IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Babilangan in the Marriage Traditions of the Banjar Community in South Kalimantan: A Legal Pluralism Perspective

    Get PDF
    Babilangan in the Marriage Traditions of the Banjar Community in South Kalimantan A Legal Pluralism Perspective Babilangan merupakan upaya masyarakat Kalimantan Selatan mengetahui kecocokan seseorang dengan calon pasangannya. Namun di Kabupaten Hulu Sungai Utara babilangan ditanggapi secara pro kontra berkepanjangan. Rumusan masalah penelitian ini bagaimana solusi dalam menghadapi pro kontra tersebut dan bagaimana memfungsikan babilangan di kehidupan sekarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan tipe sosiologi hukum dan pendekatan socio-legal. Data yang dikumpulkan melalui beberapa teknik dianalisis menggunakan teori sosial, ushul fiqh dan pluralitas hukum. Solusi menghadapi kemelut pro kontra babilangan adalah melalui teknik al-jam‘u wa at-taufi>q yang hasilnya membiarkan babilangan tetap ada dalam bingkai pro dan kontra. Keduanya berjalan di jalur yang sama tanpa saling mengganggu terlebih lagi saling menjatuhkan. Solusi senada melalui teknik penyadaran masyarakat pluralistik bahwa manusia pasti berbeda. Pluralisme hukum mengakui perbedaan tersebut termasuk babilangan. Bagi yang pro diperkenankan melakukan praktik ini sampai kapan pun dan bagi yang kontra berhak menolak tanpa harus menyatakan masyarakat yang pro sebagai orang yang salah. Kedua sikap tersebut berjalan beriringan tanpa saling mengusik. Fungsi babilangan di masa sekarang bahwa ia sebenarnya ilmu ilmiah. Kendatipun dikategorikan bagian numerology tetapi kini numerology sudah merasuk teknologi informasi yang mestinya babilangan juga demikian. Terlebih lagi pembacaan sedini mungkin babilangan terhadap profil calon pasangan sejalan dengan teori time series fuzzy bahkan teori scenario planning untuk membaca kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di masa depan, berarti hal ini sebuah kemaslahatan bahkan mas}lah}ah al-mu‘tabarah. Berdasarkan kajian di atas maka babilangan relevan disebut sebagai penelisikan melalui jalur batin terhadap profil calon pasanga

    Transformasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka Belajar (Editor: Sarwandi)

    Get PDF
    Buku ini mengupas filosofi Merdeka Belajar yang menjadi landasan bagi pengembangan Kurikulum Merdeka. Selanjutnya, pembahasan meliputi ciri utama kurikulum, asesmen autentik, pendidikan karakter, hingga pengembangan profil Pelajar Pancasila sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran.Topik-topik seperti desain pembelajaran inovatif, teknologi dalam pembelajaran, pendekatan berbasis masalah dan inkuiri, hingga pembelajaran sosial-emosional dan kontekstual diuraikan dengan mendalam untuk memberikan wawasan praktis sekaligus teoritis. Buku ini juga membahas tantangan dan solusi implementasi kurikulum serta menawarkan refleksi dan rekomendasi strategis untuk masa depan pendidikan Indonesia. Kami berharap buku ini dapat menjadi rujukan yang bermanfaat dalam memahami dan mengaplikasikan Kurikulum Merdeka Belajar secara efektif

    Paradigma Pembelajaran Kurikulum Merdeka

    Get PDF
    Kurikulum Merdeka merupakan langkah maju dalam upaya memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan kebebasan kepada guru dan sekolah dalam menentukan metode pengajaran yang paling sesuai dengan karakteristik siswa, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Buku ini disusun dengan tujuan untuk memberikan panduan yang komprehensif mengenai konsep, prinsip, dan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran. Dalam buku ini, kami menyajikan berbagai teori pendidikan modern, strategi pembelajaran inovatif, serta contoh-contoh praktis yang dapat diterapkan di dalam kelas. Selain itu, buku ini juga membahas tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, serta memberikan solusi dan rekomendasi untuk mengatasi berbagai kendala yang mungkin muncul

    Karakter Religius Siswa Di Mtsn 1 Katingan Tengah

    No full text
    MTsN 1 Katingan Tengah merupakan satu-satunya madrasah tsanawiyah yang ada di kecamatan katingan tengah. Madrasah Tsanawiyah merupakan Lembaga Pendidikan umum bercirikhaskan Islam yang berperan dalam pembentukan karakter religius. Berdasarkan observasi yang dilakukan di sekolah MTsN 1 Katingan Tengah menujukkan bahwa Sebagian besar sekolah menengah telah menerapkan Pendidikan karakter, namun pengembangan nilai-nilai karakter pada setiap sekolah berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing sekolah. Oleh karena itu peneliti akan menfokuskan untuk melakukan penelitian tentang karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter religius yang ada di kelas VIII MTsN 1 Katingan Tengah, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 1 Katingan Tengah dengan jumlah 82 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument angket, observasi dan dokumentasi Teknik pengabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi data, dengan Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan beberapa tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa memiliki karakter religius yang baik akan di tandai dengan sikap jujur dan berperilaku yang mencerminkan agama yang dianutnya, dengan selalu beribadah, berbuat baik kepada orang lain, hewan, alam, menjadi jujur, berbaikti kepada orang tua, dan sebagainya dalam kehidupan sehari-hari. Karakter religius siswa kelas VIII di MTsN 1 Katingan Tengah termasuk ke dalam kategori sangat baik dapat dikatakan demikian karena perolehan nilai rata-rata dari angket karakter religius sebesar 3,52

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (Tgt) Pada Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Ma Muslimat Nu Palangka Raya

    No full text
    Model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) merupakan salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif, dimana dalam pelaksanaannya di kelas membentuk kelompok-kelompok kecil, guru memberikan permainan-permainan akademik dan guru mengadakan turnamen atau kompetisi antar kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada hasil belajar siswa kelas X IPA mata pelajaran fiqih MA Muslimat NU Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian experimen dan desain penelitian One-Group Pre test-Post test. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas X IPA MA Muslimat NU Palangka Raya Tahun Ajaran 2023/2024. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA yang berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan dengan metode tes dan analisis data menggunakan program SPSS 24 Statistic For Windows. Hasil penelitian setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa terlihat meningkat pada Post test 85 dibandingkan dengan nilai Pre test 63 sebelum diberi perlakukan. Uji hipotesis menggunakan uji t paired samples test menunjukan bahwa nilai sig. 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran fiqih MA Muslimat NU Palangka Raya

    Penerapan Permainan Engklek Untuk Menjaga Keseimbangan Pada Anak Kelompok B Di Tk Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir

    No full text
    Keseimbangan merupakan kemampuan tubuh dalam menjaga keseimbangan ketika melakukan suatu tindakan dengan posisi tegak dan tidak terjatuh. Keeimbangan tubuh anak dapat dicapai mlui aktivitas bermain seperti bermain engklek, lompat tali, berjinjit, berputar, mengangkat satu kaki, dan berjalan dipapan titian. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) Kemampuan keseimbangan anak usia dini kelompok B di TK Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Hilir. 2) Penerapan permainan engklek untuk menjaga keseimbangan pada anak usia dini kelompok B di TK Harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, satu siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Tempat penelitian dilaksanakan di TK harapan Bangsa Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 18 anak, terdiri dari laki-laki 11 orang dan perempuan 7 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kriteria keberhasilan penelitian yang akan dicapai yaitu sebesar 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Keseimbangan anak pada kemampuan melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan, dan kelincahan, melakukan koordinasi gerakan mata-kaki-tangan dalam menirukan, serta melakukan permainan fisik dengan aturan belum berkembang secara maksimal pada pra siklus dapat dilihat melalui presentase rata-rata diperoleh hasil sebesar 33%. Pada siklus I pertemuan pertama mengalami peningkatan sebesar 39%, pertemuan kedua menjadi 50%, pertemuan ketiga menjadi 60%, diperoleh hasil rata-rata pada siklus I sebesar 50%. Hasil tersebut belum memenuhi standar indikator keberhasilan yang harus dicapai yaitu sebesar 80%, sehingga dilanjutkan pada siklus II. Pada pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik pada pertemuan pertama diperoleh hasil sebesar 89%, pertemuan kedua menjadi 93%, kemudian pertemuan ketiga menjadi 99%, sehingga diperoleh hasil rata-rata pada siklus II sebesar 93,6%, dengan kriteria penilaian berkembang sangat baik (BSB). 2) Penerapan permainan engklek pada siklus I memiliki langkah-langkah dalam melakukan permainan engklek seperti guru menjelaskan tentang permainan engklek, aturan permainan engklek, mempersiapkan media permainan engklek, guru mempraktekkan cara bermain engklek, guru mengajak anak untuk berbaris, mengajak anak untuk bermain engklek secara bergantian dengan anak yang lainnya sampai selesai. Pada siklus I menunjukkan keseimbangan anak belum berkembang secara maksimal kemudian diadakan perbaikan langkah-langkah penerapan permainan engklek pada siklus II, sehingga dengan diadakannya perbaikan langkah-langkah penerapan permainan engklek pada keseimbangan anak meningkat

    Pemanfaatan E-Commerce Dalam Penjualan Benang Bintik Di Kota Palangka Raya

    No full text
    Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satu bentuk dari wujud kebudayaan adalah kearifan lokal masyarakat, kearifan lokal merupakan representasi dari nilai-nilai budaya lokal khususnya budaya lokal benang bintik kebudayaan khas Kalimantan Tengah. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki adalah benang bintik yang mempunyai ragam motif, corak, serta khas tersendiri. Dimasa sekarang E-Commerce telah menjadi salah satu media untuk bertransaksi jual beli bagi masyarakat termasuk para UMKM benang bintik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pemanfaatan E-Commerce dalam penjualan benang bintik di kota Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah pemilik dan karyawan di benang bintik Lestari Indah dan satu orang informan yaitu pelanggan benang bintik Lestari Indah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan mengumpulkan data dan informasi sejenis dari sumber yang ada. Hasil penelitian menujukkan; 1) pemanfaatan E-Commerce dalam penjualan benang bintik adalah dengan membuka toko secara online melalui media E-Commerce, menawarkan benang bintik di situs E-Commerce, dan mempermudah transaksi pembelian secara online, dan pengiriman produk benang bintik; 2) Dampak dari adanya E-Commerce dalam penjualan benang bintik memberikan keuntungan dari penjualan benang bintik tersebut dan juga memberikan kerugian dari batalnya transaksi penjualan benang bintik melalui E-Commerce; 3) Dalam pandangan Ekonomi Islam pemanfaatan E-Commerce telah sesuai dengan konsep harga dengan perspektif Ekonomi Islam, karena menerapkan ijab dan qabul, dan mengambil keuntungan sesuai dengan syariat dalam Islam dari penjualan benang bintik di toko benang bintik Lestari Indah

    Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kinerja Umkm Pada Bidang Fashion Di Kota Palangka Raya Dengan Peran Inovasi Sebagai Variabel Intervening

    No full text
    Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan yang sangat besar dalam memajukan perekonomian Indonesia. Pada era digital ini, UMKM sektor fashion dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi demi mengikuti trend fashion yang bergerak cepat. Maka dari itu kemampuan literasi digital dan penerapan inovasi sangat penting untuk dimiliki oleh para pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara langsung dan tidak langsung antara literasi digital terhadap kinerja UMKM pada bidang fashion di Kota Palangka Raya melalui peran inovasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 127. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 yang diambil dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan SmartPLS4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM pada bidang fashion di Kota Palangka Raya. Hasil analisis menunjukkan nilai t-statistic (1,235) 0,05. Hal ini disebabkan karena pelaku UMKM bidang fashion di Kota Palangka Raya masih minim menggunakan digital lebih dalam untuk pengembangan usahanya. Inovasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM pada bidang fashion di Kota Palangka Raya. Hasil analisis menunjukkan nilai t-statistic (4,914) > t-tabel (1,96) dan nilai P-values (0,000) t-tabel (1,96) dan nilai P-values (0,000) < 0,05. Hal ini karena inovasi yang dilakukan pelaku UMKM bidang fashion di Kota Palangka Raya sudah baik sehingga dapat memediasi pengaruh antara literasi digital dengan kinerja usahanya

    Pengaruh Biaya Merchant Discount Rate (Mdr) Terhadap Minat Menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Dengan Persepsi Keamanan Sebagai Variabel Intervening

    No full text
    Perkembangan teknologi dalam bidang keuangan menghadirkan sistem pembayaran baru, salah satunya adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai pembayaran non tunai. QRIS diterbitkan oleh Bank Indonesia dan dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran berbasis kode QR dan dalam penggunaannya QRIS dikenakan biaya Merchant Discount Rate (MDR). QRIS merupakan teknologi keuangan yang rentan terjadinya sabotase keamanan, oleh karena itu semua pihak yang bersangkutan dengan penyedia QRIS senantiasa meningkatkan sistem keamanan layanan QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya MDR tehadap minat menggunakan QRIS melalui persepsi kemanan sebagai variabel intervening. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto dan menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM di Kota Palangka Raya yang menggunakan QRIS. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 100 UMKM sebagai responden. Alat uji yang digunakan adalah SmartPLS 4.1 dengan metode analisis PLS-SEM. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan biaya MDR dalam menjelaskan persepsi keamanan adalah sebesar 46% dan kemampuan biaya MDR melalui persepsi keamanan dalam menjelaskan minat menggunakan sebesar 41%. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) biaya MDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan QRIS dengan nilai 0,621 dan p values 0,000 0,05 dan (4), persepsi keamanan tidak mampu memediasi pengaruh antara biaya MDR terhadap minat menggunakan QRIS dengan p values 0,810 > 0,05

    Pengaruh Book Tax Differences Terhadap Manajemen Laba Pada Lembaga Keuangan Mikro Yang Terdaftar Di Ojk

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang pengaruh book tax differences terhadap manajemen laba. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan objek dalam penelitian ini adalah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2015-2022. Mengetahui bagaimana pengaruh large positive book tax differences terhadap manajemen laba dan pengaruh large negative book tax differences terhadap manajemen laba. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kausal komperatif, populasi dalam penelitian ini adalah Lembaga Keuangan Mikro yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2015-2022. Dengan menggunakan purposive sampling, terdadapat 5 Lembaga Keuangan Mikro selama 8 tahun yaitu 2015-2022, penelitian ini menggunakan data panel maka diperoleh sebanyak 40 observasi. Metode pengujian dalam penelitian ini adalah Random Effect Model (REM) untuk pengujian asumsi klasik, hipotesis, dan koefisien determinasi. Sedangkan untuk pengujian variabel menggunakan metode regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. pengolahan data pada penelitian ini untuk menganalisis statistik menggunakan Eviews 12 dibantu dengan Microsoft Excel. Hasil analisis uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel X1 large positive book tax differences (LPBTD) sebesar 0.9119 > 0,05 (sig < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa LPBTD tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Large Negative Book Tax Differences (LNBTD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba pada Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2015-2022. Hasil koefisien determinasi sebesar 83,95% mengenai manajemen laba dan sisanya 16,05% dijelaskan atau digambarkan oleh variabel lain yang bukan merupakan variabel dalam penelitian ini. Abstrak This research discusses the influence of book tax differences on earnings management. The type of research used is quantitative research and the object of this research is Microfinance Institutions (LKM) registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2015-2022. Knowing the influence of large positive book tax differences on earnings management and the influence of large negative book tax differences on earnings management. This research is categorized as comparative causal research, the population in this research is Microfinance Institutions registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2015-2022. By using purposive sampling, there were 5 Microfinance Institutions for 8 years, namely 2015-2022, this research used panel data so 40 observations were obtained. The testing method in this research is the Random Effect Model (REM) for testing classical assumptions, hypotheses and coefficient of determination. Meanwhile, for variable testing, the multiple linear regression method is used to test the influence of the independent variable on the dependent variable. Data processing in this research was used to analyze statistics using Eviews 12 assisted by Microsoft Excel . The results of the t test analysis (partial) show that the variable X1 large positive book tax differences (LPBTD) is 0.9119 > 0.05 (sig < 0.05). It can be concluded that LPBTD has no effect on earnings management. Large Negative Book Tax Differences (LNBTD) has a positive and significant effect on earnings management at Microfinance Institutions (LKM) registered with the Financial Services Authority (OJK) in 2015-2022. The coefficient of determination results of 83.95% regarding earnings management and the remaining 16.05% is explained or described by other variables which are not variables in this research

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇