IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Pengaruh Book Tax Differences Terhadap Manajemen Laba Pada Lembaga Keuangan Mikro Yang Terdaftar Di Ojk

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang pengaruh book tax differences terhadap manajemen laba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan objek dalam penelitian ini adalah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2015-2022. Mengetahui bagaimana pengaruh large positive book tax differences terhadap manajemen laba dan pengaruh large negative book tax differences terhadap manajemen laba. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kausal komperatif, populasi dalam penelitian ini adalah Lembaga Keuangan Mikro yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2015-2022. Dengan menggunakan purposive sampling, terdadapat 5 Lembaga Keuangan Mikro selama 8 tahun yaitu 2015-2022, penelitian ini menggunakan data panel maka diperoleh sebanyak 40 observasi. Metode pengujian dalam penelitian ini adalah Random Effect Model (REM) untuk pengujian asumsi klasik, hipotesis, dan koefisien determinasi. Sedangkan untuk pengujian variabel menggunakan metode regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. pengolahan data pada penelitian ini untuk menganalisis statistik menggunakan Eviews 12 dibantu dengan Microsoft Excel. Hasil analisis uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel X1 large positive book tax differences (LPBTD) sebesar 0.9119 > 0,05 (sig < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa LPBTD tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Large Negative Book Tax Differences (LNBTD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba pada Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2015-2022. Hasil koefisien determinasi sebesar 83,95% mengenai manajemen laba dan sisanya 16,05% dijelaskan atau digambarkan oleh variabel lain yang bukan merupakan variabel dalam penelitian ini. Abstrak This research discusses the influence of book tax differences on earnings management. The type of research used is quantitative research and the object of this research is Microfinance Institutions (LKM) registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2015-2022. Knowing the influence of large positive book tax differences on earnings management and the influence of large negative book tax differences on earnings management. This research is categorized as comparative causal research, the population in this research is Microfinance Institutions registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2015-2022. By using purposive sampling, there were 5 Microfinance Institutions for 8 years, namely 2015-2022, this research used panel data so 40 observations were obtained. The testing method in this research is the Random Effect Model (REM) for testing classical assumptions, hypotheses and coefficient of determination. Meanwhile, for variable testing, the multiple linear regression method is used to test the influence of the independent variable on the dependent variable. Data processing in this research was used to analyze statistics using Eviews 12 assisted by Microsoft Excel . The results of the t test analysis (partial) show that the variable X1 large positive book tax differences (LPBTD) is 0.9119 > 0.05 (sig < 0.05). It can be concluded that LPBTD has no effect on earnings management. Large Negative Book Tax Differences (LNBTD) has a positive and significant effect on earnings management at Microfinance Institutions (LKM) registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2015-2022. The coefficient of determination results of 83.95% regarding earnings management and the remaining 16.05% is explained or described by other variables which are not variables in this research

    Penerapan Akuntansi Pembiayaan Gadai Syariah Dan Penetapan Biaya Administrasi Di Unit Pegadaian Syariah Palangka Raya

    No full text
    Salah satu lembaga keuangan non bank yang memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk mendapatkan pinjaman dana berbasis syariah yaitu pegadaian syariah. Praktik gadai khususnya produk gadai emas yang banyak diminati masyarakat dipegadaian syariah Palangka Raya, pemberi gadai (rahin) akan dikenakan biaya yang harus dibayar kepada penerima gadai (murtahin) yang berkaitan dengan transaksi gadai yaitu biaya administrasi dan biaya sewa penyimpanan barang gadai (marhun). Namun, praktik yang terjadi di unit pegadaian syariah (UPS) Palangka Raya Jalan G. Obos rahin/nasabah dikenakan biaya administrasi berdasarkan besar golongan pinjaman. Semakin tinggi nilai uang pinjaman rahin/nasabah maka semakin tinggi biaya administrasi yang harus dibayarkan oleh rahin/nasabah. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian. Memiliki tujuan untuk mengetahui bentuk penerapan akad gadai emas dan penetapan biaya administraasi dikantor UPS Palangka Raya jalan G. Obos. Metode penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi dan pengabsahan data menggunakan triangulasi. Lokasi pada penelitian ini adalah Unit Pegadaian Syariah Palangka Raya jalan G. Obos. Subjek penelitian terdiri dari 1 orang pengelola unit yang merangkap sebagai penaksir, 1 orang kasir serta 2 orang informan yang telah memenuhi kriteria sebagai rahin/nasabah. Hasil penelitian menemukan bahwa, penerapan akuntansi pembiayaan gadai emas dikantor Unit Pegadaian Syariah Palangka Raya jalan G. Obos sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 107 yang akad gadainya menggunakan rahn tasjily berartikan jaminan dalam bentuk barang atas utang, dibuktikan dengan adanya pengakuan dan pengukuran barang gadai emas serta penyajian dan pengungkapan barang gadai emas, nilai gadai emas ditentukan berdasarkan tarif mun’ah pemeliharaan rahn emas. Pada Penetapan biaya administrasi di kantor Unit Pegadaian Syariah Palangka Raya jalan G. Obos telah menerapkan sesuai dengan fatwa DSN-MUI No.19 DSN-MUI/IV/2001 tentang qardh yaitu harus menggunakan akad baru, dalam menentukan nilai biaya administrasi disesuaikan jumlah nilai barang gadai yang yang sudah ditetapkan berdasarkan golongan mulai dari minimal 2.500 rupiah hingga maksimal 125.000 rupiah. ABSTRACT One of the non-bank financial institutions that provides facilities to the public to get sharia-based loans is sharia pawnshops. The practice of pawnning, especially gold pawn products that are in great demand by the public at the Palangka Raya sharia pawnshop, the pawnbroker (rahin) will be charged a fee that must be paid to the pawnbroker (murtahin) related to the pawn transaction, namely administrative fees and rental fees for the storage of pawn goods (marhun). However, the practice that occurs in the sharia pawnshop unit (UPS) of Palangka Raya Jalan G. Obos rahin/customer is subject to an administrative fee based on the size of the loan group. The higher the value of the loan money, the higher the administrative fee that must be paid by the customer. Based on this, researchers are interested in conducting research. The purpose is to find out the form of the implementation of the gold pawn contract and the determination of administrative fees at the UPS Palangka Raya office on Jalan G. Obos. This research method uses a qualitative approach that is descriptive. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation and data validation using triangulation. The location of this study is the Palangka Raya Sharia Pawnshop Unit, Jalan G. Obos. The research subjects consisted of 1 unit manager who doubled as an estimator, 1 cashier and 2 informants who had met the criteria as rahin/customers. The results of the study found that, the application of gold pawn financing accounting at the Palangka Raya Sharia Pawnshop Unit office on G. Obos street is in accordance with the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) number 107 whose pawn contract uses rahn tasjily which means guarantee in the form of goods on debts, as evidenced by the recognition and measurement of gold pawns as well as the presentation and disclosure of gold pawns, The value of the gold pawn is determined based on the Mun'ah tariff for the maintenance of gold rahn. In the determination of administrative fees at the Palangka Raya Sharia Pawnshop Unit office, G. Obos street, has applied in accordance with the DSN-MUI fatwa No.19 DSN-MUI/IV/2001 concerning qardh, namely the use of a new contract, in determining the value of administrative fees is adjusted to the amount of the value of the pawn that has been determined based on the group starting from a minimum of 2,500 rupiah to a maximum of 125,000 rupiah

    Analisis Pengukuran Kinerja Keuangan Pemerintah Provinsi Dengan Menggunakan Prinsip Value For Money (Studi Kasus Pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah)

    No full text
    Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional, besarnya anggaran pendidikan yang dikelola dengan baik dan dialokasikan secara tepat akan berpengaruh terhadap tingkat melek huruf dan tingkat lama sekolah sehingga pada gilirannya akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah merupakan instansi pemerintah daerah yang memiliki kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban kinerja dalam bentuk laporan keuangan. Value for money dalam konteks otonomi daerah merupakan jembatan untuk menghantarkan pemerintah mencapai good governance. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimatan Tengah berdasarkan prinsip value for money. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang dianalisis secara deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan teknik pengolahan data yang digunakan adalah berdasar pada prinsip Value for Money. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalimanatan Tengah tahun 2020, 2021, dan 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja keuangan yang ada pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2020-2022 berdasarkan prinsip value for money sudah ekonomis, efisien, dan efektif. Berdasarkan perspektif Islam, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah sudah selaras dengan syariat Islam yang melarang berlebih-lebihan dan juga kikir dalam penggunaan sumber daya sehingga tercipta keadilan dalam pengelolaannya demi mencapai tujuan akhir bagi masyarakat. ABSTRACT The state prioritizes an education budget of at least 20% of the APBN and from the APBD to meet the needs of organizing national education, the amount of education budget that is well managed and allocated appropriately will affect the literacy rate and the length of schooling so that in turn it will increase the Human Development Index. The Central Kalimantan Provincial Education Office is a local government agency that has an obligation to provide performance accountability in the form of financial reports. Value for money in the context of regional autonomy is a bridge to deliver the government to achieve good governance. The purpose of this study was to determine and analyze the financial performance of the Central Kalimantan Provincial Education Office based on the principle of value for money. The method used is a quantitative method that is analyzed descriptively. Data collection techniques in the form of documentation and data processing techniques used are based on the principles of Value for Money. The data used in this study are the Central Kalimantan Provincial Education Office Budget Realization Reports for 2020, 2021 and 2022. The results of this study indicate that the financial performance of the Central Kalimantan Provincial Education Office in 2020-2022 based on the principle of value for money is economical, efficient, and effective. Based on the Islamic perspective, the Central Kalimantan Provincial Education Office is in line with Islamic law which prohibits excess and miserliness in the use of resources so as to create justice in its management in order to achieve the ultimate goal for the community

    Efektivitas Program Pemagangan Dalam Negeri Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah

    No full text
    Program pemagangan dalam negeri merupakan salah satu program pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya meningkatkan keterampilan dalam mencari pekerjaan atau membuka usaha secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi serta efektivitas program pemagangan dalam negeri yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada informan utama dalam penelitian ini yaitu Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Seksi Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, serta empat orang informan tambahan yaitu peserta yang telah mengikuti program pemagangan dalam negeri. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori ukuran ektivitas dari Budiani yang menyatakan terdapat 4 (empat) indikator dalam mengukur efektivibtas yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, pencapaian tujuan program, dan pengawasan/pemantauan program. Hasil penelitian menemukan bahwa implementasi dari pelaksanaan program pemagangan dalam negeri antara lain, yaitu pelatihan di kejuruan otomotif sepeda motor, operator komputer, perkantoran, listrik, las, dan barista. Kemudian efektivitas program pemagangan dalam negeri dapat dikatakan sangat efektif. Hal ini ditunjukkan dengan para peserta yang mengikuti pemagangan mendapatkan pengalaman secara langsung, peserta mengetahui dunia kerja selama mengikuti pemagangan, peserta mendapatkan sertifikat yang membuktikan bahwa telah mengikuti pelatihan yang dapat digunakan untuk mendaftarkan diri ketika melamar pekerjaan, dan peserta mampu membuka usaha secara mandiri. Ekonomi Islam melihat program pemagangan dalam negeri sebagai sebuah program yang mendatangkan manfaat (maslahah) karena meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki sehingga mampu menciptakan tenaga kerja dan mampu membuka lapangan pekerjaan secara mandiri. ABSTRACT The domestic apprenticeship program is one of the training programs carried out by the Central Kalimantan Province Manpower and Transmigration Service in an effort to improve skills in finding work or opening an independent business. This research aims to determine the implementation and effectiveness of the domestic apprenticeship program carried out by the Central Kalimantan Province Manpower and Transmigration Service. This research includes descriptive research with a qualitative approach. The data collection technique was carried out by interviewing the main informants in this research, namely the Head of the Job Training and Workforce Placement Division, the Job Training and Workforce Productivity Section, as well as four additional informants, namely participants who had taken part in domestic apprenticeship programs. Data analysis was carried out through a process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research uses Budiani's theory of measuring effectiveness which states that there are 4 (four) indicators in measuring effectiveness, namely accuracy of program targets, program socialization, achievement of program objectives, and program supervision/monitoring. The results of the research found that the implementation of the domestic apprenticeship program included training in automotive, motorbike, computer operator, office, electrical, welding and barista vocations. Then the effectiveness of the domestic apprenticeship program can be said to be very effective. This is demonstrated by the participants who take part in the apprenticeship gaining direct experience, the participants get to know the world of work while taking part in the apprenticeship, the participants receive a certificate proving that they have taken part in the training which can be used to register when applying for jobs, and the participants are able to open a business independently. Islamic Economics sees the domestic apprenticeship program as a program that brings benefits (maslahah) because it increases the knowledge and skills possessed so that it is able to create a workforce and is able to open up independent employment opportunities

    Potensi Ekonomi Terowongan “Nur Mentaya” Bagi Masyarakat Kota Sampit

    No full text
    Terowongan Nur Mentaya yang kini menjadi ikon baru Kota Sampit membuat daerah tersebut dikenal oleh kalangan masyarakat luas. Sebagai objek wisata baru, keberadaan terowongan Nur Mentaya sering dijadikan alternatif bagi masyarakat untuk bersantai bersama keluarga atau sekadar berkumpul bersama teman. Keberadaan terowongan Nur Mentaya ini juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Usaha yang dilakukan yakni dengan berdagang di sekitar terowongan Nur Mentaya. Penelitian ini berfokus pada (1) Permintaan dan penawaran yang terjadi di terowongan Nur Mentaya kota Sampit. (2) Persepsi pedagang selama berjualan di terowongan Nur Mentaya kota Sampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan jenis penelitian lapangan. Subjek dalam penelitian adalah 5 pedagang, 1 Pihak Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, dan 5 informan dalam penelitian adalah pengunjung terowongan Nur Mentaya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan trianggulasi dengan jenis triangulasi sumber. Teknik analisis menggunakan 4 komponen, yaitu collection, reduction, data display dan conclusions drawing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terowongan Nur Mentaya menjadi tempat yang memiliki potensi untuk berlangsungnya kegiatan perekonomian. Itu terlihat dari interaksi permintaan dan penawaran yang berlangsung antara pengunjung dengan pedagang yang berdagang di sepanjang jalan yang menjadi kawasan terowongan Nur Mentaya. (2) Persepsi pedagang selama berdagang di kawasan terowongan Nur Mentaya mengungkapkan bahwa keberadaan terowongan Nur Mentaya membawa dampak baik bagi perekonomian pedagang. Sebab, selama berdagang pendapatan yang mereka peroleh meningkat terlebih lagi di hari libur sekolah dan akhir pekan. ABSTRACT Nur Mentaya Tunnel, which is now the new icon of Sampit City, makes the area known to the wider community. As a new tourist attraction, the existence of the Nur Mentaya tunnel is often used as an alternative for people to relax with family or just gather with friends. The existence of the Nur Mentaya tunnel also opens up opportunities for people who want to increase their income to meet their living needs. The business carried out is by trading around the Nur Mentaya tunnel. This research focuses on (1) Demand and supply that occur in the Nur Mentaya tunnel in Sampit city. (2) The perception of traders while selling in the Nur Mentaya tunnel in Sampit city. This research uses a descriptive qualitative research approach and a type of field research. The subjects in the study were 5 traders, 1 party from the Cooperative Office, SMEs, Industry and Trade, and 5 informants in the study were visitors to the Nur Mentaya tunnel. Data collection techniques are based on observation, interviews and documentation. Data validation uses trianggulation with the source triangulation type. The analysis technique uses 4 components, namely collection, reduction, data display and conclusions drawing. The results of this study show that: (1) Nur Mentaya Tunnel is a place that has the potential for economic activities. It can be seen from the interaction of demand and supply that takes place between visitors and traders who trade along the road that becomes the Nur Mentaya tunnel area. (2) The perception of traders while trading in the Nur Mentaya tunnel area reveals that the existence of the Nur Mentaya tunnel has a good impact on the trader's economy. Because, during trading, the income they earn increases, especially on school holidays and weekends

    Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Ukm Pada Usaha Kerupuk Ikan Di Desa Baru Kecamatan Dusun Selatan

    No full text
    Penduduk miskin di Kabupaten Barito Selatan menunjukkan perkembangan cenderung meningkat selama periode 2019-2022, meskipun dengan pola yang fluktuatif. Pada tahun 2019, presentase penduduk miskin sebesar 4,39 persen dari jumlah seluruh penduduk Kabupaten Barito Selatan. Upaya pemerintah yang dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan yaitu bekerjasama dengan pihak Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM untuk melakukan pemberdayaan. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyuluhan pengemasan produk kerupuk ikan, dampaknya terhadap omset penjualan dan perspektif ekonomi syariah terhadap dampak dari pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari perangkat desa dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM. Teknik penentuan subjek dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan yaitu pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion and verification). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyuluhan pengemasan produk kerupuk ikan, dapat dilihat dari beberapa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Baru untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dengan mengadakan pelatihan usaha, pendampingan, pemagangan, permodalan dan jaringan bisnis. Adapun Dampak pemberdayaan ekonomi masyarakat ini memberikan dampak yang positif dan negatif bagi masyarakat Desa Baru. Hal ini dapat dilihat dari pemberdayaan ekonomi masyarakat perspektif Islam yaitu dengan prinsip ukhkuwah, ta’awun dan persamaan derajat. ABSTRACT The poor population in South Barito Regency shows that development tends to increase during the 2019-2022 period, although with a fluctuating pattern. In 2019, the percentage of poor people was 4.39 percent of the total population of South Barito Regency. The government's efforts to eradicate poverty include collaborating with the Department of Industry, Trade, Cooperatives and SMEs to carry out empowerment. The aim of this research is to determine community economic empowerment through education on fish cracker product packaging, its impact on sales turnover and a sharia economic perspective on the impact of community economic empowerment. This research uses a descriptive qualitative approach method with field research. The research subjects consisted of village officials and the Department of Industry, Trade, Cooperatives and SMEs. The technique for determining subjects is purposive sampling. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The analysis in this research uses data collection, data reduction, data display, and conclusion and verification. Based on the results of this research, it can be concluded that community economic empowerment through education on the packaging of fish cracker products can be seen from several efforts made by the Baru Village Government to empower the community economy by providing business training, mentoring, apprenticeships, capital and business networks. The impact of community economic empowerment has had positive and negative impacts on the people of Baru Village. This can be seen from the Islamic perspective of community economic empowerment, namely with the principles of ukhkuwah, ta'awun and equality

    Efisiensi Dan Dampak Ekonomi Driver Ojek Online (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Iain Palangka Raya)

    No full text
    Beberapa keluarga dengan pendapatan rendah terpaksa untuk berhenti memberikan biaya pendidikan kepada anak-anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Namun ada beberapa anak yang tetap ingin melanjutkan pendidikannya dengan bekerja sambil kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efisiensi kerja mahasiswa yang menjadi driver ojek online dan menganalisis dampak driver ojek online terhadap peningkatan ekonomi driver mahasiswa di Kota Palangka Raya. Penelitian ini meggunakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 orang driver mahasiswa yang mana sesuai dengan kriteria yaitu mahasiswa FEBI IAIN Palangka Raya angkatan 2021-2022 yang telah bekerja lebih dari 1 tahun menjadi driver ojek online dan bekerja sambil membantu ekonomi keluarga. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan pengabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Selanjutnya analisis data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi kinerja mahasiswa yang menjadi driver ojek online ini memberikan keuntungan yang signifikan dalam hal fleksibilitas waktu, penghematan biaya dan pengelolaan tenaga. Dengan jadwal kerja yang fleksibel, mahasiswa dapat mengatur waktu kerja sesuai dengan kebutuhan dan waktu luang mereka. Selain itu, pekerjaan ini juga menghemat biaya karena tidak memerlukan biaya tambahan seperti transportasi atau sewa tempat usaha, mahasiswa dapat beristirahat disaat kelelahan dan kembali bekerja setelah siap karena fleksibilitas waktu kerjanya ini memungkinkan untuk mengelola tenaga dengan baik. Pekerjaan sebagai driver ojek online memberikan dampak ekonomi yang besar dengan peningkatan pendapatan yang memberikan stabilitas finansial bagi mahasiswa dan keluarganya. Meskipun memberikan manfaat yang signifikan, pekerjaan ini juga memiliki risiko dan dampak negatif, seperti biaya perbaikan kendaraan dan risiko kecelakaan yang dapat menyebabkan tekanan finansial dan stres. ABSTRACT Some families with low incomes are forced to stop paying for their children's education in order to get a higher education. However, there are some children who still want to continue their education by working while studying. This research aims to describe the performance efficiency of students who are online motorcycle taxi drivers and analyze the impact of online motorcycle taxi drivers on improving the economy of student drivers in Palangka Raya City. This research uses field research with qualitative methods. The subjects of this research were 2 student drivers who met the criteria, namely FEBI IAIN Palangka Raya students class 2021-2022 who had worked for more than 1 year as online motorcycle taxi drivers and worked while helping the family financially. Data collection techniques use observation, interviews, documentation. Meanwhile, data validation uses source triangulation techniques. Next, analyze the data, present the data and draw conclusions. The research results show that the efficiency of the performance of students who become online motorcycle taxi drivers provides significant benefits in terms of time flexibility, cost savings and energy management. With a flexible work schedule, students can arrange their work time according to their needs and free time. Apart from that, this job also saves costs because it does not require additional costs such as transportation or renting a place of business, students can rest when they are tired and return to work when they are ready because the flexibility of their working hours makes it possible to manage their energy well. Working as an online motorcycle taxi driver has a big economic impact with increased income which provides financial stability for students and their families. Although it provides significant benefits, this job also has risks and negative impacts, such as vehicle repair costs and the risk of accidents which can cause financial pressure and stress

    Penerapan Psak No. 109 Tentang Akuntansi Zakat Dan Infak / Sedekah Pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palangka Raya

    No full text
    Penelitian ini mengkaji tentang penerapan PSAK No. 109 tentang zakat dan infak/sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Palangka Raya (BAZNAS Kota Palangka Raya) serta kendala dalam penerapan akuntansi zakat dan infak/sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Palangka Raya (BAZNAS Kota Palangka Raya) dalam penerapan akuntansi zakat dan infak/sedekah pada berdasarkan PSAK No.109. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretif dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun subjek penelitian yaitu sumber data yang dapat memberikan data dan informasi terkait penelitian adalah 2 orang staf BAZNAS Kota Palangka Raya dan 1 orang Staf Pontren Kemenag Kota Palangka Raya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: 1) Penerapan PSAK No. 109 tentang zakat dan infak/sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Palangka Raya (BAZNAS Kota Palangka Raya) mulai dilaksanakan pada tahun 2021 yang mana sebelumnya mereka menggunakan sistem pelaporan manual berdasarkan aturan dari BAZNAS pusat. Dalam hal pelaporan, antara laporan zakat, infaq, dan sedekah disajikan dalam laporan yang berbeda karena perbedaan asnad dalam penerimaannya dengan disertai 2 tim audit yang bertugas untuk memeriksa tentang kebenaran aliran dana serta benar tidaknya secara syar’i yang dilakukan oleh badan independen dan kementerian agama. 2) Kendala yang dihadapi Badan Amil Zakat Nasional Kota Palangka Raya (BAZNAS Kota Palangka Raya) dalam penerapan akuntansi zakat dan infak/sedekah pada PSAK No. 109 berdasarkan hasil penelitian adalah kurangnya pengetahuan dari segi SDM dalam penerapan PSAK No. 109 yang baik dalam menyusun laporan keuangan. Selain itu kurang tenaga ahli dalam menerapkan laporan keuangan berdasarkan PSAK No. 109. Pendanaan yang kurang dari BAZNAS Kota Palangka Raya sendiri dan tidak adanya anggaran yang diberikan pusat pada daerah untuk dapat mengikuti pelatihan tentang penerapan akuntansi zakat dan infak/sedekah berdasarkan PSAK No.109 juga menjadi kendala dalam penerapan akuntansi keuangan berdasarkan PSAK No. 109 dari BAZNAS Kota Palangka Raya. ABSTRACT This research examines the implementation of PSAK No. 109 concerning zakat and infaq/alms at the Palangka Raya City National Zakat Agency (BAZNAS Palangka Raya City) as well as analysis of obstacles in implementing zakat and infaq/alms accounting at the Palangka Raya City National Zakat Amil Agency (Palangka Raya City BAZNAS) in implementing zakat accounting and infaq/alms based on PSAK No.109. This research uses an interpretive approach with a qualitative research type. The research subjects, namely data sources who can provide data and information related to research, are 2 BAZNAS staff from Palangka Raya City and 1 staff from the Ministry of Religion Islamic Boarding School of Palangka Raya City. Data collection techniques include observation, interviews and documentation which are then analyzed through the stages of data reduction, data presentation and verification. The conclusions in this research are: 1) Implementation of PSAK No. 109 concerning zakat and infaq/alms at the Palangka Raya City National Amil Zakat Agency (BAZNAS Palangka Raya City) will begin to be implemented in 2021, where previously they used a manual reporting system based on the rules of the central BAZNAS. In terms of reporting, zakat, infaq and alms reports are presented in different reports due to differences in Asnad receipts accompanied by 2 audit teams tasked with checking the correctness of the flow of funds and whether or not they are carried out according to Sharia by independent bodies and the Ministry of Religion. 2) Obstacles faced by the Palangka Raya City National Zakat Agency (BAZNAS Palangka Raya City) in implementing zakat and infaq/alms accounting based on PSAK No. 109 based on research results is a lack of knowledge in terms of human resources in how to implement PSAK No. 109 which is good in preparing financial reports. Apart from that, there is also a lack of experts in implementing financial reports based on PSAK No. 109. Also, insufficient funding from BAZNAS Palangka Raya City itself and the absence of assistance funds provided by the center for regions to be able to take part in training on the application of zakat and infaq/alms accounting based on PSAK No. 109 are also obstacles in implementing financial accounting based on PSAK No. 109. 109 from BAZNAS Palangka Raya City

    Pengaruh Penggunaan Small Group Discussion Dalam Meningkatkan Regulasi Belajar Siswa Kelas X-11 Di Sma Negeri 1 Palangka Raya

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi adanya permasalahan dalam pembelajaran yang ditunjukkan dengan rendahnya tingkat regulasi belajar siswa sehingga berakibat pada rendah pula hasil belajar PAI siswa kelas X-11 dengan 61,53% hasil belajar dibawah KKM dan 38,47% hasil belajar siswa di atas KKM dengan rata-rata KKM yang ditentukan sekolah yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat regulasi belajar siswa kelas X-11 pada pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Palangka Raya, (2) mengetahui pengaruh penggunaan small group discussion dalam meningkatkan regulasi belajar siswa kelas X-11 pada pelajaran PAI di SMA Negeri 1 Palangka Raya, dan (3) menggali data mengenai kendala dan solusi penggunaan small group discussion dalam meningkatkan regulasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode mixed methodes jenis sequental explanatory yaitu menggabungkan kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X-11 yang berjumlah 26 orang. Data tingkat regulasi belajar dianalisis menggunakan Ms excel, data pengaruh dianalisis menggunakan paired sample t test dengan SPSS 25, dan data kendala dan solusi dianalisis menggunakan 4 teknik (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) tingkat regulasi belajar siswa pada pelajaran PAI yaitu rata-rata pretest 2.44 kategori rendah dan meningkat menjadi rata-rata posttest 3.21 kategori tinggi. (2) terdapat pengaruh penggunaan small group discussion dalam meningkatkan regulasi belajar siswa dengan nilai signifikasi 0,00 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. (3) kendala penggunaan small group discussion dalam meningkatkan regulasi belajar siswa yaitu terdapat 9 kendala beserta 9 solusi yang diberikan. ABSTRACT This research is motivated by problems in learning which are indicated by the low level of student learning regulation which results in low student PAI learning outcomes for class X-11 students with 61.53% of student learning outcomes below the KKM and 38.47% of student learning outcomes above the KKM on average. The KKM determined by the school is 75. This research aims to (1) determine the level of learning regulations for class X-11 students in PAI lessons at SMA Negeri 1 Palangka Raya, (2) determine the effect of using small group discussions in improving learning regulations of class X-11 students in PAI lessons at SMA Negeri 1 Palangka Raya, and (3) exploring data regarding obstacles and solutions to the use small group discussions in improving student learning regulations. This research uses a sequential explanatory mixed method, namely combining quantitative and qualitative sequentially. The subjects of this research were 26 students in class X-11. Learning regulation level data were analyzed using Ms Excel, influence data were analyzed using paired sample t test with SPSS 25, and data on obstacles and solutions were analyzed using 4 techniques (data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions). The research results show that: (1) the level of student learning regulation in PAI lessons is a pretest average of 2.44 in the low category and this increases to a posttest average of 3.21 in the high category. (2) there is an influence of the use of small group discussions in improving student learning regulations with a significance value of 0.00 < 0.05, which means that H0 is rejected and Ha is accepted. (3) obstacles to using small group discussions in improving student learning regulations, namely that there are 9 obstacles along with 9 solutions provided

    Pengaruh Bmq Dan Pmq Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Mahasiswa Prodi Pai Iain Palangkaraya

    No full text
    Kemampuan membaca Al-Qur’An sangatlah penting pada zaman sekarang dimana zaman ini banyak sekali kemajuan teknologi yang membuat manusia terutama mahasiswa yang lalai akan membaca kalam Allah sehingga sudah tidak menjadi rahasia umum banyaknya kalangan remaja yang masih belum bisa membaca Al-Qur’An, dan banyak para remaja atau mahasiswa menyepelekan hal ini terutama mahasiswa oleh sebab itulah pihak kampus IAIN Palangkaraya memiliki program BMQ dan PMQ agar para mahasiswa bisa membaca Al-Qur’an sesuai tajwid dan benar. Maka peneliti bertujuan mengkaji Pengaruh BMQ Dan PMQ Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Mahasiswa Prodi PAI IAIN Palangkaraya. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dokumentasi. Adapun yang menjadi informan pada penelitian ini adalah tutuor dan member BMQ dan PMQ serta data hasil BMQ dan PMQ mahasiswa Angkatan 2022 data dianalisis dengan uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menyajikan bahwa BMQ dan PMQ berdasarkan nilai Sig. (2-tailed variabel X1, terhadap Y sebesar 0,000 < 0,05, dan variabel X2 terhadap Y dengan nilai Sig. sebesar 0,000 < 0,05, berarti Ha diterima. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara BMQ dan PMQ dengan Kemampuan Membaca Al-Qur’an mahasiswa Prodi PAI IAIN Palangkaraya. ABSTRACT The ability to read the Al-Qur'An is very important in this day and age where there are so many technological advances that make people, especially students, neglect to read the words of Allah, so it is no longer a secret that many teenagers still cannot read the Al-Qur'An. and many teenagers or students underestimate this, especially students, which is why the IAIN Palangkaraya campus has a BMQ and PMQ program so that students can read the Koran according to tajwid and correctly. So the researcher aims to study the influence of BMQ and PMQ on the ability to read the Al-Qur'an of PAI IAIN Palangkaraya study program students. This research uses a quantitative approach with an ex post facto type of research. The data collection technique used was documentation interview observation. The informants in this research were tutors and members of BMQ and PMQ. As well as data on the results of BMQ and PMQ students from the Class of 2022, the data was analyzed using normality tests, linearity tests and hypothesis tests. The research results show that BMQ and PMQ are based on Sig. (2-tailed variable X1, with respect to Y of 0.000 < 0.05, and variable Qur'an from IAIN Palangkaraya PAI Study Program students

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇