IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Dampak Transformasi Kawasan Wisata Kuliner Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima Dermaga Rambang Kota Palangka Raya

    No full text
    Pada tahun 2014, Pelabuhan Dermaga Rambang di Palangka Raya mulai sunyi dari hilir mudik arus barang dan penumpang, baik dari Banjarmasin ke Palangka Raya atau sebaliknya, atau dari kabupaten lainnya di Kalteng termasuk kabupaten yang ada di Kalsel dulu, kini pelabuhan pun telah berubah fungsi. Pelabuhan Dermaga Rambang telah menjadi tempat wisata kuliner yang ramai penjual maupun pembeli untuk menikmati aneka makanan kue dan kuliner dari pagi hari hingga malam hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana usaha-usaha pedagang dalam meningkatkan usaha kuliner di Dermaga Rambang Kota Palangka Raya dan bagaimana dampak transformasi kawasan wisata kuliner terhadap pendapatan pedagang kaki lima di Kota Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah 3 pedagang kaki lima di Dermaga Rambang Kota Palangka Raya, dan 2 informan dari Pengelola Pedagang Dermaga Rambang dan Dinas Perhubungan di tempat. Teknik penentuan sample dengan purposive sampling, sumber data didapatkan dari teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode dan sumber data. Teknik analisis menggunakan 4 komponen, yaitu collection, reduction, data display dan conclusions drawing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pertama, usaha para pedagang untuk bertahan berjualan di Dermaga Rambang dari hanya menggunakan terpal sendiri, melewati masa tidak diperbolehkan jualan di kawasan pelabuhan hingga diberikan izin dari Pemerintah Kota dan mendapatkan fasilitas mulai dari tenda dan kini mendapatkan kontainer yang sifatnya permanen. Namun sangat disayangkan usaha tersebut tidak dibarengi dengan inovasi dalam produk atau memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan penjualan. Kedua, dampak yang sangat dirasakan dari transformasi ini yaitu dari sarana dan fasilitas yang memadai, yang membuat pada awal-awal perubahan adanya peningkatan dari pendapatan dan jumlah pengunjung yang datang. Namun perubahan ini tidak dapat dirasakan manfaatnya dalam waktu lama karena beberapa bulan terakhir terjadi penurunan dari pendapatan dan jumlah pengunjung, sehingga diharapkan adanya langkah-langkah tambahan untuk memastikan bahwa perubahan ini mampu menguntungkan para pedagang. ABSTRACT In 2014, the Rambang Pier Port in Palangka Raya began to be quiet from the flow of goods and passengers, both from Banjarmasin to Palangka Raya or vice versa, or from other districts in Central Kalimantan including districts in South Kalimantan in the past, now the port has changed its function. Rambang Pier Port has become a culinary tourist spot that is crowded with sellers and buyers to enjoy various cakes and culinary delights from morning to night. So the purpose of this research is to find out how the efforts of traders in improving the culinary business at the Rambang Pier in Palangka Raya City and how the impact of the transformation of the culinary tourism area on the income of street vendors in Palangka Raya City. This research is a field research using descriptive qualitative research methods. The subjects in this study were 3 street vendors at the Rambang Pier in Palangka Raya City, and 2 informants from the Head of the Rambang Pier Vendor Management and the on-site Transportation Office. The technique of determining the sample with purposive sampling, data sources obtained from interview techniques, observation and documentation. Data validation uses triangulation techniques of methods and data sources. The analysis technique uses 4 components, namely collection, reduction, data display and conclusions drawing. The results of this study show that: first, the efforts of traders to survive selling at Rambang Pier from only using their own tarpaulins, through the period of not being allowed to sell in the port area to being given permission from the City Government and getting facilities ranging from tents and now getting permanent containers. However, it is unfortunate that these efforts are not accompanied by innovation in products or utilizing technology to increase sales. Second, the impact that is felt from this transformation is from adequate facilities and facilities, which made at the beginning of the change there was an increase in income and the number of visitors who came. However, this change has not been beneficial for a long time because in the last few months there has been a decline in revenue and the number of visitors, so it is hoped that additional measures will be taken to ensure that this change can benefit the merchants

    Pengaruh Pengetahuan Produk Herbal Dan Testimoni Terhadap Minat Beli Konsumen Pt. Pasaroa Kreasi Anak Negeri Di Kota Palangkaraya

    No full text
    Pengetahuan produk herbal dan testimoni memiliki peranan yang penting yakni sebagai persepsi yang dimiliki konsumen dalam meningkatkan kemampuan untuk membuat sebuah pilihan pada produk tertentu juga menjadi sebuah kredibilitas ketika seseorang melakukan keputusan baik terhadap barang maupun jasa. Jika tingkat pengetahuan produk herbal tinggi dan testimoni yang diberikan menjadi kredibilitas konsumen maka akan meningkatkan minat beli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan produk herbal dan testimoni terhadap minat beli konsumen PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampel slovin dengan jumlah 75 responden dan penyebaran angket menggunakan Google Form. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software SPSS 26 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel pengetahuan produk herbal tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri di Kota Palangka Raya dengan nilai thitung sebesar 1,505 dan tingkat probabilitas signifikansi sebesar 0,137 > 0,05. Variabel testimoni berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri di Kota Palangka Raya dengan nilai thitung sebesar 8,118 dan tingkat probabilitas signifikansi 0,000 < 0,05. Besaran pengaruh variabel pengetahuan produk herbal dan testimoni berpengaruh terhadap minat beli konsumen PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri di Kota Palangka Raya dapat dibuktikan dengan nilai adjusted R2 sebesar 56,6%. Sedangkan 43,4% sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. ABSRACT Knowledge of herbal products and testimonials has an important role, namely as a consumer's perception in increasing the ability to make a choice on a particular product and also becomes credibility when someone makes a decision regarding goods or services. If the level of knowledge of herbal products is high and the testimonials provided provide consumer credibility, it will increase purchasing intention. This research aims to determine the influence of knowledge of herbal products and testimonials on the purchase intention of PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri in Palangka Raya City. This research uses a quantitative approach with a causal associative type of research. Sampling in this study used the Slovin sampling technique with a total of 75 respondents and questionnaires were distributed using Google Form. The analytical tool used in this research is SPSS 26 for Windows software. Based on the research results, it can be concluded that the herbal product knowledge variable does not have a significant effect on consumer purchase intention at the PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri in Palangka Raya City with a t-count value of 1.505 and a significance probability level of 0.137 > 0.05. The testimonial variable has a positive and significant effect on consumer purchase intention at the PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri in Palangka Raya City with a t-value of 8.118 and a significance probability level of 0.000 < 0.05. The magnitude of the influence of the variable knowledge of herbal products and testimonials on consumer purchase intention at the PT. Pasaroa Kreasi Anak Negeri in Palangka Raya City can be proven by the adjusted R2 value of 56.6%. Meanwhile, the remaining 43.4% was influenced by other variables not studied

    Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Alat-Alat Sawit Home Industry Bangkit Jaya

    No full text
    Bangkit Jaya merupakan salah satu Home Industry yang bergerak di bidang kerajinan tangan berupa alat-alat sawit. Bangkit Jaya memproduksi produk tersebut untuk membantu mempermudah dalam melakukan pekerjaan, baik dari segi fungsi atau manfaat alat tersebut. Karena setiap alat mempunyai fungsi yang berbeda beda. Alasan saya meneliti ini karena Bangkit Jaya memiliki keunikan pada salah satu produk andalannya yaitu klem egrek yang hanya diproduksi oleh Bangkit Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek, kualiitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian alat-alat sawit Home Industry Bangkit Jaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan koesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu snowball sampling (teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil kemudian membesar) dengan jumlah sampel awal sebanyak 48, kemudian membesar menjadi 87 responden. Uji instrumen penelitian dengan menguji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan multikolinearitas dan untuk uji hipotesis menggunakan uji t, uji F dan uji koefisien determinasi R2 dengan menggunakan bantuan program aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dan secara simultan citra merek, kualitas produk dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil koefisien determinasi dari ketiga variabel independen mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 86,5% sedangkan sisanya 23,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. ABSTRACK Bangkit Jaya is one of the home industries engaged in handicrafts, specifically palm tools. Bangkit Jaya produces these products to facilitate various tasks, both in terms of functionality and the benefits of these tools, as each tool serves a different purpose. The reason for researching this is because Bangkit Jaya has uniqueness in one of its flagship products, namely the "klem egrek" (a type of clamp) that is exclusively produced by Bangkit Jaya. This research aims to determine the influence of brand image, product quality, and price on the purchasing decisions of palm tools from the Bangkit Jaya Home Industry. This study is a descriptive quantitative research. The type of data used is primary data collected through a questionnaire survey. The sampling technique used is snowball sampling (a sampling technique that starts with a small number of samples and then grows) with an initial sample size of 48, which then expanded to 87 respondents. The research instrument was tested for validity and reliability, and data analysis included normality test, linearity test, and multicollinearity test. Hypothesis testing was conducted using t-test, F-test, and coefficient of determination (R2) with the assistance of SPSS 25 software. The research results indicate that brand image has a positive and significant impact on purchasing decisions. Product quality also has a positive and significant influence on purchasing decisions. Price has a positive and significant impact on purchasing decisions. Simultaneously, brand image, product quality, and price significantly influence purchasing decisions. The coefficient of determination for the three independent variables collectively affects purchasing decisions by 86.5%, while the remaining 23.5% is influenced by other variables not examined in this study

    Analisis Swot Pusat Bisnis Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Iain Palangka Raya

    No full text
    Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), telah mendirikan pusat bisnis yang dikelola oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) FEBI. Pusat bisnis ini bertujuan untuk mengintegrasikan teori dan praktik bisnis bagi mahasiswa. Namun, operasionalnya terhenti akibat pandemi COVID-19 dan berbagai kendala lainnya. Pada tahun 2023, KSEI FEBI kembali diberi tanggung jawab mengelola Ca-FEBI, sebuah cafe mini di FEBI, meskipun menghadapi berbagai tantangan untuk pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa aspek penting dari pusat bisnis FEBI IAIN Palangka Raya. Tujuan utama adalah untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh pusat bisnis ini, serta merumuskan strategi yang tepat untuk pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teori analisis SWOT dan teori strategi untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dari pusat bisnis FEBI. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi data collection (pengumpulan data), data reduction (pengurangan data), data display (penyajian data), dan coclusions drawing (penarikan kesimpulan). Subjek utama terdiri dari 3 orang pengurus inti KSEI FEBI, sedangkan subjek tambahan terdiri dari 2 orang anggota dan 1 orang pembina KSEI FEBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kekuatan internal pusat bisnis FEBI berupa lokasi strategis, fasilitas lengkap, dan dukungan pembina. Sedangkan kelemahannya adalah kurang diketahui oleh mahasiswa, kurangnya promosi, tidak aktifnya pengurus, dan alokasi dana yang kurang optimal. (2) Peluang eksternal pusat bisnis FEBI yaitu potensi kolaborasi dan pengembangan menjadi koperasi, dukungan pembina dan pihak fakultas, dan potensi ekspansi produk dan layanan. Sedangkan ancamannya adalah kurangnya partisipasi pengurus, risiko penutupan, masalah keamanan informasi, persaingan dari koperasi dan toko di luar kampus, ketergantungan pada anggota pengurus, fluktuasi dalam permintaan produk, dan keterbatasan sumber daya. (3) Analisis SWOT dalam pengembangan pusat bisnis berupa perbaikan promosi, meningkatkan partisipasi pengurus, pengelolaan dana yang optimal, dan memperbaiki strategi pemasaran. ABSTRACT The State Islamic Institute (IAIN) Palangka Raya, through the Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI), has established a business center managed by the FEBI Islamic Economics Study Group (KSEI). This business center aims to integrate business theory and practice for students. However, operations were stopped due to the COVID-19 pandemic and various other obstacles. In 2023, KSEI FEBI was again given the responsibility to manage Ca-FEBI, a mini café at FEBI, even though it faced various challenges in its development. This research aims to analyze several important aspects of the FEBI IAIN Palangka Raya business center. The main objective is to analyze the strengths and weaknesses, opportunities and threats faced by this business center, and formulate appropriate strategies for its development. The research method used is a qualitative method using SWOT analysis theory and strategy theory to determine the internal and external factors of the FEBI business center. Data collection techniques include interviews, observation and documentation. Data validation uses source triangulation. Data analysis techniques include data collection (data collection), data reduction (data reduction), data display (data presentation), and coclusion drawing (drawing conclusions). The main subject consists of 3 KSEI FEBI core administrators, while the additional subject consists of 2 members and 1 KSEI FEBI supervisor. The research results show that: (1) The internal strengths of the FEBI business center are strategic location, complete facilities and supervisor support. Meanwhile, the weaknesses are lack of awareness among students, lack of promotion, inactivity of the management, and less than optimal allocation of funds. (2) External opportunities for the FEBI business center, namely the potential for collaboration and development into a cooperative, support from supervisors and faculty, and potential expansion of products and services. Meanwhile, the threats are lack of board participation, risk of closure, information security problems, competition from cooperatives and off-campus shops, dependence on board members, fluctuations in product demand, and limited resources. (3) SWOT analysis in developing business centers in the form of improving promotions, increasing management participation, optimal fund management, and improving marketing strategies

    Dampak Utang Piutang Pada Perkembangan Usaha Kelontong Di Desa Muara Tuhup Kabupaten Murung Raya

    No full text
    Manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki ketergantungan kepada orang lain, tidak ada yang dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Misalnya dalam membutuhkan kebutuhan sehari-hari diperlukan meminjam kepada usaha kelontong. Islam tidak melarang pinjam-meminjam (hutang piutang). Hutang (Al-Dayn) adalah harta yang diberikan oleh kreditor (pemberi hutang) kepada debitor (pemilik hutang), agar debitor membayar yang dihutang kepada kreditor ketika telah mampu, hal tersebut membuat peneliti ingin mengkaji bagaimana dampak hutang piutang pada perkembangan usaha kelontong di Desa Muara Tuhup Kabupaten Murung Raya dan bagaimana nilai-nilai dan Prinsip Ekonomi Islam Pada Praktik Utang Piutang Usaha Kelontong. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Adapun subjek penelitian 4 usaha kelontong di Desa Muara Tuhup Kabupaten Murung Raya yaitu toko Hadi, toko mama Gopal, toko Fristya, dan toko Sri Rejeki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 1) Data Collection, 2) Data Reduction 3) Data Display 4) Conclusion Drawing/Verification. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dampak adanya hutang piutang pada perkembangan usaha kelontong memberikan dampak positif yaitu melaksanakan kehendak Allah untuk saling tolong menolong dengan cara mengulurkan bantuan kepada orang yang membutuhkan dan mengalami kesulitan, dan positifnya omzet warung kelontong bisa meningkat dikarenakan banyak barang yang terjual walaupun secara hutang. Dampak negatifnya adalah terlambatnya perkembangan warung akibat perputaran modal usaha yang lambat dikarenakan hutang piutang. Adanya hal tersebut berdampak buruk pada masyarakat yang melakukan pinjaman kerena merugikan nama baik keluarga, dan tergantung oleh tagihan-tagihan hutang yang belum terbayar. Sehingga membuat pikiran dan mengganggu ketentraman jiwa. Al-dayn dijadikan untuk melakukan eksploitasi terhadap nila-nilai keadilan ekonomi. Adanya menguntungkan pihak pemilik modal/harta. Sedangkan peminjam dibebankan sejumlah pokok pinjamannya dan ia pun harus menanggung semua jenis risiko atas barang yang dihutang. Ditinjau dari prinsip ekonomi Islam adanya dampak tersebut tidak mencerminkan penerapan prinsip tauhid, ‘adl dan prinsip ma’ad. ABSTRACT Human beings as social beings who have dependence on others, no one can live without the help of others. For example, in need of daily needs, it is necessary to borrow from a grocery business. Islam does not forbid borrowing (accounts receivable). Debt (Al-Dayn) is an asset given by creditors (creditors) to debtors (debt owners), so that debtors pay what is owed to creditors when they are able, this makes researchers want to examine how the impact of receivables payable on the development of grocery business in Muara Tuhup Village, Murung Raya Regency and how Islamic Economic values and principles on the practice of grocery accounts receivable. This research is a field research with qualitative methods and uses a descriptive approach. The research subjects were 4 grocery businesses in Muara Tuhup Village, Murung Raya Regency, namely Hadi store, Gopal mama store, Fristya store, and Sri Rejeki store. Data collection techniques in this study use 1) Data Collection, 2) Data Reduction 3) Data Display 4) Conclusion Drawing / Verification. Based on the results of research and discussion, the impact of accounts receivable on the development of the grocery business has a positive impact, namely carrying out God's will to help each other by extending help to people in need and experiencing difficulties, and the positive turnover of grocery stalls can increase because many goods are sold even though they are in debt. The negative impact is the late development of stalls due to slow business capital turnover due to accounts receivable. The existence of this has a negative impact on people who make loans because it harms the good name of the family, and depends on unpaid debt bills. So that it makes the mind and disturbs the peace of the soul. Al-Dayn is used to exploit the values of economic justice. The existence benefits the owner of capital / property. While the borrower is charged a certain amount of principal and he must bear all kinds of risks for the goods owed. Judging from the principles of Islamic economics, the impact does not reflect the application of the principles of tawhid, 'adl and the principle of ma'ad

    Hubungan Literasi Keuangan Dan Financial Attitude Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada Generasi Muda Di Kelurahan Pahandut

    No full text
    Sekarang ini individu harus dapat mengelola keuangan mereka dengan baik, karena dari pengelolaan keuangan tersebut akan menghasilkan keputusan untuk mengalokasikan dana yang dimiliki. Sangat penting bagi individu untuk paham mengenai literasi keuangan. Literasi keuangan didefinisikan sebagai tingkat pengetahuan, keterampilan, keyakinan, yang mempengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan. Selain literasi keuangan, variabel lain yang bisa mempengaruhi pengelolaan keuangan adalah financial attitude (sikap keuangan). Sikap keuangan adalah keadaan pikiran, pendapat serta penilaian tentang uang. Sikap mengarah pada bagaimana perasaan seseorang tentang masalah keuangan pribadi, yang ditunjukkan melalui pernyataan atau opini. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan dan hubungan antara financial attitude terhadap pengelolaan keuangan pada generasi muda yang ada di Kelurahan Pahandut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif.. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Sampel penelitian ini adalah generasi muda yang ada di Kelurahan Pahandut dengan sampel berjumlah 100 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel literiasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan dengan melihat dari nilai uji korelasi sebesar 0,000 r tabel (0,1966) yang berarti terdapat hubungan antara literasi keuangan dan financial attitude terhadap pengelolaan keuangan pada generasi muda di Kelurahan Pahandut. ABSTRACT Now individuals must be able to manage their finances well, because from this financial management will result in a decision to allocate the funds they have. It is very important for individuals to understand financial literacy. Financial literacy is defined as the level of knowledge, skills, beliefs, that influence attitudes and behaviors to improve the quality of decision making and financial management in order to achieve prosperity. In addition to financial literacy, another variable that can affect financial management is financial attitude. Financial attitudes are states of mind, opinions as well as judgments about money. Attitude refers to how a person feels about personal financial matters, which is demonstrated through statements or opinions. This study aims to determine how big the relationship between financial literacy towards financial management and the relationship between financial attitudes towards financial management in the younger generation in Pahandut Village. This research is a quantitative research with associative research type. The type of data in this study is primary data with a data collection method using a questionnaire method. The sample of this study was the young generation in Pahandut Village with a sample of 100 respondents. The data analysis method used is a multiple linear regression analysis method using the SPSS program. The results of this study show that there is a significant relationship between financial literacy variables and financial management by looking at the correlation test value of 0.000 r table (0.1966) which means that there is a relationship between financial literacy and financial attitude towards financial management in the younger generation in Pahandut Village

    Problematika Bisnis Hotel Syariah Di Kota Palangka Raya

    No full text
    Pembangunan sektor sarana pariwisata dalam bidang perhotelan cukup pesat perkembangannya, karena hotel syariah merupakan usaha yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan tempat menginap/beristirahat, jasa ini sangat banyak diminati karena mobilitas kebutuhan masyarakat yang tinggi, yang salah satunya sedang berkembang di kota Palangka Raya. Penelitian ini terfokus pada beberapa hal berikut: 1) Bagaimana Pelaksanaan Bisnis Hotel Syariah Di Kota Palangka Raya 2) Bagaimana Problematika Mengembangkan Bisnis Hotel Syariah Di Kota Palangka Raya. Peneliti ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian dengan menggunakan bahan-bahan lapangan, seperti hasil wawancara dan observasi yang sesuai dengan kondisi lapangan. Objek penelitian ini yaitu Problematika Bisnis Hotel Syariah Di Kota Palangka Raya. Penelitian ini terfokuskan pada beberapa sub jek yaitu pengelola hotel, karyawan hotel, tamu hotel, dan informan tambahan yaitu bagian pariwisata dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini ditemukan temuan bahwa Pelaksanaan bisnis syariah yang terdapat pada pengelolaan Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, dan Hotel Ratama Syariah menunjukkan bahwa pelayanan yang dilakukan oleh pihak Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, dan Hotel Ratama Syariah masih belum mencukupi ketetntuan sebagaimana dikatakan hotel syariah. karena problemnya adalah belum terstandarisasi pelayanan sesuai standar kaidah islam, belum terpenuhinya pelayanan berupa sarana ibadah yang baik dan benar menurut kaidah islam, kemudian belum adanya sertifikasi halal pada produk makanan dan minuman yang tersedia dalam hotel. Sedangkan untuk problematika dalam pengembangan bisnis hotel syariah ini adalah kurangnya strategi pemasaran, dan kurangnya sosialisasi mengenai hotel syariah. sedangkan untuk Problematika yang terdapat pada pengelolaan Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, dan Hotel Ratama Syariah yaitu pertama, produk atau fasilitas yang ada pada Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, dan Hotel Ratama Syariah belum memenuhi prinsip yang sesuai dengan aturan hotel syariah. ABSTRACT The development of the tourism facilities sector in the hotel sector is developing quite rapidly, because sharia hotels are businesses that operate in the field of accommodation/rest services, this service is very much in demand due to the high mobility of people's needs, one of which is currently developing in the city of Palangka Raya. This research focuses on the following things: 1) How the Sharia Hotel Business is Implemented in Palangka Raya City 2) What are the Problems of Developing the Sharia Hotel Business in Palangka Raya City. This researcher uses field research with qualitative research methods. Qualitative research is research using field materials, such as the results of interviews and observations that are appropriate to field conditions. The object of this research is the Problems of Sharia Hotel Business in Palangka Raya City. This research focuses on several subjects, namely hotel managers, hotel employees, hotel guests, and additional informants, namely the tourism section of the Central Kalimantan Provincial Tourism Office. This research found that the implementation of sharia business in the management of Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, and Hotel Ratama Syariah shows that the services provided by Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, and Hotel Ratama Syariah are still not sufficient to meet the requirements as stated by the hotel. sharia. because the problem is that services have not been standardized according to Islamic standards, services in the form of good and correct means of worship according to Islamic rules have not been fulfilled, then there is no halal certification for food and beverage products available in hotels. Meanwhile, the problems in developing the sharia hotel business are the lack of marketing strategies and the lack of socialization regarding sharia hotels. Meanwhile, the problems found in the management of Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, and Hotel Ratama Syariah are first, the products or facilities at Hotel Fairuz Syariah, Hotel Putir Sinta, and Hotel Ratama Syariah do not meet the principles in accordance with sharia hotel regulations

    Problematika Perencanaan Pengadaan Sarana Prasarana Pendidikan Dari Dana Bos(Studi Kasus Di Min 3 Murung Raya)

    No full text
    Setiap satuan pendidikan idealnya harus memiliki sarana prasarana yang dapat menunjang terselenggaranya program-program yang dikeluarkan pemerintah Asesmen Nasional Berbasis Komputer dan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia. Sarana prasarana sangat diperlukan dalam rangka menunjang kelancaran proses kegiatannya. Namun di MIN 3 Murung Raya terdapat adanya kesenjangan fasilitas pendidikan terutama yang berkaitan dengan alat elektronik (komputer, laptop dan lain sebagainya). Oleh karena itu, rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana problematika perencanaan pengadaan sarana prasarana pendidikan dari dana Bos di MIN 3 Murung Raya? (2) Bagaimana solusi alternatif model perencanaan pengadaan sarana prasarana pendidikan dari dana BOS di MIN 3 Murung Raya? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case studies) dan jenis penelitian ini adalah lapangan (field research). Subyek penelitian ini adalah kepala madrasah dan koordinator bidang sarana prasarana. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan teknik trianggulasi sumber. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi (menarik kesimpulan). Hasil penelitian ini adalah (1) Problematika perencanaan pengadaan sarana prasarana pendidikan dari dana BOS di MIN 3 Murung Raya disebabkan beberapa hal yaitu: (a) Terbatasnya dana operasional. (b) Besarnya pengeluaran madrasah. (c) Kurangnya SDM yang kompeten. (d) Belum ada kemitraan dengan pihak lain. (2) Solusi alternatif model yang ditawarkan pada problematika perencanaan pengadaan sarana prasarana dari dana BOS di MIN 3 Murung Raya yaitu: (a) Menggunakan model perencanaan Planning, Programming, Budgeting System (PPBS). (b) Melakukan pemberdayaan dan pengelolaan SDM dengan pengadaan organizational management. (c) Mengajukan permohonan bantuan dana kepada perusahaan. ABSTRACT Every educational unit should ideally have infrastructure that can support the implementation of programs issued by the government, Computer-Based National Assessment and Indonesian Madrasah Competency Assessment. Infrastructure is very necessary in order to support the smooth process of activities. However, at MIN 3 Murung Raya there is a gap in educational facilities, especially those related to electronic devices (computers, laptops and so on). Therefore, the formulation of the research problem is: (1) What are the problems with planning the procurement of educational infrastructure from Boss funds at MIN 3 Murung Raya? (2) What is the alternative solution to the planning model for procuring educational infrastructure from BOS funds at MIN 3 Murung Raya? This research uses qualitative methods with a case study approach and the type of research is field research. The subjects of this research were madrasa heads and infrastructure coordinators. The data collection method in this research is the observation method, interviews and documentation. Data validity checking technique using source triangulation technique. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and verification (drawing conclusions). The results of this research are (1) Problems in planning the procurement of educational infrastructure from BOS funds at MIN 3 Murung Raya due to several things, namely: (a) Limited operational funds. (b) The amount of madrasa expenditure. (c) Lack of competent human resources. (d) There are no partnerships with other parties yet. (2) The alternative model solution offered to the problem of planning the procurement of infrastructure from BOS funds at MIN 3 Murung Raya is: (a) Using the Planning, Programming, Budgeting System (PPBS) planning model. (b) Empowering and managing human resources by providing organizational management. (c) Submit a request for financial assistance to the company

    Persepsi Dan Loyalitas Nasabah Terhadap Bank Syariah Indonesia Kc Palangka Raya Diponegoro Pasca Serangan Siber Ransomware

    No full text
    Bank Syariah Indonesia mengalami gangguan layanan pada tanggal 8 Mei sampai 11 Mei 2023. Hal ini dikarenakan ada masalah gangguan layanan hingga serangan siber ransomware yang dialami BSI dan mengancam kebocoran 1,5 TB dengan 15 juta data nasabah dan karyawan. Berawal dari para nasabah Bank BSI yang mengeluhkan sejumlah layanan yang tidak dapat berfungsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi nasabah terhadap Bank Syariah Indonesia KC Palangka Raya Diponegoro pasca serangan siber ransomware, serta untuk mengetahui loyalitas nasabah terhadap Bank Syariah Indonesia KC Palangka Raya Diponegoro pasca serangan siber ransomware. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat metode deskriptif. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Dalam penelitian terdapat 9 subjek nasabah Bank Syariah Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang pertama nasabah kepercayaannya menurun terhadap Bank Syariah Indonesia karena merasa was-was apabila data-data pribadi maupun saldo yang berada di ATM menghilang, dan membuat nasabah sempat kepercayaannya menurun terhadap Bank Syariah Indonesia. Selanjutnya hasil penelitian kedua menunjukkan bahwa loyalitas nasabah pasca serangan siber ransomware, terdapat empat nasabah yang termasuk kedalam sikap dan perilaku pelanggan spurious loyalty dan satu nasabah yang termasuk dalam loyalty yang bersifat positif terhadap pelayanan dan jasa di Bank Syariah Indonesia sehingga pembelian ulang nasabah tetap konsisten dilakukan di Bank Syariah Indonesia yang artinya serangan siber ransomware tidak berpengaruh terhadap loyalitas nasabah terhadap Bank Syariah indonesia. ABSTRACT Bank Syariah Indonesia experienced service disruptions from May 8 to May 11 2023. This was due to service disruption problems and a ransomware cyber attack experienced by BSI which threatened to leak 1.5 TB of 15 million customer and employee data. It started with BSI Bank customers who complained about a number of services not functioning. The aim of this research is to determine customer perceptions of Bank Syariah Indonesia KC Palangka Raya Diponegoro after the ransomware cyber attack, as well as to determine customer loyalty towards Bank Syariah Indonesia KC Palangka Raya Diponegoro after the ransomware cyber attack. The method used in this research is qualitative, which is a descriptive method. This research is classified as field research. The data validation technique uses time triangulation. In the research there were 9 subjects as customers of Bank Syariah Indonesia. The methods used in collecting data are observation, interviews and documentation. The first research result was that customers' trust in Bank Syariah Indonesia decreased because they felt anxious if personal data or balances at the ATM disappeared, and this caused customers' trust in Bank Syariah Indonesia to decrease. Furthermore, the results of the second research show that customer loyalty after the ransomware cyber attack, there are four customers who are included in the attitude and behavior of spurious loyalty customers and one customer who is included in loyalty who is positive towards services and services at Bank Syariah Indonesia so that customer repeat purchases remain consistent. at Bank Syariah Indonesia, which means that the cyber ransomware attack has no effect on customer loyalty to Bank Syariah Indonesia

    Kepatuhan Nasabah Kpr Dalam Melaksanakan Kewajiban Angsuran Bsi Kc Palangka Raya Diponegoro

    No full text
    Kepatuhan nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) selama nasabah komit dengan apa yang telah dijanjikan pada saat akad di awal. Yakni pada saat akad terdapat plafon, marigin, jangka waktu, tanggal jatuh tempo. Apabila nasabah membayar tepat waktu dan tidak lewat dari waktu yang telah ditentukan maka nasabah dapat dikatan patuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara Bank menjaga kepatuhan pembayaran nasabah KPR, dan bagaimana tindak lanjut dari kepatuhan nasabah KPR dalam melaksanakan kewajiban angsuran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, lokasi yang diambil dalam penelitian ini adalah di Kantor BSI KC Palangka Raya Diponegoro, Jl. Diponegoro No. 10, Kel. Langkai, Kec. Pahandut, Kota Palangka Raya, dengan subjek penelitian 3 Karyawan BSI KC Palangka Raya Diponegoro yaitu Marketing Consumer dan Sales Marketing dan juga 3 Nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di BSI KC Palangka Raya Diponegoro. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi Kemudian data yang dikumpulkan dianalisis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa cara Bank menjaga kepatuhan nasabah dalam pembayaran angsuran yakni dengan cara mengingatkan melalui telpon, WA, serta datang langsung kealamat nasabah tersebut cara yang dilakuka pihak Bank agar nasabah kembali lancar dalam pembayaran angsuran dengan memberikaan restrukturisasi kepada nasabah yang mengalami kesulitan atau kendala, restrukturisasi ini merupakan pengurangan cicilan dengan ditambah jangka waktu yang telah ditetapkan. Dan tindak lanjut lajut dari nasabah yang patuh ialah akan mendapatkan tawaran pembiayaan lainnya dari Bank karna pihak Bank yakin dengan kemampuan nasabah tersebut dan data SLICK nasabah menjadi bagus. Dan dapat disimpulakan untuk mengetahui keberhasilan dari tindak lanjut nasabah KPR dalam kewajiban angsuran dapat dilihat dari tunggakan pada bulan sebelumnya apakah ada penguran atau tidak. Dan apabila nasabah itu patuh maka pihak bank akan mewarkan produk-produk pembiayaan lain seperti, produk cicil emas, kredit mobil/motor, dan lainnya. Karna bank yakin dengan kemampuan nasabah tersebut ABSTRACT Compliance with Home Ownership Credit (KPR) customers as long as the customer commits to what has been promised at the time of the contract at the beginning. Namely at the time of the contract there is a ceiling, marigin, term, due date. If the customer pays on time and does not exceed the specified time, the customer can be said to be compliant. This study aims to determine how the Bank maintains the compliance of mortgage customer payments, and how to follow up on mortgage customer compliance in carrying out installment obligations. This research is a type of field research with a qualitative approach, the location taken in this research is at the BSI KC Palangka Raya Diponegoro Office, Jl. Diponegoro No. 10, Kel. Langkai, Kec. Pahandut, Palangka Raya City, with research subjects 3 BSI KC Palangka Raya Diponegoro employees, namely Marketing Consumer and Sales Marketing and also 3 Home Ownership Credit (KPR) Customers at BSI KC Palangka Raya Diponegoro. Data collection is done by observation, interview, and documentation Then the data collected is analyzed. The results of this study indicate that the way the Bank maintains customer compliance in paying installments is by reminding by telephone, WA, and coming directly to the customer's address The way that the Bank does so that customers return smoothly in installment payments by giving restructuring to customers who are experiencing difficulties or obstacles, this restructuring is a reduction in installments plus a predetermined period of time. And the follow-up of obedient customers is that they will get other financing offers from the Bank because the Bank is confident in the customer's ability and the customer's SLICK data is good. And it can be concluded to find out the success of the follow-up of mortgage customers in installment obligations can be seen from the arrears in the previous month whether there is a reduction or not. And if the customer is obedient, the bank will offer other financing products such as gold installments, car / motorcycle loans, and others. Because the bank is confident in the customer's abilit

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇