10023 research outputs found
Sort by
Pengaruh edukasi dan motivasi berbasis M-Health Pantau Kanker apps terhadap penilaian pemantauan kejadian ESO pada pasien kanker payudara di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Kasus kejadian kanker semakin meningkat tiap tahunnya dengan angka pravelensi kejadian kanker payudara terbanyak ada di Provinsi DI Yogyakarta. Pengobatan kanker payudara banyak dilakukan dengan kemoterapi dengan menggunakan kombinasi obat-obatan sitostatika dan dilanjutkan dengan terapi hormonal. Kombinasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas terapi tetapi juga memiliki efek samping yang beragam. Dibutuhkan pemantauan efek samping pengobatan pasien kanker. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi dan motivasi berbasis M-Health Pantau Kanker app terhadap penilaian pemantauan kejadian efek samping obat pada pasien kanker.
Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan pre-test dan post-test design with control group. Populasi sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien kanker yang sedang atau telah melakukan kemoterapi dan sedang melakukan terapi hormonal di RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Perhitungan sampel dilakukan dengan metode Slovin dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 48 responden. Monitoring efek samping diukur menggunakan instrumen kuisioner Pantau Kanker dengan metode berbasis teks dan aplikasi yang dipantau pada hari pertama dan kelima.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan M-Health Pantau Kanker app terhadap penilaian pemantauan efek samping secara mandiri oleh pasien. Efek samping yang paling banyak terjadi yaitu alopesia, mual, dan kesemutan. Hasil analisis membuktikan dengan Uji Chi Square dan seluruh efek samping mendapat kan nilai sig (P <0,05) yang menunjukkan ada hubungan bermakna antara penggunaan M-Health Pantau Kanker Apps dengan kemampuan penilaian mandiri pasien.
Bedasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian M-Health Pantau Kanker app dapat meningkatkan kemampuan dalam pemantauan penilaian kejadian ESO pasien kanker payudara di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Aktivitas antibakteri dan Profil Bioautografi produk herbal antidiabetes “Yuniari” variasi formula 1 dan 2 terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 25922 dan Staphylococcus aureus ATCC 25923
Diabetes adalah penyakit kronis yang menyebabkan komplikasi seperti neuropati perifer dan ulkus kaki diabetik, yang diperparah oleh infeksi bakteri seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Karena resistensi antibiotik semakin meningkat, pengembangan terapi alternatif, termasuk penggunaan tumbuhan herbal dalam hal ini yakni sambiloto, daun insulin, temulawak dan kayu manis dimana ekstrak tanaman ini terkandung dalam produk herbal antidiabetes Yuniari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri herbal antidiabetes Yuniari terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dan non eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Metode penelitian meliputi proses preparasi ekstrak, uji aktivitas antibakteri dengan metode disc diffusion, dan analisis senyawa aktif dengan KLT-Bioautografi. Sampel yang digunakan yaitu ekstrak herbal antidiabetes Yuniari dengan variasi formula 1 sambiloto dinaikkan dan variasi formula 2 daun insulin dinaikkan menjadi dua kali lipatnya, serta kontrol negatif DMSO 10% dan kontrol positif antibiotik kloramfenikol dan vankomisin.
Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukan bahwa variasi formula 1 dan formula 2 memiliki aktivitas antibakteri pada bakteri S. aureus dengan konsentrasi 10, 20 dan 40 mg/mL, rata-rata zona hambat yang terbentuk pada variasi formula 1 yakni 3,62 ± 0,58 mm, 4,16 ± 0,13 mm dan 4,37 ± 0,08 mm. Sedangkan pada variasi formula 2 yakni 4,18 ± 0,10 mm, 5,4 ± 0,25 mm, dan 6,32 ± 0,24 mm. Pada bakteri E. coli kedua variasi formula tidak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri. Pada profil KLT-Bioautografi kedua variasi formula memberikan hasil yang sama yaitu adanya zona hambat pada senyawa sinamaldehid, didasarkan pada zona hambat variasi formula 1 dan 2 dengan nilai Rf masing-masing 0,85 dan 0,83 yang mendekati nilai Rf pembanding sinamaldehid yaitu 0,9.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak herbal antidiabetes Yuniari variasi formula 1 dan variasi formula 2 tidak berbeda bermakna dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 40 mg/mL, sedangkan pada bakteri Escherichia coli tidak memiliki aktivitas antibakteri
Pencarian barang bukti Facebook Messenger pada kasus sextortion berbasis web
Teknologi membantu memberikan kemudahkan bagi manusia dalam berkomunikasi. Perkembangan teknologi membawa dampak negatif, salah satunya adalah berkembangnya tindak kejahatan siber seperti sextortion. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti digital pada kasus-kasus cybercrime, khususnya pada platform web agar tingkat presentase tindak kejahatan siber semakin menurun setiap harinya.
Tahapan National Institute of Standards Technology (NIST) yang meliputi empat tahapan yaitu collection, examination, analysis dan reporting digunakan untuk membantu proses pencarian data digital. Skenario penelitian dibuat berdasarkan kasus kejahatan pemerasan seksual (sextortion) secara online melalui media sosial Facebook Messenger yang berjalan di web browser chrome pada perangkat keras laptop. Forensik dilakukan pada aplikasi Messenger yang diakses melalui browser Chrome.
Berdasarkan hasil identifikasi laptop pelaku dan mengakuisisi data pada web browser yang digunakan ditemukan bukti digital. Hasil tersebut kemudian dianalisis dan dicocokkan dengan bukti data yang didapat polisi. Data digital yang didapat berupa tiga gambar, percakapan pelaku dan korban sejumlah empat percakapan, email, username, password (pelaku) dan waktu pengunggahan postingan. Data digital yang ditemukan merupakan data yang berkaitan dengan kasus cybercrime dan data yang ditemukan sama dengan hasil laporan kepolisian
Pengembangan media Canva berbasis Tiktok dalam pembelajaran teks prosedur untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terkendalanya proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Liwa karena belum adanya media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Oleh sebab itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu menarik peserta didik sehingga dapat bersemangat dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Salah satunya dengan mengembangkan media pembelajaran, seperti pengembangan media Canva berbasis TikTok dalam pembelajaran teks prosedur untuk siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan, menerapkan (implementasi), serta mengevaluasi media Canva berbasis TikTok dalam pembelajaran teks prosedur kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa.
Jenis penelitian adalah pengembangan atau R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE milik Dick dan Carry (1996) dan memiliki 5 langkah atau tahapan, yakni Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek coba pada penelitian ini dilakukan oleh ahi media, ahli materi, ahli pengajaran, serta pengguna media yang merupakan siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif-deskriptif.
Hasil penelitian ini berupa media Canva berbasis TikTok dalam pembelajaran teks prosedur kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa. Hasil kelayakan diuji oleh ahli media, ahli materi, dan ahli pengajaran. Adapun nilai rata-rata yang diperoleh dalam media pengembangan ini sebesar 92,4. Skor tersebut didapatkan dari ahli media sebesar 82,2 poin; dari ahli materi sebesar 95 poin; dari ahli pengajaran sebesar 100 poin. Berdasarkan hasil validasi, maka media Canva berbasis TikTok dalam pembelajaran teks prosedur kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa sudah “Sangat Layak” digunakan dalam pembelajaran.
Implementasi yang telah dilaksanakan dan komentar yang diberikan peserta didik pada google form menunjukkan bahwa peserta didik menjadi tertarik dalam pembelajaran sehingga lebih aktif dan kondusif selama kegiatan belajar mengajar, serta dari peserta didik memperoleh skor sebesar 79,73 dan termasuk dalam kategori “Layak”. Evaluasi dalam media yang telah dikembangkan, antara lain font perlu diperbesar dan penulisan kalimat perlu dicek keefektifannya. Kemudian, kesalahan lain terletak pada bagian kepenulisan angka kelas 7 yang seharusnya menggunakan angka romawi, yakni kelas VII. Terdapat kekurangan dalam video bagian volume suara perlu diperbesar. Berdasarkan uraian tersebut, maka media Canva berbasis TikTok dalam pembelajaran teks prosedur kelas VII di SMP Negeri 1 Liwa dapat digunakan dalam pembelajaran
Pengaruh interaksi teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta
Interaksi teman sebaya merupakan faktor penting dalam menentukan motivasi belajar peserta didik, Motivasi belajar tentu dapat diukur dalam beberapa faktor internal maupun eksternal. Faktor yang menentukan motivasi belajar salah satunya adalah dengan mengetahui interaksi antar teman sebayanya baik disekolah ataupun diluar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) interaksi teman sebaya siswa, 2) mengetahui motivasi belajar siswa, 3) apakah ada hubungan antara interaksi teman sebaya dengan motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Dilakukan di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dengan populasi siswa kelas VIII. Menggunakan sampling jenuh, yaitu keseluruhan kelas VIII dari kelas A-H. Teknik pengambilan data menggunakan yaitu instrumen skala psikologis interaksi teman sebaya dan skala psikologis motivasi belajar. Dilakukan validitas dan reliabilitas pada tiap skala psikologis. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji hipotesis, dan analisis regresi sederhana.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) variabel interaksi teman sebaya yaitu sebanyak 14% berada dalam kategori rendah, 76% berada dalam kategori sedang, dan sebanyak 10% berada dalam kategori tinggi. Sehingga interaksi teman sebaya berada dalam kategori sedang. 2) variabel motivasi belajar yaitu sebanyak 15% berada dalam kategori rendah, 71% berada dalam kategori sedang, dan sebanyak 14% berada dalam kategori tinggi. Sehingga motivasi belajar berada dalam kategori sedang. 3) terdapat pengaruh interaksi teman sebaya terhadap motivasi belajar pada siswa kelas VIII A-H di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta sebesar 42,2%
Efektivitas model Project Based Learning terhadap kreativitas seni rupa peserta didik kelas V SDN 2 Purwojiwo Wonosobo
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kreativitas seni rupa pada peserta didik kelas V yang diakibatkan model pembelajaran yang digunakan masih model konvensional yakni ceramah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas model project based learning terhadap kreativitas seni rupa peserta didik kelas V SDN 2 Purwojiwo.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan jenis penelitian pre-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN 2 Purwojiwo dengan sampel 33 peserta didik. Alat penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, soal tes, dan lembar telaah dokumentasi. Data diperoleh dianalisis secara deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa pre-test kreativitas seni rupa memperoleh rata-rata 33,3333 dan post-test kreativitas seni rupa memperoleh rata-rata 51,2121. Analisis dilakukan dengan SPSS versi 29 dan didapatkan hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan antara hasil nilai kreativitas seni rupa setelah diterapkan model dengan hasil nilai kreativitas seni rupa sebelum diterapkan model. Perbedaan ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (lebih kecil 0,05) pada model penerapan project based learning, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan menerima hipotesis alternatif (Ha), artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan model project based learning terhadap kreativitas seni rupa. Dengan demikian, temuan hasil menunjukkan penerapan model PjBL memiliki efektivitas terhadap peningkatan kreativitas seni rupa
Pengaruh marketing mix terhadap loyalitas pada pelanggan Mixue di Kota Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Product, Price, Place, Promotion, People, Process dan Physical Evidence Terhadap Loyalitas Pelanggan Mixue Di Kota Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian mixue di kota Yogyakarta, yang sudah pernah membeli dan mengkonsumsi produk mixue lebih dari 1 kali, yang berusia 17 tahun ke atas. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah sebanyak 135 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non- probability sampling dengan metode purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Product, Price, People dan Physical Evidence berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan mixue di kota Yogyakarta. Place, promotion dan process tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan mixue di kota Yogyakarta. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa product, price, place, promotion, people, process dan physical evidence berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan mixue di kota Yogyakarta
Analisis kepemimpinan profetik untuk meningkatkan kompetensi profesional guru (studi manajerial di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta)
Permasalahan pemimpin yang terjadi di sekolah/madrasah saat ini banyak
kepala sekolah/madrasah belum optimal dalam mengambil kebijakan di lingkup
pembelajaran. Sehingga penting bagi kepala sekolah memiliki gaya memimpin untuk
memajukan sekolah/madrasah yang terhimpun dalam kegiatan yakni kepemimpinan.
Dalam mencapai kualitas pembelajaran yang baik, pemimpin mesti dibekali dengan
kepemimpinan, salah satu kepemimpinan yang meniru sifat kepemimpinan nabi yang
akan dibahas dalam penelitian ini tentang kepemimpinan profetik yaitu sifat sidiq,
tabligh, amanah, fatonah meliputi aspek ketuhanan humanisasi, liberasi, dan
transendesi. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisa kepemimpinan profetik
untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam studi manajerial di
Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian yang
digunakan yakni studi lapangan (field Study). Sumber data primer dari wawancara
diperoleh dari warga Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, sumber
data sekunder pada penelitian ini, berasal dari dokumen penelitian lainya, artikel
jurnal dan website sekolah. Teknik analisis data peneliti menggunakan analisa konten (content analysis) dimulai dari menggunakan data lapangan, mempelajari, dan
merangkum, mengidentifikasi, dan menarik kesimpulan dari kejadian yang ada.
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa Pimpinan memiliki 1) Nilai kejujuran
(sidiq), kepala madrasah memiliki sikap terbuka dan transparan saat melakukan
bimtek sebelum pembelajaran dengan guru dalam forum group discussion berkaitan
dengan kurikulum dalam hal ini direktur merencanakan strategi dan menyusun
kegiatan pembelajaran 2) Nilai keadilan (amanah), memberikan tugas yang merata
kepada guru mata pelajaran, guru wali kelas, dan guru piket, dalam hal ini direktur
memperluas kapasitas lembaga madrasah melalui penugasan teori dan merinci tugas
serta fungsi setiap unit kerja guru tugas pembelajaran secara efisien 3) Nilai
musyawarah (tabligh), kepala madrasah selalu memimpin sosialisasi pertemuan
antara guru dan wali siswa terkait dengan tema minat dan bakat jurusan siswa hal ini
direktur menjalin hubungan dengan orang tua dan menyediakan bimbingan konseling
untuk mendukung pembelajaran siswa. 4) Nilai amar ma’ruf nahi munkar dan etika
tauhid (fatonah). Kepala madrasah menggunakan sistem pegawai (sipeg) untuk
monitoring pembelajaran hal ini direktur mengelola data guru, siswa, dan pegawai
dengan perangkat lunak modern serta memahami tujuan nasional dan kurikulum
Pendidikan serta aspek profetik humanisasi, liberasi, dan transendensi. serta
membentuk peningkatan mutu guru mengadakan pelatihan bahasa, dan kajian Islam
dan kemuhammadiyahan. Serta terdapat beberapa faktor pendukung dari nasihat
dukungan dari badan pimpinan harian, kelengkapan sarana prasarana, komunikasi
pegawai dan faktor penghambat terkait kedisiplinan guru dan monitoring pegawai
Sistem informasi geografis pemetaan titik lokasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul
Dalam mewujudkan pembangunan nasional sarana lalu lintas jalan perlu dikembangkan
perannya dalam menjaga keamanan di jalan dan tertib lalu lintas. Menurut data Gakkum
Satlantas Polres Bantul, selama tahun 2021 telah tercatat kasus kecelakaan lalu lintas mencapai
1.917 kasus, mengakibatkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 161 orang, korban luka
ringan mencapai 2.151 orang, dengan total kerugian materil mencapai Rp 881.287.000,00. Kasus
kecelakaan lalu lintas sampai Agustus 2022 telah tercatat mencapai 1.665 kasus kejadian,
dengan jumlah korban yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 115 orang, korban dengan
luka ringan tercatat sejumlah 1.942 orang. Selain itu, menurut Kapolres Bantul AKBP Michael R
Risakotta SH SIK, pada acara jumpa pers akhir tahun 2023 di Aula Polres Bantul, dengan
pembahasan terkait kasus kecelakaan di lalu lintas Kabupaten Bantul ini menjadi pembunuh
tertinggi jika dibanding dengan angka kasus kejahatan seperti pembunuhan dan lain-lain. Angka
kecelakaan lalu lintas di Bantul tercatat selama tahun 2023 dari Januari hingga penghujung bulan
Desember tercatat terdapat sebanyak 2.020 kasus dengan kerugian material sebesar Rp
792.383.300,00. Permasalahan tersebut bisa terjadi dikarenakan pengetahuan masyarakat yang
masih minim mengenai informasi titik daerah sering terjadi insiden kecelakaan di sepanjang lalu
lintas Kabupaten Bantul.
Pada penelitian sistem informasi geografis pemetaan titik lokasi daerah rawan kecelakaan di
lalu lintas Kabupaten Bantul berbasis website menerapkan metode Framework for the
Application of System Thinking (FAST). Sistem ini menyediakan sebuah website untuk
menampilkan informasi geografis pemetaan titik lokasi daerah rawan kecelakaan di Kabupaten
Bantul. Metode FAST berfokus untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan user ikut berperan
dalam pengembangan sistem ini. Tahapan dalam membangun sistem menggunakan metode
FAST yaitu Scope Definition, Problem Analysis, Requirements Analysis, Decision Analysis, Design
User Interface, Construction System, Implementation System, Testing dan Evaluation System.
Dalam membangun sistem informasi geografis ini, dilakukan pengumpulan data atau Investigasi
Awal dengan studi literatur dan survei awal untuk mengetahui pengetahuan masyarakat
mengenai lokasi kecelakaan.
Penelitian menghasilkan sebuah sistem informasi geografis mengenai pemetaan titik lokasi
daerah rawan terjadi kecelakaan disepanjang lalu lintas Kabupaten Bantul, dan dapat digunakan
dengan baik oleh masyarakat. Sistem ini dibuat untuk memudahkan masyarakat untuk
mendapatkan informasi lokasi jalan yang sering terjadi insiden kecelakaan. Sistem informasi
geografis ini dilakukan dengan pengujian sistem Black Box memperoleh skor akhir 100% dan
pengujian System Usability Scale (SUS) memperoleh skor akhir 77,97%
Pengaruh Mathematical Creative Self Efficacy terhadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas V SD Muhammadiyah Kalipakem 1
Penelitian ini dirangkai permasalahan bahwa rendahnya tingkat literasi numerasi siswa di Indonesia, seperti yang tergambar dari hasil PISA 2022 yang menunjukkan skor rata-rata siswa hanya mencapai 366 poin dalam bidang matematika. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami dan mengaplikasikan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu,pendekatan konvensional dalam pembelajaran matematika yang kurang memotivasi dan kurangnya pengembangan keterampilan berpikir kritis serta kreatif dalam menyelesaikan masalah juga menjadi kendala utama. Oleh karena itu, peningkatan literasi numerasi dan self efficacy menjadi kunci untuk memperbaiki hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Mathematical Creative Self Efficacy terhadap Kemampuan literasi numerasi Siswa Kelas V SD Muhammadiyah Kalipakem 1.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif explanatori (Explanatory research) dengan desain bersifat asosiatif. Populasi pada penelitian ini seluruh kelas V SD Muhammadiyah Kalipakem 1 yang terdiri kelas VA dan VB. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Teknik menguji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi sederhana untuk
mengidentifikasi dan mengukur pengaruh mathematical creative self efficacy terhadap literasi numerasi siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan Mathematical Creative Self Efficacy terhadap Kemampuan literasi numerasi Siswa Kelas V SD Muhammadiyah Kalipakem 1. Analisis regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan dalam kemampuan literasi numerasi berhubungan dengan peningkatan sebesar 1,091 satuan dalam
mathematical creative self efficay (Y=1,091 +54,945X). Uji statistik menegaskan bahwa nilai t hitung 7,780 secara signifikan lebih besar dari nilai t tabel 2,045, menunjukkan bahwa pengaruh mathematical creative self efficacy terhadap literasi numerasi adalah signifikan. Koefisien determinasi sebesar 68,4% menunjukkan bahwa sebagian besar variabilitas dalam mathematical creative self
efficacy dapat dijelaskan oleh literasi numerasi, sementara 31,6% sisanya
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kepribadian, motivasi, sikap terhadap
matematika, dan lingkungan sosial. Pentingnya pengembangan literasi numerasi
dalam konteks pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan siswa
dalam menghadapi dan memecahkan masalah matematika secara kreatif