6024 research outputs found
Sort by
Pengaruh Insentif Pajak Terhadap Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak di Kota Palangka Raya
Kepatuhan Wajib Pajak adalah suatu keadaan dimana Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan melaksanakan hak perpajakannya sesuai dengan peraturan yang berlaku tanpa perlu diadakan pemeriksaan, investigasi seksama, peringatan maupun ancapan dan penerapan sanksi hukum atau administrasi dan membayarkan pajaknya dengan tepat waktu. UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Pengertian UMKM didefinisikan dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2008 yaitu usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan dunia usaha. Pemerintah memberikan kebijakan kepada Wajib Pajak agar patuh dalam membayar pajak. Pemerintah berupaya memberikan insentif pajak terutama bagi para pelaku usaha atau UMKM untuk menanggulangi dan memulihkan kondisi perekonomian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh insentif pajak terhadap peningkatan kepatuhan Wajib Pajak di Kota Palangka Raya.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pengumpulan data ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner/angket yang diukur melalui skala likert. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah para Wajib Pajak UMKM/ Badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Palangka Raya yang berjumlah sebanyak 7.799 orang. Teknik perhitungan yang digunakan untuk menghitung sampel dari populasi adalah dengan rumus slovin sehingga diperoleh sebanyak 99 responden. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan teknik Kolmogrov Smirnov dan uji multikolenieritas. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan program SPSS 29.0.
Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan melalui uji t dapat disimpulkan bahwa variabel insentif pajak secara parsial berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai signifikan 0,001 yang mana nilai tersebut lebih kecil dibandingkan tingkat signifikasi yang ditetapkan yaitu 0,05. Hasil analisis linear diperoleh koefisien X sebesar 0,607 dan konstanta sebesar 4,470. Maka variabel kepatuhan pajak akan meningkat 1 yaitu 0,607 pada konstanta 4,470. Dengan kata lain, adanya insentif pajak maka kepatuhan wajib pajak akan meningkat. Besar pengaruh insentif pajak terhadap kepatuhan wajib pajak berdasarkan uji koefisien korelasi adalah sebesar 55,5%
Pengaruh Perputaran Kas, Piutang Dan Persediaan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Perkebunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2014-2023
Di dalam perusahaan, profitabilitas menjadi hal yang penting karena profitabilitas merupakan alat ukur yang digunakan dalam menghasilkan laba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perputaran kas, piutang dan persediaan terhadap profitabilitas yang diukur dengan return on asset dan return on equity.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian ex post facto dengan bentuk asosiatif kausal. Populasi penelitian ini adalah perusahaan perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2023 yang berjumlah 31 perusahaan. Teknik pengambilan sampel sampling jenuh dengan menetapkan 5 perusahaan sebagai sampel sesuai kriteria batasan penelitian. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia maupun website resmi perusahaan terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 29.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial perputaran kas tidak berpengaruh signifikan terhadap return on asset dan return on equity, perputaran piutang berpengaruh signifikan terhadap return on asset namun tidak berpengaruh signifikan terhadap return on equity, sedangkan perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap return on asset dan return on equity. Secara simultan perputaran kas, piutang dan persediaan berpengaruh signifikan terhadap return on asset dan return on equity. Hasil adjusted R² menunjukkan perputaran kas, piutang dan persediaan mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap return on asset sebesar 27,7% sedangkan terhadap return on equity sebesar 18,8%
Ayat Pembungkam Pada Masyarakat Dayak Bakumpai (Studi Living Qur`An Di Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah)
Dalam Tradisi suku Bakumpai terdapat suatu keunikan yaitu adanya ayat-ayat yang difungsikan untuk membungkam manusia. Masyarakat Dayak Bakumpai mengasosiasikan kata budu dengan lafaz iyya kana` budu pada QS. al-Fatihah [1]:5 dan kata tambuk dengan lafaz sum mun buk pada QS. al-Baqarah [2]:18 sehingga fungsi informatif berubah menjadi fungsi perpormatif, dan menggunakannya sebagai ayat pembungkam sehingga menarik untuk dikaji secara mendalam dengan kajian Living Qur`an.
Penelitian ini mendeskripsikan penggunaan ayat-ayat al-Qur`an yang digunakan sebagai pembungkam pada masyarakat Dayak Bakumpai Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan kajian Living Qur`an dalam bentuk penelitian lapangan dengan jenis kualitatif dan metode deskriftif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teori resepsi al-Qur`an Ahmad Rafiq yaitu resepsi fungsional dan resepsi eksegesis dan teori Gharaiz (naluri-naluri) Taqiyuddin an-Nabhani yaitu gharizah al-Baqa naluri mempertahankan diri, dan gharizah al-Tadayyun naluri beragama.
Hasil Penelitian ini adalah ayat-ayat al-Qur`an yang digunakan dalam “Ayat Pembungkam Pada Masyarakat Dayak Bakumpai” studi Living Qur`an di Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, adalah: ta`awudz, basmalah, QS. al-Fātihah [1], al-Baqarah [2] 18, 171,255, al-Anfāl [8]: 17, QS al-Isrā` [17]: 80, QS Yāsīn [36]: 1-9, 65, QS. Asy-Syūrā [42]: 15, QS. Sād [38]: 14, QS al-Mursalāt [77]: 36, QS. an-Naba` [78]: 38, QS. al-Ikhlās [112], QS. al-Falaq [113], dan QS. an-Nās. Untuk pembungkam penyakit (obat), pembungkam musuh (manusia), dan pembungkam hewan. Faktor pendorong masyarakat melakukan amalan ayat pembungkam adalah dilandasi keinginan melindungi diri, dan mendalami ajaran agama
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dengan Metode Mind Mapping Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri 2 Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan metode mind mapping terhadap aktivitas belajar siswa Pendidikan Agama Islam di SMP. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan metode mind mapping berpengaruh terhadap hasil belajar pendidikan agama islam di SMP Negeri 2 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Postest Only, Non-Equivalent Control Group Desain. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 140 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu sampling purposive, adapun pada penelitian ini mengambil sampel dua kelas VII.6 yang berjumlah 15 peserta didik, dan kelas VII.8 yang berjumlah 12 peserta didik. Teknik pengambilan data dengan instrumen observasi, tes dan dokumentasi. Pengujian hipotesis pada penelitian ini dengan menggunakan uji independent sampel t test dengan SPSS Statistic versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan metode mind mapping terhadap aktivitas belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Palangka Raya dengan hasil sebesar 0.002 < 0.05 yang artinya H01 ditolak dan Ha1 diterima, 2) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan metode mind mapping terhadap hasil belajar siswa Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Palangka Raya dengan hasil signifikan sebesar 0.001 < 0.05 yang berarti H02 ditolak dan Ha2 diterima
Pengaruh Harga Crude Palm Oil (Cpo), Ukuran Perusahaan, Dan Leverage Terhadap Profitabilitas Perusahaan Kelapa Sawit Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2019-2023
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia, namun fenomena dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan rendahnya kinerja perusahaan-perusahaan kelapa sawit khususnya perusahaan-perusahaan induk yang terdaftar di BEI. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perusahaan yang mencatatkan nilai ROA pada tingkat di bawah 5%. Tingkat ROA perusahaan juga cenderung sangat fluktuatif yang menunjukkan kesulitan perusahaan dalam mempertahankan tingkat labanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan kelapa sawit.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah 13 perusahaan yang terdaftar di BEI dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah regresi data panel dengan program Eviews 12 dan menggunakan Fixed Effect Model.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga CPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan kelapa sawit dengan nilai probabilitas 0,0005 0,05. Leverage juga tidak signifikan terhadap profitabilitas berdasarkan nilai probabilitas 0,5322 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai probabilitas 0,000019 < 0,05. Sedangkan hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 46,4% dan sisanya sebesar 53,6% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini
Pengabaian Asas Ultra Petitum Partium Dalam Putusan Pengadilan Agama Kuala Kapuas Nomor 17/Pdt.G/2023/Pa.K.Kps
Penelitian ini dilatarbelakangi akibat adanya putusan yang melebihi daripada yang di tuntut atau di gugat, yakni dalam Putusan Pengadilan Agama Kuala Kapuas Nomor 17/Pdt.G/2023/PA.K.Kps. Mengingat adanya asas ultra petitum partium atau larangan dalam mengabulkan putusan yang tidak diminta maka akan mengakibatkan putusan tersebut menjadi cacat dan harus dibatalkan. Penelitian ini membutuhkan waktu selama 12 (dua belas) bulan dan merupakan penelitian hukum normatif, dengan pendekatan penelitian sinkronisasi perundang-undangan. Dengan sumber data primer, sekunder, dan juga tersier untuk menunjang penelitian ini. Teknik analisis data dengan cara memaparkan data secara apa adanya dengan menghubungkan dengan teori, kemudian penelitian ini disajikan kedalam 5 (lima) bab. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam memberikan hak perempuan dan anak pasca perceraian yakni mengacu pada Pasal 41 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dimana peraturan ini bersifat khusus sehingga dapat mengesampingkan asas ultra petitum partium yang bersifat umum. Sehingga, meskipun hak-hak tersebut tidak dimintakan dalam gugatan, istri dan anak-anak haruslah mendapatkan hak-haknya, seperti nafkah, maskan, dan kiswah, serta biaya pendidikan dan juga pemeliharaan. Hakim secara ex-officio haruslah memenuhi hak tersebut demi kemaslahatan untuk mejaga 5 tujuan hukum Islam terutama memelihara jiwa berupa kebutuhan dasar seperti nafkah lahir dan batin serta sebagai bentuk perlindungan hukum serta kepatian hukum dengan dimuatnya kedalam putusan
Penerapan E-Court Di Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kendala Badan Penerapan E-Court Di Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya Ada dua fokus penelitian pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimana penerapan peradilan elektronik (E-Court) di Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya menurut Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 7 tahun 2022 Pasal 24 Ayat 3 (2) Apa Saja Kendala yang di hadapi pihak lembaga dan masyarakat dalam mekanisme atau system peradilan elektronik (E-Court) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palangka Raya. Melalui metode empiris yang dilakukan peneliti ada beberapa tahapan yang dilakukan secara konvensional seperti halnya sidang pembuktian. Adapun Faktor penghambat pelaksanaan E-Court di Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya seperti halnya persidangan masih relatif tertutup karena hanya dapat diakses oleh para pihak, kurangnya sarana prasarana serta sumber daya manusia, dan fasilitas kurang siapnya masyarakat pencari keadilan dalam menggunakan teknologi (E-Court )
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persistensi Laba Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2022
Laba yang dihasilkan oleh perusahaan menjadi kepercayaan investor sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam melakukan investasi. Oleh karena itu, para pengguna laporan keuangan akan memusatkan pada pertumbuhan laba di masa mendatang maka laba tersebut disebut laba yang persisten. Perusahaan dikatakan baik jika mampu mencapai target laba yang diinginkan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi persistensi laba, di dalam penelitian ini faktor-faktor yang digunakan yaitu arus kas operasional, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasional, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial terhadap persistensi laba pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Pemilihan sampel penelitian ini menggunakan sampel jenuh dan menghasilkan 29 perusahaan dengan total keseluruhan sampel 116 data. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan tahunan perusahaan. Analisis data menggunakan regresi data panel yang terdiri dari uji asumsi klasik, analisis statistik deskriptif, pemilihan model regresi data panel dan uji hipotesis yang diolah oleh Eviews 12.
Hasil dari penelitian ini adalah variabel arus kas operasional secara parsial tidak berpengaruh terhadap persistensi laba. Sedangkan variabel ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Penelitian ini juga memperoleh hasil yang menunjukkan bahwa arus kas operasional, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Berdasarkan nilai Adjusted R square persistensi laba dipengaruhi oleh arus kas operasional, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial sebesar 23,6% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
ABSTRACT
The profit generated by the company becomes the trust of investors as a consideration in making investment decisions. Therefore, users of financial statements will focus on future profit growth, so the profit is called persistent profit. The company is said to be good if it is able to achieve the desired profit target. There are several factors that can affect earnings persistence, in this study the factors used are operational cash flow, company size and managerial ownership.
This study aims to analyze the effect of operational cash flow, company size and managerial ownership on earnings persistence in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019-2022. The sample selection of this study used saturated samples and resulted in 29 companies with a total sample size of 116 data. The research method used in this research is quantitative method. This study uses secondary data obtained through the company's annual report. Data analysis using panel data regression which consists of classic assumption tests, descriptive statistical analysis, panel data regression model selection and hypothesis testing processed by Eviews 12.
The results of this study are operational cash flow variables partially have no effect on earnings persistence. While the company size variable and managerial ownership have a significant effect on earnings persistence. This study also obtained results showing that operational cash flow, company size and managerial ownership simultaneously have a significant effect on earnings persistence. Based on the Adjusted R square value, earnings persistence is influenced by operational cash flow, company size and managerial ownership by 23.6% and the rest is influenced by other factors
Strategi Pengenalan Nilai Berwirausaha Bagi Siswa Sd It Nurul Fikri Palangka Raya
Berwirausaha merupakan suatu kegiatan usaha yang melibatkan kemampuan dalam melihat kesempatan usaha yang kemudian dikelola, mengatur, mengambil resiko, dan mengembangkannya guna meraih keuntungan. Di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya ialah salah satu sekolah yang menerapkan kegiatan berwirausaha sebagai bentuk pengalaman sunnah Rasulullah SAW.
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan: Bagaimana proses penanaman nilai berwirausaha yang dilakukan oleh guru terhadap siswa di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya, Bagaimana strategi yang dilakukan oleh guru dalam mengenalkan nilai berwirausaha bagi siswa di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya, dan Apa saja kendala yang dihadapi guru dalam mengenalkan nilai berwirausaha bagi siswa di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data : Observasi, Wawacara, Dokumentasi. Subjek penelitian sebanyak 6 (enam) orang guru SD IT Nurul Fikri Palangka Raya, kemudian 3 (tiga) orang sebagai informan selaku siswa SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya. Untuk pengabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian ditemukan bahwa : Proses penanaman nilai berwirausaha yang dilakukan oleh guru terhadap siswa di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya; yakni, memberi informasi kepada orang tua siswa terkait jadwal kegiatan wirausaha, mengawali kegiatan dengan berdo’a serta penyampaian edukasi terkait manfaat berwirausaha. Yang hasilnya akan tertuju pada percaya diri, kepemimpinan, inovatif, dan kreativitas. Strategi yang dilakukan oleh guru dalam mengenalkan nilai berwirausaha bagi siswa di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya yaitu: strategi keteladan, strategi pembiasaan, strategi tanya jawab, strategi demostrasi, dan strategi pemberian tugas. Kendala yang dihadapi guru dalam mengenalkan nilai berwirausaha bagi siswa di SD IT Nurul Fikri Kota Palangka Raya yaitu: Sarana dan prasarana kewirausahaan.
ABSTRACT
Entrepreneurship is a business activity that involves the ability to see business opportunities which are then managed, organize, take risks, and develop them to achieve profits. SD IT Nurul Fikri Palangka Raya is one of the schools that implements entrepreneurship activities as a form of experience of the sunnah of the Prophet Muhammad.
This research aims to describe: How the process of instilling entrepreneurial values is carried out by teachers in students at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya, What are the strategies used by teachers in introducing the value of entrepreneurship for students at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya, and what are the obstacles faced by teachers in introducing the value of entrepreneurship for students at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya. This research is descriptive qualitative research. Data collection techniques: Observation, Interview, Documentation. The research subjects were 6 (six) teachers at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya, then 3 (three) people as informants as students at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya. To validate the research data, method triangulation and source triangulation techniques were used. The analysis used is qualitative data analysis using the stages of data collection, data reduction, data presentation and conclusions.
The results of the research found that: The process of instilling entrepreneurial values carried out by teachers in students at SD IT Nurul Fikri, Palangka Raya City; namely, providing information to students' parents regarding the schedule of entrepreneurial activities, starting activities with prayer and providing education regarding the benefits of entrepreneurship. The results will focus on self-confidence, leadership, innovation and creativity. The strategies used by teachers in introducing the value of entrepreneurship to students at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya City are: exemplary strategy, habituation strategy, question and answer strategy, demonstration strategy, and assignment strategy. The obstacles faced by teachers in introducing the value of entrepreneurship to students at SD IT Nurul Fikri Palangka Raya are: Entrepreneurial facilities and infrastructure.