6024 research outputs found
Sort by
Praktik tabungan minyak menurut ekonomi islam di Desa Kantan Atas Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau
Pemahaman masyarakat yang mengikuti tabungan minyak di desa Kantan Atas kecamatan Pandih Batu kabupaten Pulang Pisau menganggap praktik tabungan minyak diperbolehkan dan tidak termasuk riba, hal tersebut membuat peneliti ingin mengkaji bagaimana praktik tabungan minyak di desa Kantan Atas kecamatan Pandih Batu kabupaten Pulang Pisau dan bagaimana praktik tabungan minyak di Desa Kantan Atas kecamatan Pandih Batu kabupaten Pulang Pisau menurut Ekonomi Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Adapun objek penelitian adalah praktik tabungan minyak di desa Kantan Atas kecamatan Pandih Batu kabupaten Pulang Pisau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi 2) wawancara 3) dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber yaitu pengumpulan data dan informasi sejenis dari berbagai sumber. Adapun teknik pengambilan data yang digunakan peneliti adalah 1) Data Collection, 2) Data Reduction 3) Data Display, 4) Conclusion Drawing/Verification.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik tabungan minyak di desa Kantan Atas kecamatan Pandih Batu kabupaten Pulang Pisau selain untuk menabung juga memberikan pinjaman kepada anggota dengan memberikan bunga 5% dari uang pokok yang di pinjam. Jika ditinjau dari perspektif ekonomi Islam praktik pemberian bunga pinjaman merupakan riba qard yakni riba yang terjadi ketika ketua tabungan minyak mensyaratkan penambahan pengembalian atas pinjaman yang dilakukan anggota. Kegiatan ini termasuk dalam syirkah dan praktik pemberian bunga pinjaman kepada anggota termasuk kedalam jenis maslahah mulghah, dimana kemaslahatan yang ditolak karena bertentangan dengan hukum syara’. Menurut perspektif ekonomi Islam praktik pemberian bunga pinjaman di desa Kantan Atas dapat mencederai nilai-nilai keadilan dalam berekonomi.
ABSTRACT
The understanding of the people who follow oil savings in Kantan Atas village, Pandih Batu sub-district, Pulang Pisau district, considers the practice of saving oil as allowed and not including usury, this makes researchers want to examine how the practice of saving oil in Kantan Atas village, Pandih Batu district, Pulang Pisau district and how savings practice oil in Kantan Atas Village, Pandih Batu sub-district, Pulang Pisau district according to Islamic Economics.
This research is a field research with a qualitative method and using a descriptive approach. The object of research is the practice of saving oil in Kantan Atas village, Pandih Batu sub-district, Pulang Pisau district. Data collection techniques in this study used 1) observation 2) interviews 3) documentation. The data validation technique uses source triangulation techniques, namely the collection of data and similar information from various sources. The data collection techniques used by the researcher are 1) Data Collection, 2) Data Reduction, 3) Data Display, 4) Conclusion Drawing/Verification.
The results of this study indicate that the practice of saving oil in Kantan Atas village, Pandih Batu sub-district, Pulang Pisau district, in addition to saving, also provides loans to members by providing 5% interest on the principal borrowed. If viewed from the perspective of Islamic economics, the practice of giving interest on loans is usury qard, namely usury that occurs when the head of the oil savings account requires additional returns on loans made by members. This activity is included in syirkah and the practice of giving interest on loans to members is included in the type of maslahah mulghah, where benefits are rejected because they are contrary to syara' law. According to the perspective of Islamic economics, the practice of giving interest on loans in the upper Kantan Atas village can injure the values of justice in the economy
Implementasi strategi pemasaran produk pembiayaan kpr ib muamalat dalam meningkatkan pendapatan pada Bank Muamalat Kc Palangka Raya
Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan puncak suatu organisasi, strategi juga merupakan suatu metode atau rencana yang disusun untuk mewujudkan tujuan yang diiginkan suatu perusahaan dalam kurun waktu jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi Bank Muamalat dalam Mempertahankan satu produk pembiayaan untuk meningkatkan pendapatan dan juga untuk mengetahui apa saja dampak dari mempertahankan satu produk pembiayaan. Beranjak dari rumusan masalah yaitu: 1) bagaimana implementasi strategi pemasaran produk pembiayaan Kpr iB Muamalat pada Bank Muamalat Kantor Cabang Palangka Raya; 2) bagaimana dampak implementasi pemasaran produk pembiayaan Kpr iB Muamalat pada tingkat pendapatan di Bank Muamalat Kantor Cabang Palangka Raya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan berjenis penelitian lapangan. Adapun subjek dari penelitian ini yaitu Branch Manager Bank Muamalat, Pegawai Bank Muamalat dan dua orang nasabah dari produk pembiayaan tersebut sebagai informan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan mengumpulkan data dan informasi sejenis dari berbagai sumber.
Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi strategi pemasaran produk pembiayaan pada Bank Muamalat Indonesia Palangka Raya, memiliki strategi pemasaran serta langkah-langkah yang ditempuh dalam memasarkan produk Kredit Pemilikan Rumah yaitu penerapan strategi segmentation, targeting, positioning Adapun resiko mempertahankan satu produk pembiayaan, ada beberapa dampak yang bank dapat jika memfokuskan satu produk pembiayaan salah satu dampaknya nya adalah bank tidak bisa memasuki market, bank tidak bisa bermain di segmentasi itu, tapi bank dapat meminilisir kerugian mengurangi NPL (non performing loan)
ABSTRACT
Strategy is a tool to achieve the top goals of an organization, strategy is also a method or plan that is prepared to realize the desired goals of a company in the long term. The purpose of this study is to determine the strategy of Bank Muamalat in maintaining a financing product increase revenue and also to fint out what are the impacts of maintaining a financing product. Moving on from the formualition of the problem, namely: 1) how to implement a single financing product marketing strategy at the Muamalat Bank Branch Office in Palangka Raya; 2)what is the impact of the implementation of single financing of income in Muamalat Bank Palangka Raya Branch Office.
The method used in this research is a qualitative method using a descriptive qualitative approach and field research. As for the subject of the research, namely the branch manager of Bank Muamalat, Muamalat Bank employes and two customers of the financing product as informans. Data collection techniques in the form of observation, intervies and documentation. Data validation technique uses source triangulation by collecting data and similar information from various sources.
The results of this study are the implementation of a marketing strategy for financing products at Bank Muamalat Palangka Raya Indonesia, has a marketing strategy and the steps taken in marketing mortgage products, namely by means of a marketing mix consisting of 4 components, namely: segmentation, targeting, positioning. As for the risk of maintaining one financing product, there are several that bank can get if bank focus on one financing product, one of the risks is that bank cannot enter the market, one of which is that bank cannot play in that segmentation, but bank can minimize losses by reducing NPL (non-performing loans)
Mekanisme pengalihan utang pada kredit pemilikan rumah di Bank Syariah Indonesia Kc Palangka Raya 3 ditinjau berdasarkan fatwa Dsn-Mui No-31
Mekanisme pengalihan utang, salah satu bentuk pelayanan bank syariah dalam membantu masyarakat untuk mengalihkan transaksi non syariah yang telah berjalan menjadi transaksi yang sesuai dengan syariah. Pada BSI Kc PalangkaRaya 3 dalam pelaksanaan pengalihan utang menggunakan akad qardh dan murabahah di karenakan paling sesuai dengan alternatif yang digunakan berdasarka fatwa DSN-MUI. Sedangkan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Mekanisme pengalihan utang pada kredit pemilikan rumah di Bank Syariah Indonesia Kc PaangkaRaya 3. (2) Mekanisme pengalihan utang di BSI Kc PalangkaRaya 3 ditinjau berdasarkan fatwa DSN-MUI NO-31.
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dengan menggunakan metode pengumpulan data baik berupa wawancara, observasi, dokumentasi, serta literatur-literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, sedangkan metode yang digunakan untuk analisa data yaitu metode deskripsi kualitatif. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 orang pegawai/staf BSI Kc PalangkaRaya 3 sebagai subjek pertama dan 2 orang nasabah sebagai informan. Pengabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi sumber dan metode.
Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa (1) Mekanisme pengalihan utang pada kredit pemilikan rumah di Bank Syariah Indonesia Kc PalangkaRaya 3, dari segi persyarat telah sesuai dengan ketentuan mekanisme pengalihan uatang di BSI kc PalangkaRaya 3.(2) Mekanisme pengalihan utang pada kredit pemilikan rumah di BSI kc PalangkaRaya 3 ditinjau berdasarkan fatwa DSN-MUI NO-31, telah sesuai dengan fatwa DSN-MUI No : 31/DSN-MUI/VI/2002 tentang pengalihan hutang. Sebagaimana yang dijelakan dalam alternatif 1.
ABSTARCT
Debt transfer mechanism, one form of Islamic bank services in helping the community to transfer non-sharia transactions that have been running into transactions that are in accordance with sharia. At BSI Kc PalangkaRaya 3 in the implementation of debt transfer using qardh and murabahah because they are most in accordance with the alternatives used based on the DSN-MUI fatwa. While the formulation of the problem in this study are (1) The mechanism of debt transfer on mortgage loans at Bank Syariah Indonesia Kc PaangkaRaya 3. (2) The mechanism of debt transfer at BSI Kc PalangkaRaya 3 is reviewed based on DSN-MUI fatwa NO-31.
This research is a case study research, using data collection methods in the form of interviews, observations, documentation, and literature related to the problems studied, while the method used for data analysis is qualitative description method. The subjects used in this study were 3 employees/staff of BSI Kc PalangkaRaya 3 as the first subject and 2 customers as informants. Validation of the data in this study using triangulation of sources and methods.
The results of this study indicate that (1) The mechanism of debt transfer at the home ownership loan at Bank Syariah Indonesia Kc PalangkaRaya 3, in terms of requirements, has complied with the provisions of the debt transfer mechanism at BSI Kc PalangkaRaya 3. (2) The mechanism of debt transfer in housing loans at BSI kc PalangkaRaya 3 reviewed based on the DSN-MUI fatwa NO-31, in accordance with the DSN-MUI fatwa No: 31/DSN-MUI/VI/2002 on debt transfer. As described in alternative 1
Dampak implementasi kerjasama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya terhadap perkembangan perbankan syariah di Kota Palangka Raya
IAIN Palangka Raya merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Kalimantan Tengah. Sinergi perguruan tinggi Islam sebagai sumber literasi perbankan syariah dengan bank syariah merupakan salah satu solusi untuk mendorong perkembangan perbankan syariah di kota Palangka Raya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kerjasama antara IAIN Palangka Raya dengan Perbankan Syariah untuk mendukung perkembangan Perbankan Syariah dan dampak kerjasama yang dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya dengan Perbankan Syariah.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya yaitu menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya sebagai satu-satunya perguruan tinggi Islam Negeri di Kalimantan Tengah memiliki dampak implementasi kerjasama antara lain yaitu: 1) implementasi kerjasama yang dilakukan antara IAIN dengan Bank Syariah berperan aktif seperti adanya Sumber Daya Manusia yang Kompeten dalam bidang perbankan Syariah serta menambah jumlah nasalah dan jaringan kerja, 2) dampak dalam kerjasama yang dilaksanakan positif, dapat dilihat dari kerjasama yang dilakukan yaitu saling menguntungkan.
ABSTRACT
IAIN Palangkaraya is a single State Islamic Institute in Central Kalimantan. The synergy of Islamic institutes as a source of Islamic banking literacy with Islamic banks is one solution to encourage the development of Islamic banking in Palangka Raya. The purpose of this study was to find out how the implementation of the collaboration between IAIN Palangka Raya and Islamic Banking to support the development of Islamic Banking and the impact of the collaboration between the Palangka Raya State Islamic Institute (IAIN) and Islamic Banking.
The research method used in this research is descriptive qualitative, the data in this research obtained from primary and secondary data. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The technique of data analysis was using data reduction techniques, data presentation and verification.
The findings indicate that IAIN Palangka Raya as the single State Islamic Institute in Central Kalimantan has the impact of implementing cooperation, among others: 1) the implementation of cooperation between IAIN and Islamic Banks has an active role such as the existence of human resources. Competent Humans for Islamic banking as well as increasing the number of employees and networks, 2) the impact of the cooperation is positive, it can be seen from the collaboration that is mutually beneficial
Pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap pendapatan peternak walet di Kelurahan Bangkuang Kabupaten Barito Selatan
Pendapatan dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adalah biaya produksi dan operasional. Semakin tinggi biaya produksi maupun biaya operasional maka akan berbanding lurus dengan pendapatan. Berdasarkan hasil observasi Rumah Burung Walet Di Kelurahan Bangkuang diketahui memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda hal ini tentunya berhubungan dengan biaya produksi dan operasional tersebut. Maka dari itu, penelitian in bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi dan operasional terhadap pendapatan peternak walet di Kelurahan Bangkuang.
Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif yang dilaksanakan Di Kelurahan Bangkuang Kabupaten Barito Selatan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 160 dengan sampel sebanyak 40 peternak walet, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Kuesioner dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis linear berganda. Adapun Subjek dalam Penelitian ini adalah para peternak walet di Kelurahan Bangkuang.
Hasil Penelitian ini menunjukkan biaya produksi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan peternak walet dengan nilai koefesien regresi sebesar 0,046 dengan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.002 lebih kecil dari 0.05 dan nilai t hitung sebesar 2.394 lebih besar dari t tabel sebesar 1.686, dan biaya operasional secara parsial berpengarauh positif dan signifikan terhadap pendapatan peternak walet dengan nilai koefesien regresi variabel biaya operasional sebesar 7.365 dengan menunjukkan nilai signifikansi 0.000 lebih kecil dari 0.05 dan nilai t hitung sebesar 7.585 lebih besar dari t tabel sebesar 1.686 serta biaya produksi dan biaya operasional secara simultan berpengarauh positif dan signifikan terhadap pendapatan peternak walet dengan hasil koefesien Uji F sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05 dan nilai F hitung sebesar 198.162 lebih besar dari nilai F tabel sebesar 3.2.
ABSTRACT
Income is influenced by many factors including production and operational costs. The higher the production costs and operational costs, the higher the income will be. Based on the results of observations, the Swallow's House in Bangkuang Village is known to have different sizes and shapes, this is certainly related to the production and operational costs. Therefore, this study aims to determine the effect of production and operational costs on the income of swallow breeders in Bangkuang Village.
This research is a quantitative research conducted in Bangkuang Village, South Barito Regency. The population in this study amounted to 160 with a sample of 40 swallow breeders. Data collection techniques used questionnaires and documentation techniques. The data analysis technique used in this research is multiple linear analysis. The subjects in this study were swallow breeders in Bangkuang Village, South Barito Regency.
The results of this study indicate that production costs partially have a positive and significant effect on the income of swallow breeders with a regression coefficient value of 0.046 by showing a significance value of 0.002 which is smaller than 0.05 and a t-count value of 2.394 greater than t-table of 1.686, and operational costs are generally partial has a positive and significant effect on the income of swallow breeders with a regression coefficient of operational cost variable of 7.365 by showing a significance value of 0.000 less than 0.05 and a t-count value of 7.585 greater than t-table of 1.686 and simultaneously having a positive effect on production costs and operational costs. and significant to the income of swallow breeders with the results of the F-test coefficient of 0.000 less than 0.05 and the calculated F value of 198.162 which is greater than the F table value of 3.2
Refleksi Sikap Pembimbing Kemasyarakatan Terhadap Klien Pemasyarakatan di Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya
The purpose of this study was to determine the attitude of the correctional advisor towards correctional clients at the Bapas Kelas I in Palangka Raya. For this type of research, the research method used is a qualitative method which seeks to describe the actual situation in the field where the observations were made. Sources of data obtained from interviews and observations of five informants who are correctional advisors with certain age criteria and the work experience of the informants while serving as correctional advisor. From these data sources, it was found that the attitude of the correctional advisor towards the correctional client refers to attitude indicators such as the cognitive aspect, namely the assessment of the correctional advisor to the correctional client is an individual who is lost and is having problems so that in the end they had to deal with the law. In the affective aspect, it is implemented into various emotions such as sad, happy, angry, etc., these emotions arise after the correctional advisor carries out guidance with the correctional client. Then the cognitive aspect is implemented into action resulting in the attitude of the correctional advisor when helping the problem solving process of the correctional client
Penolakan hakim terhadap gugatan perkara cerai gugat pada putusan nomor 170/pdt.g/2020/pa plk di Pengadilan Agama Palangka Raya
Pengadilan Agama sebagai lembaga yang berwenang memeriksa, memutuskan dan mengadili perkara-perkara dalam bidang perkawinan dan perceraian tentu diharapkan dapat memberikan putusan yang adil bagi kedua belah pihak. Putusan Hakim dalam memutuskan sebuah perkara pada dasarnya adalah suatu karya menemukan hukum, yaitu menetapkan bagaimanakah seharusnya menurut hukum dalam setiap peristiwa yang menyangkut kehidupan dalam suatu negara hukum. Namun pada keadaan tertentu terdapat beberapa persidangan yang mengharuskan para pihak untuk berhadir ke pengadilan secara langsung, seperti yang terjadi pada Putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk yang mengharuskan para pihak untuk berhadir ke Pengadilan Agama untuk membawa bukti baik secara tertulis ataupun tidak tertulis. Sebagaimana pemaparan diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Apa alasan Hakim menolak Putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk? 2. Bagaimana tahapan pembuktian yang dilakukan dalam persidangan di Pengadilan Agama Palangka Raya pada Putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk? Penelitian ini menggunakan pendekatan Perundang-Undangan, pendekatan konsep,dan pendekatan kasus dengan jenis penelitian lapangan, menggunakan teknik obsevrasi, wawancara, dan dokumntasi. Hasil penelitian ini adalah 1). Apa alasan Hakim menolak perkara cerai gugat pada putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk. a. alasan Hakim menolak perkara cerai pada putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk. b. alasan yang dapat dijadikan dasar untuk mengajukan gugatan persidangan 2). Bagaimana Tahapan pembuktian pada persidangan di Pengadilan Agama Palangka Raya pada putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk. a. tata cara pembuktian persidangan. b. pembuktian persidangan secara elektronik. c. pembuktian persidangan secara tatap muka. Penolakan Hakim pada perkara cerai gugat putusan Nomor 170/pdt.g/2020/pa plk di Pengadilan Agama Palangka Raya disebabkan oleh para pihak penggugat dan tergugat yang tidak dapat membuktikan dalil-dalil alasan perceraian dalam persidangan yang sudah disepakati dan dijadwalkan sesuai dengan kesepakatan bersama, namun pada kenyataan nya para pihak tidak dapat memenuhi kesepakatan tersebut oleh karena nya gugatan penggugat ditolak Pembuktian persidangam membantu Hakim dalam memutus suatu peristiwa, para pihak pada sidang pembuktian diberikan kesempatan untuk membuktikan pada sidang pembuktian terkait dengan dalil-dalil gugatan/permohonan atau bantahan-bantahan nya dengan cara atau langkah-langkah yaitu, Penggugat mengajukan alat bukti tertulis, misalnya foto copy akta nikah atau duplikat sebagai bukti sahnyaperkawinan dan foto copy Kartu Tanda Penduduk sebagai bukti diri untuk menentukan kewenangannya.
ABSTRACT
The Religious Courts as institutions authorized to examine, decide and adjudicate cases in the field of marriage and divorce are certainly expected to be able to give fair decisions for both parties. The judge's decision in deciding a case is basically a work of finding the law, namely determining how it should be according to the law in every event that involves life in a state of law. However, in certain circumstances there are several trials that require the parties to appear in court directly, as happened in Decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk which requires the parties to attend the Religious Courts to bring evidence either in writing or in writing. Unwritten. As explained above, the formulation of the problem in this study is 1. What is the reason the Judge rejected Decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk? 2. What are the stages of evidence carried out in the trial at the Palangka Raya Religious Court on Decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk? This research uses a legislative approach, a concept approach, and a case approach with the type of field research, using observation, interview, and documentation techniques. The results of this study are 1). What is the reason the Judge rejected the divorce case against the decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk. a. the reason the Judge rejected the divorce case in the decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk. b. reasons that can be used as the basis for filing a court lawsuit 2). What are the stages of proof at the trial at the Palangka Raya Religious Court on decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk. a. trial procedures. b. electronic trial evidence. c. face-to-face trial. The judge's refusal in the divorce case against the decision Number 170/pdt.g/2020/pa plk at the Palangka Raya Religious Court was caused by the plaintiffs and defendants who were unable to prove the arguments for the divorce in a trial that had been agreed and scheduled according to mutual agreement. , but in reality the parties were unable to fulfill the agreement because the plaintiff's claim was rejected. The evidence at the trial assists the judge in deciding an event, the parties at the evidentiary hearing are given the opportunity to prove at the evidentiary hearing related to the arguments of the lawsuit/application or objections. his rebuttal by means or steps, namely, the Plaintiff submits written evidence, for example a photocopy of the marriage certificate or a duplicate as proof of the validity of the marriage and a photocopy of the Identity Card as proof of self to determine his authority
Strategi hakim mediator dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya Tahun 2019-2021 M
Latar belakang penelitian ini, adanya penurunan angka perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya pada tahun 2019-2021, karena berhasil dimediasi oleh hakim mediator, dari 128 perkara tahun 2019, 115 perkara tahun 2020, 109 perkara tahun2022. Fokus penelitian ini ada tiga: 1) strategi hakim meditor dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya, 2) faktor yang mempengaruhi keberhasilan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya dan 3) faktor penghambat pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah yuridis sosiologis yaitu pendekatan ilmu sosial dan ilmu hukum secara bersamaan. Teknik pengumpulan data ada tiga observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga hakim mediator Pengadilan Agama Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Strategi Hakim Mediator dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya dengan pendekatan agama, masa lalu, keluarga dan penggunaan kaukus. 2) Faktor yang mempengaruhi keberhasilan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya yaitu Hakim Mediator, para pihak dan kasus para pihak. 3) Faktor penghambat pelaksanaan mediasi perkara perceraian di Pengadilan Agama Palangka Raya yaitu ketidak hadiran para pihak.
ABSTRACT
According to the background of this study, the divorce rate at the Palangka Raya Religious Court decreased from 128 cases in 2019 to 115 cases in 2020 and 109 cases in 2022 as a result of the mediator judge's successful mediation efforts. Three things are the main emphasis of this study: 1) The judge's method for implementing divorce case mediation at the Palangka Raya Religious Court, 2) The elements that affect divorce case mediation at the Palangka Raya Religious Court's success, and 3) The elements that obstruct divorce case mediation at the Palangka Raya Religious Court. This study used a method known as sociological legal research, which combines the fields of social science and law. There are three methods for gathering data: documentation, interviewing, and observation. Three judges who served as mediators for the Palangka Raya Religious Court made up the research subjects. The study's findings demonstrate: 1) The Mediator Judge's approach to mediating divorce cases at the Palangka Raya Religious Court, which incorporates a caucus, past, and family approach. 2) The Judge Mediator, the Parties, and the Case of the Parties are the three main variables that affect the outcome of divorce mediation cases at the Religious Courts of Palangka Raya. 3) The absence of the parties is a barrier to the mediation of divorce cases at the Palangka Raya Religious Court
Larangan akad nikah di Masjid Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya larangan untuk melaksanakan akad nikah di beberapa masjid yang ada di Kecamatan Jekan Raya kota Palangka Raya. Hal ini dapat menimbulkan kekecewaan pada masyarakat sekitar masjid yang ingin melaksanakan akad nikah mereka di masjid tersebut. Penyebab adanya larangan melaksanakan akad nikah di masjid, penelitian ini berfokus pada fungsi masjid sebagai tempat pelaksanaan akad nikah dan adanya larangan tentang melaksanakan akad nikah dibeberap masjid yang ada di Kecamatan Jekan Raya. Penelitian ini termasuk penelitian empiris dengan pendekatan hukum Islam yang dianalisis dengan teori maṣlaḥah dan teori interaksi sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan hasil dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) Adanya larangan melaksanakan akad nikad di masjid karena dikhawatirkan akan menimbulkan kemudharatan seperti bercampurnya laki-laki dan perempuan, tidak adanya kepengurusan yang melaksanakan akad nikah di masjid, ukuran masjid yang tidak luas, dan fungsi masjid lebih difokuskan untuk mensyiarkan agama Islam seperti mengadakan acara Maulid Nabi dan Isra mi’raj. (2) status hukum masjid digunakan sebagai tempat akad nikah. Jika ditinjau dari hukum Islam melaksanakan akad nikah boleh dimana saja seperti di rumah, di masjid dan di Kantor Urusan Agama (KUA). Hubungannya dengan teori mashlahah dan teori interkasi sosial alangkah lebih baiknya melaksanakan akad nikah di KUA, karena di sana ada kepengurusan yang mengatur segala macam tentang pernikahan.
ABSTRACT
This research is motivated by the prohibition to carry out marriage contracts in several mosques in Jekan Raya District, Palangka Raya City. This can cause disappointment in the community around the mosque who want to carry out their marriage contract at the mosque. The cause of the prohibition of carrying out the marriage contract in the mosque, this study focuses on the function of the mosque as a place for the implementation of the marriage contract and the prohibition on carrying out the marriage contract in several mosques in Jekan Raya District. This research includes empirical research with an Islamic law approach which is analyzed with Maṣlaḥah theory and social interaction theory. Data collection techniques using the results of observations and interviews. The results of this study are (1) There is a prohibition on carrying out the nikad contract in the mosque because it is feared that it will cause harm such as mixing of men and women, the absence of management who carries out the marriage contract in the mosque, the size of the mosque that not extensive, and the function of the mosque is more focused on broadcasting the Islamic religion such as holding the Maulid Nabi and Isra Mi'raj events. (2) The legal status of the mosque is used as a place of marriage. If viewed from Islamic law, carrying out the marriage contract may be anywhere such as at home, at the mosque and at the Office of Religious Affairs (KUA). The relationship with the theory of mashlahah and the theory of social interaction would be better to carry out the marriage contract at the KUA, because there is a management that arranges all kinds of weddings
Faktor-faktor kegagalan dalam mediasi pasangan suami istri oleh bp4 di masa pandemi covid-19 di Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi suami istri yang bermasalah dalam rumah tangganya untuk mediasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Pahandut namun mediasi tersebut gagal, sehingga permasalahan yang peneliti teliti mengenai penyebab kegagalan dalam mediasi pasangan suami istri oleh Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) di masa pandemi covid-19 di Kecamatan Pahandut dan solusi kegagalan mediasi pasangan suami istri oleh BP4 di masa pandemi covid-19 di Kecamatan Pahandut. Pada penelitian ini peneliti menggali data untuk bertujuan mengetahui penyebab-penyebab kegagalan mediasi pasangan suami istri oleh BP4 di masa pandemi covid-19 dan mengetahui solusi kegagalan mediasi pasangan suami istri oleh BP4 di masa pandemi covid-19 di Kecamatan Pahandut. Metode penelitian ini ialah termasuk kepada penelitian kualitatif atau juga disebut dengan penelitian lapangan. Penelitian ini ialah menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini terdapat subjek, subjek dalam penelitian ini ialah tiga orang pihak KUA atau pihak BP4 dan tiga orang yang gagal mediasi di KUA. Hasil penelitian: faktor yang menyebaban kegagalan dalam mediasi pasangan suami istri oleh BP4 di masa pandemi covid-19 di Kecamatan Pahandut ialah karena rumah tangga, egois, tidak ada itikad baik, pasangan usia muda, keluarga, dan solusi kegagalan mediasi pasangan suami istri oleh BP4 di masa pandemi covid-19 di Kecamatan Pahandut ialah perdamaian, keluarga, dan tahap penyelesaian.
ABSTRACT
This research was motivated by a husband and wife having problems in their household for mediation at the Pahandut Religious Affairs Office (KUA) but the mediation failed. So that the problems that the researchers examined were regarding the causes of failure in the mediation of married couples by the Advisory Board for the Guidance and Preservation of Marriage (BP4) during the covid-19 pandemic in Pahandut District and the solution to the failure of husband and wife mediation by BP4 during the covid-19 pandemic in Pahandut District. . In this study, researchers explored data to aim to find out the causes of the failure of husband and wife mediation by BP4 during the covid-19 pandemic and find solutions to the failure of husband and wife mediation by BP4 during the covid-19 pandemic in Pahandut District. This research method is included in qualitative research or also called field research. This research is using observation, interview and documentation techniques. In this study there were subjects, the subjects in this study were three KUA parties or BP4 parties and three people who failed to mediate at KUA. The results of the study: the factors that caused failure in the mediation of married couples by BP4 during the covid-19 pandemic in Pahandut District were due to household, selfishness, no good faith, young couples, family, and the solution to the failure of husband and wife mediation by BP4 During the COVID-19 pandemic in Pahandut District, there are peace, family, and the stage of completion