10023 research outputs found
Sort by
Efektivitas konseling kelompok teknik Cognitive Restructuring untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa SMP Muhammadiyah Banguntapan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan layanan konseling kelompok dengan teknik Cognitive Restructuring untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa. Penyesuaian diri merupakan kemampuan individu untuk mengatasi hal-hal baru yang membangun hubungan yang lebih baik dan serasi antara individu dengan lingkungan sekitarnya. Dampak yang terjadi jika kurangnya penyesuaian diri yakni suka menyendiri, tidak suka berbaur dengan teman-temannya dan dalam berkomunikasi pun sangat kurang bahkan belum dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan disekolah. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyesuaian diri berperan sangatlah penting dalam diri seseorang. Untuk itu perlunya upaya untuk meningkatkan penyesuaian diri melalui konseling kelompok Teknik Cognitive Restructuring.Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan desain one grup pretest posttest. Populasi melibatkan siswa kelas 7 Semester ganjil. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa kuesioner dengan skala. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan paired sample t-test dengan bantuan spss for windows 10. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 (alpha) yang artinya Ha diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan pemahaman dengan konseling kelompok teknik Cognitive Restructuring untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa di SMP Muhammadiyah Banguntapan
Efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving untuk mencegah perilaku bullying verbal di SMPN 4 Sewon Bantul Yogyakarta
Penelitian ini dilatar belakangi karena masih banyaknya perilaku bullying
verbal yang terjadi di SMPN 4 Sewon Bantul dari hasil observasi dilapangan.
Bentuk bullying berupa julukan nama, celaan, fitnah, kritik kejam, penghinaan
baik yang bersifat pribadi maupun rasial, pernyataan-pernyataan bernuansa ajakan
seksual atau pelecehan seksual, teror, surat-surat yang mengintimidasi, tuduhan-
tuduhan yang tidak benar, perkataan atau ucapan yang keji dan keliru, gosip dan
lain sebagainya, sehingga perlu adanya layanan bimbingan kelompok dengan
Teknik problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas
layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mencegah prilaku
bullying verbal.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan one group
pretest–posttest design sebagai desain penelitian. Populasi penelitian sebanyak
124 siswa, sample penelitian 30 siswa. Analisis data yang di gunakan dalam
penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis deskriftif dan uji bersyarat
menggunakan uji T-test sebagai perbanding antara sebelum diberikan layanan dan
se sudah diberikan layanan.
Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan,
maka diperoleh kesimpulan bahwa ” hasil penelitian uji hipotesis t-test dengan
xvi
nilai signifikan adalah 0,00 < 0,05 sehingga H0 ditolak. Dapat disimpulkan
layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving efektif untuk
mencegah perilaku bullying verbal di SMPN 4 Sewon Bantul
Keefektifan teknik bibliocounseling muatan cerita rakyat untuk mereduksi perilaku agresif siswa
Kurikulum pendidikan saat ini mengajak siswa untuk memiliki nilai-nilai pancasila, self compassion atau welas asih adalah sikap atau perilaku yang terkandung dalam nilai-nilai pancasila. Sekarang ini sikap tersebut semakin
berkurang pada diri siswa saat ini dan berganti dengan sikap atau perilaku agresif. Perilaku agresif pada remaja terjadi karena banyak faktor yang menyebabkan atau mempengaruhinya, diantaranya yaitu faktor lingkungan, pengaruh pergaulan yang negatif, pengawasan orang tua yang kurang, pengaruh tayangan kekerasan, dan cara berpikir remaja yang cenderung impulsif. Guru BK memiliki peran penting di sekolah untuk dalam menangani perilaku agresif ini. Layanan konseling kelompok teknik bibliocounseling bisa menjadi alternatif guru BK dalam mengurangi perilaku agresif siswa. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan
bibliocounseling muatan cerita rakyat Ronggolawe dalam mereduksi perilaku agresif siswa.
Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-experimental design type one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII I SMPN 1 Palang Tahun
Ajaran 2023/2024 sebanyak 294 siswa, sedangkan sample dalam penelitian ini berjumlah 8 siswa yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku agresif dengan analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test.
Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa skor mean pretest sebesar 93,875 dan perolehan skor mean posttest sebesar 62,125 dikuatkan dengan hasil uji Wilcoxon sebesar 0,012 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah dilaksanakannya layanan teknik bibliocounseling muatan cerita rakyat Ronggolawe dapat dikatakan efektif untuk mengatasi permasalahan perilaku agresif siswa.
Diharapkan dari penelitian ini bisa menjadi alternatif solusi untuk melaksanakan layanan bimbingan dan konseling, khususnya dengan topik perilaku agresif
Implementasi kewenangan gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang dalam perspektif HAM di Indonesia tahun 2019-2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kewenangan gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang dalam perspektif HAM di Indonesia tahun 2019-2023 dan untuk menganalisa sejauh mana impelementasi kewenangan gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang dalam penyelesaian kasus yang dilihat dari perspektif HAM
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yaitu pendekatan yang dilakukan dengan penelitian lapangan sehingga diperoleh data primer yang dalam penelitian ini penulis melaksanakan penelitian terkait dengan implementasi kewenangan gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan
orang dalam presektif HAM di Indonesia tahun 2019-2023.sumber data dari penelitian ini berseumber dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara dan study pustaka, sedangkan metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa implemetasi kewenangan oleh satuan tugas belum mampu berjalan dengan baik, dampak lemahnya ekonomi masyarakat menjadi faktor paling berpengaruh dalam sulitnya mengatasi perdagangan orang yang masif terjadi. Selain itu juga hambatan-hambatan satuan gugus tugas seperti modus yang semakin bervariatif, struktur sosial dan perilaku masyrakat, koordinasi antar lini sub gugus tugas yang belum terjalin dengan baik serta letak kawasan Indonesia yang luas sehingga kerap menjadi hambatan pemberantasan perdagangan orang
Kewenangan DPRD DIY dalam pengisian jabatan gubernur dan wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta menurut peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta nomor 2 tahun 2015
Tujuan penelitian dalam penelitian ini pertama mengetahui terkait latar belakang historis pemberian gelar “istimewa” bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, kedua mengetahui terkait kewenangan DPRD DIY dalam pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2015, ketiga mengetahui terkait hubungan kewenangan DPRD DIY berkaitan dengan pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan penelitian Yuridis Empiris, dengan menggunakan 2 (dua) pertama sumber data primer, kedua sumber data sekunder yang kemudian dibagi menjadi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan pertama penelitian kepustakaan, kedua wawancara kepada Kepala Bagian Persidangan DPRD DIY Bapak Budi Nugroho,S.H.,M.H, obyek penelitian dalam penelitian ini Kewengan DPRD DIY dalam Pengisian Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta menurut Perdais Nomor 2 Tahun 2015, metode yang digunakan dalam pendekatan ini pertama pendekatan perundang-undangan, kedua pendekatan konseptual. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan teori hukum serta sumber data primer dan sekunder dan melakukan wawancara.
Hasil penelitian dalam penelitian ini pertama Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keistimewaan yang terletak pada pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur yang ditetapkan oleh DPRD DIY dan dari fakor sejarah Yogyakarta diberi gelar istimewa karena Yogyakarta telah memiliki wilayah dan pemerintahannya sendiri sebelum merdeka, kedua pengisian Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY diawali surat yang memberitahukan bahwa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur akan habis, kemudian setelahnya DPRD DIY membentuk Pansus Tata Tertib setelah membentuk Pansus Tata Tertib membentuk Pansus Verifikasi dan yang terakhir membentuk Pansus Penetapan untuk menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dalam rapat paripurna, ketiga DPRD mempunyai wewenang untuk menetapakan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam rapat paripurna yang dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah menerima berita acara penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari Pansus verifikasi
Analisis pola penggunaan obat terhadap lama rawat inap pada pasien COVID-19 dengan penyakit penyerta Diabetes Melitus dan Hipertensi
Coronavirus Disease 2019 (COVID19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 adalah jenis penyakit yang baru, sehingga menyebabkan keterbatasan data tentang penyakit dan pengobatannya. Komorbid COVID-19 yang paling tinggi adalah hipertensi dan DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat terhadap lama rawat inap pasien COVID-19 dengan komorbid DM dan Hipertensi.
Studi ini termasuk dalam penelitian cohort dengan pengambilan data secara restrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien COVID-19 yang rawat inap di PKU Muhammadiyah Gamping selama 2021. Kriteria inklusi meliputi pasien COVID-19 dengan komorbid diabetes (DM), hipertensi dan DM+hipertensi, pasien yang menjalani rawat inap, serta individu dengan usia dewasa. Kriteria eksklusi mencakup pasien COVID-19 dengan komorbid DM dan Hipertensi namun catatan medisnya tidak lengkap. Analisis penggunaan obat dengan lama rawat inap menggunakan uji Kruskal Wallis.
Sampel yang didapat sebanyak 208 pasien dengan pasien komorbid DM berjumlah 77, hipertensi 83 dan DM+hipertensi 48 pasien. Terapi untuk COVID-19 terbanyak Favipiravir + Deksametason untuk 43 (20,67%) pasien. Terapi DM yang terbanyak adalah Insulin aspart untuk 45 (36,89%) pasien. Terapi hipertensi terbanyak adalah amlodipin untuk 41 (32,28%) pasien.
Tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik pasien dengan lama rawat inap pasien. Tidak terdapat hubungan signifikan antara pemberian obat antivirus dan kortikosteoid dengan lama rawat inap pada pasien COVID-19 dengan komorbid DM, Hipertensi dan DM+hipertensi
Pengaruh promosi dan kualitas produk skincare the originote terhadap keputusan pembelian produk
Promosi sangat berpengaruh pada upaya bisnis untuk meningkatkan penjualan dan memasarkan suatu produk, dan dalam mempromosikan sebuah produk, hal penting yang harus dimiliki adalah kualitas produk untuk menghasilkan sebuah produk yang berkualitas untuk menarik minat konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah promosi dan kualitas produk berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian produk Skincare The Originote.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data diambil melalui penyebaran kuesioner kepada followers akun Tiktok The Originote. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dengan menggunakan rumus Slovin diambil dengan cara purposive sampling. Data yang diperoleh diolah menggunakan alat bantu SPSS versi 26. Analisis ini meliputi uji validitas dan realibilitas, uji prasarat analisis, uji regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t, uji f, serta koefisien determinasi.
Hasil dari penelitian ini adalah : hasil uji t menunjukkan bahwa promosi dan kualitas produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk, dan hasil uji f menunjukkan bahwa promosi dan kualitas produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk dalam menggunakan produk skincare The Originote dengan pengaruh sebesar fhitung 147,993 > ftabel 270 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Serta berdasarkan hasil uji determinasi (R2) sebesar 0,748 hal ini menjelaskan bahwa pengaruh variabel promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian sebesar 74,8%. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 25,2% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian
Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam di SD Muhammadiyah Pandes Bantul Yogyakarta
Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang terus maju dan berkembang dikaitkan sama halnya dengan Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu, Guru PAI dituntut mampu menguasai teknologi pendidikan dengan tujuan peningkatan kompetensi profesional dalam proses belajar mengajar. Peran kepala sekolah sangatlah penting dalam meningkatkan kompetensi profesional pendidik, dengan hal demikian kepala sekolah berupaya meningkatkan profesional Guru PAI. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk 1) Mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi Profesional Guru PAI di SD Muhammadiyah Pandes 2) Mengetahui faktor penghambat dan pendukung upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi Guru PAI di SD Muhammadiyah Pandes.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Subjek penelitian yaitu Kepala Sekolah dan yang menjadi subjek pendukung dalam penelitian ini yaitu Gurur PAI di SD Muhammadiyah Pandes. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data: reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Informan dalam penelitian ini ada 3 yaitu, Kepala Sekolah dan dua Guru PAI.
Dari hasil analisis terlihat bahwa peran kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru PAI di SD Muhammadiyah Pandes diwujudkan melalui beberapa hal antara lain peran kepala sekolah sebagai educator, manajer, administrator, supervisor dan motivator. Sementara itu, profesionalisme guru PAI di SD Muhammadiyah Pandes cukup baik. Guru PAI telah memenuhi kualifikasi yang cukup dan selalu mengikuti berbagai pelatihan dan workshop
Strategi Guru PAI dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah melalui metode Iqro' Siswa Tunanetra Kelas V di SLB A Yaketunis Yogyakarta
SLB A Yaketunis Yogyakarta merupakan salah satu sekolah dengan menerapkan metode iqro’ untuk siswa penyandang disabilitas tunanetra. Melalui strategi guru menyiapkan rancangan pada tahap awal pembelajaran dengan menentukan tujuan, metode dan hasil capaian akhir pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana strategi guru PAI yang digunakan di SLB A Yaketunis ketika menerapkan metode iqro’ sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah pada peserta didik.
Metode yang digunkan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Selanjutnya untuk teknik pengumpulan data melalui observasi ke lapangan secara langsung baik wawancara maupun dokumentasi. Peneliti juga menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi data. Untuk analisis data menggunakan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) SLB A Yaketunis Yogyakarta dalam meningkatkan kemampuan siswanya melalui metode iqro’ menggunakan strategi pembelajaran langsung dengan gaya belajar auditori. Melalui metode praktik yang dilakukan peserta didik membaca iqro’ braille secara bergantian dan disimak oleh guru PAI. Hasil pencapaian akhir menunjukkan bahwa dua anak mampu membaca huruf hijaiyah braille dengan baik sementara dua anak lainnya belum mencapai kemampuan yang sama. 2) Faktor yang mendukung strategi guru dalam meningkatkan kemampuan siswa di antaranya yakni sistem metode iqro’ yang baik, sarana dan prasarana yang mendukung dan adanya sertifikasi berkala bagi guru. Sedangkan untuk faktor penghambat di antaranya kemampuan dan pemahaman setiap peserta didik berbeda sehingga daya tangkap yang dimiliki juga berlainan, suasana hati yang tidak menentu pada kondisi psikologis membuat fokusnya mudah teralihkan, serta orang tua tidak paham akan huruf braille menjadi salah satu penghambat untuk melakukan drill bagi anak ketika di rumah
Upaya Guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur'an pada Santri di TPA Nurul Huda Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang
Latar belakang masalah penelitian ini adalah kurangnya motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri di TPA Nurul Huda Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan bagaimana upaya yang dilakukan guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri di TPA Nurul Huda Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. 2) mendeskrispsikan apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri di TPA Nurul Huda Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis metode penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu peneliti memberikan gambaran dan mendeskripsikan secara mendalam terkait dengan upaya guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri, serta faktor pendukung dan faktor penghambat guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri di TPA Nurul Huda Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Sumber datanya yaitu berupa data primer dan data sekunder. Adapun teknik dalam pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari hasil penelitian tersebut.
Hasil penelitian yang telah dilakukan di TPA Nurul Huda Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang ini bahwa, upaya guru TPA dalam pemberian motivasi belajar Al-Qur’an pada santri yaitu dengan memberikan pujian, memberikan hadiah, mengetahui hasil belajar, serta mengadakan kegiatan refreshing di luar lingkungan TPA, sedangkan upaya guru TPA dalam pemberian habituasi belajar Al-Qur’an pada santri yaitu dengan memberikan buku monitoring dan evaluasi, membuat grup WhatsApp, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran di TPA. Faktor pendukung guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri yaitu adanya kerjasama antara orang tua/wali santri dengan guru TPA, serta tersedianya sarana belajar, sedangkan faktor penghambat guru TPA dalam pemberian motivasi dan habituasi belajar Al-Qur’an pada santri yaitu teman sebaya dan media massa seperti handphone