6024 research outputs found
Sort by
Tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap lingkungan (pengelolaan air bersih Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara)
Penelitian ini dilatarbelakangi perusahaan pertambangan batubara khususnya dalam tanggug jawab dalam kurangnya air bersih akibat perusahaan serta kebijakan yang masih banyak kekurangan. Fokus penelitian ini tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap lingkungan khususnya pengelolaan air bersih dan implementasi hukumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian Hulum Empiris dengan pendekatan socio-legal. Hasil kajian Tanggung jawab perusahaan pertambangan batubara terhadap air bersih dan pengelolaanya, berdasarkan Parturan Pemerintah Republik Indonesia No. 47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, sudah melaksanakan tanggung jawab sebagai subjek hukum terhadap lingkungan yakni air bersih dengan implementasi hukum yakni berupa sumur bor yang sudah dianggarakan oleh perusahaan pertambngan batubara dalam anggaran tahunan sebagai tanggung jawab perusahaan pertambangan. Sejalan juga dengan Peraturan Daerah Kalimantan Tengah No. 11 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, setiap perusahaan pertambangan yang menjalani usaha dengan ukuran modal sepuluh milyar wajib menjalankan tanggung jawab sebagai subjek hukum.
ABSTRACT
This research is motivated by coal mining companies, especially in the responsibility for the lack of clean water due to the company and policies that are still many shortcomings. The focus of this study is the responsibility of coal mining companies to the environment, especially clean water management and legal implementation. The research method used in this study is the type of empirical research with socio-legal approach. The results of the assessment of the responsibility of coal mining companies to clean water and its management, based on the Government of the Republic of Indonesia no. 47 of 2012 on social and Environmental Responsibility, has carried out the responsibility as a subject of law on the environment, namely clean water with the implementation of the law in the form of boreholes that have been budgeted by coal mining companies in the annual budget as the responsibility of mining companies. In line with the Central Kalimantan regional regulation no. 11 of 2012 on the implementation of Corporate Social and Environmental Responsibility, every mining company that operates a business with a capital size of ten billion is obliged to carry out responsibility as a subject of law
Pengembangan multimedia interaktif berbasis android materi sistem peredaran darah terintegrasi keislaman
Penelitian ini bertolak dari berbagai analisis pada tahap define dengan teknik observasi, wawancara dan angket kebutuhan peserta didik yang menunjukkan bahwa pembelajaran biologi belum menggunakan media pembelajaran terintegrasi keislaman. Guru dan peserta didik menginginkan adanya media pembelajaran yang interaktif terintegrasi keislaman yang layak, efektif dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan pengembangan, menentukan validitas, efektifitas dan kepraktisan multimedia interaktif berbasis android terintegrasi keislaman materi sistem peredaran darah.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D (Research and Development) yang dikembangkan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop dan Disseminate). Uji produk dilakukan dengan uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan berupa agket validitas ahli, angket kepraktisan pengguna dan soal efektifitas.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai validasi ahli materi memperoleh persentase 97,80% dengan kriteria sangat valid, validitas ahli media memperoleh persentase 93,74% dengan kriteria sangat valid, dan validitas ahli tafsir memperoleh persentase 94,44% dengan kriteria sangat valid. Multimedia interaktif ini dikatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA 4 secara signifikan berdasarkan uji effect size sebesar 2,61 dengan kriteria besar. Nilai kepraktisan penggunaan multimedia interaktif diperoleh dari guru sebesar 81,81% dengan kriteria sangat praktis dan peserta didik 86% dengan kriteria sangat praktis. Sehingga, multimedia interaktif yang dikembangkan sudah valid, efektif dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran.
ABSTRACT
The research background come from many analysis on define phase with observation technique, interview and students need questionnaire showed that biology learning not used Islamic integrated media. Teacher and students wanted an interactive Islamic integrated media which appropriate, effective and practical in learning. Research objectives were to explain the development, decided validity, effectiveness, and practicability an interactive multimedia based on android Islamic integrated bloodstream system material.
This research was Research and Development in short R&D which developed by 4D (Define, Design, Develop and Disseminate) model. Product testing did with field testing. The instruments were experts’ validity, user practicability and question effectiveness questionnaire.
The results showed that validation score from material expert got 97.80% in very valid criteria, from media expert got 93.74% in very valid criteria, and from interpreter got 94.4% in very valid criteria. This interactive multimedia stated as effective to improve students learning output in XI MIPA 4 significantly based on effect size with score 2.61 in great criteria. Practicability score when used interactive multimedia got from teacher with score 81.81 in very practical and from students got 86% in very practical criteria. So, an interactive multimedia which developed has valid, effective and practical when used in learning
Model problem based learning berbasis praktikum terhadap keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan mahasiswa (studi kualitas perairan di Sungai Sebangau Kereng Bengkirai)
Penelitian ini berlatar belakang dari kondisi pembelajaran Matakuliah Mikrobiologi, Prodi Tadris Biologi Semester 5 Palangka Raya yang masih menggunakan model pembelajaran yang belum mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan mahasiswa menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis praktikum, dan pengaruh penerapan model PBL berbasis praktikum terhadap keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan mahasiswa dalam materi uji kualitas air.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi Eksperiment) berupa bentuk desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data keterampilan berpikir kritis pada penelitian ini diambil dari hasil tes objektif, sedangkan data sikap peduli lingkungan diambil dari hasil angket dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan berpikir kritis mahasiswa sebesar 83,5% menunjukkan kategori yang sangat tinggi dan sikap peduli lingkungan mahasiswa sebesar 70,75% menunjukkan kategori yang baik pada mahasiswa Prodi Tadris Biologi semester 5. (2) Terdapat pengaruh model PBL berbasis praktikum terhadap keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan pada materi uji kualitas air dengan nilai thitung>ttabel yaitu 4,866>2,026 dan 2,806>2,026. Temuan yang diperoleh dari penelitian ialah dengan menggunakan pembelajaran model PBL berbasis praktikum dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan indikator yang mendominasi memberikan penjelasan sederhana, meningkatnya sikap peduli lingkungan dengan hasil angket indikator bijaksana dalam menggunakan SDA dan hasil observasi indikator menghargai kesehatan kebersihan, membuat mahasiswa aktif untuk memecahkan permasalahan, memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya dan memberikan efek positif terhadap hasil belajar.
ABSTRACT
The research background come from learning condition when microbiology course, Biology Education Fifth Semester in IAIN Palangka Raya that still used learning model which not develop yet critical thinking skill and environmental care. Research objectives was to know students’ critical thinking skill and environmental care used Problem Based Learning (PBL) based on practical work, and the influence of implement PBL learning based on practical work toward students’ critical thinking skill and environmental care in testing the water quality material.
This research applied quantitative approach and Quasi Experiment with Nonequivalent Control Group Design which involved experimental and control group. Critical thinking skill data taken from objective test result, while environmental care data taken from questionnaire and observation result.
The results showed that: (1) Students’ critical thinking skill got 83.5 in very high category and environmental care got 70.75% in good category on Fifth semester biology students. (2) There was an influence of PBL model based on practical work toward critical thinking skill and environmental care on water quality testing with tobserved > ttable or 4.866 > 2.026. Finding that got from this research if used PBL learning model based on practical work can improve critical thinking skill with an indicator that dominated by given simple explanation, improvement the environmental care can be seen from questionnaire result of indicator become wise to used natural resources and observation result indicator with appreciate the clean, health, and make students became more active to solve the problem, gained an opportunity to convey their argument and gave positive effect toward learning outcome
Penerapan religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa SMK Negeri 1 Sampit
Penelitian ini bertolak dari pentingnya peningkatan kecerdasan spiritual melalui penerapan religious culture di sekolah. Untuk itu rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apa saja bentuk religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa SMK Negeri 1 Sampit 2) Bagaimana penerapan religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa SMK Negeri 1 Sampit dan 3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa SMK Negeri 1 Sampit.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Sampit yang berjumlah 7 orang yang ditentukkan dengan teknik porposive sampling, sedangkan yang menjadi informan adalah 2 orang guru Pendidikan Agama Islam, 1 orang wali kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Adapun teknik analisis data menggunakan koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa SMK Negeri 1 Sampit terdiri dari (a) shalat berjamaah (b) tadarus Al-Qur’an (c) 3S (Senyum, Sapa, Salam) dan (d) berpakaian menutup aurat. 2) Penerapan religious culture di SMK Negeri 1 Sampit yaitu (a) 3S (Senyum, Sapa, Salam) dapat direalisasikan dengan mengucapkan “Assalamualaikum” bagi siswa yang beragama Islam dan mengucapkan “selamat pagi” bagi siswa yang non muslim. (b) Shalat berjamaah dilaksanakan di mushalla dengan 3 kali berjamaah. (c) Tadarus Al-Qur’an dibiasakan sebelum memulai pembelajaran PAI sekitar 5-10 menit yang diterapkan melalui kegiatan belajar mengajar di kelas dan dapat diterapkan melalui kegiatan ekstrakurikuler PRIS. (d) Berpakaian menutup aurat sudah diterapkan oleh siswa perempuan yang beragama Islam karena efek metodologi pembelajaran yang diterapkan melalui penerapan tadarus Al-Qur’an yang mengharuskan mereka untuk berpakaian menutup aurat. 3) Faktor pendukung meliputi dukungan dari pimpinan yang telah mendukung penerapan religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa, dukungan dari guru yang telah mendukung penerapan religious culture dalam peningkatan kecerdasan spiritual siswa, dan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Kemudian faktor penghambat yaitu kurangnya motivasi dan minat para siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an, lingkungan keluarga yang kurang harmonis menyebabkan siswa tidak bisa membaca Al-Qur’an.
ABSTRACT
This research departs from the importance of increasing intelligence through the application of religious culture in schools. For this reason, the formulation of the problem in this research are 1) What are the forms of religious culture in increasing the spiritual intelligence of students of SMK Negeri 1 Sampit 2) How is the application of religious culture in increasing the spiritual intelligence of students of SMK Negeri 1 Sampit and 3) What are the supporting factors and inhibiting factors the application of religious culture in increasing the spiritual intelligence of students of SMK Negeri 1 Sampit.
This research used descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The subjects in this study were students of SMK Negeri 1 Sampit, totaling 7 people who were determined using a purposive sampling technique, while the informants were 2 teachers of Islamic Religious Education, 1 homeroom teacher, and the principal. The data validation technique in this study used source triangulation. The data analysis technique uses data collection, data reduction, data presentation, and concluding.
The results showed that 1) The form of religious culture in increasing the spiritual intelligence of students of SMK Negeri 1 Sampit consisted of (a) 3S (Smile, Greet, Greeting) (b) tadarus Al-Qur’an (c) praying in the congregation and (d) dress cover the nakedness. 2) The application of religious culture at SMK Negeri 1 Sampit, namely (a) 3S (Smile, Greet, Greeting) can be realized by saying "Assalamualaikum" to students who are Muslim and saying "good morning" to students who are non-Muslims. (b) Congregational prayers are held in the mushalla 3 times in the congregation. (c) Tadarrus Al-Qur’an is accustomed to starting PAI learning for about 5-10 minutes which is applied through teaching and learning activities in class and can be applied through PRIS extracurricular activities. (d) Dressing to cover the aurat has been applied by female students who are Muslim because of the effect of the learning methodology applied through the application of the tadarrus Al-Qur’an which requires them to dress to cover their aurat. 3) Supporting factors include support from leaders who have supported the application of religious culture in increasing students’ spiritual intelligence, support from teachers who have supported the application of religious culture in increasing students’ spiritual intelligence, and the availability of adequate facilities and infrastructure. Then the inhibiting factors are the lack of motivation and interest of students who have not been able to read the Qur’an, a family environment that is less harmonious causing students to not be able to read the Qur’an
(Survei Sikap Siswa Terhadap Pengabdian Kolaboratif Pembelajaran Bahasa Arab) دراسة مواقف الطلاب على الخدمة التعاونية في مجال تعليم اللغة العربية
خدمة المجتمع هي شكل من أشكال أنشطتنا الاجتماعية كمعلمين. يمكن أن يقوم الطلاب بالتفاني، لأن دور الطلاب ليس مجرد أنشطة تعليمية في المحاضرات، كما أن للطلاب مكانهم الخاص في المجتمع. إحدى خدمات الطلاب هي نشاط خدمة تعليم اللغة العربية الذي يتم إجراؤه تحت إشراف المحاضر. تهدف هذا البحث إلى تحديد اتجاهات الطلاب تجاه خدمة التعليم التعاونية اللغة العربية. تضمنت هذا البحث 188 مستجبيًا كانوا طلابًا من الصف السابع والثامن والتاسع من المدرسة المتوسطة دارالأمين بالنكارايا.
في هذا البحث، استحدمت الباحثة نهجا كميا. تم جمع البيانات باستخدام استبيان حول، اتجاهات الطلاب تجاه حدمة التعليم التعاونية للغة العربية. استخدم تحليل البيانات الإحصائية الوصفي باستخدام المتوسطة. تثبت نتائج البحث أن متوسط مواقف الطلاب حول كل مؤشر: (1)المؤشرات المعرفية هو 3.96 بما في ذلك الفئة العالية، (2) من ا المؤشرات العاطفيةهو3.57 بما في ذلك الفئة العالية، (3) من المؤشرات المخروطية هو 3.75 بما في ذلك الفئة العالية، ومتوسطة مواقف الطلاب ككل هو 3.76 بما في ذلك الفئة العالية.
ABSTRACT
Pengabdian masyarakat merupakan suatu bentuk kegiatan sosial kita sebagai tenaga pendidik. Pengabdian bisa di lakukan oleh mahasiswa, karena peran mahasiswa tidak sekedar kegiatan pembelajaran di bangku perkuliahan, dan mahasiswa juga memiliki tempat tersendiri di lingkungan masyarakat. Salah satu pengabdian mahasiswa adalah kegiatan PBA Mengabdi yang dilakukan di bawah pengawasan dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap siswa terhadap pengabdian kolaboratif pembelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini melibatkan 188 responden yang merupakan siswa kelas VII, VIII, IX MTs Darul Amin Palangka Raya. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap siswa terhadap pengabdian kolaboratif pembelajaran Bahasa Arab. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif dengan menggunakan rata-rata. Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai rata-rata sikap siswa pada setiap indikator yaitu: (1) indikator kognitif sebesar 3,96 termasuk kategori tinggi, (2) indikator afektif sebesar 3,57 termasuk kategori tinggi, (3) indikator konatif sebesar 3,75 termasuk kategori tinggi. Sedangkan nilai rata-rata sikap siswa secara keseluruhan sebesar 3,75 termasuk kategori tinggi
Correlation between students’ writing ability and learning motivation in google translate writing class
This study was from the real phenomenon that showed students were using google translate for media to improved students’ writing ability and learning motivation. The main problem was students’ lack of vocabulary and they wanted fast and instant translation, then they prefer using google translate than their own writing ability.
The purpose of this research is to measured the correlation between students’ writing ability and learning motivation in google translate writing class of 2nd semester English education study program at IAIN Palangka Raya.
The research design was correlation study in quantitative research method. The data were taken from two instrument, Learning Motivation Questionnaire and Descriptive Text Writing Test. There were 58 students from 2nd semester in academic year 2020/2021 who took paragraph writing that was participated in this research. The sample was taken by using cluster random sampling technique.
The result finding showed the calculation students’ writing ability and learning motivation in google translate writing class was rvalue = 0.617 ≥ rtable = 0.258 and tvalue = 5.867118 ≥ ttable = 1.67252. So, it meant that Ha accepted and Ho rejected. In this case students’ writing ability had positive high relationship or give influence to learning motivation in google translate class.
ABSTRAK
Penelitian ini bertolak dari fenomena nyata yang menunjukkan bahwa penggunaan google penerjemah merupakan media untuk meningkatan kemampuan menulis dan motivasi belajar mahasiswa. Hal yang menjadi masalah utama yaitu kurangnya kosa kata dan keinginan mahasiswa menerjemahkan secara cepat, lalu mereka memilih menggunakan google penerjemah dibandingkan menggunakan hasil kemampuan menulis mereka sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kemampuan menulis mahasiswa dan motivasi belajar di kelas menulis google penerjemah mahasiswa Bahasa Inggris semester 2 IAIN Palangka Raya.
Desain penelitian menggunakan studi korelasional dengan metode penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan dua instrument, kuesioner motivasi belajar dan Tes menulis teks deskriptif. Ada 58 mahasiswa dari semester 2 tahun ajaran 2020/2021 yang mengambil mata kuliah menulis paragraf yang berpartisipasi di penelitian ini. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik random sampling.
Hasil penelitian menunjukan perhitungan bahwa kemampuan menulis mahasiswa dan motivasi belajar di kelas menulis google penerjemah yaitu rvalue = 0.617 ≥ rtable = 0.258 dan thitung = 5.867118 ≥ ttabel 1.67252). Jadi, Ha diterima dan Ho ditolak. Dalam hal ini kemampuan menulis mahasiswa memiiki hubungan yang positif tinggi atau memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar di kelas menulis google penerjemah
Komunikasi bisnis pemasaran kuliner pada akun instagram @abang.lapar
Perkembangan teknologi saat ini adalah internet, internet memberikan kemudahan dengan mengakses melalui jaringannya. Bentuk kegiatan melalui jaringna internet adalah melakukan pemasaran dengan mengunggah Instagram, Instagram dengan segala kelebihannya dapat membantu dalam proses komunikasi bisnis pemasaran salah satu kegiatan komunikasi pemasaran adalah promosi, menurut Kotler dan Amstrong bauran promosi adalah perpaduan khusus Antara adversiting, sales promotion, personal selling, public relation, dan direct marketing untuk meningkatkan penjualan. Dalam menjalankan bauran tersebut melalui Instagram @abang.lapar dengan memanfaatkan fitur-fitur InstagramPenelitian ini membahas tentang komunikasi bisnis pemasaran kuliner .
Pada akun Instagram @abang.lapar metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Selain itu penelitian ini menggunakan tenik observasi dan menggunakan dokumentasi.
Hasil penelitian ini ialah bahwa akun Instagram @abang.lapar menggunakan empat komponen bauran promosi: Advertising, akun Instagram @abang.lapar memanfaatkan fitur Instagram menupload foto, dan video yang edukatif dan menarik untuk menyampaikan informasi tentang kuliner . Sales promotion, akun Instagram @abang.lapar membuat strategi memberikan free endorsement dan give away kepada followers. Public Relation, di sini akun Instagram @abang.lapar mengupload sebuah kegiatan sosialisasi cakap digital tentang food vlogger. Direct Marketing akun Instagram @abang.lapar melakukan Q&A kepada para followers dengan memanfaatkan fitur direct marketing dengan memberikan pelayanan cepat dan baik sehingga lebih intens kepada calon konsumen UMKM.
ABSTRACT
Technology moment this is the internet, the internet provides convenience with access through the network. Form activity through internet network is To do marketing with upload Instagram, Instagram with all the advantages could help in the process of communication business marketing wrong one activity communication marketing is promotion, according to Kotler and Armstrong mix promotion is fusion specifically Between advertising, sales promotion, personal selling, public relations, and direct marketing for increase sales. In operate mix the via Instagram @abang.lapar with utilise Instagram featuresStudy this discuss about communication business marketing culinary on .
Instagram account @abang.lapar method used on study this is method descriptive qualitative. Besides that study this use tennis observation and use documentation.
Results study this is that Instagram account @abang.lapar use four component mix promotion: Advertising, Instagram account @abang.lapar utilise Instagram upload feature educational photos and videos and interesting for convey information about culinary. Sales promotion, Instagram account @abang.lapar make strategy provide free endorsements and give aways to followers. Public Relations, here Instagram account @abang.lapar upload a activity socialization digitally talk about food vloggers. Direct Marketing Instagram account @abang.lapar do a Q&A to followers with utilise direct marketing feature with give service fast and good so that more intense to candidate UMKM consumers
Perbandingan motivasi dan hasil belajar antara tatap muka dengan daring dalam pembelajaran blended mata pelajaran pai siswa kelas v SDIT Al Ghazali Palangka Raya
Penelitian ini bertolak dari hasil observasi di SDIT Al Ghazali Palangka Raya. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, saat belajar daring diketahui bahwa siswa tidak serius dalam belajar. Hal ini terlihat dari perilaku siswa saat Zoom menutup kamera, tidak fokus, dan kurang bersemangat sehingga berdampak pada hasil belajar rendah dari rapot semester sebelumnya. Oleh karena itu peneliti ingin menawarkan solusi dengan menerapkan pembelajaran blended learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang; (1) motivasi belajar siswa kelompok offline (2) motivasi belajar siswa kelompok online (3) hasil belajar siswa kelompok offline (4) hasil belajar siswa kelompok online (5) perbedaan motivasi belajar siswa kelompok offline dengan kelompok online (6) perbedaan hasil belajar siswa kelompok offline dengan kelompok online.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pra eksperimen Teknik penentuan sampel adalah purposive samping dengan jumlah 24 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan rumus uji t sampel independen untuk menguji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) motivasi belajar siswa kelompok offline diketahui dari 12 siswa terdapat 50% atau 6 siswa berada pada kriteria sangat tinggi dan 50% atau 6 siswa berada pada kriteria tinggi serta perolehan nilai rata-rata kelas 56 (2) motivasi belajar siswa kelompok online diketahui dari 12 siswa terdapat 50% atau 6 siswa berada pada kriteria tinggi dan 50% atau 6 siswa berada pada kriteria cukup serta perolehan nilai rata-rata kelas 43,5 (3) hasil belajar siswa kelompok offline diketahui dari 12 siswa terdapat 58,3% atau 7 siswa berada pada kriteria sangat tinggi dan 41,7% atau 5 siswa berada pada kriteria tinggi serta perolehan nilai rata-rata kelas 86,5 (4) hasil belajar siswa kelompok online diketahui dari 12 siswa terdapat 8,3% atau 1 siswa berada pada kriteria sangat tinggi, 41,7% atau 5 siswa berada pada kriteria tinggi, 41,7% atau 5 siswa berada pada kriteria sedang, 8,3% atau 1 siswa berada pada kriteria rendah serta perolehan nilai rata-rata kelas 73. (5) Terdapat perbedaan motivasi belajar offline dengan motivasi belajar online dalam pembelajaran blended mata pelajaran PAI siswa kelas V SDIT Al Ghazali Palangka Raya. Uji t sampel independen menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 sehingga H1 diterima. (6) Terdapat perbedaan hasil belajar offline dengan hasil belajar online dalam pembelajaran blended mata pelajaran PAI siswa kelas V SDIT Al Ghazali Palangka Raya. Uji t sampel independen menunjukkan nilai sig. 0,001 dan 0,002 < 0,05 sehingga H1 diterima
ABSTRACT
This study departs from the results of observations at SDIT Al Ghazali Palangka Raya. Based on the results of interviews with the principal, when studying online it was found that students were not serious in learning. This can be seen from the behavior of students when Zoom closed the camera, did not focus, and lacked enthusiasm so that it had an impact on low learning outcomes from the previous semester's report cards. Therefore, the researcher wants to offer a solution by applying blended learning. This study aims to describe about; (1) offline group student learning motivation (2) online group student learning motivation (3) offline group student learning outcomes (4) online group student learning outcomes (5) offline group student learning motivation differences with online groups (6) learning outcomes differences offline group students with online groups.
This study uses a pre-experimental quantitative approach. The sample determination technique is purposive with a total of 24 students. The research instrument used questionnaires and learning outcomes tests. Data analysis used the independent sample t test formula to test the hypothesis.
The results showed that; (1) offline group student learning motivation is known from 12 students there are 50% or 6 students are in very high criteria and 50% or 6 students are in high criteria and the acquisition of an average grade 56 (2) online group student learning motivation is known of 12 students there are 50% or 6 students are in the high criteria and 50% or 6 students are in the sufficient criteria and the acquisition of an average grade of 43.5 (3) student learning outcomes in the offline group are known from 12 students there are 58.3% or 7 students are in very high criteria and 41.7% or 5 students are in high criteria and the acquisition of an average grade of 86.5 (4) online group student learning outcomes are known from 12 students there are 8.3% or 1 student are in the very high criteria, 41.7% or 5 students are in the high criteria, 41.7% or 5 students are in the medium criteria, 8.3% or 1 student is in the low criteria and the average grade score is 73. (5) There are differences in the motivation to buy offline teaching with online learning motivation in blended learning of PAI subjects for fifth grade students of SDIT Al Ghazali Palangka Raya. Independent sample t test shows the value of sig. 0.000 < 0.05 so H1 is accepted. (6) There are differences in offline learning outcomes with online learning outcomes in blended learning of PAI subjects for fifth grade students of SDIT Al Ghazali Palangka Raya. Independent sample t test shows the value of sig. 0.001 and 0.002 < 0.05 so that H1 is accepted
Pemanfaatan web madrasah pada pembelajaran Al-quran hadits di MIS Al-Jihad Palangka Raya
MIS Al-Jihad didirikan pada tahun 1998 sampai sekarang dengan status Madrasah swasta dengan akreditas A. MIS Al-Jihad salah satu madrasah di Palangka Raya memanfaatkan Web Madrasah dalam kegiatan belajar mengajar peserta didik nya mulai tahun 2018 sampai dengan sekarang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendiskripsikan pemanfaatkan Web Madrasah pada pembelajaran Al-Quran Hadits di MIS Al-Jihad Palangka Raya.
Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskritif, adapun subyek penelitian adalah guru bidang studi yang pemanfaatkan Web Madrasah pada pembelajaran Al-Qur’an hadist di kelas V.b, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ditemukan bahwa, pemanfaatan Web Madrasah pada pembelajaran Al-Qur’an Hadist di MIS Al-Jihad Palangka Raya harus dilakukan dengan 3 langkah terdiri dari persiapan (RPP,Materi dan media, perangkat alat), pelaksanaan/penyajian dan tindak lanjut. Pemanfaatan Web Madrasah pada pembelajaran Al-Qur’an Hadist di MIS Al-Jihad Palangka Raya sudah berjalan dengan baik di terapkan pada mata pelajaran Qur’an Hadist.
ABSTRACT
private Madrasah with accreditation level A.From 2018 to the present, one of the Palangka Raya madrasas, MIS Al-Jihad, uses Madrasah Web for teaching and learning activities for its students.The purpose of this study was to talk about how MIS Al-Jihad Palangka Raya used Madrasa Web to learn Al-Quran Hadith.
The study used a descriptive qualitative approach, and the research subjects were teachers in the field who used Web Madrasas to learn the Qur'an and hadith in class V.b. Interview, observation, and documentation were used for data collection.
The study found that three steps must be taken before using Madrasa Web to learn Al-Qur'an Hadith at MIS Al-Jihad Palangka Raya: preparation (RPP, materials and media, tools), implementation/presentation, and follow-up.The utilization of Madrasa Networks in learning Al-Qur'an Hadith at MIS Al-Jihad Palangka Raya has been working out in a good way and is applied to Qur'an Hadith subjects