10023 research outputs found
Sort by
The implementation of E-portfolio Based Learning in the class of evaluation in ELT in English Education Department, Universitas Ahmad Dahlan
This study examines the implementation of e-portfolios via Google Sites as an alternative learning tool in the class of Evaluation in ELT at Universitas Ahmad Dahlan during the COVID-19 pandemic. The main goal is to investigate the process of implementing e-portfolios and identify both obstacles and strategies encountered during the process. The research focuses on how this tool was integrated into the learning environment and its impact on teaching and learning dynamics.
A mixed-method approach was employed, utilizing random sampling with forty-eight participants from the 2021/2022 academic year. Data were gathered through questionnaires and interviews, with both quantitative and qualitative methods used for analysis. Tools such as SPSS and Excel were used to process the data quantitatively, while qualitative data analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing.
The results show that the e-portfolio was moderately accepted as a learning tool, with 45.83% finding it somewhat acceptable and 4.16% fully accepting it. The implementation is carried out in several stages, namely, choosing a platform, determining learning objectives, creating learning scenarios, socializing with the students about the use of e-portfolios, and device preparation. The obstacles that arise from this research include students' mindset, difficulty understanding tools, students' readiness to use the latest technology, boredom, laziness, difficulty sleeping experienced by students, and time management. The strategies implemented include lecturers spending more time monitoring students' e-portfolios and giving appreciation. Meanwhile, students spend more time making e-portfolios, they ask friends or look at other platforms if they encounter difficulties, and minimize screen time during free time if they have trouble sleeping
Analisis peran LAZISMU dalam meningkatkan kesejahteraan mustahiq (studi kasus pada LAZISMU di Kabupaten Magelang)
Penelitian ini menganalisis peran LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah) di Magelang dalam upaya mensejahterakan mustahik, yaitu penerima manfaat zakat. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana strategi dan program-program LAZISMU Magelang yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan mustahik dari segi ekonomi, pendidikan, dan sosial.
Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research), yang merupakan jenis penelitian yang dilaksanakan secara langsung di lapangan. Penelitian lapangan sering melibatkan observasi, wawancara, penggunaan kuesioner, atau pengambilan sampel secara langsung dari populasi atau lingkungan yang menjadi fokus penelitian. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang mana pada penelitian ini dilakukan wawancara kepada staf dari LAZISMU serta mustahiq yang menjadi bagian dari program-program penyaluran dana yang telah dijalankan oleh LAZISMU Magelang. Sementara untuk pengumpulan data melalui dokumentasi yaitu dengan melihat data melalui sumber tertulis dan media sosial dari LAZISMU Magelang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZISMU Magelang telah memainkan peran penting melalui program pemberdayaan ekonomi, bantuan pendidikan, serta layanan kesehatan. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan dana dan partisipasi masyarakat. Kesimpulannya, peran LAZISMU Magelang cukup signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, meskipun masih diperlukan penguatan kerjasama dan inovasi program agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan
Analisis kesiapan rumah sakit terhadap pelaksanaan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS): studi kasus RS PKU Muhammadiyah Gamping
Latar Belakang : Setiap individu memiliki hak untuk mendapatkan standar kesehatan fisik dan mental yang tertinggi. Oleh karena itu, negara berkewajiban mengembangkan undang-undang dan kebijakan yang menjamin akses universal terhadap layanan kesehatan berkualitas serta mengatasi kesenjangan kesehatan yang disebabkan oleh kemiskinan, stigma, dan diskriminasi. Seperti yang diketahui kelas 1, 2, dan 3 secara bertahap akan dihapus dari BPJS Kesehatan dan digantikan dengan kelas standar. Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) JKN menawarkan manfaat tunggal kepada peserta JKN yang mencakup paket layanan rawat inap yang sama untuk manfaat medis dan non-medis (kelas perawatan). Mulai tanggal 1 Januari 2023, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) secara bertahap akan mengimplementasikan kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam rangka memenuhi amanat UU SJSN dan menjamin keberlanjutan program JKN. Sarana dan prasarana merupakan salah satu indikator untuk menilai kesiapan Rumah Sakit terhadap pelaksanaan KRIS.
Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis kesiapan RS PKU Muhammadiyah Gamping terhadap Pelaksanaan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus (case study).
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS PKU Muhammadiyah Gamping telah memulai persiapan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sejak 2023 dengan melakukan penyesuaian sarana prasarana, seperti pengurangan jumlah tempat tidur di ruang kelas 3 dan pembangunan bangsal baru. Meski terdapat beberapa kendala terkait pencahayaan, AC, dan standar fasilitas lainnya, rumah sakit secara bertahap memperbaiki infrastruktur untuk memenuhi 12 kriteria KRIS. Alokasi anggaran untuk KRIS dilakukan secara bertahap, meskipun prioritas pembangunan rumah sakit lain menyebabkan beberapa penundaan. Rumah sakit berkomitmen untuk memenuhi standar KRIS, didukung oleh kebijakan umum PERMENKES dan koordinasi dengan BPJS serta Dinas Kesehatan, sambil menunggu kepastian penerapan penuh KRIS.
Kesimpulannya : Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping telah menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan infrastruktur dan tata kelola untuk pelaksanaan KRIS, meskipun terdapat kendala yang harus diatasi seiring dengan pelaksanaan kebijakan ini
Penerapan Clustering dalam menentukan strategi promosi menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Universitas Cokroaminoto Yogyakarta)
Universitas Cokroaminoto Yogyakarta setiap tahunya membuaka penerimaan mahasiswa baru hal ini menyebabkan penumpukan data dalam database. Data dalam databese jika dilakukan pengolahan data untuk mendapatkan infomasi yang dapat dimanfaatkan untuk kedepanya. Data dari tahun 2019 sampai 2022 yang berjumlah 1.419, data dari tahun 2021 sampai 2022 mengalami penurunan, penyebab penurunan minat mahasiswa untuk mendaftar salah satunya bisa disebabkan oleh strategi promosi yang kurang tepat. Dengan melakukan promosi yang tepat dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk mendaftar, maka dari itu pengolahan data untuk menemukan sebuah informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai langkah dalam melakukan strategi promosi dalam meningkatkan minat calon mahasiswa baru untuk mendaftar.
Penelitian ini menggunakan salah satu metode data mining yaitu Clustering dengan algoritma K-Means dalam pengelompokan data untuk menentukan strategi promosi yang efektif. Pengujian hasil clustering menggunakan silhouette coefficient dan DBI (Davies-Bouldin Index). Dalam pengelompokan data untuk menentukan strategi yang efektif menggunakan atribut yang memiliki karakteristik sesuai dengan tujuan yang diinginkan yaitu Provinsi, Sekolah, Gelombang Pendaftaran, dan Pekerjaan Orang Tua. Penelitian ini memberikan informasi yang dapat diterapkan dalam menentukan strategi promosi yang efektif dan efisien.
Hasil clustering dengan algoritma K-Means menghasilkan 3 cluster calon mahasiswa. Cluster 1 terdiri dari 61 dari Jawa Tengah, 305 asal sekolah SMA, 305 yang mendaftar di Gelombang 3, dan 116 pekerjaan orang tua Petani. Cluster 2 dengan 110 dari DIY, 177 asal sekolah SMK, 304 mendaftar di Gelombang 3, dan 130 pekerjaan orang tua Petani. Cluster 3 terdiri dari 94 dari DIY, 149 asal sekolah SMA, 136 yang mendaftar di Gelombang 2, dan 122 pekerjaan orang tua Petani. Maka dapat disusun strategi dengan promosi ke provinsi DIY dan Jawa Tengah dengan target asal sekolah SMA dan SMK dengan pekerjaan orang tua sebagai petani. Pengujian menggunakan silhouette coefficient menghasilkan nilai 0.683 dan DBI (DaviesBouldin Index) sebesar 0.507 yang menunjukan hasil clustering yang baik
Analisis pengaruh belanja daerah, tingkat pengangguran,tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia (studi kasus pada kabupaten dan kota di provinsi Jawa Tengah pada tahun 2013 – 2022)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari belanja daerah, tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan juga kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia pada 35 kabupaten atau kota di provinsi Jawa Tengah selama tahun 2013 – 2022. Dengan menggunakan regresi data panel dan metode FGLS (Feasible Generalized Least Square). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Penelitian ini menemukan bahwa secara simultan semua variabel memiliki pengaruh terhadap indeks pembangunan manusia. Sedangkan secara parsial hanya lima dari enam variabel yang memiliki pengaruh signifikan. Variabel tersebut adalah belanja daerah, tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Sementara variabel tingkat pengangguran menunjukkan hasil yang tidak signifikan.
Penelitian ini memperlihatkan bahwa kualitas modal manusia sangat penting dalam melakukan pembangunan suatu wilayah atau negara. Karena sumber daya manusia yang berkualitas mampu mengatasi berbagai masalah seperti kemiskinan dan kesenjangan serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi
Pengembangan media video animasi dengan kinemaster untuk pembelajaran fisika pada topik gerak parabola kelas X SMA
Pada dasarnya fisika ialah suatu cabang ilmu sains yang pemaparannya bisa
meningkatkan berpikir analitis peserta didik. Kemampuan berpikir ini bisa dikembangkan
menggunakan berbagai peristiwa fenomena alam sebagai wujud implementasi dari
pengetahuan fisika. Fisika menjadi mata pelajaran yang di benci oleh peserta didik.
Kecenderungan ini biasanya dimulai saat proses pembelajaran yang memberikan kesan
bahwa fisika menjadi pelajaran yang sulit dan terkesan sangat serius serta berhubungan
dengan konseptual, pemahaman materi pembelajaran, masalah kompleks melalui
pendekatan numerik, sampai praktikum yang mereka lakukan dan cenderung sangat
membosankan. Peserta didik juga kurang memahami konsep pembelajaran fisika. Hal ini
dikarenakan pada proses pembelajaran yang bersifat teacher center learning, peserta didik
menjadi kurang aktif, minat belajar kurang, serta peserta didik tidak dapat belajar mandiri
tanpa adanya guru.
Dan ada juga beberapa permasalahan yang ditemukan. Pertama, materi gerak parabola
merupakan salah satu materi dalam pembelajaran fisika yang memiliki banyak persamaan
sehingga memerlukan kemampuan berpikir kritis. Hal ini dapat dilihat dari hasil ulangan
tengah semester siswa kelas X SMA pada mata pelajaran fisika tahun pelajaran 2020, dari
22 peserta didik hanya 37% yang tuntas mencapai nilai memenuhi KKM sedangkan 63%
lainnya masih mendapatkan nilai tidak memenuhi KKM tersebut. Kedua, metode
pembelajaran yang digunakan masih dilakukan dengan metode ceramah, menghafal dan
menggambarkan. Hal ini akan sulit untuk diingat oleh peserta didik, apalagi jika dalam
pembelajaran tidak meninggalkan kesan yang mendalam. Ketiga, peserta didik sering
merasa bingung dan bosan dalam proses pembelajaran dikarenakan terbatasnya serta
kurangnya media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik dalam mengajar. Hal ini
tentu menurunkan minat dan motivasi belajar peserta didik.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (R & D). Objek
penelitian ini adalah video animasi berbasis aplikasi kinemaster dalam pembelajaran fisika
pada materi gerak parabola. Penelitian pengembangan media video animasi menggunakan
aplikasi kinemaster ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dari media pembelajaran
fisika pada topik gerak parabola di SMAN 2 Donggo. Instrumen pengumpulan data yang
digunakan berupa validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respon
peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara menganalisis skor
persentase penilaian validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang didapatkan dari
validasi memenuhi kategori sangat layak dari ahli materi dengan rata-rata 9,75%, ahli
media sebesar 90,22%. Adapun hasil angket respon peserta didik setelah dilakukan
validasi terhadap video animasi oleh para ahli, hasil penilaian dari responden dengan rata-
rata 79,5%. Berdasarkan hasil perolehan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media
pembelajaran video animasi dengan kinemaster sangat valid digunakan sebagai media
pembelajaran fisika pada topik gerak parabola
Pengaruh gaya mengajar guru dan prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar pendidikan tarikh peserta didik di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta
Gaya mengajar guru adalah ciri kebiasaan dan kesukaan yang penting dalam hubungan dengan peserta didik, gaya mengajar sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar, gaya mengajar guru yang efektif dapat meningkatkan motivasi dan kemampuan siswa dalam belajar. Namun, permasalahan yang muncul sekarang, banyak ditemui di lingkungan sekolah salah satunya prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik adalah kecenderungan siswa untuk menunda-nunda pekerjaan atau tugas akademik, yang dapat berdampak negatif pada pencapaian belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya mengajar guru dan prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran pendidikan tarikh. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui pengaruh gaya mengajar guru dan prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta dengan mengambil sampel sebanyak 133 siswa dari total seluruh siswa 199 siswa di SMP Muhammdiyah 7 Yogyakarta. Penarikan sampel dalam penelitian ini didasarkan pada kaidah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu gaya mengajar guru (X1) dan prokrastinasi akademik (X2) sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar (Y). Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu berupa angket. Peneliti menggunakan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji korelasi Spearman Rank dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 23 for Windows.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, tidak terdapat pengaruh antara gaya mengajar terhadap hasil belajar pendidikan Tarikh didapatkan pada nilai variabel gaya mengajar terhadap Hasil Belajar sebesar 0,632, hal tersebut menunjukkan bahwa nilai Sig.(2-tailed) > dari 0,05 yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel gaya mengajar dengan variabel hasil belajar, Sedangkan hasil analisis pada variabel Prokrastinasi Akademik terhadap Hasil Belajar didapatkan pada nilai sebesar 0,208, yang mana nilai Sig.(2-tailed) > dari 0,05 maka artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel Prokrastinasi Akademik dengan variabel Hasil Belajar. Dengan demikian, hasil penelitian H1a, H2a, dan H3a ditolak
Hubungan antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2021 pengguna e-commerce
Mengamati perilaku konsumtif pada mahasiswa merupakan suatu hal
yang penting dan penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara
kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Fakultas Psikologi
Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2021 pengguna e-commerce. Subjek
yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Ahmad
Dahlan pengguna e-commerce dengan jumlah 103 mahasiswa. Metode
penelitian ini menggunakan dua alat ukur berupa skala perilaku konsumtif
dan skala kontrol diri. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan
teknik analisis product moment dengan bantuan IBM SPSS 25 for windows.
Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi antara kedua variabel
adalah rxy sebesar -0,449 dengan taraf signifikansi (p) sebesar 0,000
(p<0,01), artinya signifikansi dan hipotesis pada penelitian ini dinyatakan
diterima. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan
negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada
mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Angkatan 2021
pengguna e-commerce. Semakin tinggi kontrol diri maka semakin tinggi
pula perilaku konsumtifnya dan sebaliknya semakin rendah kontrol diri
maka semakin rendah pula perilaku konsumtifnya
Perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu usia dini di wilayah kerja Puskesmas Mojopanggung Kabupaten Banyuwangi
Pendahuluan: Rendahnya cakupan ASI eksklusif tidak bisa dilepaskan dari faktor perilaku. Perilaku pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor yang mendorong (predisposing factors) dan menguatkan (reinforcing factors). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendorong dan penguat perilaku pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Mojopanggung.
Metode: Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain studi kasus dan jumlah informan kunci 7 orang ibu usia dini menyusui yang terpilih dengan purposive sampling. Triangulasi sumber dilakukan dengan wawancara terhadap suami dan keluarga informan kunci. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi topik atau kategori dalam data.
Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan, praktik budaya, tekanan keluarga, persepsi ASI kurang dan tradisi merupakan faktor pendorong (predisposing factors) perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu usia dini. Faktor penguat (reinforcing factors) perilaku pemberian ASI eksklusif adalah adanya dukungan keluarga dan dukungan suami, serta tidak ada niat dari ibu usia dini sebelumnya.
Kesimpulan: perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu usia dini sangat ditentukan oleh seberapa besar kekuatan pendorong dan penguatnya. Ibu usia dini yang menyusui akan memberikan ASI eksklusif jika kekuatan pendorongnya lebih besar daripada kekuatan penguatnya begitupun sebaliknya. Disarankan kepada institusi terkait untuk melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai sasaran dalam kegiatan promosi ASI eksklusif, menyesuaikan media kesehatan dengan kebutuhan sasaran dan melibatkan lintas sektor agar mendukung pemberian ASI eksklusi
Hubungan antara aktifitas fisik dan asupan kalsium dengan kejadian Premenstrual Syndrom (PMS) pada siswi SMP Muhammadiyah di Kapanewon Depok Yogyakarta
Latar Belakang : Kejadian Premenstrual Syndrom (PMS) adalah gejala atau keluhan
yang dialami oleh perempuan yang timbul sebelum terjadi menstruasi. Gejala dan
keluhan yang muncul dapat merubah fisik dan mental seseorang yang mengalaminya
sehingga dapat mengganggu kegiatannya sehari-hari. Kejadian PMS dapat disebabkan
oleh beberapa faktor seperti Indeks Massa Tubuh, Asupan makanan, hormon ,aktifitas
fisik dan stress.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktifitas fisik dan
asupan kalsium dengan kejadian Premenstrual Syndrom (PMS) pada siswi SMP
Muhammadiyah di Kapanewon Depok Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunaka metode kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu
korelasi yang bersifat menjelaskan hubungan antar variable. Desain penelitian yang
digunakan adalah metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional.
Hasil : Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan aktifitas fisik (pvalue 0,759) dan asupan kalsium (p-value 0,568) dengan kejadian Premenstrual
Syndrom (PMS) pada siswi SMP Muhammadiyah di Kapanewon Depok Yogyakarta.
Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara aktifitas fisik dan asupan kalsium dengan
kejadian Premenstrual Syndrom (PMS) pada siswi SMP Muhammadiyah di Kapanewon
Depok Yogyakart