pb ekstrak sebesar 12 ± 0,172 mg/kg dan logam Cd tidak ditemukan. Hasil cemaran mikroba ekstrak (Angka Lempeng Total) terdapat <1 koloni bakteri/gram.
Pengukuran mutu simplisia bajakah tampala yang memenuhi persyaratan adalah kadar susut pengeringan. Sementara itu, yang tidak memenuhi persyaratan adalah kadar sari larut dalam pelarut tertentu, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam. Pengukuran mutu ekstrak bajakah tampala yang memenuhi persyaratan adalah kadar sari larut dalam pelarut tertentu, kadar susut pengeringan, kadar cemaran logam Cd, Cemaran Mikroba (ALT). Sementara itu, yang tidak memenuhi persyaratan adalah kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar cemaran logam Pb
Penerapan clean architecture pada sistem portal akademik UAD versi mobile
Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan menjadi hal yang penting guna mendukung pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu upaya penting adalah pengembangan portal akademik yang mampu membantu mahasiswa dalam manajemen kegiatan mereka. Namun, portal desktop yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan mobilitas dan keberagaman aktivitas mahasiswa yang sering bepergian. Hal ini mendorong perlunya pemilihan Clean Architecture sebagai solusi untuk mengatasi kompleksitas tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem portal akademik UAD versi mobile dengan menerapkan Clean Architecture. Metode penelitian mengikuti pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data diperoleh melalui berbagai metode, termasuk wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Hasil pengembangan menunjukkan bahwa implementasi Clean Architecture berhasil mencapai tujuan prinsip-prinsipnya. Manajemen dependency injection dengan GetIt, penggunaan Flutter Bloc untuk state management, dan konfigurasi router untuk navigasi, semuanya berjalan dengan baik. Sistem portal versi mobile ini dapat diakses melalui perangkat Android dan iOS, dengan fitur-fitur seperti presensi, melihat KRS dan KHS, serta pembayaran Virtual Account. Dari hasil pengujian, sistem portal akademik UAD versi mobile layak digunakan mahasiswa UAD. Implementasi Clean Architecture pada sistem ini menciptakan basis pengembangan yang bersih, terkelola, dan efektif. Data pengujian menunjukkan bahwa seluruh skenario yang dijalankan mencapai hasil 100% dan berjalan dengan baik, mengonfirmasi kehandalan sistem yang dikembangkan