10023 research outputs found
Sort by
Pengembangan sistem prediksi harga mobil bekas OLX menggunakan Algorithma Random Forest
Mobil merupakan kendaraan beroda empat yang populer karena kenyamanannya dalam
bepergian dan perlindungan dari cuaca ekstrem. Dalam pasar mobil bekas yang berkembang,
prediksi harga mobil bekas secara manual kerap tidak akurat karena keterbatasan data, waktu,
kesalahan manusia, dan ketidakmampuan beradaptasi dengan perubahan pasar. Penelitian ini
bertujuan membantu pengusaha mobil bekas memprediksi harga dengan lebih akurat dan
efisien menggunakan algoritma Random Forest
Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan. Tahapan pertama yaitu mengumpulkan data
produk kendaraan dari olx.com menggunakan webscrapping Python dilanjutkan dengan
preprocessing, analisis deskriptif, label encoding, menentukan varibel independen dan
dependen dan pembagian data set untuk pengujian. Selanjutnya dilakukan konfigurasi model
untuk melakukan beberapa pengujian dengan paramater yang berbeda. Setelah model
pengujian prediksi terbentuk dilakukan penyimpanan model ke dalam format pickle serta
melakukan perbandingan harga prediksi dengan harga sebenarnya.
Hasil analisis menunjukkan bahwa merek mobil Toyota mendominasi dengan jumlah 580
unit, diikuti oleh Honda (348) dan Suzuki (153). Sebagian besar mobil menggunakan bahan bakar
bensin (1684) daripada solar (167). Transmisi otomatis lebih umum (1462) dibandingkan dengan
transmisi manual (389). Hasil prediksi harga mobil bekas menggunakan Algoritma Random forest
menghasilkan tingkat akurasi sebesar 94,79% dan Mean Absolute Precentage Eror (MAPE)
sekitar 5.21% dan Mean Absolute Error (MAE) 9729279.74 dengan penggunaan 250
pohon(n_estimator), dengan perbedaan rata-rata antara harga aktual dan prediksi sekitar 0,10%
Analisis kualitas layanan Senayan Library Managemnet System (SLiMS) menggunakan framework ITIL V4 di perpustakaan Kota Perak (studi kasus SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta)
Perpustakaan Kota Perak SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta mengimplementasikan SLiMS versi cendana sebagai manajemen layanan informasi perpustakaan untuk melakukan pengelolaan data perpustakaan serta mempermudah pencarian referensi atau koleksi buku yang ingin diakses.
Penanganan masalah yang terjadi diperpustakaan Kota Perak dilakukan menggunakan framework ITIL V4 yang berfokus pada praktik service desk dan incident management. Proses penilaian tingkat kematangan dilakukan dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner sehingga menghasilkan nilai tingkat kematangan saat ini, nilai yang diharapkan analisis gap dan membuat rekomendasi untuk SOP penanganan insiden.
Perhitungan tingkat kematangan saat ini pada service desk dan incident management rata-rata berada pada level 4 atau managed dan hasil nilai gap service desk yaitu 1,10 dengan tingkat kematangannya (maturity level) yaitu 3,90 dan pada incident management dengan nilai tingkat kematangan (maturity level) yaitu 3,79 yang memiliki nilai gap sebesar 1,21 Kemudian untuk mencapai target nilai yang diharapkan maka dilakukan pemberian rekomendasi berupa pembuatan SOP untuk dapat meningkatkan layanan di perpustakaan Kota Perak
Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah pesisir Kabupaten Bantul
Latar Belakang: Prevalensi kejadian hipertensi di Daerah Istimewa Yogyakarta menurut Riskesdas tahun 2018 sebanyak 32,86%. Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Bantul tahun 2022 penderita hipertensi lebih banyak Perempuan (67,8%) dibandingkan laki-laki (32,2%). Kejadian hipertensi di dominasi oleh masyarakat pesisir dibuktikan dengan banyaknya konsumsi hidangan natrium pada santapan olahan laut yang diasinkan. Penyebab lain diantaranya usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, jenis pekerjaan, sosial ekonomi, dan konsumsi garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang korelasi pada insiden hipertensi di Daerah Pesisir Kabupaten Bantul. Metode Penelitian: Penelitian ini menerapkan desain penelitian cross-sectional, dilaksanakan pada bulan November – Juni tahun 2024 di daerah pesisir Kabupaten Bantul. Sampel penelitian sebanyak 228 responden ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat dalam studi ini terdapat keterkaitan jenis kelamin (p=0.038), usia (p=0.001), aktivitas fisik (p= 0.020), dan konsumsi garam (p=0.030) dengan hipertensi. Tidak ada hubungan status ekonomi (p=0.496) dan jenis pekerjaan (p=0.427) dengan hipertensi. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin 0.510 kali, aktivitas fisik 0,476 kali, usia 0,388 kali, dan konsumsi garam 0.277 kali berisiko menderita hipertensi. Kesimpulan: Faktor yang keterkaitan dengan kejadian hipertensi yaitu jenis kelamin, usia, aktivitas fisik dan konsumsi garam. Faktor risiko sosial ekonomi dan jenis pekerjaan tidak ada hubungan dengan hipertensi
Hubungan faktor usia terhadap kejadian diare pada anak yang dirawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping tahun 2022 - 2023
Pendahuluan: Diare sebagai merupakan kondisi dengan tanda adanya perubahan pada konsistensi dan bentuk feses menjadi lembek atau berair, bersama dengan frekuensi buang air besar yang lebih tinggi dari normal misalnya 3x atau lebih per hari, yang mungkin disertai muntah atau terdapat darah pada feses. Menurut Kementrian Kesehatan, diare masih menjadi penyakit endemis yang menjadi sumber kematian di Indonesia, khususnya anak-anak dan bisa berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Data WHO menyatakan bahwa pada tahun 2017, diperkirakan ada 1,7 miliar kasus diare di seluruh dunia menyebabkan kematian 525.000 anak di bawah lima tahun.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional analitik dan menggunakan rancangan penelitian cross-sectional restrospektif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Total sampel penelitian berjumlah 388 pasien dengan kelompok kasus dan kelompok kontrol di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping.
Hasil: Hasil bivariat penelitian dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh terdapat hubungan antara faktor usia dengan kejadian diare pada balita yang dirawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping dengan nilai Sig. (2-sided) sebesar 0.000.
Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian diare pada balita yang dirawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping dengan nilai Sig. (2-sided) sebesar 0.000
Fleksibilitas implementasi kurikulum di SD Muhammadiyah Tanjung Redeb Kabupaten Berau
Penelitian ini penting dilaksanakan untuk mengetahui kebijakan kurikulum sekolah yang baik dan dapat diterapkan sehingga dengan kebijakan kurikulum yang sudah diterapkan memiliki kualitas yang tinggi setelah adanya beberapa perubahan strategi yang digunakan dalam mengatasi berbagai kesulitan pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mendeskripsikan tentang Fleksibilitas Implementasi Kurikulum Di SD Muhammadiyah Tanjung Redeb Kabupaten Berau.
Jenis penelitian ini menerapkan metode pendekatan kualitatif dengan
mengumpulkan informasi dari 4 narasumber. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara dan observasi yang direduksi kemudian
diambil kesimpulan. Proses analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas implementasi kurikulum di SD Muhammadiyah Tanjung Redeb Kabupaten Berau; 1) Perubahan kurikulkum di SD Muhammadiyah Tanjung Redeb dirancang oleh tim pengembang kurikulum dimana penyusunannya mengikuti perubahan zaman dan berbagai inovasi terbaru di dunia pendidikan. 2) Penerapan kebijakan kurikulum di SD Muhammadiyah menekankan terhadap kebutuhan setiap siswa yang berbeda-beda. 3) Kendala yang dihadapi dalam penerapan kebijakan kurikulum dapat diatasi dengan baik. 4) Strategi yang dilakukan dalam penerapan kebijakan kurikulum selalu mengikuti inovasi pendidikan terbaru
Teknik dan Evaluasi Penerjemahan Teks Drama “Jisrun Ilal Abad” Menggunakan Google Translate
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerjemahan teks drama Jisrun Ilal Abad karya karya Gassan Fayiz Kanafani oleh Google Translate, dengan mengungkap teknik dan kualitas penerjemahan nya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-methods), menggabungkan kedua pendekatan: kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis teknik penerjemahan dengan merujuk pada teori Molina dan Albir, sementara pendekatan kuantitatif melibatkan penyebaran kuesioner kepada 30 responden untuk menilai kualitas terjemahan berdasarkan teori Larson.
Hasil penelitian ini menemukan 61 data yang diperoleh melalui teknik sampling purposive. Terdapat 10 jenis teknik penerjemahan yang ditemukan, yaitu: 1) teknik peminjaman, 2) teknik literal (harfiah), 3) teknik amplifikasi, 4) teknik reduksi, 5) teknik kompensasi, 6) teknik kreasi diskursif, 7) teknik kesepadanan lazim, 8) teknik transposisi, 9) teknik modulasi, dan 10) teknik adaptasi. Selain itu, kualitas terjemahan Google Translate untuk teks drama Jisrun Ilal Abad dikategorikan sebagai terjemahan dengan kualitas sedang, dengan skor untuk setiap aspek dengan nilai rata-rata: keakuratan 2,4, kejelasan 2,5, dan kewajaran 2,5. Penelitian ini juga menemukan kesalahan dalam terjemahan: terdapat 2 data kegagalan dalam aspek keakuratan dan 1 data kegagalan dalam aspek kejelasan
Innovative Multimodal Approaches in Image-Based Analysis of Adipose Tissue Cells
Adipose tissue analysis using traditional techniques, such as optical microscopy, faces limitations in narrow field of view, low resolution, and manual analysis prone to operator bias. These challenges become more relevant in research related to obesity and metabolic disorders, where the accuracy of white adipose tissue (WAT) quantification is critical. The research contributions are to develop a multimodal imaging approach integrating MRI, CT, and optical microscopy for more comprehensive white adipose tissue analysis and apply automated algorithms to improve the efficiency and accuracy of adipose tissue segmentation and quantification. This approach utilizes the advantages of each modality: MRI for soft tissue analysis, CT for three-dimensional detail, and optical microscopy for cellular-level resolution. An automated system was designed to process images, detect cells, calculate cell dimensions, and analyze the total area of adipose tissue in sample images. The results showed a maximum cell diameter of 10,466.64 µm, a minimum diameter of 0.40 µm, and an average diameter of 2,398.31 µm with 0% mean square error (MSE), reflecting high precision in measurement. Comparative analysis revealed that this method is significantly more accurate than traditional techniques. Graphical representation validates the reliability of this approach for detecting intricate details of cellular structures. This multimodal approach offers innovative solutions to the challenges of adipose tissue analysis, providing reliable diagnostic tools for the management of obesity and metabolic disorders. Integration of these imaging modalities can improve informed clinical decisions, potentially resulting in better patient outcomes and accelerating metabolic research
Automatic Software Refactoring to Enhance Quality: A Review
Refactoring aims to enhance the internal structure of the code and improve maintainability without affecting its functionality and external behavior. As a result of the development of technologies, it has become necessary to apply automatic refactoring to address complexities and reduce technical debt. This review presents machine learning and deep learning techniques that lead to identifying opportunities for the need for refactoring and implementing them through analyzing the software code and discovering "code smells", where the focus is on the role of tools such as RefactoringMiner, CODEBERT in enhancing the accuracy of prediction. This review presents various methodologies that include metrics-based methods, search, machine learning and discusses their impact on software quality. The review reviews experimental studies that focus on the challenges of refactoring such as reducing the risks associated with making unnecessary modifications and determining the appropriate timing. Notable empirical studies include a study by Bavota et al., in which Ref-Finder was used to detect 15,008 refactorings in open source software systems, identifying 85% of which improved code quality and reduced bugs. Additionally, another study by Khatchadourian et al. demonstrated the effectiveness of OPTIMIZE STREAMS in improving code performance in large Java projects, increasing efficiency by 55% on average. The study presents two research contributions. The first is a comprehensive analysis of automated refactoring techniques using machine learning algorithms, in addition to improving maintainability and reducing complexity. The second contribution is to provide recommendations to support developers in using modern tools and choosing the right timing for refactoring, which enhances code productivity. The results showed that machine learning techniques can significantly enhance the efficiency of refactoring and thus support developers in making accurate decisions in enhancing maintainability