6024 research outputs found
Sort by
Peranan Pedagang Sayur Perempuan Pasar Kahayan Kota Palangka Raya Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga
Perempuan saat ini mempunyai peran tidak hanya menjadi ibu rumah tangga melainkan ikut dalam bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Tuntutan kehidupan saat ini semakin bertambah terutama bidang sosial dan ekonomi. Semua ini mengakibatkan status perempuan tidak lagi sebagai ibu rumah tangga saja, melainkan dituntut peranannya dalam berbagai kehidupan sosial kemasyarakatan, seperti turut bekerja membantu suami, bahkan untuk menopang ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pedagang sayur perempuan pasar Kahayan kota Palangkaraya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ialah 10 orang sebagai pedagang sayur di Pasar Kahayan Kota Palangka Raya yang sudah dipilih sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) alasan perempuan berdagang karena adanya faktor yang mempengaruhi kesejahteraan yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan, dan faktor sosial dan budaya. (2) peran perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga yaitu perannya dalam membantu suami membangun perekonomian, biaya sekolah anak, dan menabung. Peran perempuan dibuktikan bahwa sudah memenuhi kebutuhan hajiyat karena tidak wajib dalam mencari uang melainkan hanya untuk menambah penghasilan keluarga.
ABSTRACT
Women today have a role not only in being housewives but also in working to meet the needs of the family. The demands of life today are increasing, especially in the social and economic fields. All of this results in women's status no longer being just housewives, but rather their roles being demanded in various social lives, such as working to help their husbands, even to support the family economy. This research aims to find out the role of female vegetable traders at Kahayan market in Palangkaraya city.
This study used qualitative research methods. The research subjects were 10 people as vegetable traders at Kahayan Market, Palangka Raya City who had been selected according to predetermined criteria. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses qualitative data analysis.
The research results show that: (1) the reason why women trade is because there are factors that influence welfare, namely economic factors, educational factors, and social and cultural factors. (2) the role of women in improving the economic welfare of the family, namely their role in helping their husbands build the economy, paying for children's school fees and saving. It is proven that the role of women has fulfilled the needs of the hajiyat because they are not obliged to earn money but only to increase the family income
العلاقة بين استعداد تعلّم مادة تطبيق المفردات بعد كوفيد والتحصيل الدراسي
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan analisis kesiapan dan hasil belajar mata kuliah Tathbiq al Mufradat pascapandemi mahasiswa Prodi PBA IAIN Palangka Raya serta mengukur hubungan antara kesiapan belajar mata kuliah Tathbiq al Mufradat pascapandemi dengan hasil belajar mahasiswa Prodi PBA IAIN Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah kausal ex post facto. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab Angkatan 2022 yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu pemberian angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesiapan belajar mahasiswa PBA IAIN Palangka Raya pada mata kuliah Tathbiq al Mufradat berada pada kategori baik dengan persentase 73,9%. (2) hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Tathbiq al Mufradat dalam hal ini dapat dikatakan tergolong sangat baik, karena diketahui bahwa dari 33 mahasiswa yang menjadi sampel penelitian mahasiswa yang hasil belajarnya tergolong sangat baik ada 31 orang yang setara dengan 94% dan mahasiswa yang hasil belajar tergolong kurang ada 2 orang yang setara dengan 6%. (3) terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kesiapan belajar mahasiswa terhadap hasil belajar mata kuliah Tathbiq al Mufradat pasca covid dengan angka koefisien korelasi sebesar 0,522** artinya tingkat kekuatan korelasi atau hubungannya yang kuat., lalu angka koefisien bernilai positif maka arah hubungan variabelnya yaitu positif.
الملخص
يهدف هذا البحث إلى وصف وشرح تحليل الاستعداد بعد الجائحة ونتائج التعلم لدورات تثبيت المفردات لطلاب برنامج دراسة قسم تعليم اللغة العربية بجامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية وقياس العلاقة بين الاستعداد بعد الوباء لتعلم دورات تثبيت المفردات والتعلم نتائج طلاب برنامج دراسة قسم تعليم اللغة العربية بجامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية. يستخدم هذا البحث النهج الكمي. هذا النوع من الأبحاث هو سببي بأثر رجعي. كان المجتمع والعينة في هذا البحث جميع طلاب برنامج دراسة اللغة العربية دفعة ٢٠٢٢، والبالغ عددهم ٣٣ شخصًا. أسلوب جمع البيانات في هذا البحث هو إعطاء الاستبيانات والوثائق. تستخدم تقنيات تحليل البيانات تقنيات التحليل الإحصائي الوصفي والتحليل الإحصائي الاستدلالي. أظهرت نتائج البحث أن (١) الاستعداد التعلمي لطلاب قسم تعليم اللغة العربية بجامعة بالنكارايا الإسلامية الحكومية في دورة ثبات المفردات يقع في الفئة الجيدة بنسبة٪ ٧٣،٩. (٢) يمكن القول بأن نتائج تعلم الطلاب في مقرر تثبيت المفردات في هذه الحالة تصنف على أنها جيدة جداً، لأنه من المعلوم أنه من بين ٣٣ طالباً كانوا في عينة البحث، كان هناك ٣١ طالباً تم تصنيف نتائج تعلمهم جيد جداً أي ما يعادل ٪٩٤ والطلاب الذين كانت نتائجهم التعلمية تصنف على أنهم أقل من شخصين أي ما يعادل ٪٦. (٣) توجد علاقة ذات دلالة إحصائية بين متغير استعداد الطالب للتعلم ومخرجات التعلم ما بعد كوفيد المفردات بمعامل ارتباط قدره **٠.٥٢٢، أي أن مستوى قوة الارتباط أو العلاقة قوي موجب، وبالتالي فإن اتجاه العلاقة المتغيرة موجب
Persepsi Ulama Terhadap Pernikahan Janda Tanpa Akta Cerai Di Desa Sebangau Permai Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pernikahan janda tanpa adanya akta cerai. Pernikahan tanpa akta cerai adalah pernikahan yang hanya dilakukan secara agama sehingga tidak dicatatkan secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kantor Catatan Sipil. Permasalahan dalam skripsi ini adalah faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pernikahan janda tanpa akta cerai resmi namun menikah dengan laki-laki lain dan bagaimana pandangan ulama terhadap pernikahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, dengan pendekatan yuridis sosiologis, subjek penelitian ini terdiri dari empat orang ulama dan tiga orang masyarakat sebagai informan. Menggunakan teori kepastian hukum, teori kesadaran hukum dan teori perspektif. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian: A. Faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan janda tanpa akta cerai. 1) Faktor ekonomi. 2) Faktor kesadaran hukum. 3) Faktor waktu. 4) Faktor lokasi. B. Persepsi ulama terhadap pernikahan janda tanpa akta cerai. 1) Menurut para uluma yang ada di Desa Sebangau Permai Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau pernikahan janda tanpa akta cerai sah-sah saja dengan ketentuan dan syarat sesuai anjuran agama, namun demikian pernikahan tersebut tidak sah dimata hukum yang mana apabila janda tersebut ingin menikah kembali maka harus ada akta cerai sebagai salah satu syarat bahwa telah bercerai resmi dan sah baik secara hukum agama maupun hukum positif, sebelum melangsungkan pernikahan secara agama ulama terlebih dahulu menyarankan dan menjelaskan terkait status pernikahan tersebut nantinya apabila tetap dilakukan.
ABSTRACT
This research is motivated by widow marriage without a divorce certificate. Marriage without a divorce certificate is a marriage that is only carried out religiously so that it is not officially recorded at the Office of Religious Affairs (KUA) and the Civil Registry Office. The problem in this thesis is what factors cause a widow's marriage without an official divorce certificate but married to another man and how the ulama view the marriage. The type of research is empirical legal research, with a sociological juridical approach, the subject of this research consists of four scholars and three people as informants. Using legal certainty theory, legal awareness theory and perspective theory. Data collection techniques are: observation, interviews and documentation. Research results: A. Factors causing widow marriage without a divorce certificate. 1) Economic factors. 2) Legal awareness factors. 3) Time factors. 4) Location factors. B. Scholars’ perceptions of widow marriage without a divorce certificate. 1) According to the scholars in Sebangau Permai Villiage, Sebangau Kuala Subdistrict, Pulang Pisau Regency, a widow’s marriage without a divorce certificate is valid woth the provisions and conditions in accordance with religious recommendations, however, the marriage is not valid in the eyes ofthe law where if the widow wants to remarry, there must be a divorce certificate as one of the conditions that has been officially and legally divorced both in religious law and positive law, before marrying a religious mariage, the ulama first advise and explain the status of the marriage later if it continues to do so
Legal Reasoning Putusan No.109/Pdt.G/2022/Pa.Plk Tentang Harta Bersama Dan Waris
Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena gugatan harta bersama dan waris yang tidak dapat diterima berdasarkan putusan Pengadilan Agama Palangka Raya Nomor 109/Pdt.G/2022/PA.Plk bermula pernikahan duda dan janda mati yang menikah kemudian tidak melaksanakan pembagian harta bersama dan harta waris sampai salah satunya kemudian meninggal dunia. Sehingga menimbulkan kekeliruan dalam sebuah keluarga yang ditinggalkan terkait harta waris dan harta bersama. Namun seiring berjalannya persidangan dalam perkara tersebut majelis hakim memutuskan perkara tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi putusan No.109/Pdt.G/2022/Pa.Plk serta memahami legal reasoning hakim dalam memutuskan putusan No.109/Pdt.G/2022/Pa.Plk tentang harta bersama dan waris. Penelitian ini termasuk jenis penelitian normatif yang menggunakan pendekatan deskriptif analitik. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah studi pustaka dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hakim mengeluarkan amar putusan pembagian harta bersama antara pihak Penggugat dan Tergugat tidak dapat diterima atau Niet Ontvankelijke Verklaard. Karena kurangnya pihak ahli waris yang dicantumkan dalam surat gugatan dan objek harta waris yang tidak secara rinci dijelaskan asal usulnya dan perkembangannya setelah dikelola. Berdasarkan alasan tersebut maka majelis Hakim berpendapat bahwa surat gugatan penggugat adalah Obscuur libel, yaitu formulasi gugatan nya tidak terang dan jelas serta tegas (duidelijk).
ABSTRACT
The research is motivated by the phenomenon of joint property and inheritance claims that are deemed unacceptable based on the decision of the Religious Court of Palangka Raya Number 109/Pdt.G/2022/PA.PIk, which originated from the marriage of a widower and a widow who married but did not execute the division of joint property and inheritance until one of them passed away. This has caused confusion in a family regarding inheritance and joint property. However, as the trial progressed, the panel of judges decided that the case was not admissible (Niet Ontvankelijke). This research aimed to determine the contents of the decision No. 109/Pdt.G/2022/PA.Plk and understand the legal reasoning of the judge in deciding the decision No. 109/Pdt.G/2022/PA.Plk regarding joint property and inheritance. This research was a normative type that uses a descriptive analytic approach. The data collection techniques used literature study and documentation. The research results show that the judge issued a decision stating that the division of joint property between the Plaintiff and the Defendant is not acceptable or Niet Ontvankelike Verklaard. This is due to the lack of named heirs in the lawsuit and the inheritance object that is not detailed in its origin and its development after being managed. Based on these reasons, the panel of judges believes that the plaintiff’s lawsuit was Obscuur libel, meaning that the formulation of the lawsuit is not clear, explicit, and firm (duidelijk)
Identifikasi Faktor Penyebab Penyalahgunaan Napza Di Kawasan Pinggiran Kota Palangka Raya(Studi Kasus Pada Remaja Puntun Kecamatan Pahandut)
Abuse of Narcotics, Psychotropic and Addictive Substances (NAPZA) is not only rife in cities but has penetrated in suburban areas. Puntun, Pahandut District, Palangka Raya city, which is a suburb prone to drug distribution and use. Meanwhile, users not only from adults but children and adolescents already use drugs, with various reasons or factors causing these individuals to abuse drugs. That is the purpose of this study was conducted to determine the identification of factors causing drug abuse and to determine prevention efforts in adolescents in the Puntun area, Pahandut District, Palangka Raya City.
This research uses a qualitative approach with a type of case study research using data triangulation. The main informant in this study was a Puntun teenager from Pahandut District, Palangka Raya City who had been involved in drug abuse. Research informants were obtained through snowball sampling and obtained 5 informants aged 17-21 years. The data collection techniques used are: interviews, observation and documentation.
The results showed that there were three teenagers who used this type of drugs and two teenagers who were addicted to cigarettes. The identification of factors causing drug abuse in adolescents in the Puntun area, Pahandut district, Palangka Raya city occurs due to internal and external factors. As for internal factors, personality (high curiosity, trial and error), and family. Meanwhile, external factors due to peer association. Furthermore, efforts or prevention efforts made by the five adolescents in reducing drug use are reducing gathering with groups of friends who abuse drugs, busying themselves with positive activities. The efforts to prevent the spread of drugs received support from BNN and the Palangka Raya city government such as holding community activities in collaboration with the Puntun community.
ABSTRAK
Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) tidak hanya marak di kota-kota saja akan tetapi telah merambah di kawasan pinggiran kota. Puntun, Kecamatan Pahandut kota Palangka Raya yang merupakan kawasan pinggiran rawan perederan dan penggunaan NAPZA. Sementara itu, pengguna tidak hanya dari kalangan orang dewasa akan tetapi anak-anak dan remaja sudah ada yang menggunakan NAPZA, dengan berbagai alasan atau faktor penyebab individu tersebut menyalahgunakan NAPZA. Hal itulah tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui identifikasi faktor penyebab penyalahgunaan NAPZA dan untuk mengetahui upaya pencegahan pada remaja di kawasan Puntun Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus menggunakan triangulasi data. Informan utama dalam penelitian ini adalah remaja Puntun Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya yang pernah terlibat penyalahgunaan NAPZA. Informan penelitian didapatkan melalui teknik snowball sampling dan di peroleh 5 informan berusia 17-21 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga remaja yang menggunakan jenis obat-obatan dan dua remaja pecandu rokok. Adapun identifikasi faktor penyebab penyalahgunaan NAPZA pada remaja di kawasan Puntun kecamatan Pahandut kota Palangka Raya terjadi karna adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal, kepribadian (rasa ingin tahu yang tinggi, coba-coba), dan keluarga. Sedangkan, faktor eksternal karena pergaulan teman sebaya. Selanjutnya, usaha ataupun upaya pencegahan yang dilakukan oleh kelima remaja dalam mengurangi penggunaan NAPZA yaitu mengurangi berkumpul dengan kelompok teman penyalahguna NAPZA, menyibukkan diri dengan aktivitas positif. Adapun upaya pencegahan penyebaran NAPZA mendapat dukungan dari BNN dan pemerintah kota Palangka Raya seperti mengadakan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang bekerjasama dengan lingkungan masyarakat Puntun
Video Pembelajaran Berbasis Digital(Editor :Mazrur)
Media pembelajaran digital dapat menampilkan materi
pembelajaran dalam bentuk kontekstual, audio, dan visual yang menarik dan interaktif. Sehingga dengan membuat media
berbasis digital dapat menarik perhatian siswa sehingga dapat menambah minat siswa dalam belajar. saat menjelaskan materi guru bisa menampilkan sebuah video ataupun gambar untuk mempermudah penyampaian materi.Karena materi dan penjelasan yang di berikan oleh guru dijelaskan dengan menggunakan sebuah tampilan media yang dilihat siswa secara langsung melalui media digital dan siswa akan dengan mudah mengingatnya.
Buku ini menyajikan kemasan yang berbeda sehingga layak
untuk dibaca oleh khalayak Masyarakat berbagai kalangan
Islamic teachers’ implementation of the merdeka curriculum in senior high schools:a systematic review
In response to the evolving educational landscape in Indonesia,
this systematic review explores the implementation of the Merdeka
Curriculum at the senior high school level, with a specific focus on the
dynamic interplay between Islamic teachers and the curriculum. The study
aims to shed light on the pivotal roles played by Islamic teachers in
shaping the educational experience within the framework of increased
school autonomy. As these teachers navigate the autonomy granted by the
curriculum, they serve as key agents in imparting knowledge and instilling
Islamic values in students. The research objectives center on investigating
the challenges faced by Islamic teachers, particularly concerning the
delicate balance between religious education and a broader curriculum.
Simultaneously, the study identifies opportunities for innovative and
culturally relevant teaching practices within the Merdeka framework.
Employing a comprehensive literature review, the research contributes
valuable insights for policymakers, administrators, and educators seeking
to enhance the integration of Islamic values in Indonesian senior high
schools. In terms of key findings, the study reveals nuanced challenges in
balancing religious education with broader curricular goals. However, it
also identifies promising opportunities for innovative teaching practices
that align with cultural nuances within the Merdeka Curriculum. These
findings underscore the significance of navigating school autonomy
effectively, especially in the context of Islamic education. In addition, they
emphasize the need for tailored approaches to ensure a harmonious
integration of Islamic values in the evolving landscape of senior high
schools in Indonesia
Continuance Intention of Digital Education in Traditional Indonesian Higher Education: Policy Implication Forward
The advent of the COVID-19 pandemic has precipitated a paradigm shift in education, marked by an increasing reliance on technology and virtual platforms. This study
delves into the post-pandemic landscape of Islamic higher education at the State Islamic Institute of Palangka Raya, Central Kalimantan, Indonesia, focusing on students’ readiness,
attitudes, and interests toward sustained engagement with e-learning.
A cohort of 300 students across all semesters of Islamic Education partook in the investigation. Utilising Structural Equation Modelling, the study gauged students’ preparedness, perceptions, and inclinations toward online learning. Results indicate a general readiness among students for online learning, with a pivotal role attributed to technological devices and internet connectivity. Positive attitudes toward online learning were prevalent, with flexibility and accessibility emerging as significant advantages.
Moreover, students showed keen interest in online learning, valuing its technological advancements, affordability, and intellectually challenging nature. These findings highlight the digital transformation of traditional teaching methods among Islamic higher education students, who are typically known for their emphasis on direct interaction in teaching and learning. Their receptivity to innovative learning modalities and adaptability to the digital era’s difficulties highlight the need for educational institutions to leverage this enthusiasm. Comprehensive online learning platforms, robust technological support, and a conducive learning environment are advocated to empower Islamic higher education students in navigating the digital landscape and perpetuating their pursuit of knowledge and enlightenment
Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Menggagas Format Pembelajaran yang Enjoy dan Menyenangkan Pada Generasi Z (Editor :Surawan)
Buku ini membahas tentang Format pembelajaran Al-Qur'an Hadits yang enjoy dan menyenangkan pada generasi Z dalam menggali kemampuan belajar anak