6024 research outputs found
Sort by
Pengaruh Persepsi Tentang Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas Vii Di Smp Islam Nurul Ihsan Palangka Raya
Minat belajar merupakan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa adanya paksaan yang menyuruhnya. Reward dan punishment sendiri, selain sebagai alat pendidikan juga sebagai reinforcement (penguatan) yang diberikan guru sebagai usaha dalam meningkatkan minat belajar siswa. Rumusan masalah yang peneliti ajukan adalah : (1) Bagaimana persepsi siswa tentang pemberian reward dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya? (2) Bagaimana persepsi siswa tentang pemberian punishment dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya? (3) Bagimana minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya? (4) Bagimana pengaruh persepsi tentang pemberian reward dan punishment terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi ganda. Populasi dalam penelitian ini kelas VII berjumlah 137 siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu non-probality sampling. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas VII.1 dan VII.2 yang berjumlah 62 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan rumus korelasi ganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah : (1) Persepsi tentang pemberian reward dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya memiliki nilai sebesar 2,59 dan termasuk kedalam kategori cukup. (2) Persepsi tentang pemberian punishment terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya memiliki nilai sebesar 2,46 termasuk kedalam kategori cukup. (3) Minat belajar belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya memiliki nilai sebesar 3,09 termasuk dalam kategori cukup. (4) Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan terhadap siswa kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya, mengenai pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap minat belajar siswa diperoleh nilai sig. F change (0,893) > dari nilai sig. F change (0,05) sehingga Ha ditolak. Maka, dapat kita simpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh persepsi tentang pemberian reward dan punishment terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya.
ABSTRACT
Interest in learning is a sense of interest in a thing or activity, without coercion. Reward and punishment itself, apart from being an educational tool, is also a reinforcement given by the teacher as an effort to increase students' interest in learning. The formulation of the problems that researchers propose are: (1) How are students' perceptions about the provision of rewards in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Islamic Junior High School Palangka Raya? (2) How are students' perceptions about the provision of punishment in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Islamic Junior High School Palangka Raya? (3) How is student interest in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Islamic Junior High School Palangka Raya? (4) How is the effect of perceptions about the provision of rewards and punishments on student interest in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Islamic Junior High School Palangka Raya? This research uses quantitative method with double correlation research type. The population in this study was class VII totaling 103 students. The sampling technique used was non-probality sampling. The sample used was class VII.1 and VII.2 students totaling 62 students. Data collection techniques are using observation, questionnaires, and documentation. To analyze the data, researchers used the double correlation formula. The research results obtained are: (1) Perception about giving rewards in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Islamic Junior High School Palangka Raya has a value of 2.59 and is included in the sufficient category. (2) Perception about giving punishment to student learning interest in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Islamic Junior High School Palangka Raya has a value of 2.46 including in the sufficient category. (3) Students' interest in learning Islamic education in class VII at Nurul Ihsan Palangka Raya Islamic Junior High School has a value of 3.09, including in the moderate category. (4) Based on the results of data analysis that has been carried out on seventh grade students at Nurul Ihsan Palangka Raya Islamic Junior High School, regarding the effect of reward and punishment on students' interest in learning, the sig value is obtained. F change (0.893) > than the sig value. F change (0.05) so that Ha is rejected. So, we can conclude that there is no significant influence between the effect of perceptions about reward and punishment on student interest in learning Islamic education class VII at Nurul Ihsan Palangka Raya Islamic Junior High School
Penerapan Model Think Talk Write Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di Mis Miftahul Jannah Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana pembelajaran menulis karangan dengan menggunakan model Think Talk Write pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MIS Miftahul Jannah Palangka Raya. (2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis karangan dengan menggunakan model Think Talk Write pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MIS Miftahul Jannah Palangka Raya. (3) untuk mengetahui pengaruh model Think Talk Write terhadap kemampuan menulis karangan mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MIS Miftahul Jannah Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain nonequivalent control group, Penelitian dilaksanakan di MIS Miftahul Jannah Palangka Raya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A yang berjumlah 26 sebagai kelas eksperimen dan V B berjumlah 25 sebagai kelas kontrol. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan unjuk kerja. Analisa data menggunakan analisis data uji t dengan syarat uji normalitas, uji homogenitas dan uji N-gain. Hasil penelitian berdasarkan rumusan masalah diperoleh bahwa (1) Pembelajaran menulis karangan dengan menggunakan model pembelajaran think talk write terhadap kemampuan menulis karangan siswa kelas V MIS Miftahul Jannah Palangka Raya diperoleh dengan rata-rata perolehan nilai 90 pada kategori sangat baik, (2) diperoleh peningkatan kemampuan menulis karangan dengan menerapkan model think talk write mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V MIS Miftahul Jannah Palangka Raya dengan nilai rata-rata 82,80 yang dinyatakan skor tinggi atau efektif, (3) berdasarkan uji independent sample t-test didapatkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 > 0,05. Terbukti bahwa terdapat perbedaan kemampuan menulis karangan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan nilai rata-rata kelas eksperimen 82,80 lebih besar dari kelas kontrol dengan nilai rata-rata 74,00 jadi model pembelajaran think talk write berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis karangan pada siswa kelas V MIS Miftahul Jannah Palangka Raya.
ABSTRACT
Based on the research results and data analysis that has been carried out, it can be concluded as follows: (1) Student activities in learning to write essays after applying the think talk write learning model in the experimental class, in its application in accordance with the syntax or steps of the learning model, from the results of the observation assessment given by 2 observers with a score of 90 categorized as very good in the activity use of the think talk write learning model on students' essay writing abilities. (2) The magnitude of the increase in the use of the think talk write learning model on students' essay writing abilities in the experimental class, with a significant value of 82.80 is categorized as high, while in the control class with a significant value of 74.00 it is categorized as medium, therefore it can be concluded that using the model Think talk write learning has a huge influence on students' ability to write essays. (3) The difference in the ability to write essays after applying the think talk write learning model in the experimental class was declared to be influential as seen from the independent sample t-test, which showed a significance value of 0.001, less than 5%, so that the think talk write learning model had an effect on students' essay writing ability
هل الثقة بالنفس ومهارة الكلام لهما علاقة؟ البحث العلمي
Murti Ayu Imelda, 2024, Apakah self confidence dan maharah al-kalam memiliki korelasi?. Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, di IAIN Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. Nurul Wahdah, M.Pd. Pembimbing (II) Yulia Rahmah, B.A, M.Pd.
Perbedaan latar belakang sekolah mahasiswa cenderung mempengaruhi self confidence terhadap kompetensi mereka. Kompetensi yang dimiliki mahasiswa dapat mempengaruhi tingkat Self confidence. Self confidence merupakan salah satu penunjang dalam meningkatan keterampilan mahasiswa, khususnya untuk kemampuan maharah al-kalam mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self confidence dengan maharah al-kalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian adalah jenis penelitian korelasi. Variabel dalam penelitian ini adalah self confidence (X) dan maharah al-kalam (Y). Dengan sampel 89 orang mahasiswa program studi pendidikan bahasa Arab tahun angkatan 2019 s/d 2022 IAIN Palangka Raya. Teknik pengumpulan data dengan Angket dan Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan 1) Tingkat self confidence mahasiswa program studi pendidikan bahasa Arab IAIN Palangka Raya dengan nilai rata-rata 3,45 dominan pada kategori cukup. 2) Tingkat maharah al-kalam mahasiswa program studi pendidikan bahasa Arab IAIN Palangka Raya dengan rata-rata 83,02 dominan pada kategori baik. 3) Self confidence dan maharah al-kalam mahasiswa program studi pendidikan bahasa Arab IAIN Palangka Raya menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,143 > 0,05 yang berarti idak memiliki korelasi.
الملخص
مورتي أيو إيميلدا، 2024، هل علاقة بين الثقة بالنفس ومهارة الكلام؟ قسم تعليم اللغة، كلية التربية وتدريب المعلمين، في جامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية، المشرفة الأولى (1) د. نور الوحدة الماجستير، المشرفة الثانية (2) يوليا رحمة الماجستير.
الاختلافات في الخلفيات المدرسية للطلاب إلى التأثير على ثقتهم بأنفسهم في كفاءاتهم. يمكن للكفاءات التي يمتلكها الطلاب أن تؤثر على مستوى الثقة بالنفس. الثقة بالنفس هي إحدى وسائل دعم تحسين مهارات الطلاب، وخاصة قدرات مهارة الكلام لدى الطلاب. يهدف هذا البحث إلى تحديد العلاقة بين الثقة بالنفس ومهارة الكلام. تستخدم هذا البحث هو نهج الكمي. هذا النوع من البحث هو بحث الارتباط. والمتغيران في هذا البحث هما الثقة بالنفس (X) ومهارة الكلام (Y). مع عينة مكونة من 89 طالبًا من قسم تعليم اللغة العربية لفصل في جامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية من 2019 إلى 2022. تقنيات جمع البيانات باستخدام الاستبيانات والوثائق. تستخدم تقنيات تحليل البيانات التحليل الوصفي والتحليل الإحصائي. تظهر نتائج البحث 1) أن مستوى الثقة بالنفس لدى الطلاب في قسم تعليم اللغة العربية في جامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية بمتوسط درجة 3.45 هو السائد في الفئة الكافية. 2) مستوى مهارة الكلام للطلاب في قسم تعليم اللغة العربية في جامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية بمتوسط 83.02 هو السائد في الفئة الجيدة. 3) الثقة بالنفس ومهارة الكلام لدى طلاب قسم تعليم اللغة العربية في جامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية يوضح أن القيمة p هي 0.143 > 0.05 وهو أمر مهمليس له علاقة
Peran Kejaksaan Negeri Palangka Raya Dalam Upaya Restorative Justice
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya penyelesaian restorative justice terhadap kasus di luar tindak pidana ringan di Kejaksaan Negeri Palangka Raya. Adapun rumusan masalah yakni (1) bagaimana upaya jaksa dalam menerapkan restorative justice di Kejaksaan Negeri Palangka Raya pada tahun 2021 hingga tahun 2023?, (2) bagaimana respon para pihak yang berhasil dan tidak berhasil dilakukan restorative justice di Kejaksaan Negeri Palangka Raya?. Jenis penelitian yang digunakan ialah hukum empiris, data penelitian ini dihimpun dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, untuk menganalisis hasil yang diperoleh peneliti di lapangan maka menggunakan dua teori yaitu teori ishlah dan teori efektivitas hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu dari 13 upaya yang dilakukan Kejaksaan Negeri Palangka Raya adalah memfasilitasi proses restorative justice kepada para pihak yang berperkara. Jika diukur dengan teori ishlah, keduanya berjalan beriringan, tetapi ishlah tidak membatasi penerapannya pada tindak pidana ringan maupun berat. Adapun respon pihak yang berhasil lebih merespon positif yakni memperbaiki hubungan sosial dan komunikasi yang baik kepada korban dan pelaku, mengembalikan hak korban, dan membantu memulihkan kembali nama baik pelaku, kemudian respon pihak tidak berhasil lebih merespon negatif yakni jaksa penuntut umum masih perlu peningkatan dalam menganalisis kasus sesuai dengan ketentuan restorative justice, serta Kejaksaan Negeri Palangka Raya belum bisa memberikan dengan pasti pada kasus tersebut karena keputusan ada di Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Agung.
ABSTRACK
This research is motivated by the implementation of restorative justice for cases beyond minor criminal offenses at the Palangka Raya District Attorney's Office. The research questions are: (1) How have prosecutors implemented restorative justice at the Palangka Raya District Attorney's Office from 2021 to 2023? (2) What are the responses of the parties involved in successful and unsuccessful restorative justice cases at the Palangka Raya District Attorney's Office? The type of research used is empirical legal research. The data for this research were collected through observation, interviews, and documentation. To analyze the findings obtained in the field, the researcher used two theories: the theory of ishlah and the theory of legal effectiveness. The results of the research indicate that one of the 13 efforts made by the Palangka Raya District Attorney's Office was to facilitate the restorative justice process for the parties involved in legal disputes. When measured against the theory of ishlah, both work in parallel, but ishlah does not limit its application to either minor or serious offenses. The response of the parties involved in successful cases was more positive, such as improving social relations and good communication between the victim and the perpetrator, restoring the victim's rights, and helping to rehabilitate the perpetrator's reputation. Conversely, the response of the parties involved in unsuccessful cases was more negative, indicating that the public prosecutor still needs to improve their case analysis in accordance with restorative justice principles, and the Palangka Raya District Attorney's Office has yet to provide certainty in such cases because the final decision rests with the High Prosecutor's Office or the Attorney General's Office
Ketahanan Keluarga Pasca Covid-19 (Studi Kasus Di Gang Giat Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya)
Family resilience after Covid-19 causes changes in families. So the family must continue to survive the existing problems. Family resilience is the ability of each family to face difficulties and then adapt to the changes that occur and be able to bounce back, even becoming stronger. Post-covid-19 has caused various kinds of obstacles that families have to face. These obstacles include an economic crisis or a business going bankrupt. But after post-Covid-19, families have become more concerned about the environment and health.
The methodused in thisresearchis a qualitative method because the problem sstudied are quite complex and dynamic sothat the data obtained by the sources is collected using a more natural method, namely direct interviews with the sources toget natural answers as well, as well as observation and documentation. The resource person in this research is one family.
Based on field findings, post-Covid family resilience in familieson Jalan Dr. Murjani gang Giat, Pahandut sub-district, Palangka Raya City covers the economic crisis and bankrupt businesses. The causative factoris Covid-19, so that after Covid-19 business becomes quiet.
ABSTRAK
Ketahanan keluarga pasca covid-19 menyebabkan perubahan pada keluarga. Sehingga keluarga harus tetap bertahan dengan permasalahan-permasalahan yang ada. Ketahanan keluarga merupakan kemampuan setiap keluarga dalam menghadapi kesulitan kemudian beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi dan mampu bangkit kembali, bahkan menjadi lebih kuat. Pasca covid-19 menyebabkan berbagai macam rintangan yang harus dihadapi oleh keluarga. Rintangan tersebut seperti krisis ekonomi atau pun usaha yang bangkrut. Tetapi setelah pasca covid-19 keluarga menjadi lebih memperhatikan lingkungan dan kesehatan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif karena permasalahan yang diteliti cukup komplek dan dinamis sehingga data yang diperoleh narasumber dijaring dengan metode yang lebih alamiah yakni wawancara secara langsung dengan narasumber untuk mendapat jawaban yang alamiah juga, serta observasi dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini yaitu satu keluarga.
Berdasarkan hasil temuan lapangan bahwa ketahanan keluarga pasca covid pada keluarga di jalan Dr. Murjani gang Giat kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya meliputi krisis ekonomi serta usaha yang bangkrut. Faktor penyebabnya ialah covid-19, sehingga setelah covid-19 usaha menjadi sepi
Moderasi Beragama di Pesantren : Manajemen, Wawasan, Sikap, dan Internalisasi Nilai
Buku ini berfokus pada pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang dapat memainkan peran penting dalam mengajarkan dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama
Media Pembelajaran Berbasis Digital (Editor : Sarwindi)
buku ini membahas berbagai platform,aplikasi, serta metode pembelajaran digital yang dapat digunakan dalam berbagai jenjang pendidikan. Harapannya,buku ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pembaca dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluangyang ditawarkan oleh kemajuan teknologi di bidang pendidikan
Pedoman Penulisan Makalah dan Tugas Akhir( Disertasi )
Tujuan pedoman ini untuk menyeragamkan standar penulisan karya
ilmiah yang dimulai sejak penulisan tugas-tugas kuliah sampai penulisan
naskah ujian komprehensif, naskah proposal disertasi, naskah ujian
verifikasi, naskah ujian tertutup, dan naskah ujian terbuka
Motivasi Nasabah Pegadaian Syariah Unit Pasar Baru Kota Palangka Raya Dalam Memilih Akad Wadi’ah Pada Produk Tabungan Emas
Pegadaian Syariah memiliki beberapa produk yang ditawarkan salah satunya tabungan emas kemunculan produk tabungan emas ini didasarkan pada perkembangan harga emas yang setiap harinya fluktuatif bahkan cenderung tinggi. Salah satu produk yang ada di Pegadaian Syariah yang paling diminati oleh nasabah adalah produk tabungan emas yang menggunakan sistem akad wadi’ah. Penelitian ini difokuskan pada dua permasalahan yaitu Bagaimana motivasi nasabah dalam memilih akad wadi’ah pada produk tabungan emas dan Apa saja kelebihan dan kekurangan produk tabungan emas dengan akad wadi’ah di Unit Pegadaian Syariah pasar baru Jl. Darmosugondo Kota Palangka Raya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan meliputi: 3 subjek penelitian yang terdiri dari 3 nasabah produk tabungan emas di Unit Pegadaian Syariah Pasar Baru dan informan tambahan yaitu pengelola Unit. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengabsahan data berupa triangulasi sumber, serta menggunakan analisis data berupa collection, reduction, display, dan conclutions.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa, (1) Dalam mengambil keputusan untuk memiliki tabungan emas nasabah mendapatkan dorongan dari diri sendiri (motivasi instrinsik) yaitu nasabah termotivasi karena tabungan emas dapat dijadikan sebagai investasi jangka panjang untuk kebutuhan di masa depan. Kemudian dorongan dari luar yang menawarkan produknya (motivasi ekstrinsik) yaitu dorongan dari Pihak Pegadaian yang meliterasi keunggulan dari tabungan emas sehingga nasabah tertarik untuk memiliki tabungan emas. (2) Kelebihan dari produk tabungan emas dapat dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Investasi pada produk tabungan emas di Pegadaian Syariah bersifat fleksibel dapat ditarik kapan saja, potensi kerugian investasi tabungan emas sangat kecil dikarenakan nilai emas yang stabil dan tahan terhadap inflasi. Sedangkan untuk kekurangan tabungan emas yaitu investasi jangka panjang yang keuntungannya bisa didapatkan dalam jangka waktu yang cukup lama dan tidak dapat melakukan improfisasi karena investasi bukan berbentuk usaha melainkan tabungan emas
Efektivitas Penggunaan Metode Pembelajaran Diskusi Tipe Buzz Group Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik
Salah satu komponen penting dalam pembelajaran adalah metode. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan peserta didik adalah metode pembelajaran diskusi tipe Buzz Group. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Buzz Group pada mata pelajaran matematika materi pecahan, (2) mengetahui efektivitas penggunaan metode pembelajaran tipe Buzz Group terhadap keaktifan belajar peserta didik, (3) mengetahui pengaruh metode pembelajaran Buzz Group terhadap keaktifaan peserta didik pada mata pelajaran matematika materi pecahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV di MIS Miftahul Huda 2 Palangka Raya yang terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, yakni tingkat keaktifan yang rendah diantara 3 kelas tersebut. Adapun yang memenuhi kriteria itu ialah kelas IV-B dengan jumlah peserta didik 26 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui lembar observasi yang digunakan untuk menggali data mengenai penerapan metode diskusi tipe Buzz Group pada saat pembelajaran berlangsung dan menggali data mengenai keaktifan belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan metode pembelajaran tipe Buzz Group pada materi pecahan diperoleh rata-rata 3,73 dengan kriteria sangat baik. (2) efektivitas penggunaan metode pembelajaran Buzz Group sudah berjalan dengan efektif dengan nilai effect size 3, 248. (3) pengaruh metode pembelajaran tipe Buzz Group terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas IV-B MIS Miftahul Huda 2 Palangka Raya bahwa uji paired sample T-Test menunjukan perbedaan signifikan (0.000 < 0,05), dengan nilai rata-rata meningkat sebesar 10,307 yang berarti ada pengaruh signifikan setelah menggunakan metode pembelajaran Buzz Group