6024 research outputs found
Sort by
Pengaruhbiaya Gajidanbiayapromosi Terhadappendapatanjokkidelivery Dikotapalangkaraya
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh biaya gaji dan biaya promosi terhadap pendapatan Jokki Delivery di Kota Palangka Raya. Sampel yang digunakan berupa data biaya gaji, data biaya promosi dan data pendapatan Jokki Delivery tahun 2021-2023 atau selama 27 bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi lapangan, dan studi kepustakaan. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kuantitatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif yang menguji hubungan antarvariabel melalui pengujian hipotesis dengan menggunakan 27 sampel data biaya gaji, data biaya promosi, dan data pendapatan pada perusahaan Jokki Delivery periode 2021-2023. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda yang terdiri dari uji-t, uji-F dan koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan program SPSS versi 26.
Hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa biaya gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan danbiaya promosi berpengaruh negatif signifikan terhadap pendapatan. Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa biaya gaji dan biaya promosi berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap pendapatan. Uji koefisien determinasi (R2) dari kedua variabel independen mempengaruhi pendapatan sebesar 90,9%. Sedangkan, sisanya 9,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ABSTRACT
This study aimed to examine the effect of salary costs and promotion costs on“Jokki Delivery” income at Palangka Raya city. The sample used is salar cost data, promotion cost data, and income data of “Jokki Delivery” in 2021 to 2023 or 27 months. The data collection techniques used were interviews, field documentation, and literature study. The type of data used in this research is quantitative data with the data source used is secondary data.
The research method used is descriptive quantitative method that examined the relationship between variables through hypotesis testing using 27 samples cost data, promotion cost data, and income data at the Jokki Delivery company for the 2021-2023 periods. The sampling method used is the Jenuh Sampling method. The data analysis technique used is multiple liniear regression analysis consisting of a uji-t, uji-F, and coefficient of determination (R2) using SPSS version 26.
The results of the uji-t research show that salary cost have a positive and significant effect on income and promotional cost have a significant negative effect on income. While the result of the uji-F shoew that salary cost and promotion cost simultaneously have a positive and sinificant effect on income. The coefficient of determination (R2) of the two independent variables affecting income as much 90,9%. While the rest is 9,1% affecting by other variables not included in this study
Pengaruh Selisih Kurs Mata Uang Asing Terhadap Laba Bersih Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2023
Membangun perekonomian internasional transaksi ekspor-impor yang dilakukan perusahaan dengan menggunakan mata uang asing menyebabkan adanya keuntungan atau kerugian akibat selisih kurs yang terjadi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs atas transaksi ekspor biasa terjadi bila ada selisih nilai kurs pada saat pengiriman barang, pembuatan faktur, penerimaan pembayaran dari pembeli hingga jual/beli dari dolar atau mata uang asing lain ke dalam rupiah. Maka dari itu diharapkan agar rupiah tidak melemah agar tidak terjadinya kerugian dalam kurs mata uang asing yang akan mempengaruhi laba perusahaan. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh Selisih Kurs Mata uang Asing terhadap Laba Bersih dengan perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI periode 2010-2023.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan farmasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2023. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 5 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan E-views 12.
Hasil penelitian data dari tahun 2010-2023 dapat disimpulkan bahwa variabel selisih kurs mata uang asing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Hasil koefisien determinasi dari ketiga variabel independen mempengaruhi nilai perusahaan sebesar 58,62%, sedangkan 41,38% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian. Saran untuk penelitian selanjutnya pengembangan pada variabel serta perluasan sampel penelitian. Kemudian untuk objek penelitian tidak hanya perusahaan farmasi.
ABSTRACT
Building an international economy, export-import transactions carried out by companies using foreign currency cause profits or losses due to exchange rate differences that occur. Exchange rate differences or losses on export transactions usually occur if there is a difference in exchange rates when sending goods, making invoices, receiving payment from buyers and selling/buying dollars or other foreign currencies into rupiah. Therefore, it is hoped that the rupiah will not weaken so that there will be no losses in foreign exchange rates which will affect company profits. This research aims to examine the effect of foreign currency exchange differences on net profit with pharmaceutical companies listed on the IDX for the 2010-2023 period.
The type of research used in this research is quantitative research and the population of this research is all pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the 2010-2023 period. The sampling method uses purposive sampling with a total sample of 5 companies. The data analysis method used is using E-views 12.
The results of data research from 2010-2023 can be concluded that the foreign currency exchange rate difference variable partially has a significant effect on net profit. The results of the coefficient of determination of the three independent variables influence company value by 58.62%, while 41.38% can be explained by factors not included in the research. Suggestions for further research to develop variables and expand the research sample. Then the object of research is not only pharmaceutical companies
Pembentukan Karakter Di Kelas 9 Smpn 8 Parenggean
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan karakter siswa kelas 9 di SMPN 8 Parenggean melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menemukan bahwa pembentukan karakter siswa dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian dilanjutkan dengan lingkungan sosial dan sekolah. Di SMPN 8 Parenggean, guru PAI menggunakan metode ceramah dan memberikan contoh-contoh konkret terkait materi ajar. Selain itu, interaksi informal antara guru dan siswa, baik dalam kelas maupun di luar kelas, juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian guru PAI, dan informan ada dari kepala sekolah, wali kelas 9, guru BK, dan siswa kelas 9. Data primer diperoleh melalui interaksi langsung dengan subjek penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka dan analisis dokumen sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan berbagai metode dan strategi untuk membentuk karakter siswa, termasuk internalisasi nilai-nilai agama, pembiasaan, dan keteladanan. Guru memberikan nasihat dan menerapkan hukuman ringan untuk membantu siswa memahami konsekuensi dari tindakan mereka dan mendorong mereka untuk mengadopsi nilai-nilai positif. Faktor pendukung dalam pembentukan karakter meliputi dukungan dari guru, orang tua, dan teman sebaya, sedangkan faktor penghambat meliputi sikap orang tua yang kurang mendukung dan pengaruh negatif teman sebaya. Upaya mengatasi faktor penghambat melibatkan kerja sama antara sekolah dan orang tua serta evaluasi rutin kegiatan pembentukan karakter.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter melalui PAI dapat membantu siswa mengembangkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, hormat, sopan santun, dan toleransi. Pembentukan karakter pada tahap kelas 9 sangat penting untuk membantu siswa menghadapi perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi ujian nasional dan tantangan sosial yang lebih kompleks. Pembelajaran PAI yang efektif dapat menghasilkan siswa yang bertanggung jawab dan mampu memberikan contoh positif bagi siswa lain, serta memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan karakter dapat dikembangkan lebih lanjut di jenjang pendidikan menengah.
ABSTRACT
This study aims to examine the character development process of 9th-grade students at SMPN 8 Parenggean through Islamic Religious Education (PAI). The research found that character formation begins in the family environment, followed by the social and school environments. At SMPN 8 Parenggean, PAI teachers employ lecture methods and provide concrete examples related to the taught material. Additionally, informal interactions between teachers and students, both inside and outside the classroom, play a significant role in shaping student character.
This research uses a descriptive qualitative approach involving observation, interviews, and documentation as data collection methods. The subjects of the study include PAI teachers, the school principal, 9th-grade homeroom teachers, guidance and counseling teachers, and 9th-grade students. Primary data were obtained through direct interaction with the research subjects, while secondary data were gathered through literature review and analysis of school documents.
The findings reveal that PAI teachers use various methods and strategies to shape student character, including the internalization of religious values, habituation, and modeling. Teachers provide advice and apply mild punishments to help students understand the consequences of their actions and encourage them to adopt positive values. Supporting factors in character formation include support from teachers, parents, and peers, while inhibiting factors include unsupportive parental attitudes and negative peer influence. Efforts to overcome these obstacles involve cooperation between the school and parents, as well as regular evaluation of character-building activities.
The study concludes that character development through PAI helps students cultivate positive values such as honesty, respect, politeness, and tolerance. Character building at the 9th-grade level is crucial for helping students navigate significant physical, emotional, and social changes, and preparing them for national exams and more complex social challenges. Effective PAI instruction can produce responsible students who serve as positive role models for others, and provide insights into how character education can be further developed at the secondary education level
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Di Sman 1 Palangka Raya
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan peneliti untuk mengetahui Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran yang digunakan guru pendidikan agama Islam, guru pendidikan agama Kristen Protestan, guru pendidikan agama Hindu, guru pendidikan agama Katolik yang ada di sekolah, dan Alasan peneliti tertarik untuk meneliti di SMAN-1 Palangka Raya adalah karena sekolah tersebut mempunyai guru dan murid yang memiliki latar belakang agama yang berbeda-beda dan sebagai lembaga pendidikan formal SMAN-1 Palangka Raya mampu melakukan internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada peserta didik melalui pembelajaran pendidikan agama dan peneliti juga inggin mengetahui nilai-nilai moderasi beragama apa saja yang ditanamkan di sekolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. nilai-nilai moderasi yang ditanamkan dalam pembelajaran Agama ada 5 yang sering digunakan yaitu tengah-tengah, tegak lurus , toleransi , musyawaah , cinta tanah air. 2. Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaan pendidikan Agama tersampaikan melalui 3 tahapan yaitu tahap transinformasi nilai, tahap transaksi nilai dan tahap transinternalisasi nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, Adapun subjek penelitian ini yaitu terdapat 4 orang guru agama yang ada di SMAN 1 Palangka Raya yakni guru pendidikan agama Islam, guru pendidikan agama Kristen Protestan, guru pendidikan agama Hindu dan guru pendidikan agama Katolik. sedangkan infomannya ada kepala sekolah dan siswa yang bejumlah 4 orang Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu ada observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengabsahan data mengunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Kemudian Teknik analisis datanya ialah dengan data collection (pengumpulan data), data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing (penarikan kesimpulan). Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Nilai-nilai moderasi beragama yang ditanamkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama, yaitu tengah-tengah, tegak lurus , toleransi , musyawaah , cinta tanah air. 2. Tahapan pelaksanaan internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran pendidikan agama melalui tiga tahapan, yaitu tahap transinformasi nilai, tahap transaksi nilai dan tahap transinternalisasi nilai.
ABSTRACT
This research is motivated by the researcher's desire to find out the internalization of religious moderation values in learning used by Islamic religious education teachers, Protestant Christian religious education teachers, Hindu religious education teachers, Catholic religious education teachers in schools, and the reasons why researchers are interested in researching at SMAN-1 Palangka Raya is because the school has teachers and students who have different religious backgrounds and as a formal educational institution SMAN-1 Palangka Raya is able to internalize the values of religious moderation in students through religious education and research studies. I also want to know what values of religious moderation are instilled in schools. The results of this research show that: 1. There are 5 values of moderation embedded in Religious Education learning that are often used, namely middle, perpendicular , tolerance, deliberation , love of the homeland . 2. Internalization of religious moderation values in religious education learning is conveyed through 3 stages, namely the value information stage, the value transaction stage and the value transinternalization stage. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this research are 4 religious teachers at SMAN 1 Palangka Raya, namely Islamic religious education teachers, Protestant Christian religious education teachers, Hindu religious education teachers and Catholic religious education teachers. Techniques The data collection used was observation, interviews and documentation. Meanwhile, data validation techniques use source triangulation and technical triangulation. Then the data analysis technique is data collection (data collection), data reduction (data reduction), data display (data presentation), and conclusion drawing (drawing conclusions). The research results show that: 1. The values of religious moderation are instilled in Religious Education learning, namely Tawassuth, I'tidal, tasmuh , Al-shura , Muwathanan . 2. Stages of implementing the internalization of religious moderation values in religious education learning through three stages, namely the value information stage, the value transaction stage and the value transinternalization stage
Perbedaan Hasil Belajar Pai Antara Metode Mind Mapp Dengan Metode Konvensional Siswa Di Smk Karsa Mulya Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan metode mind map pada mata pelajaran PAI. (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran PAI. (3) Untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan hasil belajar metode mind mapp dengan metode konvensional pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang di gunakan adalah eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan dokumentasi. Populasi yang digunakan seluruh kelas X di SMK Karsa Mulya Palangkaraya yang beragama islam, sampel yaitu kelas X DKV A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 20 siswa dan kelas X DKV B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 27 siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas X DKV A di SMK Karsa Mulya Palangka Raya menggunakan metode Konvensional dengan nilai rata-rata 65,7 kategori “sedang”. (2) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas X DKV B di SMK Karsa Mulya Palangka Raya menggunakan metode mind map dengan nilai rata-rata 83,9 kategori “sangat baik”. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara metode mind map dengan metode konvensional pada mata pelajaran PAI kelas X DKV A dan DKV B di SMK Karsa Mulya Palangkaraya. Hal ini ditunjukkan dari hasil output hasil t-test uji t sampel independen diperoleh nilai signifikansi 0,005 < 0,05 sehingga Ha diterima.
ABSTRACT
This study aims to (1) Determine the learning outcomes of students using the mind map method in PAI subjects. (2) To find out the learning outcomes of students using conventional methods in PAI subjects. (3) To find out and analyze the difference in learning outcomes of the mind map method with the conventional method in PAI subjects. This study uses a quantitative approach with the type of research used is experimental. The data collection techniques used are learning outcome tests and documentation. The population used by all class X at SMK Karsa Mulya Palangkaraya which is Muslim, the sample is class X DKV A as a control class with a total of 20 students and class X DKV B as an experimental class with a total of 27 students. Based on the results of the study, it shows that: (1) The learning outcomes of students in PAI class X DKV A at SMK Karsa Mulya Palangka Raya use the Conventional method with an average score of 65.7 in the "moderate" category. (2) Student learning outcomes in PAI class X DKV B at SMK Karsa Mulya Palangka Raya using the mind map method with an average score of 83.9 in the "very good" category. (3) There was a significant difference in learning outcomes between the mind map method and the conventional method in PAI class X DKV A and DKV B subjects at SMK Karsa Mulya Palangkaraya. This is shown from the output results of the t-test results of the independent sample t-test, a significance value of 0.005 < 0.05 was obtained so that Ha was accepted
Pengembangan Modul Pelatihan Perencanaan Karir Pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengembangkan modul pelatihan perencanaan karier pada mahasiswa yang dapat digunakan untuk mendukung program bimbingan konseling sehingga memudahkan konselor dalam melaksanakan pelatihan. Modul pelatihan perencanaan karier pada mahasiswa yang dibuat ini terdiri dari 3 sesi dengan tema berbeda yang memuat paparan materi, lembar tugas, lembar review dan lembar evaluasi.
Penelitian ini merupakan metode penelitian pengembangan (Research and Development). Tahap penelitian meliputi (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) uji coba produk. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sehingga 10 peserta semester 6-8 Bimbingan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini. Penulis juga membagikan skala akseptabilitas kepada validator ahli dan peserta untuk mengetahui diterima atau tidak desain pelatihan perencanaan karier pada mahasiswa. Kemudian, hasil skala akseptabilitas dianalisis dengan menggunakan rumus perhitungan skala likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akseptabilitas desain pelatihan perencanaan karier pada mahasiswa menurut validator ahli mendapatkan nilai 75,8 dengan kriteria penilaian “cukup layak”. Sedangkan akseptabilitas berdasarkan uji coba desain pada siswa telah diterima dengan mendapatkan skor rata-rata 83,6 yang termasuk kategori “sesuai” dalam kriteria instrumen penilaian pelaksanaan desain pelatihan perencanaan karier pada mahasiswa.
ABSTRACT
This research aims to create and develop a career planning training module for students that can be used to support counseling guidance programs so as to make it easier for counselors to carry out training. The career planning training module for students that was created consisted of 3 sessions with different themes that contained material exposure, assignment sheets, review sheets and evaluation sheets.
This research is a research and development method. The research stage includes (1) potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) design validation, (5) design revision, and (6) product trial. The sample was taken using a purposive sampling technique so that 10 participants in semesters 6-8 of Islamic Counseling Guidance of the Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah IAIN Palangka Raya were determined as samples in this study. The author also shared the acceptability scale with expert validators and participants to find out whether or not the career planning training design for students was accepted. Then, the results of the acceptability scale were analyzed using the Likert scale calculation formula.
The results of the study showed that the acceptability of career planning training design for students according to expert validators received a score of 75.8 with the assessment criteria of "quite feasible". Meanwhile, acceptability based on design trials on students has been accepted with an average score of 83.6 which is included in the "appropriate" category in the criteria for assessing the implementation of design design for career planning training for students
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Dengan Belanja Daerah Sebagai Variabel Intervening Pada Tahun 2018-2022 Di Indonesia
Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki peran krusial dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Dalam konteks tata kelola daerah, PAD menjadi sumber utama pendapatan bagi pemerintah daerah untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh PAD terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan mempertimbangkan belanja daerah sebagai variabel intervening. Melalui analisis data pada periode 2018-2022, penelitian ini berupaya memperkuat pemahaman tentang hubungan kompleks antara PAD, belanja daerah, dan IPM.
Populasi penelitian ini adalah seluruh provinsi yang terdaftar di Badan Pusat Statistik Indonesia dan Direktorat Jenderal Perimbang Keuangan tahun 2018-2022. Metode pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 34 provinsi. Metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan software Partial Least Square (PLS) berbasis SEM versi 3.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia dengan nilai koefisien parameter 2,765 dan p-value sebesar 0,020<0,05. Pendapatan asli daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah dengan nilai koefisien parameter 0,979 dan p-value sebesar 0,000<0,05. Belanja daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia -2,343 dan p-value sebesar 0,038< 0,05. Belanja daerah sebagai variabel intervening tidak mampu meningkatkan hubungan antara pendapatan asli daerah terhadap indeks pembangunan daerah karena hasil perbandingan pengaruh langsung dan tidak langsung pendapatan asli daerah punya besar pengaruh tidak langsung sebesar -2,294 terhadap indeks pembangunan manusia. Jika dibandingkan dengan pengaruh langsung pendapatan asli daerah terhadap indeks pembangunan manusia sebesar 2,765. Hal ini mengindikasikan pentingnya alokasi anggaran yang tepat dan efisien dari pendapatan asli daerah dan belanja daerah untuk mendukung pembangunan manusia yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang mekanisme pengelolaan keuangan daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saran untuk penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan penelitian dengan menambah komponen variabel dari pertumbuhan ekonomi atau menambah variabel lain dari penelitian ini
Pendidikan Penguatan Karakter Mandiri Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Di Smp Islam Nurul Ihsan Palangka Raya
Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa, khususnya dalam lingkungan pendidikan formal seperti sekolah menengah pertama. Di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka berperan signifikan dalam mendukung pengembangan karakter mandiri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis bentuk-bentuk pendidikan penguatan karakter mandiri siswa pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya 2) Mendeskripsikan nilai-nilai yang dikuatkan dalam pendidikan karakter mandiri siswa pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi kegiatan Pramuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler Pramuka berkontribusi secara signifikan dalam menguatkan karakter mandiri siswa di SMP Islam Nurul Ihsan, dengan melibatkan latihan-latihan praktis, kegiatan berkemah, dan tugas-tugas yang memerlukan kepemimpinan serta kerja sama tim serta pemecahan masalah. Penguatan karakter mandiri pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya dinilai dari beberapa aspek kemandirian yaitu, percaya diri, mampu bekerja sendiri, mampu mengambil keputusan sendiri, menghargai waktu dan tanggung jawab. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka di SMP Islam Nurul Ihsan Palangka Raya telah berhasil menanamkan serta menguatkan nilai-nilai kemandirian pada diri siswa, di mana siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan membuat keputusan, tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan serta solutif dalam mengatasi masalah secara mandiri
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Al-Qur’an Dan Hadis Di Sma Nu Kota Palangka Raya
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan, 1) Mengetahui motivasi belajar Al-Qur’an dan Hadis siswa di SMA NU Kota Palangka Raya. 2) Mengeahui prestasi belajar Al-Qur’an dan Hadis siswa di SMA NU Kota Palangka Raya. 3) Mengetahui pengaruh antara motivasi belajar terhadap Prestasi belajar Al-Qur’an dan Hadis pada peserta didik di SMA NU kota Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik field research. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 orang siswa diambil dari kelas X sampai kelas XII, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, tes, dan dokumentasi, teknik pengabsahan data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, kemudian untuk teknik analisis menggunakan teknik statistik deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi product moment.Penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menghasilkan sebuah kesimpulan sebagai berikut. Motivasi belajar siswa di SMA NU Kota Palangka Raya termasuk kategori sedang pada angka 3,4. Prestasi belajar siswa pada aspek Al-Qur’an dan Hadis berada pada kategori sedang dengan rata-rata 69. Setelah dilakukan uji analisis menggunakan metode korelasi product moment diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya ada pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Al-Qur’an dan Hadis siswa di SMA NU Kota Palangka Raya
Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning Terhadap Kemampuan Keterampilan Berpikir Kritis Mata Pelajaran Pai Pada Siswa Kelas Xi Sma Negeri 1 Palangka Raya
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus diterapkan pada abad ke-21 ini dan menjadi penting. Tujuan penelitian ini (1) Untuk mengetahui penerapan model contextual teaching and learning pada mata pelajaran PAI materi peradaban Islam pada masa modern kelas XI di SMA Negeri 1 Palangka Raya. (2) Untuk mengetahui pengaruh model contextual teaching and learning terhadap kemampuan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI materi peradaban Islam pada masa modern kelas XI di SMA Negeri 1 Palangka Raya. (3) Untuk mengetahui respon siswa setelah pembelajaran model contextual teaching and learning pada mata pelajaran PAI materi peradaban Islam pada masa modern kelas XI di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian adalah quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes, angket respon. Populasi yang digunakan seluruh kelas XI di SMA Negeri 1 Palangka Raya yang beragama Islam, sampel yaitu kelas XI-3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 22 siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model contextual teaching and learning pada mata pelajaran PAI materi peradaban Islam pada masa modern kelas XI-3 di SMA Negeri Palangka Raya dengan nilai 43,2% kategori cukup. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan model contextual teaching and learning terhadap kemampuan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran PAI materi peradaban Islam pada masa modern kelas XI-3 di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Hal ini ditunjukkan dari hasil output hasil paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,001<0,05 sehingga Ha diterima. (3) Respon siswa setelah pembelajaran model contextual teaching and learning pada mata pelajaran PAI materi peradaban Islam pada masa modern kelas XI-3 di SMA Negeri 1 Palangka Raya memiliki respon baik. Hal ini ditunjukkan dengan persentasi 71%